
Polisi Sahabat Anak merupakan cara kepolisian memperkenalkan ke anak-anak terlebih anak usia dini bahwa polisi tidak perlu ditakuti melainkan polisi bisa menjadi sahabat bagi anak. Melalui Giat Pre Emtif Satlantas Polres Tanah Laut menggelar “Polisi Sahabat Anak (PSA)” di Mapolres Tanah Laut, Kamis (23/3/2017) pukul 07.30 – 09.30 wita.
Sebanyak Kedatangan 175 anak-anak murid dan 19 ibu guru pendamping termasuk Kepala Sekolah TK/PAUD Al-Qaromah serta 10 perwakilan orang tua/wali murid anggota komite sekolah mendapatkan perkenalan komponen-komponen lalu lintas di jalan dengan menggunakan miniatur rambu dan traffic light.
Serta kepada orang tua/wali murid perihal diingatkan kembali penggunaan alat pelindung keselamatan helm dan safetybelt kepada anak-anak ketika berkendara dan melarang mengijinkan anak-anak untuk mengendarai ranmor (sepeda motor) seorang diri.

Pada kesempatan itu juga Kanit Dikyasa beserta Baur Mintu dan Banit Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut mengajak anak-anak bermain, bertepuk tangan, bernyanyi lagu-lagu PSA (Polisi Sahabat Anak) dan mengajak patroli Kota bersama-sama.
Moment tersebut dimanfaatkan oleh anak murid untuk menyerahkan karangan dan bingkisan cenderamata kepada petugas Polantas.
Safari kunjungan ke TK/PAUD Waladun Sholeh Jalan Irul Lapangan Tugu Pelaihari Kabupaten Tanah Laut dan Taman Lalu Lintas Polres Tanah Laut diakhiri dengan ke pengenalan ruang SIM, SPKT, Penjagaan, Loby dan ruang kerja Pejabat Utama Polres Tanah Laut.
Diharapkan dengan giat tersebut anak-anak mengenal Markas Kepolisian Polres Tanah Laut serta mendekatkan anak-anak kepada petugas Kepolisian (POLRI) serta tidak takut dan cinta kepada Kepolisian (Polri).
Giat tersebut juga diharapkan menjadi budaya tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan akan keselamatan dapat tertanam pada diri anak-anak murid, dan kepada orang tua/wali murid menyadari arti pentingnya menjaga keselamatan anak dengan memberikan perlindungan (helm) dan safety belt kepada anak saat dibonceng berkendara maupun di dalam mobil.(dana)


Pemandangan berbeda terlihat saat Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Erwin Triwanto kembali gowes bersama dengan Para pegowes Kalsel Cycling Community (KCC), Jumat (24/3) pagi kemarin.






Tanggal 23 Maret ini adalah sejarah pertama kalinya Polda Kalsel dipisahkan dari Polda Kalteng. Sebelumnya 22 tahun silam kedua Polda tersebut digabung jadi satu, namanya Polda Kalselteng.
Masih pagi, halaman Balai Kota Banjarmasin di Jalan Martadinata No 1, Banjarmasin, dipenuhi peserta senam pagi yang di hadiri anggota Polresta Banjarmasin dan para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemko Banjarmasin serta warga sekitar Jalan RE Martadinata dan sekitarnya, Jumat (24/3).
Delapan orang perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK) dijaring anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, Rabu dini hari.
Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Banjarmasin, melakukan razia penyakit masyarakat di kawasan Siring Patung Bekantan untuk antisipasi tawuran remaja di kota setempat.