Sekilas Info
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Peristiwa

Enam Anggota Polda Kalsel Jalani Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris Seleksi Pendidikan Sespimti Polri Dikreg Ke-30, PPRA LXII Lemhanas RI dan PKN TK I Lan RI

oleh Humas Polda Kalsel 18/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 6 (Enam) anggota Polri melaksanakan Tes Ujian Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggirs Seleksi Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke – 30 PPRA LXII Lemhanas RI serta PKN TK – I Lan RI TA.2021 bertempat di Ruang Assesment Center Polda Kalsel, Minggu (18/10/2020) pukul 09.00 Wita.

“Diselenggarakan rangkaian seleksi baik Sespimti, Lemhanas dan PKN RI ini bertujuan untuk menciptakan sosok pemimpin yang berkualitas serta handal dalam menghadapi dinamika tantangan tugas kedepan yang semakin berat dan kompleks,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i, S.I.K.

Diharapkan, kepada seluruh Panitia Penyelenggara harus tetap melaksanakan kegiatan tahapan seleksi ini sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah diarahkan Panitia Pusat.

“Sumpah dan janji yang telah diucapkan, merupakan bentuk komitmen kepada Tuhan Yang Maha Esa dan akan dipertanggungjawabkan kelak nantinya. Diingatkan kembali, agar setiap pelaksanaan tahapan seleksi tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” urainya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/10/2020 0 komentar-komentar

Apresiasi Orangtua Demonstran untuk Polda Kalsel Atas Tindakan Pengamanan Pencegahan Mengikuti Aksi Unjuk Rasa Penolakan Omnibus Law

oleh Humas Polda Kalsel 17/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ratusan pengunjuk rasa tolak Undang – undang Omnibus Law Cipta Kerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, diamankan oleh pihak Kepolisian, karena diduga akan menyusup dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (15/10/2020).

Sejumlah pengunjuk rasa berusia 13 sampai 23 tahun yang ditahan oleh Polda Kalsel sejak kemarin pada hari Jumat (16/10/2020) pagi dilepaskan dan diserahkan ke orangtuanya masing-masing.

Penyerahan 374 orang remaja ini dilakukan usai digelarnya Press Conference Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Omnibus Law yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Sugeng Riyadi, S.I.K., M.H., M.Si., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i, S.I.K., dan Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol. Dudy Iskandar, S.I.K., M.H.

Mereka yang dilepas harus dijemput oleh orang tuanya di Mako Polda Kalsel. Sebelum dibawa pulang, mereka harus menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Salah satu orang tua yang menjemput anaknya memberikan apresiasi kepada kepolisian atas tindakan yang dilakukan dalam mengamankan para anak-anak generasi muda guna terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

“Meski tidak mau anak ditahan, namun tindakan kepolisian ini sangatlah tempat karena sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tindakan polisi ini dapat memberikan pembelajaran dan dapat membuat anak-anak berpikir dewasa bahwa apa yang dilakukannya ini adalah perbuatan yang salah dan melanggar hukum,” ucapnya.

Selaku orang tua, dia sempat cemas mencari keberadaan anaknya yang tidak ada kabar hingga tengah malam. Ia mengetahui anaknya diamankan di Polda Kalsel setelah dihubungi oleh polisi.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. memutuskan untuk memulangkan para remaja kepada orang tua mereka setelah proses pendataan 1×24 jam di kantor polisi.

Kapolda Kalsel pun mengimbau kepada seluruh orang tua untuk selalu memantau dan menjaga anak-anaknya dengan baik dari lingkungan pergaulannya guna terhindar dari pergaulan yang salah seperti yang terjadi saat ini yakni mengikuti aksi unjuk rasa.

Sebelumnya ke 374 orang remaja tanpa identitas diamankan Polda Kalsel dari sejumlah lokasi di Kota Banjarmasin, berdasarkan sejumlah pengakuan remaja yang diamankan mereka hendak mengikuti aksi demo Penolakan Undang – undang Omnibus Law Cipta Kerja dan mendapatkan info dari media sosial Instagram.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

17/10/2020 0 komentar-komentar

Rumkit Bhayangkara Polda Kalsel Terima Bantuan Alat Ventilator dari Kemenkes RI

oleh Humas Polda Kalsel 17/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan 3 Set alat Ventilator untuk melayani pasien yang tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Hoegeng Iman Santoso (HIS) Banjarmasin Polda Kalsel.

Bantuan tersebut diterima oleh Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Ubaidillah diwakili dr.Azmi Noor Sanjaya, Kamis (15/10/2020).

“Rencananya alat Ventilator ini akan digunakan untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan,” terang dr.Azmi.

Menurutnya, alat Ventilator ini harus memiliki dokter spesialis agar alat ini bisa digunakan untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

Sementara itu ditempat terpisah Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Sabtu (17/10/2020) mengatakan strategi lain percepatan penanganan dan pengendalian Covid-19 yakni meliputi melaksanakan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), pemberdayaan Tim KIE (komunikasi, edukasi dan informasi), peningkatan kapasitas RS rujukan dan fasilitasnya, peningkatan kapasitas tempat karantina, peningkatan kapasitas uji PCR dan TCM, mengevakuasi warga yang melakukan isolasi mandiri agar mau ke tempat karantina, serta melaksanakan Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan yang melibatkan petugas gabungan dari Pemerintah Daerah, Polri dan TNI.

“Bantuan alat Ventilator ini dalam rangka percepatan penanganan dan pengendalian Covid-19. Ini merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Silahkan dipergunakan sebagai mana fungsinya,” cetus Kapolda Kalsel.

“Kita harapkan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan ini semakin menurun dan pasien yang ditangani bisa cepat sembuh,” tukasnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

17/10/2020 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Amankan 374 Demonstran, Ternyata Masih Berstatus Pelajar

oleh Humas Polda Kalsel 16/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengamankan ratusan pengunjuk rasa penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Sebanyak 374 orang di antaranya telah dibawa ke Mako Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, Kamis (15/10/2020) sore. Mereka yang dibawa merupakan remaja yang masih berstatus pelajar.

Pagi ini bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel digelar Press Conference Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Omnibus Law dengan dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H.

Dalam Press Conference tersebut hadir Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol. Sugeng Riyadi, S.I.K., M.H., M.Si., Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i, S.I.K., dan Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol. Dudy Iskandar, S.I.K., M.H.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan bahwa ratusan demonstran tanpa identitas ini diduga mereka adalah para penyusup pada saat demo Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Akibatnya, kerusuhan saat demo pun tak dapat dihindari.

“Diamankannya ratusan orang ini untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan saat berlangsungnya aksi demo Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja kemarin,” ucap Kapolda Kalsel saat Press Conference, Jumat (16/10/2020) pukul 10.00 Wita.

Dari 374 orang yang diamankan ini, lanjut Kapolda Kalsel, dilakukan Uji Tes Covid-19 hingga ditemukan 5 orang (4 laki-laki dan 1 wanita) yang dinyatakan reaktif Covid-19 dan akan dilakukan Tes Covid-19 lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin Polda Kalsel. Selain itu, petugas juga turut mengamankan 1 orang yang membawa senjata tajam.

Langkah langkah yang dilakukan polisi ini, ucap Kapolda Kalsel, dalam upaya mencegah terjadinya unjuk rasa yang berujung terjadinya keributan antara petugas dan mahasiswa.

“Tadi malam kami melakukan dialog bersama para mahasiswa peserta aksi unjuk rasa, Alhamdulillah sampai pukul 24.00 Wita mereka dapat membubarkan diri dengan baik, situasi tetap aman dan kondusif,” ucap Kapolda Kalsel.

Sementara bagi peserta demo yang diamankan polisi akan dipanggil orang tuanya dan memberitahukan kepada guru-gurunya agar dapat diberi pembinaan yang jauh lebih baik guna tidak mengulangi kejadian saat ini.

Kapolda Kalsel berharap kedepannya Kota Banjarmasin khususnya Provinsi Kalimantan Selatan demokrasi dapat berjalan dengan baik, generasi muda dapat mengerti tugas dan tanggungjawabnya, mengerti hak dan kewajibannya, hingga masyarakat pun tidak terganggu.

“Mari kita jaga bersama-sama Banua yang kita cintai ini dengan mematuhi peraturan dan menjalankan demokrasi dengan baik, anak-anak sekolah dengan baik serta orang tua mengerti dan mengasihi anak-anak dengan baik,” tutur Kapolda Kalsel.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/10/2020 0 komentar-komentar

Majukan UKM Daerah, Kapolda Kalsel Canangkan Penggunaan Pakaian Sasirangan Bagi Anggota

oleh Humas Polda Kalsel 16/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melakukan kunjungan ke Kampung Sasirangan Kelurahan Sei Jingah Kota Banjarmasin, Jumat (16/10/2020) pukul 09.00 Wita.

Dalam kunjungannya ini, Kapolda Kalsel nampak didampingi Wakapolda Kalsel, PLT Sekda Provinsi Kalsel, Sekretaris Dinas Pariwisata Kalsel, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Camat Banjarmasin Utara, Direktur Pamobvit Polda Kalsel, Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Direktur Reskrimsus Polda Kalsel, Direktur Binmas Polda Kalsel dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kedatangan Kapolda Kalsel beserta rombongan untuk melihat Usaha Kecil Menengah (UKM) Kampung Sasirangan dalam rangka Pencanangan Penggunaan Pakaian Sasirangan bagi ASN Polri dan Polisi berseragam bebas.

Dikatakan oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. kedatangannya ke Kampung Sasirangan untuk melihat UKM khususnya Batik khas Kalimantan Selatan bernama Sasirangan yang merupakan budaya lokal patut untuk dibanggakan. Salah satu bentuk budaya lokal yang digunakan yakni baju dengan bahan Kain Sasirangan.

“Selaku Kapolda Kalsel, saya mendukung budaya lokal Batik Kain Sasirangan dengan cara menginstruksikan seluruh anggota khususnya personil Reserse dan Intel dari tingkat Polda, Polres/Ta, Polsek hingga Bhabinkamtibmas wajib setiap hari Jumat menggunakan Batik Sasirangan,” ucap Kapolda Kalsel.

Dengan anggota menggunakan Batik Sasirangan, lanjut Kapolda, pastinya istri, anak dan keluarganya pun tentu akan menggunakan Batik Sasirangan.

Dalam budaya lokal ini banyak makna yang tersirat dalam setiap motif/pola yang ada di Batik Sasirangan, seperti pola kehidupan dalam tanaman, sehingga kita sebagai manusia juga bisa memberikan kegunaan kepada orang lain.

Kapolda Kalsel menambahkan, setiap ada kunjungan ke daerah di Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin pastinya warga akan diarahkan ke Kampung Sasirangan yang berada di Kelurahan Sei Jingah guna membudayakan, mengharumkan dan melestarikan budaya lokal Kalimantan Selatan ini.

“Saya kira dengan kita bersama-sama antara Pemerintah Daerah, Polri dan TNI dalam memperhatikan budaya dan UKM tentunya ekonomi daerah akan meningkat dan berjalan dengan baik khususnya di situasi Pandemi Covid-19 saat ini,” tuturnya.

Selain itu kehadiran Kapolda Kalsel di Kampung Sasirangan ini juga untuk mendorong para Kapolsek dan Kapolres/Ta di Jajaran Polda Kalsel untuk perhatian kepada budaya lokal serta meningkatkan kegiatan ekonomi lokal sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian secara keseluruhan.

Tidak hanya Kain Batik Sasirangan saja yang dilihat Kapolda Kalsel, nanti kedepannya orang nomor satu di Polda Kalsel ini juga akan melihat industri makanan kecil seperti ikan yang diawetkan, madu yang dapat memperkuat tubuh dalam menghadapi wabah Virus Covid-19.

Pada kunjungan ini Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. juga berkesempatan memberikan tali asih berupa 60 kotak Sembako dan 300 pcs Masker kepada Perwakilan UKM Pengrajin Sasirangan dan Kuliner Kota Banjarmasin.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/10/2020 0 komentar-komentar

Ratusan Massa Tanpa Identitas Diamankan Polda Kalsel, Diduga Akan Menyelinap Masuk Barisan Demonstran Penolakan UU Omnibus Law

oleh Humas Polda Kalsel 16/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 374 orang pemuda pemudi diamankan petugas Kepolisian di Kota Banjarmasin dan digiring langsung ke Mako Polda Kalsel sebanyak 270 orang serta ke Mako Polresta Banjarmasin sebanyak 104 orang, Kamis (15/10/2020) sore.

Setibanya di Mako Polda Kalsel, 270 orang massa tersebut kemudian didata oleh personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Samapta dengan dipantau sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel diantaranya Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol. Andi Azis Nizar, S.I.K., M.H., Dir Tahti Polda Kalsel AKBP Eka Surahman, S.I.K. serta Wadir Reskrimum Polda Kalsel.

Mereka yang diamankan diketahui berusia 13 sampai 23 tahun yang diduga akan menyelinap masuk dalam barisan demonstran penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja Jilid II yang berlangsung di Depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i, S.I.K. menyampaikan dari 374 orang massa yang diamankan 371 orang diantaranya merupakan laki-laki sedangkan 13 lainnya wanita.

Massa aksi yang diamankan diantaranya berstatus pelajar, mahasiswa, buruh dan tidak bekerja. Pada saat diamankan sebagian dalam kondisi pengaruh minuman keras/alkohol serta tidak memiliki identitas diri seperti Kartu Pelajar maupun kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu tujuan dari massa ini juga tidak jelas.

Bahkan saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ditemukan satu bilah senjata tajam jenis Badik dari salah satu massa aksi.

Ditegaskan oleh Kabid Humas, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, polisi akan menindak tegas aksi unjuk rasa yang melanggar aturan khususnya dengan melibatkan anak sekolah atau pelajar sebab hal itu tidak dibenarkan.

Selesai dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian, ratusan massa yang diamankan kemudian dilakukan Rapid Test. Dari pemeriksaan oleh personil Bid Dokkes Polda Kalsel 4 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan dilakukan penanganan lebih lanjut seperti dilakukan Swab Test.

Para massa aksi yang diamankan di Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin ini diberikan pembinaan oleh petugas kepolisian serta dilakukan pemanggilan orang tua.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/10/2020 0 komentar-komentar

Amankan Demo Lanjutan, Personil Polri Berpeci Putih Dikerahkan di Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 15/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ribuan personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan demo penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja Jilid II yang berlangsung di Depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (15/10/2020).

Dalam pengamanan ini, para petugas dilapangan terlihat berbeda dari biasanya atau dari pengamanan aksi demo sebelumnya.

Kali ini penampilan anggota pengamanan terlihat mengenakan peci putih sembari melafalkan pujian Asmaul Husna.

Para aparat keamanan juga bersiaga di sekitar kawasan Gedung DPRD Kalsel. Kendaraan mobil Barracuda dan Water Canon Polri juga turut disiagakan untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan.

Aksi demo yang berlangsung sejak sore hingga malam hari ini membuat Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si, Pejabat Utama Polda Kalsel turun melakukan negoisasi dengan para demonstran.

Dikatakan oleh Kapolda Kalsel bahwa aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa akan ditampung dan disampaikan kepada Pemerintah dalam hal ini DPR dan Presiden RI.

Kapolda Kalsel pun mengimbau kepada para demonstran untuk dapat membubarkan diri dan kembali ke rumah masing masing, serta dapat selalu menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tanpa adanya aksi anarkis.

Imbas dari aksi demo penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja Jilid II ini, sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin ditutup dan dialihkan oleh pihak Kepolisian guna menghindari kemacetan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

15/10/2020 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Pimpin Press Release Penanganan Covid-19 Bersama PLT Gubernur Kalsel Serta Danrem 101/Antasari

oleh Humas Polda Kalsel 15/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., bersama PLT. Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Resnawan, M.B.A. serta Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah memimpin Press Release Penanganan Covid-19, Kamis (15/10/2020) pukul 10.30 Wita.

Dalam Press Release ini turut hadir para Pejabat Utama Polda Kalsel, PLT Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizaldi Anwar, S.T., M.T., Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Dr. H. M. Muslim, S.Pd., M.Kes., dan PLT Kepala BPBD Mujiyat, S.P.

Disampaikan oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan dilakukan secara bersama-sama oleh Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, Korem 101/Antasari dan Satgas Covid-19 Provinsi Kalsel.

Lebih lanjut disampaikan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kesembuhan dari wabah Virus Corona yakni diantaranya melaksanakan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), pemberdayaan Tim KIE (komunikasi, edukasi dan informasi), peningkatan kapasitas RS rujukan dan fasilitasnya, peningkatan kapasitas tempat karantina, peningkatan kapasitas uji PCR dan TCM, serta mengevakuasi warga yang melakukan isolasi mandiri agar mau ke tempat karantina.

Sementara upaya dalam menekan penambahan kasus positif Covid-19, Polda Kalsel melakukan Penambahan alat PCR dari awalnya 2 alat PCR hingga saat ini telah menyampai 16 alat PCR dan 3 TCM.

Penambahan kapasitas RS dan tempat karantina juga dilakukan guna menekan penambahan kasus positif dengan tersedianya 7 Rumah Sakit rujukan dengan tempat tidur sebanyak 589 buah (terisi 186 dan 403 kosong) serta 27 Balai Karantina dengan 1693 tempat tidur (60 terisi dan 1633 kosong).

Selain itu adanya penambahan Kampung Tangguh Banua di Provinsi Kalimantan Selatan dari 33 Kampung Tangguh menjadi 218 Kampung Tangguh juga menjadi salah satu langkah Polda Kalsel dan Tim Gugus Tugas Covid-19 dalam menekan penambahan kasus positif Covid-19. Meski masih kurang 1 Kampung Tangguh dari target 219 Kampung Tangguh Banua.

Sementara dalam Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan yang melibatkan petugas gabungan dari Pemerintah Daerah, Polri dan TNI, telah melakukan 42.827 kegiatan dengan teguran lisan sebanyak 288.463, teguran tertulis 19.135, maupun denda administrasi 256 dengan jumlah Rp.27.125.000 dan lainnya 20.313.

Disampaikan juga pengawasan penggunaan anggaran penanganan Covid-19 dari bantuan Kemendes sudah terserap sebanyak 66%,, Kemensos 96,85% dan refocusing 22,36%.

Pada penanganan Covid-19, petugas juga mengedepankan pendekatan komunitas dengan telah terbentuknya 265 komunitas beranggotakan 31.354 orang serta telah melaksanakan 433 kegiatan. Untuk itu hingga tanggal 14 Oktober 2020 Provinsi Kalimantan Selatan memperoleh tingkat kesembuhan sebesar 87,12% atau ranking keempat setelah Provinsi Maluku Utara, Gorontalo dan Kalimantan Utara, sedangkan di urutan kelima adalah Provinsi Jawa Timur. Tingkat kesembuhan Kalsel ini melebihi dari target yang diberikan Pemerintah yaitu sebesar 80%.

Sementara dalam hal penambahan kasus aktif Provinsi Kalsel mampu memperoleh angka 8,88% atau berada di ranking 4 setelah Jawa Timur, Maluku Utara dan Gorontalo, diposisi ke-5 ada Bali. Sementara Pemerintah memberikan target kurang dari 20%.

Setelah dilakukan langkah langkah penanganan Covid-19 dalam kurun waktu 2 minggu sejak tanggal 1 -14 Oktober 2020, perkembangan kesembuhan di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan 2,4% dari angka 85,5% hingga mencapai 87,9%.

Untuk penambahan kasus positif Covid-19 selama 2 minggu terakhir sejak tanggal 1 – 14 Oktober 2020, Provinsi Kalimantan Selatan mampu menekan hingga 2,3% dari angka 10,4% menjadi 8,1%.

Sedangkan angka kematian yang diakibatkan Covid-19 di Provinsi Kalsel dalam 2 minggu terakhir berhasil ditekan dari angka 4,08% menjadi 3,98% atau menurunkan hingga 0,1%.

“Secara umum Provinsi Kalsel yang semula berada pada Zona Merah bergeser menjadi Zona Orange, untuk Kabupaten/Kota yang memperoleh Zona Merah semula berjumlah 4 saat ini tinggal 1 Kabupaten yaitu Hulu Sungai Tengah (HST),” ucap Kapolda Kalsel.

Berdasarkan data tersebut, tutur Kapolda Kalsel, langkah langkah yang dilakukan oleh personil Polri, TNI, Pemerintah Daerah bersama stakeholder lainnya di Provinsi Kalsel adalah dengan Penanganan terhadap pasien yang terpapar Covid-19 berhasil dengan baik hal itu terlihat dari peningkatan prosentase kesembuhan.

Upaya intervensi yang dilakukan Polda Kalsel dan jajarannya bersama TNI, Satpol PP serta komunitas masyarakat dalam menekan laju penambahan kasus aktif, melalui langkah preemtif, preventif dan penegakan hukum, juga berhasil dengan baik, hal ini terlihat dari menurunnya prosentase angka positif.’

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

15/10/2020 0 komentar-komentar

Sambangi Polda Kalsel, Dua LSM Sampaikan Dukungan untuk Kapolda dan Jajaran

oleh Humas Polda Kalsel 14/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Puluhan massa dari Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara (FORPEBAN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Ikatan Putra Putri Indonesia mendatangi Mako Polda Kalsel, Rabu (14/10/2020) pukul 10.30 Wita.

Kedatangan rombongan FORPEBAN Kalsel ini untuk menyampaikan aspirasi dukungan kepada Polda Kalsel dibawah kepimpinan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., dalam melaksanakan tugas Pemberantas Narkoba, Penegakan disiplin protokol kesehatan dan Penanganan unjuk rasa (Unras) yang damai.

Dukungan moral ini diberikan atas kinerja Polda Kalsel yang tanpa pandang bulu dalam pemberantasan peredaran narkoba serta penanganan Covid-19 di Bumi Lambung Mangkurat.

Didepan AKBP Matsari, S.H. didampingi AKBP Ugeng Sudia Permana, S.H., selaku perwakilan Polda Kalsel, Ketua FORPEBAN Kalsel Din Jaya pada kesempatan ini menyampaikan himbauan kepada seluruh elemen masyarakat khususnya mahasiswa, buruh dan nelayan untuk bersama sama menjaga ketertiban keamanan serta mendukung aparat keamanan (Polda Kalsel) dalam melaksanakan tugas kinerjanya untuk menjadikan Kalimantan Selatan ini aman dan kondusif.

Lebih lanjut disampaikan, kepada rekan rekan mahasiswa, buruh dan masyarakat lainnya, yang berunjuk rasa diharapkan untuk mentaati peraturan peraturan yang berlaku sebagaimana yang disampaikan oleh Polda Kalsel.

“Kami berharap tidak ada aksi anarkis, karena demonstrasi dan penyampaian aspirasi memang dibenarkan oleh Undang-undang, namun tidak sampai terjadi aksi anarkis dengan adanya oknum oknum yang dapat memecah belah persatuan antar sesama warga masyarakat sehingga berbenturan dengan petugas TNI-Polri,” ucap Ketua FORPEBAN Kalsel.

Selain itu dihimbau juga kepada seluruh elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 seperti selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan massa agar Kalimantan Selatan terbebas dari Pandemi Covid-19.

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melalui Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol. Hajat Mabrur Bujangga, S.H., S.I.K., diwakili Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Mochamad Rifa’i., S.I.K. mengapresiasi penyampaian aspirasi oleh Din Jaya beserta rombongan yang berlangsung damai.

Pihaknya pun menegaskan bahwa Polda Kalsel akan bertindak tegas kepada pelanggar hukum namun tetap berdasarkan bukti bukti tidak hanya asumsi namun harus fakta nyata.

Untuk itu Polda Kalsel berharap peran serta suluruh elemen masyarakat dalam membantu tugas Polri kedepan, tidak hanya dalam pengungkapan narkoba maupun kasus lainnya namun juga Penegakan disiplin protokol kesehatan serta unjuk rasa yang damai.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

14/10/2020 0 komentar-komentar

Kapolda dan Wakapolda Kalsel Sambut Kunjungan Tim Supervisi Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 13/10/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Supervisi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyambangi Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), Selasa (13/10/2020) pukul 12.00 Wita.

Kedatangan Tim yang diketuai Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H., beserta anggota Kombes Pol. Aminudin, S.H., Kombes Pol. Arief Agus Marwan, S.I.K., M.T., dan Kombes Pol Ade Harianto, S.H., M.M., dalam rangka Penanggulangan Karhutla Tahun 2020 yang disambut langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. beserta Wakapolda Kalsel, Direktur Reskrimsus Polda Kalsel dan Dansat Brimob Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. di Ruang Kerja Wakapolda Kalsel mengucapkan selamat datang kepada Tim Supervisi Karhutla dan meminta untuk memberikan arahan kepada para personel Jajaran Polda Kalsel dalam penanganan Karhutla.

Dia pun berpesan agar personel yang terlibat Operasi Pencegahan Karhutla agar bekerja keras penuh semangat di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan tugas di lapangan berjalan lancar, selamat, dan terhindar dari bencana. Mari kita serius melakukan pencegahan agar Kalsel bebas kabut asap,” ucap Kapolda Kalsel.

Sementara itu Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H., dalam penyampaiannya mengatakan, Kalsel masuk dalam kategori hot spot area Karhutla, untuk itu pihaknya meminta kepada seluruh personel Polda Kalsel hingga Bhabinkamtibmas untuk secara aktif memantau situasi dan kondisi di wilayahnya.

“Susun SOP penanganan Karhutla dengan berkoordinasi dengan Pemda, TNI, BPBD, SAR dan Damkar. Selain itu lakukan pemetaan wilayah yang rawan terjadinya Karhutla, Implementasikan pemberdayaan masyarakat dan laksanakan kegiatan patroli terpadu” tegas Brigjen Pol. Drs. Hersadwi Rusdiyono, S.H.

Dikatakannya, memang saat ini gaung Karhutla agak menurun disebabkan di sebagian wilayah Kalsel masih diguyur hujan, akan tetapi pihaknya tidak boleh lengah dengan kondisi yang demikian. Karena berkaca dari kejadian beberapa waktu yang lalu kejadian di Kalimantan Selatan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

13/10/2020 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 599
  • 600
  • 601
  • 602
  • 603
  • …
  • 1,130

Cari

Berita Terkini

  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
  • Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip