Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai Asrama Haji Kota Banjarbaru pada Selasa (20/10/2026). Sekitar 500 jemaah yang terdiri dari para ulama, santri, pimpinan pondok pesantren, hingga jajaran pejabat pemerintah dan jajaran kepolisian berkumpul menggelar Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka Peringatan Hari Santri Tahun 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Mengusung tema besar “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, majelis doa bersama ini diselenggarakan sebagai sarana ikhtiar batin untuk keselamatan bangsa, sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi (ukhuwah islamiah) antara jajaran pemerintah, aparat penegak hukum, dan keluarga besar pondok pesantren di Banua.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Provinsi Kalsel Dr. H. Muhammad Thambrin, M.M.Pd., Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalsel Dr. H. Eddy Khairani, Z., S.Ag., M.Pd.I., serta Ulama Kharismatik KH. M. Syarbani Haira, M.Si., beserta pimpinan pondok pesantren dan pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Kalsel.

Dukungan penuh dari aparat keamanan juga terlihat dari hadirnya jajaran Polda Kalsel. Mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., hadir Direktur Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol. Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H., didampingi Kabid TIK Polda Kalsel Kombes Pol. Afebrianto Widhi Nugroho, S.H., M.H., serta Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.
Kabid Humas Polda Kalsel menyampaikan bahwa dalam rangkaian acaranya, Istighosah ini memuat sejumlah pesan kunci mendalam, di antaranya:
– Memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia, khususnya wilayah Kalimantan Selatan, senantiasa dilimpahi kedamaian, keberkahan, dijauhkan dari berbagai marabahaya serta agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berhenti.
– Menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani peran sejarah para santri dan ulama dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
– Menggelorakan nilai-nilai Islam yang santun, cinta damai, dan toleran di tengah dinamika serta keberagaman masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober mendatang akan dilanjutkan dengan agenda utama berupa Apel Hari Santri pada Kamis (22/10/2026). Sebanyak kurang lebih 2.000 santri dan santriwati yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar diproyeksikan akan memadati lapangan upacara.
Guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung kondusif, pihak Polda Kalsel telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres/Ta di wilayah Kalsel untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota terkait pengamanan dan pelaksanaan kegiatan Peringatan Hari Santri di daerah masing-masing.








