Sekilas Info
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST
Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Kapolda Kalsel Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Tunas Bangsa
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalsel Bantu Bedah Rumah Masyarakat
Polda Kalsel Gelar Latihan Kemampuan Pelopor Sat Brimob 2026, Diikuti PJU dan Kapolres Jajaran
Polda Kalsel Gelar Panen Raya Serentak, 4 Ton Jagung Dihasilkan
Persiapkan Masa Purna Bakti yang Bahagia, Karo SDM Polda Kalsel Buka Sosialisasi Pembekalan Personel
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Ditreskrimsus

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Pokok Di Pasar Ahad Kertak Hanyar, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas HET

oleh Humas Polda Kalsel 09/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Satgas Pangan Polda Kalsel melaksanakan pengecekan lapangan di Pasar Ahad, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, pada Jumat (8/5/2026)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., bersama AKP Widodo Saputro, S.H., serta didampingi tim teknis yang terdiri dari Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar N, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan serta memantau fluktuasi harga yang dapat memberatkan masyarakat. Secara garis besar, stok bahan pangan di wilayah tersebut terpantau aman, namun terdapat beberapa komoditas yang harganya masih bertengger di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan hasil pemantauan langsung, berikut adalah rincian harga dan kondisi stok di Pasar Ahad, Beras Premium Rp15.400 / Kg (Stabil), Beras Medium Rp14.000 / Kg (Stabil), Cabai Keriting Rp50.000 / Kg (Sesuai HET), Cabai Rawit Merah Rp65.000 / Kg (Diatas HET), Telur Ayam Ras Rp30.000 / Kg (Sesuai HET), Daging Ayam Ras Rp37.000 – Rp40.000 / Kg (Sesuai HET), Bawang Merah Rp40.000 / Kg (Stabil), Bawang Putih Rp39.000 / Kg (Stabil), Daging Sapi Rp140.000 – Rp150.000 / Kg (Diatas HET), Gula Pasir Rp17.500 / Kg (Sesuai HET), Minyak Goreng Minyakita Rp15.700 / Liter (Sesuai HET), Kacang Kedelai Rp13.000 / Kg (Diatas HET).

Meski sebagian besar komoditas seperti beras, telur, dan minyak goreng masih terkendali sesuai aturan pemerintah, Satgas Pangan memberikan perhatian khusus pada komoditas Cabai Rawit Merah, Daging Sapi, dan Kedelai yang ditemukan masih dijual di atas harga acuan.

Selain itu, ditemukan fakta di lapangan bahwa untuk komoditas daging sapi, pedagang saat ini tidak lagi menyediakan stok daging beku, melainkan fokus pada daging segar.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi tetap lancar sehingga harga-harga yang masih tinggi dapat kembali normal sesuai HET yang ditetapkan pemerintah,” ujar AKP Sufian Noor dalam keterangannya.

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mencegah adanya spekulasi harga dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah situasi ekonomi saat ini.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

09/05/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Ungkap Sindikat Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Kerugian Negara Capai Rp.12,4 Miliar

oleh Humas Polda Kalsel 05/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersama Polres jajaran berhasil membongkar praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi dalam sebuah penegakan hukum selama 29 hari.

Hal itu diungkap dalam konferensi pers Satgas BBM dan LPG Ditreskrimsus Polda Kalsel pencapaian program Asta Cita Presiden RI yang berlangsung di Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Senin (4/5/2026).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. diungkapkan bahwa penegakan hukum yang dipimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri untuk menindak tegas segala bentuk penyimpangan BBM ilegal di masyarakat.

Selain mengamankan 33 tersangka dari 35 laporan polisi, Ditreskrimsus Polda Kalsel turut menyita barang bukti berupa 9.500 liter BBM Pertalite, 2.900 liter BBM Solar, 723 tabung gas 3 kg berisi, 488 tabung gas 3 kg kosong, 2.213 tabung gas portabel, 277 jerigen berbagai ukuran, 1 tandon kapasitas 1.000 liter, 4 unit kendaraan roda enam, 7 unit kendaraan roda empat, 1 unit kendaraan roda tiga, dan 12 unit kendaraan roda dua.

Kapolda menjelaskan modus operandi yang digunakan oleh para pelaku untuk meraup keuntungan pribadi dari barang subsidi pemerintah tersebut seperti memindahkan isi LPG tabung 3 kg (subsidi) ke dalam kaleng gas portabel ukuran 230 gram menggunakan selang regulator khusus.

Sementara dalam penyalahgunaan BBM, modus yang dilakukan Pelaku yakni membeli Pertalite dan Bio Solar di SPBU dengan memodifikasi tangki kendaraan agar dapat menampung kapasitas yang lebih besar, kemudian menjualnya kembali dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha menerangkan, bahwa berdasarkan perhitungan, total kerugian negara akibat praktik ilegal ini diperkirakan mencapai Rp.12.416.000.000. Nilai barang bukti yang disita sendiri jika dikonversikan ke dalam rupiah berjumlah sekitar Rp.74 juta.

“Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dengan hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp.60 miliar,” pungkas Kapolda.

Beliau juga menegaskan komitmennya untuk menindak anggota Polri jika terbukti terlibat dalam praktik pungutan liar atau pembekingan BBM ilegal. Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan temuan penyimpangan melalui hotline pengaduan 110 yang telah disediakan.

Dalam konferensi pers tersebut, hadir Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kepala Dinas Perdagangan Prov Kalsel, Kepala Dinas Perindustrian Prov Kalsel, Kepala PT. Pertamina Persero Cabang Banjarmasin, Kepala PT. Pertamina Patra Niaga Cabang Banjarmasin, Ketua Hiswana Migas Wilayah Kalsel, Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, para Kasubdit Reskrimsus Polda Kalsel dan Kasat Reskrim Jajaran Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/05/2026 0 komentar-komentar

Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 27/04/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan terus berkomitmen menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah hukumnya. Pada Minggu (26/4/2026) pagi, tim Satgas Pangan melakukan pengecekan rutin di Pasar Kalindo, Banjarmasin, guna memantau ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting).

Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang signifikan serta menjamin rantai distribusi bahan pokok berjalan lancar demi kenyamanan masyarakat.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, petugas menyisir sejumlah lapak pedagang untuk mengecek harga dan stok komoditas utama, di antaranya Beras, Daging Sapi dan Daging Ayam, Telur, Minyak Goreng (Minyakita), Gula Pasir, Cabai dan Bawang.

Berdasarkan hasil koordinasi di lapangan, stok bahan pokok di Pasar Kalindo terpantau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga Banjarmasin dan sekitarnya. Harga-harga komoditas pun secara umum masih dalam kategori stabil.

PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R., melalui AKP Sufian Noor, S.E., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., dan Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan rutin kepolisian.

“Kami ingin memastikan bahwa ketersediaan barang aman dan harga di pasar tetap terjangkau oleh masyarakat. Tim di lapangan terus memantau fluktuasi harga untuk mengantisipasi adanya permainan spekulan,” ujar AKP Sufian Noor.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan pengecekan di lapangan ini dilaksanakan oleh Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar N, S.H., M.M. dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan di berbagai pasar tradisional maupun modern. Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap jujur dalam bertransaksi dan tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan konsumen.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

27/04/2026 0 komentar-komentar

Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari

oleh Humas Polda Kalsel 21/04/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok penting (Bapokting), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan langsung di Pasar Antasari, Banjarmasin, pada Senin (20/4/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., dengan didampingi oleh tim teknis yang terdiri dari AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H. dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Dalam giat tersebut, tim Satgas Pangan menyisir sejumlah distributor dan pedagang eceran untuk mengecek fluktuasi harga, terutama pada komoditas beras. Selain beras, pemantauan juga menyasar bahan pokok lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, telur, hingga daging ayam dan sapi, cabai serta bawang.

“Langkah ini merupakan bentuk pengawasan rutin sekaligus preventif untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Purba.

Berdasarkan hasil blusukan tim di area pasar, secara umum ketersediaan stok pangan di Banjarmasin terpantau aman, meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas tertentu. Berikut adalah detail rincian harga yang ditemukan:

1. Beras dan Bahan Pokok Utama
Beras Premium: Rp.16.000/kg (Harga tetap, berada di atas HET). Stok aman.
Beras Medium: Rp.12.000 s.d. Rp13.000/kg (Harga stabil, di bawah HET). Stok aman.
Gula Pasir: Rp.19.000/kg (Harga tetap, di atas HAP). Stok aman.
Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp.15.700/liter (Harga tetap, sesuai HET). Stok aman.
Kedelai: Rp.14.400/kg (Harga tetap, di atas HAP). Stok aman.

2. Komoditas Cabai dan Bawang
Cabai Keriting: Rp.47.000 – Rp.55.000/kg (Harga tetap, sesuai HAP). Stok aman.
Cabai Rawit Merah: Rp.91.000/kg (Mengalami kenaikan, di atas HAP). Stok aman.
Bawang Merah: Rp.44.000/kg (Harga tetap, di atas HAP). Stok aman.
Bawang Putih: Rp.35.000 – Rp.40.000/kg (Harga tetap, sesuai HAP). Stok aman.

3. Produk Protein Hewani
Daging Sapi: Rp.150.000 – Rp.154.000/kg (Mengalami kenaikan, di atas HET). Stok aman.
Daging Ayam Ras: Rp.32.000/kg (Harga turun, sesuai HAP). Catatan: Stok mulai berkurang dikarenakan modal awal pembelian yang sudah tinggi.
Telur Ayam Ras: Rp.30.000/kg (Harga tetap, sesuai HAP). Catatan: Stok menipis untuk pasokan yang berasal dari Jawa.

AKP Purba menjelaskan bahwa pemantauan ini dilakukan secara rutin untuk mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang tidak wajar di tingkat pedagang maupun distributor.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan rantai distribusi tetap lancar. Meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di atas HET/HAP, kami pastikan stok secara umum masih mencukupi kebutuhan warga,” ujar AKP Purba di sela-sela pengecekan.

Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus mengawal pergerakan harga ini, terutama pada komoditas yang stoknya mulai menipis seperti telur dan daging ayam, guna mengantisipasi kelangkaan di pasar tradisional.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/04/2026 0 komentar-komentar

Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu

oleh Humas Polda Kalsel 05/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gencar melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Pada Kamis (5/3/2026) pagi, tim menyambangi Pasar Pandu, Banjarmasin, untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., selaku perwakilan Satgas Pangan Polda Kalsel. Dalam sidak tersebut, ia didampingi oleh AKP Widodo Saputro, S.H., serta sejumlah personel lainnya, yaitu Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Tim menyusuri los-los pasar dan berinteraksi langsung dengan para pedagang maupun pembeli. Pengecekan difokuskan pada komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan tidak ada penimbunan bahan pokok yang dapat meresahkan masyarakat selama dua minggu puasa dan menjelang Idul Fitri nanti,” ujar AKP Sufian Noor di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Pandu, AKP Sufian menyebutkan bahwa secara umum stok bahan pokok masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pergerakan harga terpantau fluktuatif namun masih dalam batas wajar, meskipun ada beberapa komoditas yang mulai menunjukkan tren kenaikan akibat faktor cuaca.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan atau melakukan praktik monopoli. Masyarakat juga kami minta agar tidak perlu khawatir berlebihan dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar (panic buying) karena stok aman,” tambah AKP Widodo Saputro yang turut memantau langsung harga daging ayam di salah satu kios.

Tim Satgas Pangan juga memastikan bahwa jalur distribusi bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya menuju Banjarmasin, masih berjalan lancar. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan di pasar tradisional.

Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala oleh Polda Kalsel di berbagai titik pasar tradisional dan modern selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta stabilitas pangan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/03/2026 0 komentar-komentar

Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir

oleh Humas Polda Kalsel 04/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P. Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pengecekan dilaksanakan di Indogrosir, Kabupaten Banjar, pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Lebaran.

Dari hasil pengecekan, diketahui harga beras premium berada di angka Rp.15.400 per kilogram dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Untuk komoditas cabai keriting, terjadi kenaikan harga menjadi Rp.66.000 per kilogram dan tercatat tidak sesuai HET, meski stok masih tergolong aman. Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp.111.000 per kilogram atau di atas HET, dengan stok yang masih aman.

Harga telur ayam ras tercatat Rp.30.000 per kilogram dan sesuai HET, namun stok telur yang didatangkan dari Pulau Jawa dilaporkan menipis. Daging ayam ras dijual sesuai HET, tetapi stok tersedia dalam jumlah terbatas karena harga pembelian awal dari distributor sudah tinggi. Sementara itu, daging sapi beku dijual Rp.89.000 per kilogram sesuai HET dengan stok yang aman, dan pihak ritel tidak menjual daging sapi segar.

Untuk komoditas bawang merah, harga berada di angka Rp.34.500 per kilogram sesuai HET dengan stok aman. Bawang putih juga dijual sesuai HET dan stok mencukupi.

Adapun gula pasir dijual Rp.17.500 per kilogram sesuai HET dengan stok aman. Minyak goreng merek Alif dipasarkan seharga Rp.18.960 per liter sesuai HET dan stok tergolong aman. Sementara itu, kacang kedelai mengalami kenaikan harga menjadi Rp.16.000 per kilogram atau di atas HET, meskipun stok masih dalam kondisi aman.

Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak distributor maupun pengelola ritel guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

04/03/2026 0 komentar-komentar

Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok

oleh Humas Polda Kalsel 27/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pengecekan dan pemantauan harga serta stok bahan pokok di Pasar Antasari Banjarmasin, Jumat (27/2/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan pasokan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Pemantauan dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. Mereka menyusuri area pasar dan berinteraksi dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Dari hasil pengecekan di lapangan, terpantau bahwa harga sejumlah komoditas mengalami fluktuasi. Beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga, namun ada pula yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat turun menjadi Rp.15.400 per kilogram, sesuai dengan HET. Sementara beras medium dijual dengan kisaran Rp.13.000 hingga Rp.14.000 per kilogram, atau di bawah HET. Stok beras secara umum dinyatakan aman.

Komoditas cabai juga menunjukkan variasi. Harga cabai keriting turun menjadi Rp.35.000 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman. Namun, cabai rawit merah justru mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp.82.000 hingga Rp.85.000 per kilogram, atau di atas HET. Meski demikian, stok cabai rawit merah masih tergolong aman.

Sementara itu, harga telur ayam ras masih sesuai HET, namun stok dilaporkan menipis, terutama pasokan telur yang berasal dari Jawa. Daging ayam ras mengalami kenaikan harga menjadi Rp.42.000 hingga Rp.44.000 per kilogram, berada di atas HET. Stok daging ayam ras juga berkurang karena harga pembelian dari distributor yang tinggi.

Untuk daging sapi, harganya masih sesuai HET, namun pedagang tidak lagi menjual daging sapi beku. Stok daging sapi segar terpantau aman.

Komoditas bawang merah dan bawang putih masih berada di kisaran harga yang sesuai HET, masing-masing Rp.35.000–Rp.38.000 per kilogram dan Rp.38.000–Rp.40.000 per kilogram, dengan stok aman.

Sebaliknya, gula pasir mengalami kenaikan menjadi Rp.18.000 per kilogram, di atas HET, meskipun stok masih aman. Begitu pula dengan minyak goreng merek Minyakita yang naik menjadi Rp.18.000 per liter, juga di atas HET, dengan stok yang masih tersedia. Harga kedelai juga tercatat di atas HET, yakni Rp.14.000 per kilogram, namun stok masih aman.

AKP Purba menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi gejolak harga dan kelangkaan pasokan selama bulan Ramadhan. “Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan stok yang cukup,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri, khususnya Satgas Pangan Polda Kalsel, dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi konsumen dari praktik-praktik yang merugikan menjelang hari besar keagamaan. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir berlebihan dan tetap bijak dalam berbelanja.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

27/02/2026 0 komentar-komentar

Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian

oleh Humas Polda Kalsel 26/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan gencar melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 WITA, tim yang dipimpin oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kesatrian Banjarmasin.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Krismandra didampingi oleh Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M. Pengecekan ini difokuskan pada harga beras dan barang kebutuhan pokok lainnya (Bapokting) untuk memastikan stabilitas pasar selama Ramadhan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Tim Satgas Pangan menemukan fluktuasi harga pada sejumlah komoditas strategis. Untuk komoditas beras premium, harga yang ditemukan mencapai Rp.16.600 per kilogram, atau berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. Meski demikian, ketersediaan stok beras premium di pasar terpantau aman.

Sementara itu, untuk komoditas bumbu dapur, harga cabai rawit merah melonjak signifikan di angka Rp.120.000 per kilogram, melebihi Harga Acuan Pembelian (HAP). Berbeda dengan cabai rawit, harga cabai keriting justru tercatat di bawah HAP, yakni Rp.35.000 per kilogram dengan stok yang aman.

“Hari ini kita turun langsung untuk mengecek harga dan stok. Hasilnya bervariasi, ada yang masih wajar, ada juga yang mengalami kenaikan di atas acuan, seperti cabai rawit dan daging sapi,” ujar AKP Krismandra di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, tim juga mencatat harga telur ayam ras berada di angka Rp.33.000 per kilogram, atau di atas HET, namun stok dinyatakan aman. Untuk protein hewani lainnya, harga daging ayam ras tercatat Rp.38.000 per kilogram (di bawah HAP) dengan stok aman, sedangkan harga daging sapi menyentuh Rp.145.000 per kilogram, berada di atas HAP meskipun stok masih tergolong aman.

Untuk komoditas lainnya, harga bawang merah Rp.45.000 per kilogram (di bawah HAP) dan bawang putih Rp.40.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman. Harga gula pasir juga terpantau stabil sesuai HAP, yakni Rp.17.500 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek MINYAKITA dijual dengan harga Rp.17.250 per liter, atau berada di bawah HET.

AKP Krismandra menambahkan bahwa meskipun ada beberapa harga komoditas yang berada di atas acuan, secara umum stok bahan pokok di Pasar Kesatrian masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Kami imbau kepada para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual sesuai dengan ketentuan. Bagi masyarakat, kami harap tidak perlu khawatir berlebihan dan bisa berbelanja dengan bijak,” imbuhnya.

Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan Satgas Pangan Polda Kalsel secara rutin di berbagai pasar tradisional di Banjarmasin dan sekitarnya guna mengantisipasi gejolak harga serta memastikan kelancaran pasokan pangan selama bulan suci Ramadhan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

26/02/2026 0 komentar-komentar

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Bapokting di Pasar Kalindo Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 25/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melakukan sidak ke Pasar Kalindo Banjarmasin, Rabu (25/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M. didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap ketersediaan stok, labelisasi harga, dan kualitas yang dijual pedagang. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi praktik penimbunan, permainan harga, atau peredaran barang yang tidak memenuhi standar yang dapat merugikan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang permintaan cenderung meningkat.

“Kami ingin memastikan bahwa harga bapokting terjangkau benar-benar tersedia dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi daya beli masyarakat dan menciptakan kondisi pasar yang kondusif selama Ramadhan,” ujar AKP Sufian Noor.

Beliau menambahkan bahwa selain pengecekan, tim juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pedagang untuk menjaga etika usaha dan mematuhi ketentuan yang berlaku. “Kami apresiasi para pedagang yang sudah kooperatif. Kerjasama semua pihak sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin dan operasi serupa di berbagai titik pasar tradisional dan modern di seluruh wilayah Kalimantan Selatan selama periode Ramadhan.

Kehadiran Satgas Pangan di lapangan diharapkan dapat memberikan efek deterren terhadap pelaku usaha nakal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya secara wajar dan terjangkau di bulan yang suci ini.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bapokting di Pasaran

oleh Humas Polda Kalsel 23/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Awal bulan Ramadhan 1447 H, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Antasari Banjarmasin, Senin (23/2/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Tim Satgas Pangan menyusuri area pasar dan berkomunikasi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, berikut harga dan kondisi stok berbagai komoditas:

Komoditas dengan Harga Stabil/Menurun:

· Beras Premium: Rp15.400 per kg (sesuai Harga Eceran Tertinggi/HET), stok aman.
· Beras Medium: Rp12.000 – Rp14.000 per kg (di bawah HET), stok aman.
· Cabai Keriting: Rp35.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Merah: Rp35.000 – Rp36.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Putih: Rp35.000 – Rp40.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Daging Sapi: Rp140.000 per kg (sesuai HET), stok aman. Pedagang tidak menjual daging sapi beku.

Komoditas dengan Harga Mengalami Kenaikan:

· Cabai Rawit Merah: Rp80.000 – Rp85.000 per kg (di atas HET), stok tergolong aman.
· Daging Ayam Ras: Rp42.000 – Rp44.000 per kg (di atas HET). Tim menemukan stok berkurang, dan harga beli dari distributor juga tercatat tinggi.
· Gula Pasir: Rp18.000 per kg (di atas HET), stok aman.
· Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp18.000 per liter (di atas HET), stok aman.
· Kedelai: Rp14.000 per kg (di atas HET), stok aman.

Menanggapi temuan di lapangan, AKP Hotman Mangasi Purba menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Bulog, untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, terutama pada komoditas yang harganya berada di atas HET.

“Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual dengan harga wajar. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pasokan aman dan harga terkendali selama Ramadhan,” ujar AKP Hotman.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor pangan, serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

23/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 24

Cari

Berita Terkini

  • Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
  • PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
  • Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
  • Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
  • Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip