Sekilas Info
KEPOLISIAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN
Cegah Kebakaran Meluas, Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Banjarbaru
Sukseskan Program 100 Hari Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Silaturahmi Bersama Masyarakat
Peringati Hari Santri Tahun 2026, Kemenag Kalsel Bersama Polda Kalsel dan Para Santri Gelar Istighosah dan Doa Bersama
Kapolda Kalsel Pimpin Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan Pyrox dan Water Bombing
Wujud Kepedulian dan Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Bid Humas Polda Kalsel Gelar Baksos Di Masjid Darul Hamidi Banjarbaru
Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan KSAD dan Kepala BNPB, Tinjau Proses Pemadaman Karhutla dan Uji Coba Water Bombing Surfaktan
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Kalsel Gelar Donor Darah
Polda Kalsel Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
Kapolda Beserta PJU Polda Kalsel Turun Langsung Melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
Kategori:

Biddokkes

Rilis Ke-13 Korban KM Virgo, DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 4 Jenazah

oleh Humas Polda Kalsel 15/10/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses identifikasi jenazah korban. Hingga rilis ke-13 yang disampaikan pada Kamis, 15 Oktober 2026, total sebanyak 81 jenazah telah berhasil teridentifikasi.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. menyampaikan bahwa pada rilis hari ini, terdapat penambahan identifikasi empat jenazah berdasarkan hasil pencocokan DNA primer dan sekunder. Adapun rincian keempat jenazah tersebut meliputi:

  • Yontianus Deno (39 tahun), laki-laki asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), teridentifikasi melalui primer DNA, sekunder ciri medis, dan properti.
  • Sigit Subiantoro (44 tahun), laki-laki asal Barito, Kuala, Kalimantan Selatan, teridentifikasi melalui primer DNA, sekunder ciri medis, dan properti.
  • Nanang Miftah (46 tahun), laki-laki asal Lamongan, Jawa Timur, teridentifikasi melalui primer DNA, sekunder ciri medis, serta lokasi penemuan.
  • Andris Cahyono (41 tahun), laki-laki asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, teridentifikasi melalui primer DNA, sekunder ciri medis, dan properti.

Dengan penambahan ini, dari total 243 korban, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, 82 orang meninggal dunia, 81 orang telah teridentifikasi, dan 1 jenazah masih dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengimbau kepada pihak keluarga yang merasa belum menerima informasi atau mendapati ketidaksesuaian data korban agar segera melapor dan berkoordinasi langsung dengan posko DVI setempat guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

15/10/2026 0 komentar-komentar

DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi

oleh Humas Polda Kalsel 10/10/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim gabungan dari Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), DVI Polri, Basarnas, Jasa Raharja, dan pihak terkait kembali mengumumkan perkembangan terbaru penanganan korban bencana pada rilis ke-11 yang digelar pada Jumat (9/10/2026).

Dalam keterangan resminya di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. mengungkapkan bahwa sebanyak tiga jenazah baru berhasil teridentifikasi. Ketiga jenazah tersebut adalah:

1. Muhammad Anwaril Ma’arif (Laki-laki, 18 tahun) – Asal Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan (teridentifikasi dari DNA primer, ciri medis sekunder, dan properti).
2. Mochamlmad Supardi (Laki-laki, 74 tahun) – Asal Surabaya, Jawa Timur (teridentifikasi dari ciri medis sekunder).
3. Supiani (Laki-laki, 45 tahun) – Asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan (teridentifikasi dari ciri medis sekunder dan properti).

Dengan penambahan ini, dari total 82 jenazah yang diterima oleh Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, sebanyak 72 korban telah berhasil teridentifikasi, sementara 10 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menerangkan bahwa Proses penyidikan telah dilimpahkan ke Mabes Polri, dan sebagaimana rilis yang disampaikan oleh Mabes Polri dan Dir Reskrimsus Polda Kalsel bahwasanya telah ada 4 orang yang diamankan dan ditahan.

Hingga hari ke-27 operasi pencarian, ada 53 orang korban yang masih dalam proses pencarian oleh tim Basarnas bersama tim gabungan yang terus menyisir lokasi kejadian (LKP) serta kawasan pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi telah menyalurkan santunan kepada 69 ahli waris korban teridentifikasi dan saat ini tengah memverifikasi berkas untuk tiga jenazah yang baru teridentifikasi. Pihak owner kapal Virgo Transport 8 juga menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya penanganan dan pengiriman jenazah hingga sampai ke rumah duka.

10/10/2026 0 komentar-komentar

Update DVI Polda Kalsel, 6 Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi

oleh Humas Polda Kalsel 07/10/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalimantan Selatan bersama tim gabungan lintas daerah berhasil mengidentifikasi 69 jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin. Data terbaru tersebut disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (6/10/2026).

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Kalsel didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja, Jasa Raharja Putera, dan Pihak Kapal Virgo Transport 8.

Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Much. Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS, menyampaikan Proses identifikasi dilakukan secara intensif oleh Tim DVI Dokkes Polda Kalsel dengan dukungan Tim DVI Polda Jatim, Polda Jabar, Pusdokkes Polri, Tim Ident Polda Kalsel, serta Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Kalsel. Tim mencocokkan data Ante Mortem (AM) dan Post Mortem (PM) menggunakan berbagai metode, seperti analisis tes DNA, pemeriksaan gigi, rekaman sidik jari, ciri medis khusus, hingga properti pribadi korban.

Secara keseluruhan, RS Bhayangkara Banjarmasin telah menerima total 82 kantong jenazah sejak penerimaan pertama pada 14 September 2026 hingga kantong jenazah terakhir pada 5 Oktober 2026. Dengan teridentifikasinya 69 korban per hari ini, tersisa 13 jenazah yang masih dalam proses pencocokan data medis oleh tim ahli.

Pada pengumuman pemutakhiran data per Selasa (6/10/2026), terdapat enam jenazah tambahan yang berhasil diidentifikasi:
– Edi Setiyono (59 tahun), asal Batang, Jawa Tengah.
– Windianto (41 tahun), asal Banyumas, Jawa Tengah.
– Rahmat Dani (31 tahun), asal Tangerang, Banten.
– Suroso (40 tahun), asal Pamekasan, Jawa Timur.
– Soni Marta Andika (41 tahun), asal Banyuwangi, Jawa Timur.
– Sri Wahyono (53 tahun), asal Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pihak DVI Polda Kalsel terus memohon dukungan serta kerja sama dari semua pihak dan keluarga korban untuk membantu kelancaran proses identifikasi sisa jenazah yang belum teridentifikasi.

07/10/2026 0 komentar-komentar

Tim DVI Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang

oleh Humas Polda Kalsel 01/10/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan gabungan stakeholder terkait kembali merilis perkembangan terbaru penanganan korban KM Virgo Transport 8 pada Rabu (30/9/2026) malam. Memasuki hari ke-18 operasional, sebanyak 10 jenazah baru berhasil teridentifikasi, sehingga total korban yang teridentifikasi kini mencapai 51 orang.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kabid DVI Polri, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan Pihak KM Virgo Transport 8, bertempat di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. menyampaikan bahwa dari 10 jenazah yang dirilis pada rilis ke-8 ini, delapan di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan dua perempuan. Identifikasi berhasil dilakukan melalui pemeriksaan medis, data primer gigi, data sekunder, serta properti korban.

Berikut daftar 10 jenazah yang berhasil teridentifikasi pada Rabu (30/9/2026):

1. *Mohamat Sholeh* (L, 33 th) asal Grobogan, Jawa Tengah.
2. *Gondham Prakoso* (L, 32 th) asal Jombang, Jawa Timur.
3. *Nasib* (L, 43 th) asal Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara.
4. *Doddy Soemarno* (L, 37 th) asal Ngawi, Jawa Timur.
5. *Jevon Joechelin Jotham* (L, 19 th) asal Karanganyar, Jawa Tengah.
6. *Sutila* (P, 42 th) asal Sumenep, Jawa Timur.
7. *Aman Rahmandana* (L, 19 th) asal OKU Timur, Sumatra Selatan.
8. *Erna* (P, 60 th) asal Tapin, Kalimantan Selatan.
9. *Yudhiarisandi* (L, 36 th) asal Surabaya, Jawa Timur.
10. *Danang Heriyanto* (L, 41 th) asal Boyolali, Jawa Tengah.

Secara keseluruhan, dari total 243 penumpang, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 74 jenazah telah diterima oleh RS Bhayangkara Banjarmasin. Saat ini, 51 jenazah telah teridentifikasi, sedangkan 23 jenazah lainnya masih dalam proses pemeriksaan DVI.

Di sisi lain, Basarnas mengonfirmasi bahwa penemuan korban di wilayah perairan Kalimantan Tengah terus bertambah. Tim penyisir kembali menemukan 4 korban meninggal dunia, yang saat ini dalam proses evakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin. Secara akumulatif, Basarnas mencatat 78 korban meninggal dunia (74 di RS Bhayangkara dan 4 proses evakuasi), sementara 57 orang masih dalam pencarian.

Terkait hak para korban, pihak Jasa Raharja menegaskan bahwa santunan terus disalurkan. Hingga saat ini, santunan telah dibayarkan kepada 46 ahli waris korban teridentifikasi, dan sisanya akan segera diselesaikan. Perwakilan pemegang saham PT Virgo juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses penanganan korban, penyelesaian hak asuransi, serta operasi pengangkatan (*salvage*) bangkai kapal bersama mitra internasional.

01/10/2026 0 komentar-komentar

16 Jenazah Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi DVI Polda Kalsel, Total Korban Meninggal Capai 71 Orang

oleh Humas Polda Kalsel 29/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim SAR Gabungan bersama Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses evakuasi dan identifikasi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Hingga Senin (28/9/2026) sore, sebanyak 16 jenazah korban berhasil teridentifikasi oleh Tim DVI.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel didampingi Kabid Dokter Polda Kalsel, Kabid DVI Pusdokkes Polri, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan Pihak KM Virgo Transport 8.

Dalam konferensi pers resmi yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin tersebut, Polda Kalsel mengonfirmasi bahwa dari total 243 penumpang sesuai manifes kapal, sebanyak 179 orang telah berhasil dievakuasi. Dari angka tersebut, 108 penumpang ditemukan dalam kondisi selamat, 71 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 64 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim penyelam gabungan.

“Hari ini kita melaksanakan rilis yang ketujuh. Dari total jenazah yang telah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sebanyak 70 jenazah, hari ini ada 16 jenazah yang berhasil teridentifikasi, sehingga total korban teridentifikasi hingga saat ini berjumlah 41 orang,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol. Wahyu Idayati, M.A.R.S., Sp.F. mengungkapkan bahwa proses identifikasi korban pada hari kelima dan seterusnya menghadapi tantangan yang cukup berat akibat kondisi jenazah yang mulai membusuk serta perubahan fisik. Kendati demikian, identifikasi berhasil dilakukan melalui pemeriksaan data medis sekunder, pencocokan data gigi primer, properti perhiasan, serta dokumen identitas yang ditemukan pada tubuh korban.

Sementara itu, perwakilan Basarnas menjelaskan bahwa kendala utama pencarian korban di lokasi kejadian terletak pada posisi bangkai kapal yang masih labil. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko bagi tim penyelam untuk menyisir hingga ke bagian dalam bangkai kapal yang sulit dijangkau.

“Kondisi kapal masih labil, sehingga sangat berisiko bagi penyelam untuk menyelusuri tempat-tempat yang tidak terjangkau. Penyelam belum berani masuk lebih dalam dan baru menyusuri area yang aman dijangkau,” jelas pihak Basarnas.

Di sisi lain, pihak Jasa Raharja menegaskan telah menyalurkan santunan kepada keluarga korban yang teridentifikasi. Proses verifikasi data ahli waris terus dilakukan berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan Basarnas agar hak-hak para korban dapat segera diserahkan.

Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi saat ini diserahterimakan secara bertahap kepada pihak keluarga untuk dilanjutkan dengan proses pemakaman di daerah asal masing-masing. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dipastikan masih akan terus berlanjut.

29/09/2026 0 komentar-komentar

Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung

oleh Humas Polda Kalsel 26/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis lima jenazah korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang berhasil teridentifikasi pada Jumat (25/9/2026). Hasil ini disampaikan dalam konferensi pers ke-7 terkait penanganan korban insiden tersebut.

Di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. didampingi Karodokpol Pusdokkes Polri, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Basarnas, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, PT. Jasa Raharja Putera, dan pihak KM Virgo Transport 8 mengumumkan tambahan 5 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM. selaku Ketua Tim DVI menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 45 jenazah korban telah masuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 20 jenazah sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dipulangkan ke rumah duka.

“Hari ini kami merilis lima jenazah yang baru berhasil teridentifikasi, sementara 20 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti saat konferensi pers.

Berdasarkan pencocokan data ante mortem dan post mortem, lima jenazah yang teridentifikasi adalah:

1. Mahmud Sahudi (Laki-laki, 43 tahun) asal Jember, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi, ciri medis, dan properti.
2. Taruno Hidayat (Laki-laki, 47 tahun) asal Madiun, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
3. Ibnu Darmawan (Laki-laki, 24 tahun) asal Kediri, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis sekunder dan properti.
4. Purkam (Laki-laki, 64 tahun) asal Tulungagung, Jawa Timur. Teridentifikasi melalui ciri medis dan properti.
5. Dwi Priyambodo (Laki-laki, 36 tahun) asal Kebumen, Jawa Tengah. Teridentifikasi melalui pemeriksaan primer sidik jari, ciri medis, dan properti.

Pihak DVI Polda Kalsel mengimbau keluarga korban yang anggota keluarganya belum ditemukan untuk memberikan data ante mortem medis secara rinci. Data berupa ciri fisik khas (seperti tahi lalat, bekas operasi, tato) serta rekam medis gigi atau foto yang memperlihatkan gigi sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pencocokan.

Polda Kalimantan Selatan beserta seluruh instansi terkait memastikan kesiapsiagaan posko 24 jam untuk pengawalan jenazah, pendampingan trauma healing, hingga kelancaran pemulangan korban ke daerah asal.

Sementara itu, perwakilan Basarnas melaporkan bahwa total penumpang berdasarkan manifes tercatat sebanyak 243 orang. Hingga Jumat, tim gabungan telah berhasil mengevakuasi 161 orang, dengan rincian 108 selamat, 53 meninggal dunia, dan 82 orang masih dalam proses pencarian.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja mengonfirmasi pembayaran santunan bagi para korban selamat maupun meninggal dunia terus diproses. Penyelarasan data manifes kapal dengan identitas asli korban terus dilakukan bersama perusahaan ekspedisi dan operator kapal guna memastikan hak seluruh korban dapat tersalurkan sesuai ketentuan.

26/09/2026 0 komentar-komentar

DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

oleh Humas Polda Kalsel 24/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis perkembangan terbaru terkait identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8. Hingga Kamis (24/9/2026), total jenazah korban meninggal dunia yang telah berhasil teridentifikasi mencapai 20 orang dari keseluruhan 42 jenazah yang ditemukan.

Dalam rilis pers keenam yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. jajaran Kepolisian, Basarnas, Jasa Raharja, dan perwakilan kapal, Tim DVI Polda Kalsel mengumumkan tambahan 6 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

“Sampai hari Kamis, 24 September 2026, kami telah berhasil mengidentifikasi 6 jenazah tambahan. Sehingga total jenazah yang teridentifikasi menjadi 20 orang. Sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM.

Adapun enam jenazah yang baru teridentifikasi tersebut meliputi:
1. Deny Dwi Saputra (32), laki-laki, asal Boyolali, Jawa Tengah.
2. Abdul Fikri (27), laki-laki, asal Purbalingga, Jawa Tengah.
3. Tuti (29), perempuan, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
4. Mashudi (27), laki-laki, asal Jepara, Jawa Tengah.
5. Feris Sundaryanto (37), laki-laki, asal Lampung Tengah.
6. Aditya Firmansyah (19), laki-laki, asal Kediri, Jawa Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga properti yang dikenakan korban. Untuk 22 jenazah sisanya, Tim DVI telah mengirimkan sampel DNA ke Mabes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut dengan data ante mortem keluarga korban.

Berdasarkan manifest penumpang, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 150 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Tim masih terus melakukan pencarian terhadap 93 penumpang yang diperkirakan masih hilang.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa area pencarian telah diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah. Selain pencarian di permukaan laut, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan para penyelam.

Sementara itu, pihak PT Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah, pemulangan ke daerah asal, hingga pemakaman korban. Di sisi lain, Jasa Raharja juga tengah melakukan verifikasi data ahli waris agar penyaluran santunan bagi korban selamat maupun meninggal dunia dapat diselesaikan setelah identitas korban terverifikasi.

24/09/2026 0 komentar-komentar

Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Surabaya–Banjarmasin. Ketiga jenazah yang dievakuasi pada Jumat (18/9/2026) tersebut teridentifikasi sebagai warga asal Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang di pimpin Kabid Humas Polda Kalsel, Kabid Dokter Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Direktur KPLP, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, dan PT. Jasa Raharja Putera di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) pukul 13.00 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. selaku Ketua DVI mengungkapkan bahwa proses pencocokan data antemortem dan postmortem berhasil mengidentifikasi identitas seluruh jenazah:

– Muhammad Abdiannoor (30), warga Banjarmasin, teridentifikasi melalui ciri medis gigi dan properti.
– Yuli (29), warga Banjarmasin Selatan, teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi dan properti.
– Surya (59), warga Margasari Hulu, teridentifikasi melalui sidik jari dan ciri medis.

Ketiga korban diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan, di mana dua di antaranya merupakan pasangan suami istri dan satu lainnya adalah paman korban. Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga berlangsung hari ini setelah proses pemandian dan pengafanan selesai dilakukan di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Hingga hari ketujuh operasi pencarian dan evakuasi, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 117 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 orang dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 126 korban lain yang dilaporkan masih hilang.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera memastikan pemenuhan hak santunan bagi para korban, termasuk menanggung biaya pengobatan bagi 21 korban luka yang saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Prosedur penanganan jenazah dan fasilitas pendukung, seperti penyediaan ambulans serta kontainer pendingin, juga telah disiagakan guna mengantisipasi proses evakuasi lanjutan.

21/09/2026 0 komentar-komentar

Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan

oleh Humas Polda Kalsel 16/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Pusdokkes Polri kembali mengumumkan perkembangan terbaru penanganan korban kecelakaan laut kapal Virgo Transport 8. Hingga Selasa (15/9/2026), sebanyak enam jenazah korban meninggal dunia telah berhasil teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, BPBD, Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel saat konferensi pers di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) malam.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS., menerangkan, dari total enam korban yang teridentifikasi, satu jenazah atas nama Reynar Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Jawa Timur, telah dipulangkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin (14/9/2026). Sementara itu, lima jenazah lainnya yang teridentifikasi pada Selasa (15/9/2026) meliputi:

1. Nurul Rizal Hidayat (33) – Laki-laki, asal Pamekasan, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).
2. Deni Rizal Saputra (29) – Laki-laki, asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).
3. Imam Suparno (66) – Laki-laki, asal Surabaya, Jawa Timur (Identik melalui sidik jari, ciri medis, dan properti).
4. Erik Maosul Latif (37) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).
5. Risan Kurnia Putra (28) – Laki-laki, asal Garut, Jawa Barat (Identik melalui sidik jari dan ciri medis).

Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol. dr. Wahyu Hidajati Dwi Palupi, M.A.R.S., Sp.F. menjelaskan bahwa proses identifikasi sejauh ini berjalan cepat karena kondisi jenazah yang relatif baik, sehingga pencocokan data sidik jari dengan sistem kependudukan dapat dilakukan dengan optimal. Namun, Tim DVI mengimbau keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke posko *Antemortem* (AM) terdekat, baik di Polda Kalsel, Polda Jatim, Polda Jabar, maupun rumah sakit Bhayangkara setempat guna pengumpulan data dan sampel DNA pembanding.

Di tempat yang sama, pihak Jasa Raharja menegaskan jaminan santunan bagi para korban. Korban meninggal dunia mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta ditambah extra cover sebesar Rp20 juta (total Rp70 juta). Sedangkan untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menanggung biaya perawatan medis maksimal Rp30 juta. Saat ini, sebanyak 21 korban luka telah ditangani di beberapa rumah sakit, seperti RSUD Ulin, RS TPT, dan RS AU, di mana sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang.

Pada kesempatan yang sama, pihak Kapal Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya akomodasi serta pemulangan jenazah hingga ke kampung halaman masing-masing.

Proses pencarian dan evakuasi oleh tim gabungan masih terus berlanjut di perairan terdampak. Masyarakat dan keluarga korban diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

16/09/2026 0 komentar-komentar

Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolda Kalsel Tinjau Progres RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko di Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 22/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, baik bagi anggota Polri maupun masyarakat umum. Guna memastikan hal tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu (22/7/2026) sore.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel tampak didampingi oleh Wakapolda Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel, serta Kapolres Banjarbaru.

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat dari dekat perkembangan pembangunan infrastruktur lanjutan dan kesiapan fasilitas pendukung pasca-peresmian RS Bhayangkara tersebut beberapa waktu lalu. Kapolda menyusuri sejumlah titik area rumah sakit, mulai dari ruang pelayanan utama, fasilitas instalasi gawat darurat, hingga pemenuhan alat medis.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa keberadaan RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko di Banjarbaru diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan andalan yang modern dan terintegrasi di Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan dan penyempurnaan fasilitas berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. RS Bhayangkara ini hadir tidak hanya untuk melayani jajaran kepolisian, tetapi juga untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik, cepat, dan humanis bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauan.

Dengan adanya peninjauan berkala ini, diharapkan RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko dapat segera beroperasi secara penuh dengan kapasitas maksimal, sekaligus mendukung penguatan sarana publik di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

22/07/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 43

Cari

Berita Terkini

  • KEPOLISIAN DAERAH KALIMANTAN SELATAN
  • Cegah Kebakaran Meluas, Kapolda Kalsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Banjarbaru
  • Sukseskan Program 100 Hari Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Silaturahmi Bersama Masyarakat
  • Peringati Hari Santri Tahun 2026, Kemenag Kalsel Bersama Polda Kalsel dan Para Santri Gelar Istighosah dan Doa Bersama
  • Kapolda Kalsel Pimpin Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan Pyrox dan Water Bombing

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma