Sekilas Info
DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp.9,44 Miliar Hasil Pengungkapan Juli–September 2026
Peringati Hari Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Kalsel Gelar Do’a Bersama untuk Korban Musibah
Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Malam Hari di Banjar, Terjunkan Drone Termal hingga Cairan Surfaktan Bidlabfor
Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8
Tim Gabungan Polda Kalsel Atasi Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru
Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi Enam Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, Pencarian Masih Terus Dilakukan
Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut
Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar
Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Peristiwa

Gulung Jaringan Narkoba Internasional, Polda Kalsel Sita 12,5 Kilogram Sabu

oleh Humas Polda Kalsel 04/06/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Polres jajaran sukses menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Antik Intan-2026”. Operasi yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 12 Mei hingga 25 Mei 2026, berhasil mengungkap ratusan kasus dan mengamankan ratusan tersangka serta barang bukti bernilai miliaran rupiah.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Gedung Dit Tahti Polda Kalsel, Banjarmasin, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Karo Ops Polda Kalsel, Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kaur Pensat Bid Humas Polda Kalsel, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Wadir Resnarkoba Polda Kalsel, dan para Kasubdit Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kesempatan itu Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Eko Irianto, S.I.K. menerangkan Berdasarkan data rekapitulasi hasil operasi, Polda Kalsel berhasil mengungkap sebanyak 284 kasus. Dari total kasus tersebut, terdapat 66 kasus yang merupakan Target Operasi (TO) dan 296 kasus Non-TO.

Dari hasil penindakan tegas di lapangan, petugas mengamankan total 362 tersangka. Mayoritas dari para pelaku didominasi oleh laki-laki, yakni sebanyak 340 orang, sementara 22 tersangka lainnya adalah perempuan.

Adapun total barang bukti yang berhasil disita dari seluruh wilayah hukum Polda Kalsel meliputi: Sabu 12.534,80 Gram (sekitar 12,5 Kilogram), Ekstasi 183 Butir, Carnophen 133 Butir, Psikotropika 368 Butir, dan Daftar G 6.344 Butir

Sementara Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menyampaikan, di antara ratusan pengungkapan tersebut, pihaknya berhasil membongkar satu kasus yang sangat menonjol di kawasan Pelabuhan Trisakti, tepatnya di Jalan Barito Hilir, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.

Berawal dari informasi berharga yang diberikan oleh masyarakat, penyidik melakukan pendalaman, pengolahan data, hingga penindakan langsung di tempat kejadian perkara (TKP). Dalam operasi tersebut, polisi meringkus dua orang tersangka berinisial DD dan HY yang diketahui merupakan warga luar daerah asal Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita 10 paket sabu dengan berat bersih mencapai 9.548,55 gram (9,5 Kg). Berdasarkan hasil interogasi dan pengembangan, kedua kurir ini merupakan bagian dari jaringan besar antarprovinsi yang menghubungkan jalur Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Banjarmasin. Luar biasanya, jaringan ini terkonfirmasi terafiliasi dengan gembong narkotika internasional, Fredy Pratama.

Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) (tertulis Pasal 609 ayat 2 pada rilis), serta Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Keberhasilan penggagalan peredaran gelap narkoba ini membawa dampak masif bagi perlindungan masyarakat Kalimantan Selatan. Total barang bukti yang disita diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp 22.814.090.000,- (Dua puluh dua miliar delapan ratus empat belas juta sembilan puluh ribu rupiah).

Lebih dari sekadar nilai materi, tindakan nyata Polda Kalsel ini diklaim berhasil menyelamatkan 64.521 orang dari bahaya ketergantungan narkotika. Selain itu, operasi ini juga berhasil menghemat biaya rehabilitasi negara maupun masyarakat hingga sebesar Rp 322.605.000.000,- (Tiga ratus dua puluh dua miliar enam ratus lima juta rupiah).

Melalui momentum keberhasilan Operasi Antik Intan 2026 ini, Ditresnarkoba Polda Kalsel terus menggaungkan komitmen bersama untuk memerangi narkoba demi mewujudkan Indonesia Emas yang bersih dari narkotika.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

04/06/2026 0 komentar-komentar

Dilantik Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Resmi Jabat Wakapolda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. secara resmi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalsel. Jabatan strategis tersebut kini resmi diemban oleh Brigjen Pol Noviar, S.I.K.

Prosesi khidmat ini berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (3/6/2026) pagi.

Brigjen Pol Noviar, S.I.K. hadir menggantikan pejabat lama, Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, S.H., S.I.K., M.H., yang kini beralih tugas untuk mengemban amanah baru sebagai Dosen Kepolisian Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri.

Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam kesempatannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar dan penting dilakukan. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, langkah ini juga menjadi bagian dari pembinaan karier personel demi meningkatkan kinerja institusi.

“Pergantian kepemimpinan adalah momentum untuk membawa energi baru, inovasi, dan semangat baru dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi besarnya selama mendampingi dirinya memimpin Polda Kalsel.

Sementara itu, kepada Wakapolda yang baru, Brigjen Pol Noviar, Kapolda mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Mengingat rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki Brigjen Pol Noviar, Kapolda optimistis bahwa program-program kerja Polda Kalsel ke depan akan berjalan semakin solid, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bumi Lambung Mangkurat.

Upacara Sertijab ditandai dengan pembacaan Keputusan Kapolri, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Kapolda Kalsel yang diikuti dengan khidmat oleh pejabat baru. Sesi kemudian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Sertijab, Berita Acara Pengambilan Sumpah, serta Pakta Integritas.

Turut hadir dalam acara tersebut para Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Irwasda, Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, para Kapolres/Ta jajaran, serta jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

03/06/2026 0 komentar-komentar

Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Apel Bakti Sosial yang dilanjutkan dengan aksi aksi bersih-bersih (kurve) di sejumlah tempat ibadah, Selasa (2/6/2026) pagi.

Kegiatan yang mengusung semangat kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat ini melibatkan personel gabungan dari tiga satuan kerja (Satker) utama Polda Kalsel, yakni Satbrimob, Ditpamobvit, dan Ditsamapta.

Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, apel ini dipimpin oleh Dir Pamobvit Polda Kalsel Kombes Pol Sukron, S.I.K. di Lapangan Apel Mapolda setempat yang dalam arahannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas menyambut hari jadi kepolisian, melainkan wujud nyata kehadiran dan bakti Polri di tengah-tengah masyarakat Banua.

Usai apel, personel langsung bergeser ke sejumlah titik sasaran yang telah ditentukan, meliputi Masjid Riyadus Shalihin dan Gereja Graha Oikoumene Polda Kalsel.

“Melalui bakti sosial dan kurve tempat ibadah ini, kami ingin memberikan kontribusi langsung yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat untuk beribadah dengan nyaman. Ini juga simbol toleransi dan keberagaman yang terus dijaga oleh Polda Kalsel,” ujar Dir Pamobvit Polda Kalsel Kombes Pol Sukron.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari para personel. Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, anggota Satbrimob, Ditpamobvit, dan Ditsamapta bahu-membahu membersihkan area dalam maupun pekarangan tempat ibadah.

Aksi simpatik dalam rangka menyambut usia emas 80 tahun Korps Bhayangkara ini diharapkan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan demi mempererat tali silaturahmi antara institusi Polri dan seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Selatan.

Dengan semangat HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi Polri yang Presisi, mengayomi, dan senantiasa hadir menjadi pelindung bagi masyarakat Banua.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

03/06/2026 0 komentar-komentar

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob

oleh Humas Polda Kalsel 01/06/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung khidmat di lapangan Apel Mapolda Kalsel, Banjarbaru, pada Senin (1/6/2026).

Upacara yang diikuti oleh Wakapolda, Irwasda dan seluruh Pejabat Utama (PJU) serta personel Polda Kalsel ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan situasi kamtibmas di wilayah Kalimantan Selatan.

Ada yang berbeda pada momentum peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini. Usai memimpin jalannya upacara, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyerahkan secara simbolis bantuan kendaraan operasional kepada Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Kalsel.

Bantuan yang diserahkan berupa 5 unit sepeda motor trail Yamaha WR155. Penyerahan ranmor dinas ini bertujuan untuk mendukung kelancaran tugas-tugas lapangan Satbrimob yang menuntut mobilitas tinggi dan respons cepat.

“Penyerahan kendaraan operasional ini diharapkan dapat memperkuat performa personel Satbrimob Polda Kalsel di lapangan, terutama dalam menjangkau medan-medan sulit demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Dengan adanya penambahan armada baru ini, diharapkan Satbrimob Polda Kalsel semakin siap siaga dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kedepan, selaras dengan semangat Pancasila dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

01/06/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H

oleh Humas Polda Kalsel 29/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar salat Id bersama yang dilanjutkan dengan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Mako Satbrimob Polda Kalsel diikuti Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dengan melibatkan seluruh anggota Polri, perwakilan Polres Banjarbaru, Polres Banjar, serta masyarakat sekitar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa total hewan kurban yang berhasil dihimpun sebanyak 159 ekor hewan kurban (Sapi 135 ekor dan Kambing 24 ekor). Khusus lingkungan Mapolda Kalsel sebanyak 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing yang akan disembelih secara bertahap di lingkungan Polda.

Selain disembelih untuk internal dan warga sekitar, Polda Kalsel juga mendistribusikan sebanyak 28 ekor sapi secara langsung kepada berbagai elemen masyarakat. Bantuan hewan kurban tersebut disalurkan kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pondok pesantren, hingga yayasan yatim piatu yang ada di Banua.

“Hari ini juga langsung diambil oleh mereka (para penerima),” ujar Kapolda Kalsel usai penyerahan hewan kurban.

Melalui momentum Idul Adha ini, Kapolda Kalsel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara nilai-nilai keimanan, ketulusan, dan keikhlasan. Di tengah dinamika dan tantangan situasi saat ini, Polri juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

29/05/2026 0 komentar-komentar

Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

oleh Humas Polda Kalsel 29/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengambil langkah cepat dan strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan kepolisian. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepemimpinan, Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai, S.H., S.I.K., M.H. berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan Standar Internasional Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) berbasis ISO 21001:2018. Langkah ini diambil guna menyelaraskan sistem pendidikan internal dengan standar global yang telah diadopsi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) serta berbagai lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia.

Kepala SPN Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai menerangkan, implementasi dan sertifikasi ISO 21001:2018 ini bertujuan untuk mendongkrak pengetahuan, kepedulian, serta kompetensi seluruh personel SPN Polda Kalsel. Dengan pemahaman yang matang terhadap standar ini, seluruh elemen di SPN Polda Kalsel diharapkan mampu meningkatkan mutu SMOP sesuai dengan persyaratan ketat yang termaktub dalam standar internasional tersebut.

Sementara itu, lanjutnya, proses sertifikasi ditempuh demi mendapatkan pengakuan resmi dari lembaga sertifikasi independen yang telah terakreditasi internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti autentik bahwa SMOP yang dijalankan oleh SPN Polda Kalsel benar-benar telah memenuhi dan mengaplikasikan standar baku kelas dunia.

Melalui adopsi standar internasional ini, SPN Polda Kalsel membidik sejumlah manfaat (benefit) strategis, di antaranya:

– Peningkatan Moral & Motivasi: Manajemen dan staf akan memiliki kebanggaan serta motivasi kerja yang lebih tinggi karena mengadopsi tata kelola dan cara kerja yang benar, baik, dan terstandarisasi layaknya organisasi pendidikan global.
– Klaim Kesetaraan Mutu: SPN Polda Kalsel kini dapat mengklaim kesetaraan dalam hal standar sistem manajemen organisasi dengan lembaga pendidikan internasional lainnya.
– Melejitnya Kepercayaan Publik & Institusi: Pengakuan formal ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dari Lemdiklat Polri, Polda Kalsel, Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia (khususnya Kalsel), sesama SPN, para siswa, calon siswa, hingga masyarakat luas.

“Dengan meningkatnya kepercayaan (trust) dari berbagai pihak tersebut, SPN Polda Kalsel optimis hal ini akan berdampak pada peningkatan penugasan strategis serta dukungan sumber daya yang dibutuhkan,” pungkas Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. dalam kesempatannya.

Beliau menambahkan, langkah besar ini menjadi fondasi krusial dalam misi besar memodernisasi SPN Polda Kalsel menuju lembaga pendidikan polri yang unggul dan berdaya saing global.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

29/05/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio

oleh Humas Polda Kalsel 29/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) tanda dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dirangkai juga dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Selatan, Bupati Tanah Laut, Ketua DPRD, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Tanah Laut, serta jajaran unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut. Pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud implementasi langsung dari instruksi Presiden RI agar sinergi TNI-Polri dapat hadir membangun infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara jajaran kepolisian dan pemerintah daerah.

“Ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Polda, serta Polres Tanah Laut. Kami mengerahkan sekitar 300 personel gabungan dari Polda, Polres, hingga Polsek untuk menyukseskan pembangunan ini,” ujar Kapolda.

Proyek pembangunan jembatan ini ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari ke depan. Pihak kepolisian dan pemkab mengimbau seluruh masyarakat Desa Tabanio untuk bersama-sama mendukung kelancaran proses pembangunan agar selesai tepat waktu.

Jembatan ini diproyeksikan akan membawa dampak besar bagi mobilitas dan kesejahteraan warga sekitar. Berdasarkan data, jembatan ini akan diakses oleh lebih dari 5.000 masyarakat Desa Tabanio, khususnya warga di wilayah RT 13 dan RT 14.

Sementara itu Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Kapolda beserta jajaran atas inisiasi pembangunan ini. Ia menekankan bahwa jembatan ini merupakan tulang punggung perekonomian desa yang selama ini menghadapi kendala keterbatasan akses prasarana, terutama untuk distribusi transportasi dengan kapasitas muatan (tonase) yang besar.

“Dengan adanya jembatan ini, akses roda perekonomian, pendidikan, dan kesehatan akan jauh lebih mudah. Selain sebagai penghubung, Jembatan Merah Putih ini nantinya juga didesain untuk menjadi ikon pariwisata baru di Desa Tabanio,” pungkas Bupati.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

29/05/2026 0 komentar-komentar

Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin

oleh Humas Polda Kalsel 27/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polres Hulu Sungai Tengah, Polda Kalimantan Selatan – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, Polres Hulu Sungai Tengah (HST) melaksanakan kegiatan penyerahan hewan kurban dari Kapolda Kalimantan Selatan kepada Pondok Pesantren Nurul Muhibbin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 12.00 Wita hingga 12.25 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres HST, Kabagops Polres HST, Kabag SDM, Kasat Narkoba Polres HST Kasat Intelkam Polres HST dan Kasi Humas Polres HST.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres HST menyerahkan 1 ekor sapi kurban yang merupakan bantuan dari Kapolda Kalimantan Selatan kepada Pondok Pesantren Nurul Muhibbin. Hewan kurban diterima oleh Pimpinan Ponpes Nurul Muhibbin Barabai KH. Muhammad Bakhiet , A.M yang diwakili ustadz pondok pesantren, Ustadz Antung Syarifuddin.

Penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk bakti sosial dan kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergitas dan kedekatan Polri dengan tokoh agama serta lingkungan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Tengah.

Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin mempererat silaturahmi serta menjalin kedekatan dengan para tokoh agama dan masyarakat. Semoga bantuan hewan kurban dari Bapak Kapolda Kalsel ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Muhibbin serta masyarakat sekitar,” ujar Kapolres HST.

Beliau juga menambahkan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

27/05/2026 0 komentar-komentar

PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026

oleh Humas Polda Kalsel 25/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh personel Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) di kancah nasional. Perwakilan karateka putri Polda Kalsel sukses memborong dua gelar juara sekaligus dalam ajang bergengsi National Karate Championship Piala Rektor Udinus II 2026 yang digelar di GOR Satria Sport Center, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kompetisi ketat yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026), atlet berbakat Polda Kalsel berhasil mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1 Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri. Tidak berhenti di situ, dominasi dan ketangguhan personel Polda Kalsel kembali teruji setelah sukses merebut Juara 3 Kelas Bebas Senior Putri.

Turnamen berskala nasional ini bukan momentum yang mudah. Diikuti oleh 31 kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, tensi pertandingan sejak hari pertama pembukaan terpantau sangat tinggi.

Namun, berbekal disiplin latihan yang militan, mental petarung yang kuat, serta dedikasi tinggi sebagai abdi negara sekaligus atlet, personel Polwan Polda Kalsel ini mampu menumbangkan lawan-lawan tangguh di atas matras GOR Satria Sport Center.

Perolehan medali yang berhasil dibawa pulang ke Bumi Lambung Mangkurat yakni Juara 1 (Medali Emas) Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri, dan Juara 3 (Medali Perunggu) Kelas Bebas Senior Putri.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. dalam kesempatannya mengatakan, keberhasilan ini mendapat apresiasi luar biasa, baik dari official team maupun keluarga besar Polda Kalsel. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya prima dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mampu berprestasi dan mengharumkan nama institusi di bidang olahraga tingkat nasional.

“Ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan doa. Kemenangan ini kami persembahkan untuk institusi Polri, khususnya Polda Kalsel, serta seluruh masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan dukungan,” ujar Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. selaku Pembina Tim Karate Polda Kalsel, Sabtu (23/5/2026).

Dengan berakhirnya event Piala Rektor Udinus II 2026 ini, raihan medali emas dan perunggu tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi personel Polda Kalsel lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mengukir prestasi, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan. Polda Kalsel, Presisi dan Berprestasi!

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/05/2026 0 komentar-komentar

Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama

oleh Humas Polda Kalsel 22/05/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta, 20 Mei 2026 — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan terus mengalami perubahan. Jika dahulu ancaman identik dengan organisasi tertutup, doktrin ideologi yang kaku, dan pola rekrutmen konvensional, kini ancaman berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma, komunitas virtual, hingga kerentanan psikologis generasi muda.

Perubahan wajah ancaman tersebut menjadi perhatian utama dalam Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital” pada rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Densus 88 Antiteror Polri Tahun Anggaran 2026, yang dihadiri langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.; Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H.; serta Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K.

Forum tersebut menjadi ruang bertemunya perspektif keamanan, psikologi, hukum, teknologi, dan perlindungan anak untuk membaca ancaman terorisme modern yang dinilai bergerak lebih cepat dibanding pola penanganan konvensional.

Dalam pemaparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perubahan ancaman harus direspons dengan perubahan cara berpikir dan strategi pencegahan.

“Kita sedang menghadapi ancaman yang tidak lagi selalu tumbuh melalui organisasi besar dengan struktur formal, tetapi bergerak melalui ruang digital, algoritma, dan fragmen ideologi yang sulit dipetakan. Negara tidak boleh hanya hadir saat api sudah membesar; pencegahan sosial harus hadir lebih awal, sedangkan penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang terukur,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Menurut Wakapolri, mitigasi embrio terorisme tidak dapat hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus memperkuat literasi digital, perlindungan anak, dan kemampuan masyarakat membaca risiko sejak dini.

Sementara itu, Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, menegaskan bahwa perubahan ancaman ekstremisme menuntut sinergi nasional yang lebih kuat.

“Terorisme dan ekstremisme tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan satu institusi. Ancaman ini lintas sektor, lintas ruang, dan lintas generasi. Karena itu, pencegahan harus dibangun melalui kolaborasi antara aparat keamanan, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, hingga platform digital,” ujar Kepala BNPT.

Ia menilai pendekatan preventif menjadi penting agar negara mampu membangun ketahanan masyarakat sebelum ancaman berkembang menjadi tindakan nyata.

Di sisi lain, Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, menekankan bahwa Densus 88 terus memperkuat strategi penanggulangan yang lebih adaptif seiring perubahan pola ancaman.

“Kami melihat langsung bagaimana pola ekstremisme berubah. Ancaman kini lebih cair, lebih personal, dan sering kali berawal dari paparan digital yang tidak terdeteksi. Karena itu, pendekatan penanggulangan harus semakin berbasis pencegahan, asesmen risiko, dan perlindungan kelompok rentan,” kata Irjen Pol. Sentot Prasetyo.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan deteksi dini terhadap kerentanan anak dan remaja yang menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan ekstremisme digital.

Dalam forum tersebut, para akademisi memberikan apresiasi terhadap substansi buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, sekaligus menyampaikan sejumlah catatan kritis agar strategi pencegahan ekstremisme lebih adaptif, berbasis bukti ilmiah, dan tetap menjunjung prinsip perlindungan masyarakat.

Radikalisasi di Era Digital Tidak Lagi Selalu Bertahap
Psikolog forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai buku tersebut memperkaya teori counter-terrorism yang selama ini digunakan. Menurutnya, proses radikalisasi di era digital tidak selalu berlangsung bertahap sebagaimana teori klasik, tetapi dapat mengalami lompatan cepat akibat intensitas paparan digital.

Ia menyoroti kerentanan generasi muda yang mengalami alienasi sosial, perasaan tidak terlihat (invisible), hingga kehilangan makna, yang dapat menjadi pintu masuk narasi ekstrem.

Ekstremisme Modern Kini Dibentuk oleh Algoritma dan Identitas Digital
Guru Besar hukum pidana Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D. menilai kelompok ekstrem modern tidak lagi sekadar membangun propaganda, tetapi juga pengalaman emosional, identitas kelompok, dan keterikatan psikologis yang menarik bagi generasi digital.

Ia mengingatkan agar strategi penanggulangan tetap berpijak pada hak asasi manusia dan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Luka Psikologis Bisa Menjadi Pintu Masuk Radikalisasi
Psikolog forensik Dra. Adityana Kasandra Putranto menyoroti bahwa akar kerentanan terhadap radikalisasi sering kali bukan hanya konten ekstrem, tetapi riwayat perundungan, krisis identitas, hingga keterasingan sosial yang tidak tertangani.

Menurutnya, intervensi perlu mencakup pendekatan klinis dan penguatan kesehatan mental, bukan hanya kontra-radikalisasi.

AI dan Analisis Data Didorong Jadi Instrumen Deteksi Dini
Pakar analisis data Dr. Ismail Fahmi menekankan perlunya kolaborasi antara aparat dan komunitas riset untuk membangun sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan, guna mengenali anomali perilaku digital sebelum berkembang menjadi ancaman.

Meski berasal dari disiplin berbeda, para akademisi menyampaikan satu benang merah yang sama: terorisme modern tidak lagi dapat dipahami dengan pola lama.

Ancaman kini bergerak melalui ruang digital, dipengaruhi algoritma, kondisi psikologis, budaya visual, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks. Karena itu, penanganannya membutuhkan sinergi psikologi, pendidikan, hukum, teknologi, perlindungan anak, dan masyarakat.

Rakernis Densus 88 AT Polri Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum memperkuat strategi penanggulangan terorisme yang lebih prediktif, preventif, dan berbasis ilmu pengetahuan, sejalan dengan arah Transformasi Polri dalam menjaga keamanan nasional menghadapi perubahan ancaman global.

Karena ancaman yang berubah menuntut cara memahami dan mencegahnya ikut berubah.

22/05/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • …
  • 1,139

Cari

Berita Terkini

  • DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
  • Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp.9,44 Miliar Hasil Pengungkapan Juli–September 2026
  • Peringati Hari Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Kalsel Gelar Do’a Bersama untuk Korban Musibah
  • Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Malam Hari di Banjar, Terjunkan Drone Termal hingga Cairan Surfaktan Bidlabfor
  • Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip