Sekilas Info
Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalsel Sambut Kunjungan Astamaops Kapolri dan Pamerkan Inovasi Strategis
Densus 88 Polri dan Disdik DKI Perkuat Pencegahan IRET dan Cyberbullying di Sekolah
Kapolri: Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat
Update Evakuasi Korban Kapal Virgo: 77 Jenazah Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda di Mabes Polri
DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi
Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Bid Propam Polda Kalsel Sosialisasi QR Code Yanduan di Lokpaikat
Kapolri Ajak Jamaah Masjid Al-Ikhlas Mabes Polri Jaga Kerendahan Hati dan Perkuat Akhlak
Aksi Cepat Tanggap Polda Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Handil Bakti Batola
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Mitra Polisi

Perkuat Kamtibmas di Era Digital, Polda Kalsel Gelar Pembinaan Da’i Kamtibmas 2026

oleh Humas Polda Kalsel 26/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Da’i Kamtibmas Jajaran Polda Kalsel Tahun 2026 pada Jum’at (25/9/2026) pagi. Acara yang mengusung tema “Memelihara Situasi Kamtibmas yang Aman, Nyaman, dan Kondusif di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan” tersebut dibuka langsung oleh Direktur Binmas Polda Kalsel AKBP Dr. I Wayan Arta Ariawan, S.H., S.I.K., M.H.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri para Kasubdit Dit Binmas Polda Kalsel, Kasat Binmas Jajaran Polda Kalsel, para Da’i dan Daiyah Kabupaten/Kota se Kalsel, serta para narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, dan Ketua Penjamin Mutu Ponpes Al Irsyad Tengaran 8 Martapura.

Dalam sambutannya, Direktur Binmas Polda Kalsel AKBP I Wayan Arta Ariawan menekankan pentingnya peran strategis para dai dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kian kompleks di era digital. Penyebaran paham radikalisme, intoleransi, hoax, serta narasi kebencian di media sosial dinilai menjadi ancaman nyata yang dapat memecah belah persatuan bangsa. Selain itu, isu sosial seperti penyalahgunaan narkoba, premanisme, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi fokus perhatian bersama.

“Pendekatan represif saja tidak cukup. Diperlukan pendekatan persuasif dan edukatif melalui dakwah yang sejuk dan menenangkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat,” ujar AKBP I Wayan Arta Ariawan.

Lebih lanjut, Polda Kalsel menyampaikan empat poin amanat utama yang diharapkan dapat diteruskan oleh para Da’i Kamtibmas kepada seluruh lapisan masyarakat dan jemaah:

  1. Cerdas Bermedia Sosial: Menginternalisasikan materi dakwah terkait pentingnya menjaga kamtibmas, mencegah penyebaran hoax, serta mengedukasi masyarakat agar selalu saring sebelum sharing.
  2. Merawat Toleransi Beragama: Mengingatkan bahwa kebebasan beragama dan beribadah dijamin oleh Pancasila dan UUD 1945.
  3. Waspada Karhutla: Menyisipkan pesan dakwah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
  4. Aktifkan Kepedulian Sosial: Mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap potensi kejahatan, penyebaran radikalisme, maupun indikasi karhutla kepada pihak kepolisian terdekat.

Melalui pembinaan ini, Polda Kalsel berharap sinergi antara ulama dan kepolisian dapat terus diperkuat guna mewujudkan kondusivitas, kedamaian, dan rasa aman di seluruh penjuru Kalimantan Selatan.

26/09/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan

oleh Humas Polda Kalsel 09/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan (SPHP) tetap terjaga, Personel Unit III Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pengawalan dan pendampingan lapangan bersama Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

Kegiatan pengecekan langsung ini bertempat di Pasar Beras Muara Kelayan, Kota Banjarmasin, pada Senin (7/9/2026) sore.

Langkah preventif ini dilakukan untuk memantau secara langsung pergerakan harga serta ketersediaan stok beras, baik komoditas beras lokal maupun beras medium dan premium di pasaran, guna mengantisipasi potensi gejolak harga maupun praktik spekulasi pasar.

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasubdit I Indagsi AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat demi menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dari hasil pemantauan bersama Tim Bapanas RI di lokasi, ketersediaan stok beras di tingkat distributor maupun pedagang eceran Pasar Muara Kelayan terpantau relatif aman dan mencukupi. Fluktuasi harga masih berada dalam batas wajar dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Kasubdit I Indagsi.

Selain melakukan inventarisasi stok dan pemantauan harga, jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel turut memberikan imbauan secara tegas kepada para pedagang dan distributor agar tidak melakukan tindakan penimbunan beras maupun menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Ditreskrimsus Polda Kalsel menegaskan akan terus berkoordinasi erat dengan instansi terkait dan melakukan pengawasan rutin secara berkelanjutan guna memastikan rantai distribusi bahan pokok di wilayah Kalsel tetap berjalan lancar dan kondusif.

09/09/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 09/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengirim 1.000 liter (1 ton) cairan surfaktan hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel ke Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (7/9/2026). Cairan tersebut dikirim untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polda Kalteng, dengan penggunaannya disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan pemadaman di lapangan.

Pengiriman cairan tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Kalsel dalam memperbanyak penggunaan cairan surfaktan untuk penanganan karhutla. Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, produksi cairan tersebut terus ditingkatkan agar dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.

“Cairan surfaktan ini sudah mulai kita perbanyak. Hari ini juga kita mengirim cairan 1.000 liter atau 1 ton ke Kalimantan Tengah,” kata Kapolda Kalsel saat penanganan karhutla di Posko Pantau A. Yani, Banjarbaru, Senin (7/9/2026) sore.

Kapolda mengatakan, cairan surfaktan dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada lahan gambut. Penggunaannya dapat dipadukan dengan metode pipa undercooling untuk menjangkau bagian tanah yang masih menyimpan panas dan bara.

Dalam kegiatan penanganan karhutla, Polda Kalsel juga menggandeng Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan 76 mahasiswa dan mahasiswi ULM yang juga ikut turun langsung ke lapangan untuk melihat sekaligus membantu proses pemadaman.

Beliau menuturkan, keterlibatan mahasiswa menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung kondisi karhutla dan proses pemadaman di lapangan, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kita berterima kasih kepada Prof. Rahmida yang membawa mahasiswa. Ini bagus untuk pendidikan, supaya mereka bisa melihat langsung bagaimana sulitnya melakukan pemadaman, khususnya di lahan gambut,” ujar Kapolda Kalsel.

Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga diikuti para Kapolres/Ta dan Kabag Ops jajaran Polda Kalsel. Mereka mendapat pengarahan teknis dari Kapolda dan Wakapolda Kalsel sekaligus melihat langsung penggunaan cairan surfaktan serta metode pemadaman di lapangan.

Kehadiran para Kapolres/Ta dan Kabag Ops tersebut menjadi bagian dari penyamaan pemahaman mengenai penggunaan cairan pemadam, sehingga penerapannya dapat disesuaikan dengan kondisi karhutla di wilayah masing-masing.

Kapolda menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, tetapi juga dengan mengembangkan metode dan bahan pemadam yang sesuai dengan karakter lahan gambut.

Sementara itu, Prof. Rahmida selaku Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM mengatakan, keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung mengenai penanganan karhutla. Mahasiswa dapat melihat bagaimana proses pemadaman dilakukan sekaligus memahami tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk dibawa kembali ke lingkungan akademik, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla dan menjaga lingkungan.

09/09/2026 0 komentar-komentar

Gelar Rakor Penanganan Karhutla Bersama Wamenko Pangan RI, Polda Kalsel Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku Kebakaran Lahan

oleh Humas Polda Kalsel 05/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan dalam rangka Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Sabtu (5/9/2026) siang.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Wamenko Pangan RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Sekda Provinsi Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Kapolres Banjarbaru, Kepala BPBD Kalsel, Kadisbunnak Kalsel, Kadishut Kalsel, serta Kadinsos Kalsel. Hadir pula secara virtual para Kapolres/Ta jajaran melalui zoom meeting, serta jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Penyuluh Pertanian se-Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Dalam rakor ini diungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan BMKG, fenomena El Nino diproyeksikan berlangsung hingga akhir tahun. Kondisi suhu Samudera Hindia bagian timur yang dingin mengakibatkan minimnya pembentukan uap air, sehingga Operasi Modifikasi Cuaca (teknologi hujan buatan) hampir tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.

Ancaman semakin nyata lantaran kebakaran telah melanda Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) seluas kurang lebih 160.000 hektare dengan kedalaman 0,5 hingga 3 meter yang mengalami degradasi serius. Kondisi ini memicu kebakaran subsurface (bawah tanah) yang amat sulit dipadamkan dan menyerap biaya operasional tinggi, mencapai Rp.600 juta per hari untuk helikopter water bombing. Kebakaran yang 99 persen dipicu oleh faktor manusia ini berdampak pada krisis air bersih di Banjarbaru, Banjarmasin, dan Tanah Laut, serta mengancam ketahanan pangan daerah.

Menjawab tantangan tersebut, Polda Kalsel berhasil mengembangkan inovasi cairan pemadam berbasis Methyl Ester Sulfonate (MES) hasil modifikasi Bidlabfor Polda Kalsel. Dikombinasikan dengan pemantauan drone thermal, cairan ini terbukti efektif memutus rantai oksigen, menurunkan suhu tanah gambut secara drastis (undercooling), serta menghemat penggunaan air secara signifikan.

Wamenko Pangan RI bersama Sekda Provinsi Kalsel memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas temuan ini dan mendorong agar inovasi Polda Kalsel tersebut segera didaftarkan Hak Patennya sebagai karya monumental dalam penanganan lahan gambut. Pemprov Kalsel juga menyiapkan langkah pendamping berupa teknik irigasi rewetting dan perendaman lahan secara selektif.

Wamenko Pangan RI turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras TNI, Polri, BPBD, Pemda, dan relawan di garis depan. Sementara itu, Sekda Prov Kalsel menegaskan komitmen penganggaran daerah melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung penuh operasional serta sarana relawan di lapangan.

Mengingat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk hujan buatan, Wamenko dan Kapolda Kalsel menginstruksikan penguatan langkah persuasif serta sosialisasi masif hingga ke tingkat tapak (RT/RW, Lurah, Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas) guna mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi pembersihan lahan dengan cara dibakar.

Terkait penegakan hukum, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan penindakan tegas terus berjalan. Hingga saat ini Polri telah menangani 7 Laporan Polisi (LP) dengan tersangka perorangan yang telah naik ke tahap penyidikan, serta tengah merampungkan berkas untuk menaikkan status 1 kasus korporasi ke tahap penyidikan.

Melalui konsolidasi rakor ini, seluruh unsur Forkopimda Kalsel berkomitmen memperkuat langkah pencegahan dari tingkat desa hingga penindakan hukum tegas demi menghentikan bencana karhutla dan memulihkan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

05/09/2026 0 komentar-komentar

Rakor Karhutla, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

oleh Humas Polda Kalsel 03/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama unsur Forkopimda, TNI, BPBD, instansi terkait, serta perwakilan relawan di Kalimantan Selatan, Kamis (3/8/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di Rupatama Polda Kalsel Banjarbaru ini digelar guna merespons kondisi karhutla di wilayah Kalsel yang belum juga mereda setelah berlangsung lebih dari satu bulan dan telah menghasilkan kabut asap yang mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam sambutannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan pentingnya terobosan baru untuk mengatasi hambatan di lapangan. Selama satu bulan penuh, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan telah bekerja keras, namun kendala teknis terutama pada area lahan gambut membuat progres pemadaman berjalan lambat dan menguras tenaga petugas.

Guna mempercepat penanganan, Polda Kalsel memperkenalkan beberapa inovasi strategi pemadaman yang telah diuji coba di lapangan:

– Kolam Portable dan Sistem Estapet Air: Untuk mengatasi krisis sumber air di lokasi kebakaran yang jauh dari akses utama, petugas membuat kolam-kolam penampungan air bioflok berkapasitas 12.000 liter. Kolam ini dibuat secara berantai setiap 200 hingga 250 meter menuju titik api di tengah lahan.
– Penyuntikan Lahan Gambut: Petugas memperbanyak pipa khusus untuk menyuntikkan air dan cairan pemadam langsung ke dalam lapisan tanah gambut. Metode ini efektif menembus titik api bawah tanah (ground fire) yang suhunya dapat mencapai 150°C hingga 160°C.
– Penggunaan Cairan Surfaktan Khusus: Mengembangkan cairan pemadam berbasis Surfaktan ramah lingkungan hasil formulasi Bidlabfor Polda Kalsel. Cairan ini dicampur dengan air (rasio 1:100) untuk menghasilkan busa yang bertahan lama guna memotong suplai oksigen ke dalam tanah gambut dan menahan penguapan air hingga 50%.
– Pemantauan Drone Thermal: Mengoptimalkan penggunaan teknologi drone thermal untuk memetakan sebaran suhu panas secara akurat serta memverifikasi hasil pemadaman di lapangan.

Uji coba penggunaan cairan pemadam dan teknik penyuntikan tanah telah dilakukan di beberapa titik rawan, seperti kawasan Pengayuan dan Guntung Damar. Hasil pemantauan drone thermal menunjukkan penurunan suhu tanah secara signifikan serta hilangnya titik asap di lokasi tersebut.

Secara ekonomis, cairan pemadam ini memiliki Harga Pokok Production (HPP) berkisar antara Rp.14.800 hingga Rp.18.000 per liter. Penggunaan cairan ini diklaim mampu menghemat penggunaan air hingga 50% dibandingkan metode pemadaman konvensional.

Saat ini, Polda Kalsel tengah mendatangkan bahan baku tambahan sebanyak beberapa ton dari Surabaya dan Jakarta. Setelah seluruh bahan baku tiba dan siap diproses oleh Bidlabfor, Polda Kalsel merencanakan aksi pemadaman berskala lebih luas yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Wilayah prioritas penanganan mencakup Muara Layuh, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Batola.

Kapolda Kalsel juga dijadwalkan menyampaikan laporan terkait hasil uji coba dan formulasi penanganan karhutla ini kepada Kapolri dan Wakapolri, serta menghadiri rapat koordinasi bersama Kemenko Polkam untuk mendukung penanganan karhutla di tingkat nasional.

03/09/2026 0 komentar-komentar

Tangani Karhutla, Polda Kalsel Terapkan Inovasi Pemadaman di Lahan Gambut

oleh Humas Polda Kalsel 02/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area lahan gambut Desa Pengayuan, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (2/9/2026) sore. Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalsel, peninjauan lapangan ini berfokus pada evaluasi dan kelanjutan pemadaman intensif menggunakan taktik penyuntikan pipa undercooling yang dikombinasikan dengan cairan inovasi berbahan dasar Methyl Ester Sulfonate (MES).

Penerapan metode baru tersebut menunjukkan performa yang memuaskan. Area terdampak yang semula memicu kepulannya asap tebal berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Api di permukaan padam total, sementara suhu bara di kedalaman tanah gambut turun secara drastis.

Keberhasilan metode ini terbukti secara saintifik melalui pemantauan drone thermal di lokasi. Pada titik awal penancapan pipa, terdeteksi suhu tanah gambut ekstrem mencapai 120°C. Setelah dilakukan penyemprotan pembasahan permukaan dan penginjeksian cairan surfaktan nabati buatan Bidlabfor Polda Kalsel tersebut selama 1 menit, suhu di dalam tanah anjlok ke kisaran 30°C-an. Penurunan suhu yang cepat ini menjadi indikator kuat tingginya efektivitas inovasi tersebut dalam memadamkan bara api bawah tanah.

Di lokasi aksi, Kapolda Kalsel bersama Gubernur Kalsel dan unsur Forkopimda turun langsung mengoperasikan perlengkapan pemadaman melalui dua skema taktis:

– Penyuntikan/Injeksi Gambut (Subsurface Fire): Pemadaman titik api bawah permukaan dilakukan melalui pengeboran tanah dan penancapan pipa undercooling berlubang hingga menembus lapisan dalam tanah gambut, dilanjutkan penginjeksian cairan surfaktan MES secara langsung ke pusat titik bara api tersembunyi.
– Penyemprotan Permukaan (Surface Fire): Penyemprotan cairan pemadam secara merata di permukaan lahan gambut yang terbakar guna memutus suplai oksigen dan meminimalkan kontak bahan vegetasi kering yang mudah terbakar.

Cairan surfaktan MES berbahan dasar minyak nabati ramah lingkungan (eco-friendly) ini terbukti memiliki daya penetrasi yang jauh lebih cepat dan mendalam dibanding air biasa atau detergen. Inovasi ini bekerja mempercepat efek pendinginan (cooling effect), mematikan sisa bara tersembunyi penyebab asap berkelanjutan (smoldering fire), mencegah potensi kebakaran ulang (re-ignition), serta lebih hemat biaya.

Melihat efektivitas signifikan di Desa Pengayuan, Kapolda Kalsel menginstruksikan Bidlabfor Polda Kalsel untuk segera memproduksi massal formula cairan pemadam ini. Selain itu, penyiapan standarisasi sistem pipa undercooling juga diperintahkan agar dapat diimplementasikan secara masif oleh seluruh Satgas Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. Langkah taktis ini menegaskan komitmen penuh Polda Kalsel bersama Pemprov dan Forkopimda Kalsel dalam mempercepat penanggulangan bencana karhutla secara berkelanjutan.

02/09/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Ajak Mahasiswa Turun Bersama Tangani Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 02/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus menguatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu. Pada Selasa (1/9/2026), Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin aksi patroli dan pemadaman karhutla bersama perwakilan mahasiswa dari Rumah Kebangsaan Cipayung Plus Kalsel di Pos Pantau Karhutla Desa Pengayuan, Kota Banjarbaru.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, serta Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel. Presence para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen kolaborasi antara aparatur negara, dunia usaha, dan elemen masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel bersama jajaran, instansi terkait, dan para mahasiswa turun langsung memadamkan api yang membakar lahan gambut seluas sekitar 50 hingga 100 hektare.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam pernyataanya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa Penanganan karhutla dilakukan secara masif oleh personel gabungan Polda Kalsel yang menerjunkan Satuan Sabhara dan Brimob. Keterlibatan mahasiswa dalam aksi ini bertujuan memberikan gambaran riil di lapangan mengenai efektivitas serta inovasi penanggulangan karhutla yang diterapkan.

Untuk mengimbangi tantangan geografis lahan gambut, Polda Kalsel memaksimalkan sumber air dari danau di sekitar lokasi kejadian. Petugas mencampurkan cairan pemadam khusus (wetting agent) langsung ke dalam mobil tangki guna mempercepat pemadaman. Selain itu, kolam bioflok turut ditempatkan pada posisi strategis dekat titik api sebagai penyedia pasokan air siap pakai.

Di hadapan perwakilan Mahasiswa Cipayung Plus, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memaparkan sejumlah terobosan teknologis yang dirancang khusus untuk tanah gambut. Beberapa di antaranya meliputi penyemprotan cairan wetting agent hasil formulasi Bidlabfor, penyiapan kolam bioflok portabel, hingga penerapan sistem pipa undercooling yang berfungsi mendinginkan bagian dalam gambut guna memutus potensi timbulnya api kembali (re-ignition).

“Strategi penanganan ke depan difokuskan pada pemadaman total serta pendinginan dan pembasahan (rewettin) lahan secara menyeluruh. Kita harus memastikan api di bawah permukaan benar-benar padam,” tegas Kapolda Kalsel.

Guna mengoptimalkan penuntasan pemadaman di area yang sulit dijangkau melalui jalur darat, Polda Kalsel mengajukan permohonan dukungan tambahan ke Mabes Polri. Kebutuhan tersebut meliputi armada high pressure pump, selang pemadam jangkauan panjang, pasokan wetting agent skala besar, serta bantuan helikopter water bombing.

Seluruh rangkaian penanganan ini ditujukan untuk mempercepat pemadaman, memperluas cakupan area penanggulangan, dan mengeliminasi risiko timbulnya titik api susulan. Polda Kalsel memastikan koordinasi terpadu bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, sektor perkebunan, relawan, dan elemen mahasiswa akan terus diperkuat dengan mengedepankan pola respons cepat serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan karakter lahan gambut Kalimantan Selatan.

02/09/2026 0 komentar-komentar

Ikhtiar Batiniah Hadapi Kemarau, Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda dan Masyarakat Gelar Shalat Istisqa di Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 25/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam upaya merespons tantangan musim kemarau serta meminimalisasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), K Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan Shalat Istisqa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat luas di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Selasa (25/8/2026) pagi.

Kegiatan ibadah yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh ribuan jamaah. Tampak hadir dalam barisan saf terdepan Gubernur Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Dankodaeral XIII Tarakan, Danrem 101/ANT, Danlanal Banjarmasin, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, serta Kapolresta Banjarmasin yang membaur bersama warga sekitar dan jamaah Masjid Raya.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, Pelaksanaan doa dan Shalat Istisqa bersama ini diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar batiniah terpadu. Lintas sektoral mulai dari pemerintah daerah, instansi kepolisian, TNI, hingga seluruh elemen masyarakat mengetuk pintu langit memohon petunjuk dan curahan hujan yang membawa keberkahan bagi Bumi Tambun Bungai.

Di tengah kondisi iklim kemarau yang memicu kerawanan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan, pendekatan spiritual ini menjadi pelengkap bagi berbagai langkah mitigasi dan penanggulangan teknis yang terus diupayakan di lapangan oleh tim gabungan. Melalui kebersamaan ini, diharapkan sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat semakin solid demi menjaga kondusivitas serta keselamatan lingkungan daerah.

25/08/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Bersama Astamaops Polri dan KSAL Tinjau Penanganan Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 23/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Astamaops Polri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Guntung Damar, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Peninjauan turut dihadiri Gubernur Kalsel H. Muhidin, Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolda Kalsel beserta jajaran Forkopimda dan unsur terkait.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel turun langsung memadamkan api dengan upaya pemadaman yang dilakukan secara terpadu oleh Polri, TNI, BPBD, BNPB, dan Basarnas. Pemerintah pusat juga telah memberikan dukungan berupa pesawat udara, helikopter serta personel BNPB untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Astamaops Polri Komjen Pol. Fadil Imran dalam pernyataannya menegaskan penanganan karhutla dilakukan melalui dua langkah utama, yakni pemadaman dan penegakan hukum.

“Untuk penegakan hukum dan pencegahan, ini kita fokuskan. Upaya pemadaman dan hukum kita fokuskan dengan hukum,” kata Komjen Pol. Fadil Imran.

Beliau juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan ikut menjaga lahan masing-masing agar potensi karhutla dapat dicegah sejak awal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, kemudian menjaga lahannya masing-masing. Mudah-mudahan antara pemerintah bersama segenap komponen masyarakat bersama-sama melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemadaman kebakaran ini,” tuturnya.

Sementara itu KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan penanganan karhutla di Kalsel terus dilakukan melalui kerja sama seluruh unsur terkait.

“Ini semua bisa ditangani karena kerja sama yang bagus. Saya lihat Forkopimda semua hadir dan semua aparat bekerja sama dengan baik,” ujar KSAL.

Beliau menyebut dukungan pemerintah pusat juga telah diberikan melalui pengerahan sejumlah pesawat udara, helikopter dan personel BNPB pusat untuk membantu penanganan karhutla.

Kapolda Kalsel Irjen. Pol. Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, peninjauan tersebut menunjukkan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Selatan. Polda Kalsel bersama jajaran Forkopimda dan seluruh unsur terkait terus bekerja sama untuk menanggulangi karhutla di Kalimantan Selatan, mulai dari pencegahan, pemadaman hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran.

“Sinergi seluruh unsur menjadi kekuatan utama dalam penanganan karhutla. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ucap Kabid Humas Kombes Pol. Nur Khamid.

Polda Kalsel memastikan penanganan karhutla terus dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, BNPB, Basarnas, BPBD dan unsur terkait lainnya untuk menjaga wilayah Kalimantan Selatan tetap aman dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

23/08/2026 0 komentar-komentar

Bangun Akses Aman bagi Masyarakat, Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi

oleh Humas Polda Kalsel 13/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) meresmikan 22 jembatan yang tersebar di wilayah Kalsel, dengan pusat peresmian secara simbolis bertempat di Kelurahan Gunung Manggis, Kota Banjarbaru, Kamis (13/8/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari program pembangunan 61 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Sebanyak 61 Jembatan menjadi bagian dari Program tersebut, meliputi 22 Jembatan telah selesai dibangun dengan progres 100 persen, 5 Jembatan sedang dalam proses pengerjaan dan 34 Jembatan berada dalam proses pengadaan.

Kegiatan peresmian dilaksanakan secara virtual melalui Zoom meeting yang terhubung langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan ini ditujukan untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sangat memprihatinkan. Sebelum dibangun, akses penyeberangan warga di lokasi tersebut hanya mengandalkan susunan kayu seadanya, yang kerap membahayakan keselamatan warga hingga menyebabkan beberapa di antaranya terjatuh.

Beliau menambahkan, selain di Banjarbaru, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi juga menjangkau beberapa Kabupaten lain di Kalimantan Selatan, termasuk Tanah Laut (Tambanio), Balangan, dan Tabalong. Seluruh pengerjaan jembatan berjalan lancar berkat kolaborasi antara Polda Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta dukungan teknis dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Dalam kesempatan tersebut, Polda Kalsel turut menyampaikan apresiasi kepada Walikota Banjarbaru dan Ketua DPRD Kota Banjarbaru atas sinergi dan dukungan penuh yang diberikan sehingga arahan pimpinan pusat dapat terealisasi dengan baik.

Sementara pada kesempatan yang sama, Walikota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyambut hangat hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi di wilayahnya. Beliau menilai jembatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi antarinstansi demi kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan hingga generasi mendatang.

Hal yang sama jjug disampaikan langsung oleh Ketua RW 03 Kelurahan Guntung Manggis, Jarni, dalam peresmian jembatan tersebut. Pembangunan ini menjadi angin segar bagi mobilitas warga yang tersebar di wilayahnya.

“Alhamdulillah, kami warga di lingkungan RW 03 khususnya, dan Kelurahan Guntung Manggis umumnya, menerima bantuan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil kebun hingga akses anak-anak berangkat sekolah,” ujar Jarni.

Jarni mengungkapkan, sebelum dibangun, kondisi jembatan lama sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan keselamatan para pengguna jalan. Kini, berdiri dua unit jembatan kokoh berukuran masing-masing 4×8 meter yang terletak di wilayah RT 19 dan RT 36.

Wilayah RW 03 sendiri menaungi delapan RT, yakni RT 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, dan 46. Kehadiran fasilitas umum ini dirasakan langsung dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.

Acara penyerahan dan peninjauan jembatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, unsur Forkopimda Kota Banjarbaru, Dandim 1006/Martapura, Danyonif 623/BWU, Camat Landasan Ulin, Lurah Guntung Manggis, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat.

13/08/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 375

Cari

Berita Terkini

  • Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalsel Sambut Kunjungan Astamaops Kapolri dan Pamerkan Inovasi Strategis
  • Densus 88 Polri dan Disdik DKI Perkuat Pencegahan IRET dan Cyberbullying di Sekolah
  • Kapolri: Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat
  • Update Evakuasi Korban Kapal Virgo: 77 Jenazah Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
  • Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip