Sekilas Info
Update Evakuasi Korban Kapal Virgo: 77 Jenazah Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi
Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Bid Propam Polda Kalsel Sosialisasi QR Code Yanduan di Lokpaikat
Aksi Cepat Tanggap Polda Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Handil Bakti Batola
Ungkap Kasus Perdagangan Satwa Liar, Ditreskrimsus Polda Kalsel Raih Penghargaan dari Asosiasi Kebun Binatang Cekoslovakia
Update DVI Polda Kalsel, 6 Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi
Kasus Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Korpolairud Baharkam Polri, 4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kapolda Kalsel Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan
Tim DVI Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Satker

Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu

oleh Humas Polda Kalsel 05/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gencar melakukan pemantauan langsung ke lapangan. Pada Kamis (5/3/2026) pagi, tim menyambangi Pasar Pandu, Banjarmasin, untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., selaku perwakilan Satgas Pangan Polda Kalsel. Dalam sidak tersebut, ia didampingi oleh AKP Widodo Saputro, S.H., serta sejumlah personel lainnya, yaitu Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Tim menyusuri los-los pasar dan berinteraksi langsung dengan para pedagang maupun pembeli. Pengecekan difokuskan pada komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging ayam, telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan tidak ada penimbunan bahan pokok yang dapat meresahkan masyarakat selama dua minggu puasa dan menjelang Idul Fitri nanti,” ujar AKP Sufian Noor di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Pandu, AKP Sufian menyebutkan bahwa secara umum stok bahan pokok masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pergerakan harga terpantau fluktuatif namun masih dalam batas wajar, meskipun ada beberapa komoditas yang mulai menunjukkan tren kenaikan akibat faktor cuaca.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan atau melakukan praktik monopoli. Masyarakat juga kami minta agar tidak perlu khawatir berlebihan dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar (panic buying) karena stok aman,” tambah AKP Widodo Saputro yang turut memantau langsung harga daging ayam di salah satu kios.

Tim Satgas Pangan juga memastikan bahwa jalur distribusi bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya menuju Banjarmasin, masih berjalan lancar. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan di pasar tradisional.

Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala oleh Polda Kalsel di berbagai titik pasar tradisional dan modern selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H guna menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta stabilitas pangan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/03/2026 0 komentar-komentar

Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir

oleh Humas Polda Kalsel 04/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P. Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pengecekan dilaksanakan di Indogrosir, Kabupaten Banjar, pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Lebaran.

Dari hasil pengecekan, diketahui harga beras premium berada di angka Rp.15.400 per kilogram dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Untuk komoditas cabai keriting, terjadi kenaikan harga menjadi Rp.66.000 per kilogram dan tercatat tidak sesuai HET, meski stok masih tergolong aman. Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp.111.000 per kilogram atau di atas HET, dengan stok yang masih aman.

Harga telur ayam ras tercatat Rp.30.000 per kilogram dan sesuai HET, namun stok telur yang didatangkan dari Pulau Jawa dilaporkan menipis. Daging ayam ras dijual sesuai HET, tetapi stok tersedia dalam jumlah terbatas karena harga pembelian awal dari distributor sudah tinggi. Sementara itu, daging sapi beku dijual Rp.89.000 per kilogram sesuai HET dengan stok yang aman, dan pihak ritel tidak menjual daging sapi segar.

Untuk komoditas bawang merah, harga berada di angka Rp.34.500 per kilogram sesuai HET dengan stok aman. Bawang putih juga dijual sesuai HET dan stok mencukupi.

Adapun gula pasir dijual Rp.17.500 per kilogram sesuai HET dengan stok aman. Minyak goreng merek Alif dipasarkan seharga Rp.18.960 per liter sesuai HET dan stok tergolong aman. Sementara itu, kacang kedelai mengalami kenaikan harga menjadi Rp.16.000 per kilogram atau di atas HET, meskipun stok masih dalam kondisi aman.

Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak distributor maupun pengelola ritel guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bapokting, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

04/03/2026 0 komentar-komentar

Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok

oleh Humas Polda Kalsel 27/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pengecekan dan pemantauan harga serta stok bahan pokok di Pasar Antasari Banjarmasin, Jumat (27/2/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan pasokan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Pemantauan dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. Mereka menyusuri area pasar dan berinteraksi dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Dari hasil pengecekan di lapangan, terpantau bahwa harga sejumlah komoditas mengalami fluktuasi. Beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga, namun ada pula yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat turun menjadi Rp.15.400 per kilogram, sesuai dengan HET. Sementara beras medium dijual dengan kisaran Rp.13.000 hingga Rp.14.000 per kilogram, atau di bawah HET. Stok beras secara umum dinyatakan aman.

Komoditas cabai juga menunjukkan variasi. Harga cabai keriting turun menjadi Rp.35.000 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman. Namun, cabai rawit merah justru mengalami kenaikan signifikan, mencapai Rp.82.000 hingga Rp.85.000 per kilogram, atau di atas HET. Meski demikian, stok cabai rawit merah masih tergolong aman.

Sementara itu, harga telur ayam ras masih sesuai HET, namun stok dilaporkan menipis, terutama pasokan telur yang berasal dari Jawa. Daging ayam ras mengalami kenaikan harga menjadi Rp.42.000 hingga Rp.44.000 per kilogram, berada di atas HET. Stok daging ayam ras juga berkurang karena harga pembelian dari distributor yang tinggi.

Untuk daging sapi, harganya masih sesuai HET, namun pedagang tidak lagi menjual daging sapi beku. Stok daging sapi segar terpantau aman.

Komoditas bawang merah dan bawang putih masih berada di kisaran harga yang sesuai HET, masing-masing Rp.35.000–Rp.38.000 per kilogram dan Rp.38.000–Rp.40.000 per kilogram, dengan stok aman.

Sebaliknya, gula pasir mengalami kenaikan menjadi Rp.18.000 per kilogram, di atas HET, meskipun stok masih aman. Begitu pula dengan minyak goreng merek Minyakita yang naik menjadi Rp.18.000 per liter, juga di atas HET, dengan stok yang masih tersedia. Harga kedelai juga tercatat di atas HET, yakni Rp.14.000 per kilogram, namun stok masih aman.

AKP Purba menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi gejolak harga dan kelangkaan pasokan selama bulan Ramadhan. “Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan stok yang cukup,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri, khususnya Satgas Pangan Polda Kalsel, dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi konsumen dari praktik-praktik yang merugikan menjelang hari besar keagamaan. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir berlebihan dan tetap bijak dalam berbelanja.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

27/02/2026 0 komentar-komentar

Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri

oleh Humas Polda Kalsel 27/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) mendapatkan 18 unit Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld dari Korlantas Polri yang digunakan untuk penegakan hukum lalu lintas secara elektronik.

“ETLE Mobile Handheld ini pengembangan dari sistem ETLE yang bisa dibawa oleh petugas di lapangan,” kataD irlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. saat acara Asistensi pendistribusian ETLE Mobile Handheld dan pelatihan operator ETLE di Ditlantas Polda Kalsel di Banjarbaru, Kamis (27/2/2026).

Kombes Pol Fahri menjelaskan keunggulan ETLE Mobile Handheld yang berbeda dari ETLE statis yakni menggunakan perangkat sejenis ponsel.

Ketika terjadi pelanggaran lalu lintas maka petugas bisa langsung melakukan capture dan validasi data pemilik kendaraan sekaligus mencetak surat konfirmasi.

“Bukti tilang elektronik ini bisa diletakan langsung di kendaraan pelanggar dan ada barcode untuk pembayaran dendanya,” jelas Dirlantas.

Dia berharap petugas dapat memaksimalkan perangkat baru itu secara optimal termasuk Satlantas Polres jajaran yang juga mendapatkannya.

“Tentunya ini melengkapi 32 ETLE statis yang sudah ada, kami berharap masyarakat semakin tertib dan mematuhi aturan berlalu lintas dengan adanya ETLE yang pada akhirnya menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban,” tambahnya.

Sementara Kasubditdakgar Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto menambahkan ETLE Mobile Handheld sangat membantu kerja petugas di lapangan dalam menindak pelanggar lalu lintas.

Kemudian mengurangi interaksi yang tidak diinginkan antara petugas dan masyarakat yang melakukan pelanggaran, sehingga tercipta sistem penegakan hukum yang sesuai aturan.

27/02/2026 0 komentar-komentar

Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian

oleh Humas Polda Kalsel 26/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan gencar melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 WITA, tim yang dipimpin oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kesatrian Banjarmasin.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Krismandra didampingi oleh Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M. Pengecekan ini difokuskan pada harga beras dan barang kebutuhan pokok lainnya (Bapokting) untuk memastikan stabilitas pasar selama Ramadhan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Tim Satgas Pangan menemukan fluktuasi harga pada sejumlah komoditas strategis. Untuk komoditas beras premium, harga yang ditemukan mencapai Rp.16.600 per kilogram, atau berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan. Meski demikian, ketersediaan stok beras premium di pasar terpantau aman.

Sementara itu, untuk komoditas bumbu dapur, harga cabai rawit merah melonjak signifikan di angka Rp.120.000 per kilogram, melebihi Harga Acuan Pembelian (HAP). Berbeda dengan cabai rawit, harga cabai keriting justru tercatat di bawah HAP, yakni Rp.35.000 per kilogram dengan stok yang aman.

“Hari ini kita turun langsung untuk mengecek harga dan stok. Hasilnya bervariasi, ada yang masih wajar, ada juga yang mengalami kenaikan di atas acuan, seperti cabai rawit dan daging sapi,” ujar AKP Krismandra di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, tim juga mencatat harga telur ayam ras berada di angka Rp.33.000 per kilogram, atau di atas HET, namun stok dinyatakan aman. Untuk protein hewani lainnya, harga daging ayam ras tercatat Rp.38.000 per kilogram (di bawah HAP) dengan stok aman, sedangkan harga daging sapi menyentuh Rp.145.000 per kilogram, berada di atas HAP meskipun stok masih tergolong aman.

Untuk komoditas lainnya, harga bawang merah Rp.45.000 per kilogram (di bawah HAP) dan bawang putih Rp.40.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman. Harga gula pasir juga terpantau stabil sesuai HAP, yakni Rp.17.500 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek MINYAKITA dijual dengan harga Rp.17.250 per liter, atau berada di bawah HET.

AKP Krismandra menambahkan bahwa meskipun ada beberapa harga komoditas yang berada di atas acuan, secara umum stok bahan pokok di Pasar Kesatrian masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Kami imbau kepada para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual sesuai dengan ketentuan. Bagi masyarakat, kami harap tidak perlu khawatir berlebihan dan bisa berbelanja dengan bijak,” imbuhnya.

Kegiatan pemantauan ini akan terus dilakukan Satgas Pangan Polda Kalsel secara rutin di berbagai pasar tradisional di Banjarmasin dan sekitarnya guna mengantisipasi gejolak harga serta memastikan kelancaran pasokan pangan selama bulan suci Ramadhan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

26/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres

oleh Humas Polda Kalsel 26/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan menggelar pengecekan urine secara mendadak kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) serta para Kapolres jajaran, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Kapolda Kalsel Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. turut mengikuti tes urine bersama Wakapolda dan Irwasda. Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. atas perintah Kapolri melalui Kadiv Propam Polri agar seluruh anggota Polri wajib mengikuti pengecekan urine, dimulai dari pimpinan hingga ke tingkat bawah.

Kabid Humas Polda Kalsel Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel mengaku sempat terkejut dengan pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara mendadak. Namun demikian, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Kita harus bisa memberikan contoh kepada bawahan, jangan sampai ada yang positif. Akan saya tindak tegas apabila ada pimpinan yang urine-nya positif,” tegasnya.

Kapolda menambahkan bahwa dari sisi medis, kondisi personel saat akan menjalani pemeriksaan juga menjadi perhatian. Beliau menyebutkan, apabila terdapat personel yang menunjukkan tanda-tanda ketakutan berlebihan atau kecemasan seperti gemetar dan berkeringat saat hendak diperiksa, hal tersebut dapat menjadi indikator yang perlu dicermati lebih lanjut oleh tim pemeriksa.

Sementara itu Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bentuk komitmen nyata institusi dalam menjaga integritas serta profesionalisme anggota Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Dari hasil akhir pemeriksaan, dipastikan tidak ditemukan satu pun PJU maupun Kapolres jajaran Polda Kalsel yang dinyatakan positif narkoba. Seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif,” terang Kabid Propam.

Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang bersih, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

26/02/2026 0 komentar-komentar

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Bapokting di Pasar Kalindo Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 25/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melakukan sidak ke Pasar Kalindo Banjarmasin, Rabu (25/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M. didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap ketersediaan stok, labelisasi harga, dan kualitas yang dijual pedagang. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi praktik penimbunan, permainan harga, atau peredaran barang yang tidak memenuhi standar yang dapat merugikan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang permintaan cenderung meningkat.

“Kami ingin memastikan bahwa harga bapokting terjangkau benar-benar tersedia dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi daya beli masyarakat dan menciptakan kondisi pasar yang kondusif selama Ramadhan,” ujar AKP Sufian Noor.

Beliau menambahkan bahwa selain pengecekan, tim juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pedagang untuk menjaga etika usaha dan mematuhi ketentuan yang berlaku. “Kami apresiasi para pedagang yang sudah kooperatif. Kerjasama semua pihak sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin dan operasi serupa di berbagai titik pasar tradisional dan modern di seluruh wilayah Kalimantan Selatan selama periode Ramadhan.

Kehadiran Satgas Pangan di lapangan diharapkan dapat memberikan efek deterren terhadap pelaku usaha nakal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya secara wajar dan terjangkau di bulan yang suci ini.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 25/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

“Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M,” pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta,” imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

“Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa,” ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bapokting di Pasaran

oleh Humas Polda Kalsel 23/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Awal bulan Ramadhan 1447 H, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Antasari Banjarmasin, Senin (23/2/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Tim Satgas Pangan menyusuri area pasar dan berkomunikasi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, berikut harga dan kondisi stok berbagai komoditas:

Komoditas dengan Harga Stabil/Menurun:

· Beras Premium: Rp15.400 per kg (sesuai Harga Eceran Tertinggi/HET), stok aman.
· Beras Medium: Rp12.000 – Rp14.000 per kg (di bawah HET), stok aman.
· Cabai Keriting: Rp35.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Merah: Rp35.000 – Rp36.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Putih: Rp35.000 – Rp40.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Daging Sapi: Rp140.000 per kg (sesuai HET), stok aman. Pedagang tidak menjual daging sapi beku.

Komoditas dengan Harga Mengalami Kenaikan:

· Cabai Rawit Merah: Rp80.000 – Rp85.000 per kg (di atas HET), stok tergolong aman.
· Daging Ayam Ras: Rp42.000 – Rp44.000 per kg (di atas HET). Tim menemukan stok berkurang, dan harga beli dari distributor juga tercatat tinggi.
· Gula Pasir: Rp18.000 per kg (di atas HET), stok aman.
· Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp18.000 per liter (di atas HET), stok aman.
· Kedelai: Rp14.000 per kg (di atas HET), stok aman.

Menanggapi temuan di lapangan, AKP Hotman Mangasi Purba menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Bulog, untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, terutama pada komoditas yang harganya berada di atas HET.

“Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual dengan harga wajar. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pasokan aman dan harga terkendali selama Ramadhan,” ujar AKP Hotman.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor pangan, serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

23/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Stok Bapokting di Lotte Mart Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 22/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satgas Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pengecekan serta pemantauan rutin terkait harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di pusat perbelanjaan Lotte Mart Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., didampingi Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak melampaui ketentuan pemerintah serta mengantisipasi potensi kelangkaan stok yang dapat meresahkan masyarakat. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah catatan terkait harga dan pasokan komoditas.

Untuk beras premium, harga tercatat sebesar Rp15.400 per kilogram, yang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, stok beras premium terpantau sedikit berkurang akibat adanya keterlambatan pengiriman dari supplier. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp72.900 per kilogram, berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), meskipun stoknya masih tergolong aman.

Komoditas telur ayam ras dibanderol Rp29.800 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman, sedangkan daging ayam ras justru berada di bawah HAP, yakni Rp38.000 per kilogram, dan stoknya pun aman. Untuk bawang merah, harga tercatat Rp71.900 per kilogram (di atas HAP), namun stok masih aman. Bawang putih dijual Rp39.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman.

Sementara itu, daging sapi dipatok Rp130.000 per kilogram (sesuai HAP), namun pihak Lotte Mart mengonfirmasi tidak lagi menjual daging sapi beku. Adapun gula pasir dijual seharga Rp17.500 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman.

AKP Krismandra menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan setiap harinya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama saat momen Ramadhan ini yang berpotensi memicu lonjakan permintaan. “Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dan mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak dan tidak panik,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan Polda Kalsel, diharapkan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin, tetap terkendali dan masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya dengan harga yang wajar.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

22/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • …
  • 399

Cari

Berita Terkini

  • Update Evakuasi Korban Kapal Virgo: 77 Jenazah Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
  • Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
  • DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi
  • Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Bid Propam Polda Kalsel Sosialisasi QR Code Yanduan di Lokpaikat
  • Aksi Cepat Tanggap Polda Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Handil Bakti Batola

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip