Kapolda Kalsel Tinjau Unit -K9 Dit Sabhara Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

polda K9

polda k91Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto melakukan pemeriksaan keberadaan Unit K-9 Dit Sabhara Polda Kalsel bersama pejabat utama. Kapolda melihat semua kelengkapan Unit K9 ini. Unit K9 diharapkan terus siap dan sigap karena keberadaannya memang dibutuhkan guna ikut memback up kinerja Polri.
Anjing-anjing dari Kesatuan K-9, memiliki keterampilan luar biasa, baik dalam melacak keberadaan narkotika, kriminal umum, pembubaran massa, hingga mendeteksi atau sterilisasi bahan peledak. Dalam menjalankan tugasnya, anjing ini hanya mematuhi perintah pawangnya. Bahasa yang digunakan umumnya berbahasa Inggris, tetapi ada pula yang menggunakan kode. Tujuannya agar tidak semua masyarakat memahami pembicaraan dan kode antara pawang dan anjing tersebut.
Meski sudah terlatih dan sigap, tapi Unit K-9 Polda Kalsel terus melakukan latihan secara berkala agar insting dan naluri terus sigap ketika ada perintah. Karena memang tugas unit satwa atau K-9 memiliki peranan membantu tugas kepolisian, terutama memberikan petunjuk untuk diteliti lebih lanjut oleh tim yang berkaitan dengan kasus yang akan diungkap.
Demikian yang disampaikan oleh anggota K-9 Dit Sabhara Polda Kalsel. “Kenapa anjing? Karena untuk membantu memberikan petunjuk sebuah kasus, menggunakan anjing lebih efektif. Penciumannya lebih tajam terhadap sesuatu,” timpal dia usai latihan yang disaksikan langsung Wakapolda Kalsel Kombes Pol Ade Rahmat Suhendi.
Sejauh ini, keterlibatan K-9 terbukti dapat membantu tugas polisi, terutama yang berkaitan dengan kriminal umum. “Dari hasil pelacakan, nanti kami sampaikan ke reserse. Reserselah yang mengembangkan siapa pelakunya, dan mencari barang bukti lainnya,” ucapnya.
Jenis anjing yang digunakan ada Labrador, Dog Sifat, Beagle, dan Belgian Malinois. Rata-rata impor dari Belanda.
Selama ini, untuk di Kalsel pemanfaatannya lebih banyak untuk mengantisipasi. Termasuk ketika ada presiden atau menteri datang, untuk melakukan pengamanan. Kemudian pengawasan di tempat-tempat yang disinyalir rawan, ataupun ada isu teror.

Berita Terkait

Tuliskan Komentar