Sekilas Info
Kapolda Kalsel Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan
Tim DVI Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang
Warga Rela Antre Sejak Pagi, Polda Kalsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Telaga Biru
16 Jenazah Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi DVI Polda Kalsel, Total Korban Meninggal Capai 71 Orang
Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung
Perkuat Kamtibmas di Era Digital, Polda Kalsel Gelar Pembinaan Da’i Kamtibmas 2026
DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp.9,44 Miliar Hasil Pengungkapan Juli–September 2026
Peringati Hari Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda Kalsel Gelar Do’a Bersama untuk Korban Musibah
Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Malam Hari di Banjar, Terjunkan Drone Termal hingga Cairan Surfaktan Bidlabfor
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Peristiwa

Siswi Disabilitas Sekolah Polwan Bergelar Sarjana Psikologi IPK Cumlaude

oleh Humas Polda Kalsel 22/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Siswi disabilitas Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri, Nur Fatia Azzahra, memiliki latar belakang akademik yang cemerlang. Penyandang tunadaksa asal Bangka Belitung (Babel) ini merupakan sarjana psikologi yang menyelesaikan kuliahnya dengan predikat nilai cumlaude.

“(IPK-nya) 3,56, saya kuliah 3 tahun 8 bulan di UII Jogja Fakultas Psikologi,” kata Fatia kepada wartawan, Jumat (20/9/2024).

Fatia menoreh prestasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Dia memapatkan saat kelas 1 meraih ranking 2, kemudian kelas 2 dan 3 meraih peringkat 1.

“SMA kelas 1 ranking 2, SMA kelas 2 dan 3 peringkat 1,” ujar dia.

Fatia menuturkan motivasinya berprestasi untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap kaum disabilitas. Fatia hendak membuktikan penyandang disabilitas juga bisa dan memiliki kemampuan setara dengan orang pada umumnya.

“Saya ingin membuktikan bahwa kekurangan itu tidak menghalangi, bahwa yang berkebutuhan khusus itu juga bisa,” tegas perempuan 22 tahun ini.

Fatia menambahkan, dia juga ingin merubah pola pikir penyandang disabilitas lainnya, agar tak menjadikan kondisi berkebutuhan khusus sebagai alasan untuk menyerah. Semua orang, imbuh Fatia, memiliki peluang yang sama dalam mengembangkan kemampuan diri hingga mandiri.

“Saya mau mengubah mindset teman-teman disabilitas. Saya ingin menjadi inspirasi semua orang, khususnya penyandang disabilitas bahwa tidak ada yang membedakan kita. Yang ada hanya ‘mau atau tidak’ untuk hidup maju,” ungkap Fatia.

Fatia mengatakan usai menuntaskan S1, dia berencana melanjutkan ke jenjang pascasarjana atau S2. Namun sosialisasi penerimaan anggota Polri dari jalur disabilitas seketika mengubah rencananya. Fatia menilai kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah harapan untuk mencapai cita-citanya yang sempat terkubur.

“Dari kecil saya ingin jadi polisi, tapi saya sadar diri karena kondisi saya seperti ini, tidak mungkin diterima. Suatu hari saat saya scroll IG, lihat ada pengumuman masuk polisi jalur disabilitas, lalu saya buka web Penerimaan Polri. Saya kemudian baca satu persatu aturannya,” cerita Fatia.

Dia lalu menyampaikan kabar tersebut kepada ayah dan ibunya. Kedua orang tua Fatia pun antusias dan mendukung Fatia mengikuti proses seleksi Bintara Polri jalur disabilitas.

“Ayah dan ibu sangat berharap (saya menjadi polwan), karena waktu saya daftar itu mereka sangat mendukung saya menjadi polwan. Dan ayah bolak-balik mengantarkan saya selama masa pendaftaran dan tes,” lanjut Fatia.

Untuk diketahui, Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, merekrut 16 penyandang disabilitas pada penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024 ini. Mereka terdiri dari 3 siswa Bintara perempuan dan 13 laki-laki.

Rekrutmen kelompok disabilitas menjadi anggota organik merupakan kebijakan inklusif Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol Dedi menuturkan Jenderal Polisi Listyo Sigit yakin penyandang disabilitas mampu melakukan pekerjaan kepolisian.

“Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, ‘Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri’,” tutur Irjen Pol Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Polisi Listyo Sigit padanya kala itu.

22/09/2024 0 komentar-komentar

Tim Voli Bhayangkara Presisi Juara 3 AVC Men’s Club Championship 2024 di Iran

oleh Humas Polda Kalsel 22/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim voli putra Bhayangkara Presisi meraih juara III di Asian Men’s Club Volleyball (AVC) Championship 2024 di Iran. Kejuaraan ini berlangsung mulai 8 hingga 15 September 2024.

“Alhamdulillah kita menduduki juara 3. Meski target juara 1, tapi tetap kita apresiasi kerja keras dari tim Bhayangkara Presisi. Dan terpenting mereka sudah bermain dengan sportif dan maksimal untuk mengharumkan nama Indonesia dan Polri,” kata Ketua Harian Komite Olahraga Polri (KOP), Irjen Pol Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/9/2024).

Sementara itu Manajer Tim Voli Bhayangkara Presisi, Irjen Pol Pipit Rismanto menuturkan laga tim Bhayangkara Presisi tak hanya membawa nama klub. Terkhusus, membawa nama Indonesia di dunia voli internasional.

“Tentunya kami, Bhayangkara Presisi bukan hanya sekadar membawa nama klub. Tapi kami membawa nama Indonesia,” ujar Irjen Pol Pipit.

Dia menuturkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. telah memberikan arahan dan harapan pada timnya. Harapan Kapolri, tambah Pipit, ialah mengharumkan nama Indonesia.

“Sesuai arahan Bapak Kapolri, mengharapkan bahwa pada saat launching tim, kita mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” pungkas dia.

22/09/2024 0 komentar-komentar

Kak Seto Kunjungi Unit PPA Polres HSU, Dorong Perlindungan Anak Korban Kekerasan

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polres Hulu Sungai Utara, Polda Kalsel – Sosok inspiratif, Kak Seto, mengunjungi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (19/9/2024).

Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian Kak Seto terhadap isu perlindungan anak, khususnya bagi mereka yang menjadi korban kekerasan.

Dalam kunjungannya, Kak Seto bertemu langsung dengan para petugas Unit PPA Polres HSU. Beliau menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para petugas dalam memberikan layanan dan pendampingan bagi anak-anak korban tindak kekerasan.

“Anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus kita lindungi. Unit PPA Polres HSU memiliki peran krusial dalam memastikan hak-hak anak terlindungi dan mereka memperoleh pendampingan yang memadai. Saya berharap kerja sama yang erat antara masyarakat dan pihak kepolisian dapat terus ditingkatkan demi masa depan anak-anak kita,” ungkap Kak Seto.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Seto juga memberikan masukan dan saran konstruktif kepada pihak kepolisian terkait upaya peningkatan kualitas layanan bagi anak-anak korban kekerasan. Beliau menekankan pentingnya pendekatan yang peka dan sensitif terhadap kondisi psikologis korban agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

Kunjungan Kak Seto ke Unit PPA Polres HSU diharapkan dapat mendorong komitmen dan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat mutlak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/09/2024 0 komentar-komentar

Kak Seto Pimpin Deklarasi Anti Narkoba di Kabupaten HSU

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polres Hulu Sungai Utara, Polda Kalsel – Sebuah langkah berani dalam mendukung perang melawan narkoba telah diambil oleh masyarakat dan anak-anak Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (19/9/2024).

Pada hari itu, di Mapolres HSU, Kak Seto memimpin deklarasi bersama dengan anak – anak dan segenap masyarakat setempat dengan komitmen kokoh untuk menjauhi narkoba.

Dalam deklarasi tersebut, masyarakat dan anak-anak HSU bersumpah untuk:

  1. Menjaga masa depan dengan menjauhi narkoba, sebagai langkah nyata untuk memastikan kelangsungan hidup yang sehat dan produktif.
  2. Mempelihara hubungan persahabatan yang bermutu dengan saling mengedukasi, melengkapi, dan memberi inspirasi agar gaya hidup sehat tanpa narkoba tetap menjadi prioritas utama.
  3. Berkomitmen teguh untuk berinisiatif, berinovasi, dan berpartisipasi aktif dalam upaya mencapai masa depan yang cerah dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Dengan terjalinnya momentum deklarasi ini, kami, sebagai pelajar Hulu Sungai Utara, menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi narkoba di komunitas kami. Kami siap berjuang bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari bahaya narkoba,” ujar salah satu perwakilan pelajar.

Kak Seto menyampaikan Deklarasi ini merupakan langkah awal yang kuat dalam membangun kesadaran dan aksi nyata untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Semoga dengan semangat dan komitmen yang tinggi, kita semua dapat menciptakan masa depan yang lebih baik tanpa ancaman narkoba.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/09/2024 0 komentar-komentar

Kak Seto Resmikan Museum Edukasi Bahaya Narkoba Polres HSU

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polres Hulu Sungai Utara – Dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meresmikan Museum Edukasi Bahaya Narkoba. Peresmian dilakukan langsung oleh Aktivis Perlindungan Anak, Kak Seto, sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif Polri dalam memberikan pemahaman komprehensif tentang bahaya narkoba, Rabu (18/9/2024).

Museum mini ini dibangun atas gagasan Kasat Resnarkoba Polres HSU AKP Sutargo, yang telah dianugerahi Kak Seto Award 2024 atas kontribusinya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres HSU.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Bapak AKP Sutargo dan jajaran Polres HSU dalam membangun Museum Edukasi Bahaya Narkoba ini. Upaya ini sangat relevan dengan program Kita Bangga Indonesia yang berupaya menyelamatkan anak bangsa dari ancaman narkoba,” ungkap Kak Seto saat meresmikan museum.

Museum Edukasi Bahaya Narkoba menyajikan berbagai informasi, data, dan fakta seputar dampak buruk penyalahgunaan narkoba, baik dari segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Pengunjung, khususnya pelajar dan generasi muda, dapat memperoleh pemahaman yang mendalam melalui berbagai media interaktif di dalam museum.

Kapolres HSU AKBP Meilki Bharata, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi atas dukungan Kak Seto dalam meresmikan museum ini. “Kami berharap Museum Edukasi Bahaya Narkoba ini dapat menjadi pusat pembelajaran dan motivasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk menolak dan menjauhi narkoba. Ke depan, kami akan terus berinovasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres HSU,” ungkap AKBP Meilki.

Diharapkan, keberadaan Museum Edukasi Bahaya Narkoba ini dapat menjadi semangat bagi Polri di seluruh Indonesia untuk lebih proaktif dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak bangsa.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/09/2024 0 komentar-komentar

Kapolres HSU Raih Penghargaan Kak Seto Award 2024, Sebagai Kapolres Inspiratif Pelopor Pembentukan Karakter Anak Bangsa Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polres Hulu Sungai Utara, Polda Kalsel – Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Meilki Bharata, S.H., S.I.K. berhasil meraih Penghargaan Kak Seto Award 2024 sebagai Kapolres Inspiratif Pelopor Pembentukan Karakter Anak Bangsa Melalui Sosialisasi Bahaya Narkoba.

Kedatangan Kak Seto di Mapolres HSU disambut oleh Pocil dan yel-yel Polres HSU. Menariknya usai penyambutan Kak Seto mengajak Forkopimda Kabupaten HSU beserta para personil Polres HSU melaksanakan lari pagi dilanjutkan dengan Penganugerahan Kak Seto Award 2024.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kak Seto dari LPAI sebuah lembaga yang fokus pada perlindungan dan pemberdayaan anak-anak di Indonesia. Kak Seto Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu atau institusi yang dinilai berjasa dalam upaya perlindungan dan pembentukan karakter positif bagi anak-anak Indonesia.

Kapolres HSU AKBP Meilki mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diterimanya. “Kami merasa terhormat dan terharu atas penghargaan ini. Ini merupakan hasil kerja keras tim Polres HSU dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kami, khususnya dalam upaya menjaga dan membentuk karakter positif bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Meilki menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres HSU dalam membentuk karakter anak bangsa yang tangguh dan terhindar dari pengaruh buruk narkoba.

“Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan dan meningkatkan program-program pembentukan karakter bagi anak-anak dan remaja di wilayah hukum Polres HSU. Penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi bagi kami untuk semakin giat dalam menjalankan tugas mulia ini,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, Kak Seto menyampaikan suatu hal yang sangat membanggakan bisa berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara ini yang penuh dengan kekeluargaan. Ia juga mengapresiasi adanya museum edukasi narkoba karena ini merupakan upaya terbaik bagi anak-anak dalam tumbuh dan berkembangnya agar tidak terganggu dengan narkoba.

Kak Seto pun menutup dengan pantun “Jalan-jalan kehutan belantara, jangan lupa sebelumnya makan nasi, Saya sangat berbahagia dapat berjumpa dengan anak-anak Hulu Sungai Utara, Anak-anak yang anti narkoba dan penuh prestasi”.

Penghargaan Kak Seto Award 2024 yang diterima oleh Kapolres HSU diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Kapolres lainnya di seluruh Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya pembentukan karakter positif bagi generasi penerus bangsa.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/09/2024 0 komentar-komentar

Dibuka Komjen Pol Ahmad Dofiri, Polda Kalsel Gelar Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri TA.2024

oleh Humas Polda Kalsel 20/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., secara resmi membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahun Anggaran (TA) 2024 di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Acara tersebut berlangsung di Rupatama Polda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (18/9/2024) pukul 09.00 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengawasan dan audit kinerja untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di tubuh Polri.

Dalam sambutannya, Komjen Pol Ahmad Dofiri menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, terutama dalam proses audit ini.

“Kita harus memastikan seluruh kegiatan dan penggunaan anggaran berjalan sesuai dengan aturan. Proses audit ini tidak hanya bertujuan untuk menemukan kesalahan, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kinerja dan evaluasi dalam rangka memperbaiki apa yang masih kurang,” ujar Komjen Pol Ahmad Dofiri.

Audit Kinerja Itwasum Polri TA 2024 ini meliputi berbagai aspek operasional dan manajerial di lingkungan Polda Kalsel, dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, S.H., M.H., Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama dan Kapolres/Ta jajaran Polda Kalsel serta tim auditor dari Itwasum Polri, yang akan melakukan audit kinerja selama beberapa hari ke depan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/09/2024 0 komentar-komentar

Tunadaksa Fatia Nur Azzahra: Dibully saat Kecil Kini Jadi Calon Polwan

oleh Humas Polda Kalsel 19/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Siswa Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) RI, Nur Fatia Azzahra (22), merupakan seorang tunadaksa. Dia dan satu siswa Sepolwan bernama Novita Fajrin dinyatakan lolos dan memenuhi syarat mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri jalur disabilitas Tahun Anggaran 2024.

Fatia menceritakan dirinya difabel sejak lahir. Perundungan dan nasihat orang tua, lanjut Fatia, adalah dua hal yang membentuk mentalnya sehingga kuat.

“Waktu SD saya pernah mengalami bullying dikarenakan saya tidak bisa olahraga voli, bully-an verbal. Saya Cuma bisa nangis dan kasih tahu orang tua kalau saya itu kenapa di-bully sama teman,” cerita Fatia kepada wartawan di Sepolwan RI, Ciputat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (19/9/2024).

“Ayah dan ibu bilang kalau saya itu istimewa, tidak boleh minder dan malu, dan harus membuktikan kalau bisa,” sambung dia.

Fatia menyampaikan sang ayah kerap mengajaknya ke luar rumah untuk sekadar bermain, hingga mengajarkan soal kemandirian. Ayah Fatia kerap mendorong Fatia untuk berani merantau.

“Dan alhamdulillah selalu dilatih ayah di depan rumah seperti diajak bermain bulu tangkis, diajak main voli. Meskipun tidak hebat, tapi akhirnya saya bisa mainnya. Ayah selalu memberikan gambaran terkait perantauan. Ayah bilang, ‘Merantau akan membuat kamu lebih berkembang’,” jelas Fatia.

Fatia mengungkapkan sang ayah pernah mengajaknya dari Bangka merantau ke Jambi. Fatia menyebut ajaran ayah membuat dirinya menemukan banyak hal untuk mandiri dan hidup setara meski kondisi fisiknya disabilitas.

“Sejak SMA saya pernah ikut ayah kuliah S2 di Jambi, Unja. Ayah memberikan gambaran soal kehidupan di perantauan. Alhamdulillahnya sampai saat ini saya merasa banyak hal yang membuat saya mandiri selama merantau,” terang Fatia.

Perempuan asli Bangka Belitung (Babel) ini menjelaskan didikan orang tua menjadikan membentuk dirinya menjadi perempuan yang bertekad kuat. Contoh, meski Fatia disabilitas namun dia bersekolah di umum.

“Saya difabel dari lahir. Saya disekolahkan di sekolah reguler. Saya di SD Islam terpadu, dan SMP-SMA di negeri. Saya kuliah merantau ke Jogja, di UII Fakultas Psikologi,” ucap Fatia.

Fatia lulus dengan nilai sangat memuaskan yakni cumlaude. “(IPK-nya) 3,56, kuliah 3 tahun 8 bulan,” lanjut Fatia.

Ia mengaku sangat gembira saat tahu Polri membuka penerimaan anggota dari jalur disabilitas. Sulung dari dua bersaudara ini lalu menyampaikan ke orang tuanya soal keinginan menjadi polwan.

“Dari kecil saya ingin jadi polisi, tapi saya sadar diri karena kondisi saya tidak mungkin diterima. Saya cari tahu sendiri (soal penerimaan jalur disabilitas) di IG (Instagram). Awalnya orang-orang yang kenal saya tidak sangka saya mau jadi polisi, karena yang orang-orang tahu saya mau ambil S2,” cerita Fatia.

Untuk diketahui, Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, merekrut 16 penyandang disabilitas pada penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024 ini. Mereka terdiri dari 3 siswa Bintara perempuan dan 13 laki-laki.

Rekrutmen kelompok disabilitas menjadi anggota organik merupakan kebijakan inklusif Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol Dedi menuturkan Jenderal Polisi Listyo Sigit yakin penyandang disabilitas mampu melakukan pekerjaan kepolisian.

“Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, ‘Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri’,” tutur Irjen Pol Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Polisi Listyo Sigit padanya kala itu.

19/09/2024 0 komentar-komentar

Kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup 2024 kembali digelar. Asisten Kapolri Bidang SDM: Gali potensi atlet sekaligus upaya lestarikan budaya Indonesia

oleh Humas Polda Kalsel 19/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polri menggelar kejuaraan nasional Pencak Silat Kapolri Cup yang berlangsung mulai tanggal 19 hingga 22 September 2024. Kejurnas ini diikuti peserta dari TNI- Polri, instansi dan juga pelajar.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tujuan penyelenggaraan event ini adalah untuk membangun dan mewujudkan sumber daya Polri yang bertakwa, tangguh dan berprestasi.

“Kejuaraan ini juga merupakan upaya menggali dan membentuk atlet Pencak Silat sekaligus mempererat silahturahmi antar perguruan dan mengembangkan dan melestarikan budaya Indonesia dalam sinergitas TNI-Polri se-Indonesia,” ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup 2 juga merupakan salah satu agenda Komite Olahraga Polri (KOP) agar para atlet Pencak Silat Polri mendapat kesempatan untuk mengukur kemampuannya.

“Atlet silat Polri cukup memiliki prestasi yang membanggakan. Seperti di PON Aceh Sumut yang sedang berlangsung, salah satu atlet Polri Bripda Made Aldi Sancitayasa menyumbang medali perak untuk provinsi Bali, ” Tambah Irjen Pol Dedi Prasetyo yang juga merupakan ketua harian KOP.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan memimpin langsung upacara pembukaan kejurnas yang digelar di Gelanggang Olahraga dan Rekreasi, Ciracas, Jakarta Timur.

Sejumlah tamu penting juga akan menghadiri upacara pembukaan kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup 2. Salah satunya adalah Presiden RI terpilih yang juga merupakan ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Prabowo Subianto.

Antusias atlet Pencak Silat cukup tinggi mengikuti kejuaraan ini. Tahun pertama penyelenggaraan kejurnas Pencak Silat Kapolri Cup diikuti oleh 3.800 peserta yang berasal dari 34 provinsi.

Kejurnas ini dibagi dalam beberapa kategori, yakni kategori TNI, Polri, serta pelajar yang dikelompokkan berdasarkan tingkatan sekolah SD, SMP, dan SMA.

Beberapa perguruan Pencak silat di indonesia seperti PSHT, Merpati Putih, Kera Sakti dan Cimande juga memastikan mengikuti kejuaraan nasional Pencak Silat Kapolri Cup 2.

19/09/2024 0 komentar-komentar

Bareskrim Rampas Aset Milik Terpidana Narkoba Hendra Sabarudin Total Rp 221 Miliar

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menyita sejumlah aset milik terpidana narkoba Hendra Sabarudin (HS) sebesar Rp. 221 miliar dari kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal peredaran gelap narkotika.

Pengungkapan kasus TPPU berkat kerjasama dengan Ditjen Pas Kemenkumham, PPATK dan BNN. Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, penyelidikan awal berdasarkan informasi dari Ditjen Pas adanya narapidana di Lapas Tarakan Kelas II A yang kerap berbuat onar.

Dari informasi tersebut kata Komjen Pol Wahyu Widada, kemudian Bareskrim melakukan penyelidikan dengan bekerjasama dengan DitjenPas, PPATK dan BNN. “Dari hasil penyelidikan, HS masih mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia Bagian Tengah khususnya wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi, Bali dan Jawa Timur, artinya meskipun berada di dalam lapas dia masih memiliki kemampuan untuk peredaran narkoba,” kata Komjen Pol Wahyu Widada dalam konferensi pers di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Rabu (18/9/2024).

Dari kegiatan pengendalian yang dilakukan terpidana HS, kata Komjen Pol Wahyu Widada barang haram jenis sabu yang telah masuk ke Indonesia dari Malaysia sebanyak 7 ton lebih dari tahun 2017 sampai 2024. Uang dari hasil peredaran narkoba jenis sabu tersebut kemudian disamarkan oleh HS dibantu oleh delapan orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun peran delapan tersangka berinisial TR, MA, SY, CA, AZ, NY, RO dan AY yakni mengelola aset dan melakukan pencucian uang. Komjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan berdasarkan analisis dari PPATK, perputaran uang bisnis narkoba sindikat jaringan Malaysia-Indonesia Bagian Tengah ini selama enam tahun mencapai Rp2,1 miliar.

“Sebagian uang yang didapatkan dari hasil penjualan narkoba digunakan untuk membeli aset-aset yang sudah bisa kita nilainya Rp221 miliar,” kata Komjen Pol Wahyu Widada.

Komjen Pol Wahyu Widada merinci aset-aset yang telah disita sebagai barang bukti tindak pidana pencucian uang yaitu, 21 kendaraan roda empat, 28 kendaraan roda dua, lima kendaraan laut (1 Speed Boat, 4 Kapal), 2 kendaraan jenis ATV, 44 bidang tanah dan bangunan, 2 jam tangan Mewah, uang tunai Rp. 1.200.000.000 dan deposito sebesar Rp. 500.000.000.

Komjen Pol Wahyu Widada membeberkan modus HS melakukan pencucian uang dengan cara menyamarkan melalui tiga tahap, pertama penempatan uang HS ditransfer atau setor tunai ke rekening atas nama para tersangka dan orang lain, kedua uang tersebut dikirim ke rekening penampung dan kemudian dikirim ke rekening-rekening lain untuk digunakan. Dan ketiga uang milik HS kemudian oleh para tersangka dibelikan atau membelanjakan aset bergerak dan tidak bergerak.

Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan para tersangka dijerat dengan Pasal 3,4,5, 6 dan 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Atau Pasal 137 huruf a, b Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika & Pasal 55 (1) ke 1 KUHP. “Ancaman hukumannya 20 tahun penjara,” ucapnya.

Jenderal bintang tiga ini menegaskan, pihaknya akan terus melakukan perang terhadap kejahatan narkoba. Tidak hanya dengan menangkap para bandar dan pelaku, tetapi juga akan memiskinkan para bandar untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Ini pesan kepada mereka, bahwa kami akan kejar sampai aset-asetnya, kami akan lakukan TPPU. Jajaran Bareskrim hingga tingkat daerah kami telah perintahkan setiap pengungkapan kejar TPPU. Hanya dengan memiskinkan akan memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Tahun 2030 kita menghadapi bonus demografi dan itu harus kita jaga untuk menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Komjen Pol Wahyu Widada.

Ia pun berterima kasih kepada PPATK, DitjenPas, BNN dan Kejaksaan atas kolaborasi dalam memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya.

18/09/2024 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 75
  • 76
  • 77
  • 78
  • 79
  • …
  • 1,139

Cari

Berita Terkini

  • Kapolda Kalsel Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan
  • Tim DVI Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang
  • Warga Rela Antre Sejak Pagi, Polda Kalsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Telaga Biru
  • 16 Jenazah Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi DVI Polda Kalsel, Total Korban Meninggal Capai 71 Orang
  • Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 5 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Lanjutan Pencarian Masih Berlangsung

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip