Sekilas Info
Polda Kalsel Tegaskan Rekrutmen Akpol T.A. 2026 Hanya Lewat Jalur Reguler Nasional, Tanpa Kuota Khusus
Dukung Program ASRI, Polda Kalsel Kerahkan 350 Personel Bersihkan Lingkungan Siring 0 Km Banjarmasin
Gulung Jaringan Narkoba Internasional, Polda Kalsel Sita 12,5 Kilogram Sabu
Dilantik Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Resmi Jabat Wakapolda Kalsel
Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Satker

Dua Pekan Operasi Antik, Polda Kalsel Garuk 370 Tersangka Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil mengungkap 298 kasus penyalahgunaan Narkoba selama Operasi Anti Narkotika (Antik) Intan 2020, yang dilaksanakan dari 21 Februari sampai 5 Maret 2020.

Disebutkan oleh Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. selama 14 hari melakukan operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 370 tersangka beserta barang buktinya.

Dalam Konferensi Pers, Senin (9/3/2020) pukul 09.00 wita, di Lobby Mapolda Kalsel, yang dihadiri Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’I, S.I.K., Wadir Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., KA BNNP Kalsel (diwakili), Kajati Kalsel (diwakili), KA Bea Cukai Kalbagsel (diwakili), dan Ketua LKBH ULM (diwakili), Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mengatakan, ratusan kasus itu merupakan hasil pengungkapan seluruh jajaran, dan pengungkapan terbanyak dilakukan Polres Banjar dengan total 267 kasus.

“Sedangkan untuk Polda, berhasil mengungkap 31 kasus dengan 43 orang tersangka. Kemudian disusul tiga belas (13) Polres lainnya di jajaran yang terlibat Operasi Antik,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K.

Diuraikan, tiga belas Polres tersebut adalah Polresta Banjarmasin sebanyak 33 kasus dengan 35 orang tersangka, Polres Banjarbaru 25 kasus dengan 39 tersangka, Polres Banjar 40 kasus dengan 51 tersangka, Polres Tapin 21 kasus dengan 26 tersangka, Polres HSS 22 kasus dengan 26 tersangka, Polres HST 13 kasus dengan 15 tersangka, dan Polres HSU 12 kasus dengan 12 tersangka.

Selanjutnya Polres Balangan 6 kasus dengan 6 orang tersangka, Polres Tabalong 13 kasus dengan 16 tersangka, Polres Tala 22 kasus dengan 29 tersangka, Polres Tanbu 29 kasus dengan 33 tersangka, Polres Kotabaru 19 kasus dengan 22 tersangka, dan Polres Batola 12 kasus dengan 17 tersangka.

“Operasi Antik ini adalah bentuk komitmen Polda Kalsel memberantas penyalahgunaan Narkoba,” tambah Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K.

Dia mengungkapkan, untuk barang bukti yang disita sebanyak berupa 7.413,36 Gram Sabu, 128 Butir XTC dan 2,31 Gram Serbuk XTC, 1.000 Butir Happy Five, 147 Butir Alprazolam, 2.793 Butir Carnophen, dan 10.025 Butir Daftar G juga disita dalam operasi ini.

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel menuturkan kasus yang menonjol diungkap Polda Kalsel dan Jajaran itu adalah Jaringan LP Teluk Dalam Banjarmasin dengan tersangka berinisial sebanyak 4 orang berinisial M. M. alias Lana (20), G. R. alias Popo (16), S. H. alias Hadi alias Udi (38), dan M. R. S alias Kiki alias Cacing (32) dengan barang bukti 4.970 Gram  atau 4,97 Kilogram.

“Keempat tersangka ditangkap Senin 2 Maret 2020 pukul 20.00 wita di terminal Kedatangan Bandarmasih, Komplek Pelabuhan Trisakti, Jalan Barito Hilir, Kelurahan Telaga Baru, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin,” ,” tutur  Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Operasi Antik Intan 2020, Polda Kalsel Ungkap 298 Kasus Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Selama Operasi Antik Intan 2020, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil mengungkap sekitar 298 kasus dengan 370 tersangka. Operasi yang digelar selama 14 hari sejak 21 Februari hingga 5 Maret 2020 ini berhasil mengamankan barang bukti berupa 7.413,36 Gram Sabu, 128 Butir XTC dan 2,31 Gram Serbuk XTC, 1.000 Butir Happy Five, 147 Butir Alprazolam, 2.793 Butir Carnophen, dan 10.025 Butir Daftar G.

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. dalam Konferensi Pers di Lobby Mapolda Kalsel, Senin (9/3/2020) pukul 09.00 wita mengatakan, hasil tangkapan tersebut merupakan rekap dari operasi yang digelar Polda Kalsel dan Polres Jajaran dengan rincian, Polda Kalsel 31 kasus, Polresta Banjarmasin 33 kasus, Polres Banjarbaru 25 kasus, Polres Banjar 40 kasus, Polres Tapin 21 kasus, Polres HSS 22 kasus, Polres HST 13 kasus dan Polres HSU 12 kasus.

Kemudian lanjutnya, Polres Balangan 6 kasus, Polres Tabalong 13 kasus, Polres Tala 22 kasus, Polres Tanbu 29 kasus, Polres Kotabaru 19 kasus, dan Polres Batola 12 kasus.

Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mengimbau masyarakat agar menjauhi Narkoba karena Narkoba sangat berbahaya.

“Sebab bisa menimbulkan kejahatan lain, seperti pencopetan, perampokan dan sebagainya,” tambah Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K.

Hadir dalam Konferensi Pers Operasi Antik Intan 2020 Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’I, S.I.K., Wadir Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., KA BNNP Kalsel (diwakili), Kajati Kalsel (diwakili), KA Bea Cukai Kalbagsel (diwakili), dan Ketua LKBH ULM (diwakili).

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Dirresnakoba dan Kabid Humas Polda Kalsel Pimpin Konferensi Pers Operasi Antik Intan 2020

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. diwakili Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. memimpin Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Intan 2020, Senin (9/3/2020) pukul 09.00 wita, di Lobby Mapolda Kalsel dengan didampingi oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’I, S.I.K. dan Wadir Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., KA BNNP Kalsel (diwakili), Kajati Kalsel (diwakili), KA Bea Cukai Kalbagsel (diwakili), dan Ketua LKBH ULM (diwakili).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Resnarkoba Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. menyampaikan bahwa selama pelaksanaan Operasi Antik Intan 2020 yang dimulai dari tanggal 21 Februari 2020 sampai dengan 5 Maret 2020 atau selama 14 hari, Polda Kalsel dan jajaran telah berhasil mengungkap 298 Kasus Tindak Pidana Narkoba.

Pengungkapan Tindak Pidana Narkoba pada Operasi Antik Intan 2020, diantaranya 31 kasus berhasil diungkap oleh Polda Kalsel, 33 kasus oleh Polresta Banjarmasin, 25 kasus oleh Polres Banjarbaru, 40 kasus oleh Polres Banjar, 21 kasus oleh Polres Tapin, 22 kasus oleh Polres HSS, 13 kasus oleh Polres HST dan 12 kasus oleh Polres HSU.

Kemudian lanjut Dirresnakoba, 6 kasus oleh Polres Balangan, 13 kasus oleh Polres Tabalong, 22 kasus oleh Polres Tala, 29 kasus oleh Polres Tanbu, 19 kasus oleh Polres Kotabaru, dan 12 kasus oleh Polres Batola.

Pelaku tindak pidana Narkoba yang diamankan pada Operasi Antik 2020 sebanyak 370 orang tersangka terdiri dari 340 laki-laki dan 30 perempuan.

Untuk rincian pelaku yang diamankan pada Operasi Antik Intan 2020, diantaranya Polda Kalsel mengamankan sebanyak 43 orang tersangka, Polresta Banjarmasin sebanyak 35 orang tersangka, Polres Banjarbaru 39 orang tersangka, Polres Banjar 51 orang tersangka, Polres Tapin 26 orang tersangka, Polres HSS 26 orang tersangka, Polres HST 15 orang tersangka, Polres HSU 12 orang tersangka.

Polres Balangan 6 orang tersangka, Polres Tabalong 16 orang tersangka, Polres Tala 29 orang tersangka, Polres Tanbu 33 orang tersangka, Polres Kotabaru 22 orang tersangka, dan Polres Batola 17 orang tersangka.

Untuk Barang barang bukti Narkoba yang berhasil diamankan pada Operasi Antik 2020 ini yakni Sabu 7.413,36 Gram, XTC 128 Butir dan Serbuk XTC 2,31 Gram, Happy Five 1.000 Butir, Alprazolam 147 Butir, Carnophen 2.793 Butir, dan Daftar G 10.025 Butir.

Disampaikan Direktur Resnarkoba Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. bahwa wilayah hukum Polda Kalsel merupakan wilayah perairan, menjadikan Kalsel rentan dengan peredaran Narkotika.

“Kedepan diharapkan agar semua masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi Kepolisian untuk dapat memberikan informasi berbagai bentuk kejahatan Narkotika dan jadikan Narkoba sebagai musuh bersama,” tutur Direktur Resnarkoba Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. mengakhiri Konferensi Pers.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Antisipasi Narkoba, Anggota Polda Kalsel Jalani Tes Urine

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pemeriksaan tes urine terhadap personil Polda Kalsel.

Tes urine berlangsung di Halam Subbid Provos Bid Propam Polda Kalsel, Senin (9/3/2020) pagi.

Pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan secara mendadak oleh Tim Dokkes Polda Kalsel, usai pelaksanaan apel pagi.

“Tes urine dilakukan dalam rangka deteksi dini, dan juga sebagai bentuk pengawasan internal guna mencegah keterlibatan anggota Polri, khususnya anggota Polda Kalsel terhadap penyalahgunaan Narkotika,” Kata Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Vendra Riviyanto, S.I.K.

Kabid Propam, juga menyampaikan, sebagai penegak hukum, anggota Polri harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Anggota Polri harus jadi panutan, diantaranya bersih dari Narkoba,” kata Kabid Propam.

Pelaksanaan tes urine terhadap personil pun mendapat pengawasan ketat oleh Provos yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Vendra Riviyanto, S.I.K.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Tes Urine Anggota Polda Kalsel, Cegah Keterlibatan Pada Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Untuk mencegah keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan peredaran narkoba, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) melalui Subbid Provos secara mendadak melakukan tes urine kepada anggota Polri Polda Kalsel, Senin (9/3/2020) pagi.

Ratusan anggota Polisi mengikuti tes urine untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba. Hasilnya semua anggota negatif Narkoba.

Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Vendra Riviyanto, S.I.K. mengatakan tes urine dilakukan untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polda Kalsel. Dari seratusan petugas yang menjalani tes urine tersebut hasilnya negatif.

“Semuanya negatif. Tidak ditemukan indikasi adanya anggota yang memakai narkoba,” kata Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Vendra Riviyanto, S.I.K.

Dia mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang terlibat Narkoba. “Ini tujuannya untuk mendeteksi dini dan mencegah adanya penyalahgunaan Narkoba oleh anggota baik sebagai pemakai, perantara atau bandar narkoba di lingkungan Polda Kalsel,” katanya.

Kabid Propam menilai Narkoba menjadi momok yang bahaya lantaran telah menyasar ke semua kalangan.

“Kepolisian harus bersih dari barang terlarang itu. Ada seratusan anggota yang mengikuti tes urine. Hasilnya negatif,” kata Kabid Propam.

Lebih lanjut dikatakan pihaknya akan secara rutin menggelar tes urine untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. “Kita akan berikan sanksi tegas kepada anggota jika terlibat. Untuk menghindari kecurangan saat tes urine, kita libatkan Provos di pintu toilet,” katanya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Lestarikan Puter Pelung, Kabid TIK Polda Kalsel Pimpin P4SI Pecahkan Rekor MURI

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Perkumpulan Penggemar dan Pelestari Puter Seluruh Indonesia (P4SI) mengajukan kepada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk melakukan pencatatan rekor MURI yakni Lomba Puter Pelung Secara Serempak di Kota Terbanyak yang diselenggarakan oleh P4SI, pada hari Minggu 8 Maret 2020 besok.

Kegiatan ini dalam upaya melestarian lingkungan hidup dengan melaksanakan pelestarian satwa Burung Puter Pelung serta menanamkan rasa cinta terhadap seni suara alam Burung Puter yang merupakan hasil penyilangan peternak-peternak Indonesia yang berasal dari puter Jawa, Bali, NTB. Memiliki suara ciri khas Slendro, Pelog, Nyendaren, dan Slendro Pelog sebagai salah satu budaya bangsa Negara Republik Indonesia.

Daerah-daerah yang akan mengadakan lomba pute Lomba Puter Pelung besok hari secara serentak terdiri dari P4SI Pamekasan, P4SI Daerah Istimewa Yogyakarta, P4SI Nganjuk, P4SI Madiun, P4SI Gresik, P4SI Mojokerto, P4SI Sidoarjo, P4SI NTB, P4SI Bali, P4SI Solo, P4SI Semarang, P4SI Blitar, dan P4SI Bangkalan.

Kepala Bidang Teknologi dan Informasi (Kabid TIK) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Kombes Pol Widiatmoko, SH., SIK., MH., selaku Ketua Umum Perkumpulan Penggemar dan Pelestari Puter Seluruh Indonesia (P4SI) menyatakan bahwa P4SI bersemangat dalam menggalakkan Burung Puter Pelung serta berharap sebagai endemik dan ikon Indonesia selain Derkuku dan Perkutut yang sudah diklaim oleh Negara lain.

“Kita harus berbangga hati anak bangsa Indonesia berhasil membreeding Burung Puter menjadi Puter Pelung. Apa yang sudah dilakukan oleh pendahulu dan sesepuh Kita akan dilanjutkan oleh P4SI untuk terus mengembangkan Puter Pelung di seluruh Indonesia bahkan sampai pasar Asia. Kita pun harus selalu semangat dalam mengembangkan Puter Pelung yang bersuara melung dan merdu. Sebentar lagi akan tercatat oleh senjarah dengan melakukan lomba secara serentak supaya dunia tahu bahwa orang Indonesia bisa dan berhasil dalam breedingnya dan telah menghasilkan  Puter Pelung,” ucap Kombes Pol Widiatmoko, SH., SIK., MH. dengan semangat.

Beberapa tokoh anggungan sangat antusias menyambut adanya pencatatan rekor MURI. Mereka sangat berharap acara itu dapat terlaksana dengan baik, sehingga dunia anggungan Indonesia dapat lebih dilihat oleh dunia Internasional. “Terima kasih dan salut buat Pak Ketum P4SI Kombes Pol Widiatmoko, SH., SIK., MH., Saya pribadi selama bertahun-tahun di dunia anggungan baru dan akan merasakan yang sebentar lagi mendapatkan serifikat MURI,” puji Kuncoro selaku Ketua 3 P4SI Pusat.

“Saya telah bertahun-tahuan mengenalkan dan mempertahankan burung anggungan untuk tetap lestari dan eksis menjadi bagian dari warisan adi luhung nenek moyang Kita. Saya bangga dan salut atas perjuangan beliau yang luar biasa, sampai terharu,” lanjutnya mengungkapan rasa bangganya.

“Setuju dengan Pak Kuncoro, salut kagem Pak Ketum, Saya selama ini merasa malu dengan beliau” Prashadi FLA BF mengamini pernyataan Kuncoro.

“Saya main burung selama 35 tahun, Saya belum pernah menemukan komunitas sedahsyat Puter Pelung, dan bias sampai tercatat di MURI loh, ini benar-benar hebat banget banget banget,” Alay Altis, seorang pemain anggungan.

Anang Djauhari seorang pemerhati dunia anggungan ikut menambahi “Tiada kata yang bisa terucap, hanya rangkaian kalimat yang bisa Saya sampaikan sebagai bentuk kontribusi yang tak lain dan tak bukan hanya sebatas nyengkuyung serta bersemboyan sebagai berikut, Satunya kata, Satunya perbuatan, dan Satunya komando dari Ketum P4SI Pusat beserta segenap jajaran yang ujung-ujungnya demi eksistensi P4SI”.

Acara pencatatan ini akan dipusatkan di Gantangan Gajah Mada Jl. Majapahi No. 771, samping Transmart, Penggaron, Semarang. Segala keperluan untuk pencatatan itu kini sedang dipersiapkan dengan matang, sehingga semua kegiatan di daerah-daerah yang melaksanakan lomba dapat terverifikasi dengan baik oleh pihak MURI. Utusan dari MURI beserta Ketum P4SI akan memantau jalannya lomba di daerah-daerah. Semoga dunia anggungan khususnya burung puter dapat semakin semarak lagi seperti perkutut yang lebih dulu eksis.

09/03/2020 0 komentar-komentar

Gelar Sosialisasi, Polda Kalsel Upayakan Pencegahan Virus Corona

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Sosialisasi Kesehatan Serentak kepada pelajar di SMA dan MAN di Banjarmasin serta pesonil Polri dan ASN Polri yang ada di Direktorat Polairud Polda Kalsel, Satuan Brimobda Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin, Jumat (6/3/2020).

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes., memimpin langsung Sosialisasi itu didampingi 48 tenaga medis dari Biddokes Polda Kalsel dan RS. Bhayangkara HIS Banjarmasin.

Dalam Sosialisasi ini Tim Dokkes membahas tentang Virus Corona atau Covid-19 yang beberapa waktu terakhir membuat panik banyak pihak apalagi banyaknya korban suspect yang dinyatakan meninggal dunia di Negara asal virus ini.

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes., beserta Tim menjelaskan bahwa Biddokkes Polda Kalsel mempunyai fungsi sebagai pengemban kesehatan di lingkungan Polri akan ambil bagian dalam mendukung dan menjamin kesehatan seluruh masyarakat khususnya personil Polri dan ASN Polri.

Ia menyembutkan Polisi sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat harus selalu bias bekerja maksimal dalam melayani setiap warga.

“Di Polri ada banyak bagian dan uraian tugas. Kami Biddokkes punya fungsi untuk menjaga kesehatan seluruh anggota demi pengabdian kepada masyarakat,” kata Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes.

Kabid Dokkes pun berharap Sosialisasi Serentak tentang Virus Corona atau Covid 19 ini dapat memberikan informasi baik pencegahan dan penatalaksanaanya, memberikan manfaat langsung bagi personil Polda Kalsel dan masyarakat umum.

Dalam Sosialisasi ini Tim Dokkes Polda Kalsel memberikan simulasi cara cuci tangan yang benar dan efektif, membagikan brosur kepada siswa dan siswi SMA, MAN dan SMK serta memasang brosur di mading Sekolah.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Biddokkes Polda Kalsel Ajak Masyarakat Jangan Panik

oleh Humas Polda Kalsel 09/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Masyarakat saat ini sedang mengalami ‘Panic Buying’ terkait kelangkaan masker dan handsanitizer atau cairan antiseptik di pasaran untuk keperluan pribadi, menyusul setelah Pemerintah Pusat mengumumkan bahwa dua warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

Akibat ‘Panic Buying’, masker dan handsanitizer menjadi barang langka dan jikapun ada, harganya sangat signifikan. Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes., menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melakukan “Gerakan Jangan Panik” dan harus paham dulu apa itu Virus Corona atau Covid-19.

“Covid-19 dikategorikan penyakit Self Limited Disease, artinya pada saat penyakit ini menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh orang itu bagus maka penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya,” ucap Kabid Dokkes, Kamis (5/3/2020).

Virus ini sangat berbahaya pada kasus-kasus orang dengan usia lanjut yang daya tahan tubuhnya menurun, seperti orang-orang dengan penyakit penyerta atau dalam istilah medis adalah Komorbid yaitu Diabetes, TBC, Paru, dan Kelainan jantung.

“Pada orang dengan kasus seperti itu maka harus waspada, begitu ada gejala tambahan pernah bersentuhan dengan pasien-pasien yang dicurigai menderita Virus Corona maka harus segera menemui fasilitas pelayanan kesehatan setempat untuk dilakukan pengecekan dan pengobatan sesegera mungkin,” terangnya.

Penyakit ini, ditularkan melalui lendir yang keluar dari pasien yang terinfeksi kemudian disemprotkan kepada orang didekatnya dengan jarak antara 1 meter sampai 2 meter. Lalu orang itu menghirup sehingga virusnya masuk kedalam tubuh.

Covid-19 bukan kategori penyakit dengan Airborne Disease, artinya penyakit ini akan mati ketika tidak memiliki inang atau tempat tinggal. Sehingga untuk masyarakat yang perlu diingat adalah yang menggunakan masker penutup mulut adalah pasien Covid-19 bukan orang yang takut tertular.

“Yang menggunakan masker seharusnya tenaga medis seperti Dokter atau Perawat yang sedang mengobati pasien dicurigai terkena Covid-19,” pungkas Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Erwinn Zainul Hakim, MARS, M.H.Kes.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

09/03/2020 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Cek Ketersediaan Masker Dan Cairan Antiseptik

oleh Humas Polda Kalsel 06/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Menyikapi kelangkaan masker dan handsanitizer atau cairan antiseptic di sejumlah wilayah di Indonesia, Polda Kalimantan Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu pusat perbelanjaan yang berada di Kabupaten Banjar yakni Gudang Indomaret dan Indogrosir Jalan A.Yani Km.12, Jumat (6/3/2020) pagi.

Sidak ini dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K. dan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. beserta Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, Wadir Resnarkoba Polda Kalsel, personil Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba Polda Kalsel.

Usai menggelar sidak, Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K. didampingi Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. memastikan pihaknya tidak menemukan indikasi penimbunan masker maupun cairan antiseptik.

“Sampai dengan saat ini saya katakan belum dijumpai, belum ditemui adanya penimbunan masker dan handsanitizer. Ini perlu kami sampaikan agar tidak terjadi kekhawatiran yang berlebihan,” kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K. di lokasi sidak.

Menurutnya, jajaran Polda Kalsel utamanya dari Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba akan terus melakukan pengecekan sekaligus pengawasan dengan dinas terkait di beberapa tempat penjualan masker dan handsanitizer atau cairan antiseptik.

Dia pun menegaskan, Polda Kalsel masih terus melakukan pengawasan dan penyelidikan di daerah. “Jika ada masyarakat yang mengetahui adanya penimbunan di lingkungan mereka agar dapat memberikan informasi kepada pihak Kepolisian,” tegas Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K.

Berdasarkan pemeriksaan di Gudang Indomaret dan Indogrosir, dijumpai memang terjadi kelangkaan handsanitizer/cairan antiseptik namun hal itu berasal dari Pusat (Jakarta).

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

06/03/2020 0 komentar-komentar

Dampak Corona, Polda Kalsel Lakukan Sidak Alat Kesehatan

oleh Humas Polda Kalsel 06/03/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Beredarnya pemberitaan terkait merebaknya Virus Corona membuat resah sejumlah masyarakat. Menyusul setelah dua warga negara Indonesia (WNI) dinyatakan postif terinfeksi Virus Covid-19. Keresahan ini membuat sejumlah masyarakat melakukan Panic Buying atau belanja bahan pokok secara berlebihan karena panik.

Menyikapi hal ini Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengerahkan seluruh jajarannya untuk mengecek ketersediaan masker dan handsanitizer atau cairan antiseptik di pasaran. Hal itu dilakukan untuk mencegah penimbunan yang memanfaatkan kepanikan masyarakat terhadap bahaya Virus Corona.

Melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Gudang Indomaret dan Indogrosir Jalan A.Yani Km.12 Kabupaten Banjar, Jumat (6/3/2020) pukul 10.00 wita.

Dalam sidak kali ini, dipimpin Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K. dan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. beserta Wadir Reskrimsus Polda Kalsel, Wadir Wadir Resnarkoba Polda Kalsel, personil Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba Polda Kalsel ingin memastikan ketersediaan stok barang yang ada di Gudang Indomaret dan Indogrosir. Terutama ketersediaan alat kesehatan berupa masker dan cairan antiseptik. Sebab di beberapa wilayah di Indonesia ketersediaan dua alat kesehatan tersebut mulai kosong.

Dirresnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. mengatakan, pengecekan ketersediaan masker dan cairan antiseptik dilakukan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang melibatkan Dirreskrimsus dan Dirresnarkoba Polda Kalsel. Tidak hanya masker yang menjadi perhatian khusus, tetapi juga ketersediaan bahan makanan.

“Kita tetap akan mengecek jangan sampai ada penimbunan masker dan h cairan antiseptik,” kata Dirresnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K. didampingi Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, S.H., S.I.K.

Dari hasil sidak ini, diperoleh data untuk Gudang Indomaret tersedia masker jenis multifungsi anti bakteri sebanyak 10.338 pcs dengan harga Rp.1.500/pcs dan masker hijab sebanyak 9.880 pcs sedangkan handsanitizer/cairan antiseptik mengalami kekosongan.

Sementara di Gudang Indogrosir stok masker jenis Nexcare sebanyak 3563 pcs dengan harag Rp.3.100/pcs dan jenis masker hijab sebanyak 51 pcs dengan harga Rp. 3.200/pcs. Untuk handsanitizer/cairan antiseptik stok yang tersedia sebanyak 4 pcs dengan harga Rp.12.500/pcs.

“Ini sebagai bentuk upaya preventif untuk melihat ketersediaan kebutuhan pokok,” ungkap Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K.

Sementara itu Dirresnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.I.K., menuturkan meski sudah ada WNI yang terinfeksi Virus Covid-19, namun masyarakat tidak perlu paranoid hingga melakukan Panic Buying. Sebab Pemerintah telah menjamin ketersediaan bahan pokok.

“Tidak perlulah paranoid seperti itu, sampai melakukan Panic Buying. Waspada memang perlu, tapi jangan berlebihan karena Pemerintah sudah menjamin ketersediaan bahan pokok,” tuturnya.

Dia pun mengimbau masyarakat agar lebih menjaga kondisi dan kesehatan. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang bersih dan sehat, mencuci tangan dengan sabun atau cairan antiseptik, dan menerapkan etika batuk ketika sedang terserang batuk atau flu.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

06/03/2020 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 144
  • 145
  • 146
  • 147
  • 148
  • …
  • 396

Cari

Berita Terkini

  • Polda Kalsel Tegaskan Rekrutmen Akpol T.A. 2026 Hanya Lewat Jalur Reguler Nasional, Tanpa Kuota Khusus
  • Dukung Program ASRI, Polda Kalsel Kerahkan 350 Personel Bersihkan Lingkungan Siring 0 Km Banjarmasin
  • Gulung Jaringan Narkoba Internasional, Polda Kalsel Sita 12,5 Kilogram Sabu
  • Dilantik Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Resmi Jabat Wakapolda Kalsel
  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip