Sekilas Info
Gulung Jaringan Narkoba Internasional, Polda Kalsel Sita 12,5 Kilogram Sabu
Dilantik Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Resmi Jabat Wakapolda Kalsel
Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

Uncategorized

Dekatkan Diri Pada Anak-Anak, Satlantas Polres Tala Ajak Patroli Keliling Wilayah

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

SATLANTAS TALA-2

Polisi Sahabat Anak merupakan cara kepolisian memperkenalkan ke anak-anak terlebih anak usia dini bahwa polisi tidak perlu ditakuti melainkan polisi bisa menjadi sahabat bagi anak. Melalui Giat Pre Emtif Satlantas Polres Tanah Laut menggelar “Polisi Sahabat Anak (PSA)” di Mapolres Tanah Laut, Kamis (23/3/2017) pukul 07.30 – 09.30 wita.

Sebanyak Kedatangan 175 anak-anak murid dan 19 ibu guru pendamping termasuk Kepala Sekolah TK/PAUD Al-Qaromah serta 10 perwakilan orang tua/wali murid anggota komite sekolah mendapatkan perkenalan komponen-komponen lalu lintas di jalan dengan menggunakan miniatur rambu dan traffic light.

Serta kepada orang tua/wali murid perihal diingatkan kembali penggunaan alat pelindung keselamatan helm dan safetybelt kepada anak-anak ketika berkendara dan melarang mengijinkan anak-anak untuk mengendarai ranmor (sepeda motor) seorang diri.

SATLANTAS TALA-5

Pada kesempatan itu juga Kanit Dikyasa beserta Baur Mintu dan Banit Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut mengajak anak-anak bermain, bertepuk tangan, bernyanyi lagu-lagu PSA (Polisi Sahabat Anak) dan mengajak patroli Kota bersama-sama.

Moment tersebut dimanfaatkan oleh anak murid untuk menyerahkan karangan dan bingkisan cenderamata kepada petugas Polantas.

Safari kunjungan ke TK/PAUD Waladun Sholeh Jalan Irul Lapangan Tugu Pelaihari Kabupaten Tanah Laut dan Taman Lalu Lintas Polres Tanah Laut diakhiri dengan ke pengenalan ruang SIM, SPKT, Penjagaan, Loby dan ruang kerja Pejabat Utama Polres Tanah Laut.

Diharapkan dengan giat tersebut anak-anak mengenal Markas Kepolisian Polres Tanah Laut serta mendekatkan anak-anak kepada petugas Kepolisian (POLRI) serta tidak takut dan cinta kepada Kepolisian (Polri).

Giat tersebut juga diharapkan menjadi budaya tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan akan keselamatan dapat tertanam pada diri anak-anak murid, dan kepada orang tua/wali murid menyadari arti pentingnya menjaga keselamatan anak dengan memberikan perlindungan (helm) dan safety belt kepada anak saat dibonceng berkendara maupun di dalam mobil.(dana)

SATLANTAS TALA-4

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Lakukan Pemanasan Dengan Sepeda Gunung Sebelum Ikut ‘Offroad Tanah Laut’

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

gowes-bareng-kapolda-kalsel-brigjen-pol-erwin-triwanto_20170324_135319Pemandangan berbeda terlihat saat Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Erwin Triwanto kembali gowes bersama dengan Para pegowes Kalsel Cycling Community (KCC), Jumat (24/3) pagi kemarin.
Dalam gowes rutinnya itu Kapolda yang biasanya menggunakan sepeda kesayangannya jenis road bike (RB) kali ini justru menggunakan sepeda MTB (sepeda gunung).
Hal ini tentu membuat sejumlah peserta gowes bareng bertanya-tanya. Padahal rute yang dilalui jalan raya.
Ternyata hal itu dilakukan Kapolda sebagai persiapan dan ajang pemanasan sebelum terjun di acara Gowes Kantibmas bersama Polres Tanah Laut, Minggu (26/3) pagi.
“Persiapan buat Minggu nanti,” kata Kapolda kepada sejumlah peserta gowes bareng.
Di Gowes Kantibmas nanti rute yang bakal dilalui cukup berat yakni 90 persen medan offroad dan 10 persen jalan raya. Sehingga sepeda yang digunakan harus berjenis sepeda gunung.
Meski menggunakan sepeda gunung di jalan raya namun kapolda tetap energik mengayuh pedal.
Perubahan hanya terjadi pada kecepatan mengayuh. Jika biasanya para rombongan melaju cepat namun gowes bersama kemarin tempo kecepatan diturunkan sedikit.
“Iya tadi gowesnya agak beda, santai saja tadi jalannya,” kata Yuni salah satu peserta.
Dalam gowes kemarin rute yang dituju eperti biasa yakni menyusur Jalan Ahmad Yani KM 17. Setelah berada ditugu bundaran para pegowes balik lagi ke Banjarmasin.
Kali ini Wakapolda Kalsel, Kombes Ade Rahmat Suhendi ikut rombongan bersama Kapolda gowes bersama.
Gowes Kapolda bersama anggota KCC ini kini digelar setiap hari sejak pagi dengan rute beragam bisa Kota Citra Grha, kilometer 17 bisa juga Mako Brimob Polda Kalsel.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Patroli Bersepeda Dit Sabhara Polda Kalsel Beri Keamanan dan Kenyamanan Kepada Masyarakat

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

IMG_9806

Dipimpin AKP Gustaf, Bripda Heny dan Bripda Yuniati para Bintara Remaja Polda Kalsel menggelar Patroli bersepeda guna menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap warga masyarakat Kalimantan Selatan.

Patroli bersepada oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan merupakan salah satu tugas pokok bagi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), melalui Direktorat Sabhara Polda Kalsel, para personel yang bertugas patrol melakukan kegiatan patroli bersepeda keliling wilayah yang dianggap rawan kejahatan dan Pasar Kalindo yang terletang di Jalan Belitung menjadi tujuan oleh para personel Dit Sabhara Polda Kalsel pada Jumat (24/3/2017) pukul 07.30 wita.

IMG_0155

Pada kesempatan itu, dipimpin AKP Gustaf para petugas patroli bersepeda berdialog dengan masyarakat yang berada di pasar baik penjual maupun pembeli, serta tidak lupa menyampaikan pesan Kamtibmas terkait dengan masalah keamanan lingkungan kepada para warga masyarakat yang berada di Pasar Kalindo Belitung. Giat patrol bersepeda Dit Sabhara Polda Kalsel seringkali juga dilakukan sentuhan perhatian bagi sebagian warga kurang mampu yang dijumpai di sudut jalan dengan memberikan bingkisan sekedarnya.

IMG_4953

Kegiatan patroli dialogis ini pun digelar Dit Sabhara Polda Kalsel setiap waktu terlebih di pagi hari dan di setiap Hari Jumat dengan bersepeda menyusuri rute patroli wilayah-wilayah yang dianggap rawat kejahatan.

“Semoga dengan kehadiran kami dapat memberikan rasa aman bagi warga masyarakat,” Ucap AKP Gustav.

IMG_4966

Sebelumnya para personel Dit Sabhara Polda Kalsel lebih dulu apel personel sekaligus doa bersama sebelum bertugas menjalankan aktifitas yakni patrol bersepeda keliling wilayah.(dana)

IMG_4933

 

 

 

24/03/2017 0 komentar-komentar

Dir Binmas Polda Kalsel Berikan Kuliah Umum Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Fenomena radikalisme di Indonesia menjadi ancaman serius bagi anyaman kebhinnekaan NKRI di masa mendatang. Apalagi, akhir-akhir ini, radikalisme semakin menguat dan menyasar pelaku sekaligus korbannya dikalangan generasi muda. Aliran radikal saat ini sudah memasuki beragam sektor, diantaranya mulai dari pendidik, pedagang, siswa, dan mereka masuk menembus lintas generasi, lintas profesi. Untuk memutus regenerasi dari kelompok ini, di setiap jalur pendidikan harus ada pendidikan agama. Disinilah peran guru agama sangat strategis mengingat mereka (kelompok radikal) masuk lewat pemahaman pendidikan dan agama.

Agar generasi muda tak terjebak dalam radikalimes, Dit Binmas Polda Kalsel melakukan kuliah umum di Kampus Uniska Banjarmasin.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kampus Uniska ini antusias diikuti ratusan mahasiswa perwakilan dari beberapa fakultas yang ada di kampus di Jalan Adiyaksa Banjarmasin. Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Tata Suwarta secara langsung memberikan kuliah umum “Kerawanan Radikalisme Dalam Menjaga Kamtibmas di Kalsel”

Memang setidaknya ada beberapa faktor yang bisa digunakan untuk menjelaskan fenomena radikalisme di kalangan kaum muda, yakni pertama, dinamika sosial politik di fase awal transisi menuju demokrasi yang membuka struktur kesempatan politik yang baru di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian. Faktor kedua, tingginya angka pengangguran di kalangan kaum muda di Indonesia. Faktor inilah yang menyebakan radikalisme mendapat tempat di kalangan generasi muda. Peristiwa radikalisme terhadap generasi muda kembali menjadi perhatian serius oleh banyak kalangan tidak terkecuali oleh kalangan muda diseluruh NKRI. Dimana serangkaian aksi para pelaku dan simpatisan pendukung baik aktif maupun pasif banyak berasal dari kalangan muda.

Hal tersebut tentu tidak boleh dibiarkan, generasi muda Indonesia harus kembali mengkaji dan mencegah segala kemungkinan yang terjadi dikalangan mereka. Mengingat virus radikalisme dapat menjangkit siapa saja termasuk kalangan muda yang seringkali rentan terjangkit virus tersebut sehingga dapat ringan tangan melakukan perusakan, pertikaian, penganiayaan dan penyerangan terhadap kelompok yang berseberangan. Jika hal tersebut terus dibiarkan dan tidak segera dicari penawarnya, virus radikal akan semakin menjalar dan menular ke skala yang lebih luas dan tentunya akan menimbulkan dampak yang lebih berbahaya, bahkan mengancam keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Ditpolair Polda Kalsel Berikan Pengobatan Gratis ke Warga Alalak Utara

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jajaran Direktorat Polair Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kembali giat Program 1 Quick wins Polri Tahun 2017. Kegiatan ini sendiri di laksanakan di Kelurahan Alalak Utara Kecamatan Banjarmasin Utara.

Beragam kegiatan diadakan seperti enyuluhan bahaya faham radikalisme,aliran sesat,dan anti Pancasila. Bahkan tak ketinggalan serta menyampaikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan menjaga sitkamtibmas di lingkungannya oleh Ustad Ahmad Saibani,

Direktor Polair Kombes Gatot Wahyudi menuturkan selain kegiatan diatas juga dilaksanakan penyerahan. sarana kontak berupa sembako, life jacket, Bendera merah putih dan teks Pancasila.

“Selain itu anggota juga melaksanakan kegiatan pemberian pengobatan gratis dari Poliklinik Dit Polairudda Polda Kalsel,” ucap Gatot seraya juga dilakukan penandatanganan Deklarasi penolakan organisasi Radikal dan anti Pancasila

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kuota Calon Bintara Polda Kalsel 200 Orang, Polwan 10, Tamtama 11 dan Akpol 8 Orang

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

PENDAFTARAN POLRI ONLINE TAHUN 2017 PERSYARATAN PENDAFTARAN POLRIPENDAFTARAN POLRI ONLINE TAHUN 2017 PERSYARATAN PENDAFTARAN POLRIUntuk mewujudkan sosol anggota Polri yang profesional, modorn dan terpercaya sudah menjadi komitmen bersama. Sehingga dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri yang telah dibuka serentak di seluruh jajaran Polda, sejak Selasa (14/3) tadi akan dilakukan dengan super ketat.

Hanya calon yang benar-benar memenuhi klasifikasi yang diterima. Dimana di Polda Kalsel kouta penerimaan calon Bintara sebanyak 200 orang untuk polisi laki-laki (Polki) dan polisi wanita (Polwan) sebanyak 10 orang, serta Tamtama 11 orang dan Akpol 8 orang.

Untuk menghindari adanya oknum yang tak bertanggung jawab menjadi calo, panitia mengimbau agar berhati-hati dan tidak mudah percaya. Pelaku biasanya menggunakan modus mengaku bisa meloloskan dalam proses penerimaan.

“Jangan percaya dengan orang-orang yang mengatasnamakan panitia atau memiliki koneksi ke panitia atau pimpinan Polda dan pejabat tinggi Polri lain. Kami pastikan itu bohong,” tegas Kabag Dalpres AKBP Bagus, kemarin (17/3).

Tak hanya itu tegas Bagus, warga juga diimbau jangan tergiur dan percaya dengan oknum-oknum yang memanfaatkan dan menjajikan bisa meloloskan penerimaan anggota Polri. “Gratis sepeser pun tidak dipungut biaya dalam proses penerimaan ini,” jelasnya.

Sejauh ini belum ada ditemukan hal seperti itu. Namun, dalam penerimaan tahun sebelumnya pernah terjadi ada laporan terkait oknum dan sudah diproses. “Kalau ada hal seperti itu terjadi dengan calon anggota Polri, segera laporkan jangan berdiam diri,” pesan Bagus.

Ditambahkan Bagus, dalam penerimaan anggota Polri ini segala persyaratan dan tes tidak berbeda dengan sebelumnya. Ia menyaranan agar mempersiapkan berkas dan fisik. “Calon wajib bisa berenang. Kebanyakan calon jatuh di kesehatan karena memiliki penyakit seperti ambien dan varises,” katanya.

Bagus menegaskan, bagi peserta yang berusaha menggunakan sponsor atau koneksi dengan menelepon, atau mengirim surat ke panitia dan pejabat berwenang, maka secara langsung akan didiskualifikasi. Penerimaan calon anggota Korps Bhayangkara tahun 2017 ini dibuka selama satu bulan sejak 14 Maret hingga 15 April 2017.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel: Pemisahan Polda Kalsel dan Polda Kalteng Demi Efektifitas dan Efisiensi

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

mapolda kalselTanggal 23 Maret ini adalah sejarah pertama kalinya Polda Kalsel dipisahkan dari Polda Kalteng. Sebelumnya 22 tahun silam kedua Polda tersebut digabung jadi satu, namanya Polda Kalselteng.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, pimpinan Kepolisian di daerah-daerah termasuk di Kalimantan memanfaatkan momentum Proklamasi untuk melepaskan diri dari kekuasaan penjajah Jepang yang saat itu masih berkuasa. Polisi di daerah Kalimantan menyatakan mereka sebagai bagian dari Polisi RI.

Untuk ikut serta dalam perjuangan membela kemerdekaan RI, kemudian disusunlah persatuan-persatuan kepolisian. Di wilayah Kalimantan terbagi menjadi beberapa keresidenan, yaitu meliputi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Ketika Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) bubar pada tanggal 17 Agustus 1950, akhirnya terbentuklah negara kesatuan Republik Indonesia (RI). Kalimantan waktu itu hanya ada satu provinsi dan pusatnya di Banjarmasin. Dan ini membawahi kepolisian keresidenan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Sedangkan Kalimantan Tengah baru terbentuk menjadi keresidenan atau provinsi secara resmi baru tahun 1957 atau 12 tahun setelah Indonesia merdeka.

Keberadaan Polda Kalselteng awalnya didasarkan pada keputusan Menhankam/Pangab Nomor KEP/B/13/IV/1974 tanggal 24 April 1974 tentang Penyusunan Kembali Komando Daerah Kepolisian (Polda, Red) di Sumatera Selatan, Kalimantan Tenggara dan Nusa Tenggara serta penentuan kode baru bagi komdak-komdak dimaksud. Kemudian realisasinya dalam wujud likuidasi (perubahan/penggabungan komdak XII/Kalteng dan Komdak XIII/Kalsel menjadi Komdak XIII Kalimantan Tenggara atau Polda Kalselteng.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Erwin Triwanto, Selasa (21/3) kemarin menjelaskan pertimbangannya kenapa Polda tersebut dipisahkan. Tak lain karena jangkauan kawasan wilayah Kalimantan yang sangat luas. Luas Kalimantan sama dengan dua kali luas Pulau Jawa. Pemisahan membuat kontrol dari pimpinan bisa lebih efisien.
Di daerah Jawa saja sebut pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada lima Polda. Sementara wilayah Kalimantan saat itu yang notabenenya mempunyai wilayah yang sangat luas hanya memiliki satu Polda. “Yang cukup mengherankan meskipun polda pertama kali di wilayah Kalimantan ada di Banjarmasin, tapi pemimpinnya baru bintang satu,” katanya.
Semenjak likuidasi itu, Komdak XIII/Kalra meliputi dua wilayah yakni Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah dengan Komdak berstatus tipe B. Pimpinan Komdak waktu itu sebutannya Kepala Daerah Polisi (Kadapol) XIII/Kalra adalah seorang perwira tinggi berpangkat bintang satu (Brigadir Jenderal Polisi).
Kadapol XII/Kalteng terakhir adalah Kolonel Polisi Raharjo sedangkan Kadapol XIII/Kalsel Brigjen Pol Imam Bachri. Sedangkan Kadapol XIII/Kalra yang pertama adalah Brigjen Pol R Hardono.

Latar belakang likuidasi pada tahun 1974 itu adalah berdasarkan berbagai pertimbangan yang sifatnya strategis mengacu pada Renstra Hankam/ABRI yang titik beratnya pada masa itu adalah pembangunan bidang ekonomi dan upaya yang terus menerus untuk memantapkan stabilitas kamtibmas guna menunjang dan menjamin kelangsungan dan kelancaran serta keberhasilan pembangunan nasional disegala bidang.

Sedangkan latar belakang validasi Polri dan likuidasi Polda Kalselteng dan pembentukan Polda Kalsel dan Polda Kalteng berdasarkan keputusan panglima ABRI Nomor KEP/11/X/1992 tanggal 5 Oktober 1992. Adapun sasarannya adalah penyesuaian pokok-pokok prosedur dan organisasi Polri dan disusul dengan keputusan Panglima ABRI Nomor KEP/06/V/1994 tanggal 10 Mei 1994 tentang pembentukan dan pengesahan Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Sulut dan Polda Sulteng.

Likuidasi Polda Kalselteng menjadi Polda Kalsel dan Polda Kalteng realisasinya dilaksanakan di Tahun Anggaran 1994/1998. Ini sesuai pula dengan kebutuhan dan perkembangan organisasi Polri yang mengacu pada pesatnya pembangunan nasional disegala bidang. Pertumbuhan dan perkembangan wilayah Kalsel dan Kalteng pada masa itu sangat bagus.

Sebutan Polda Kalselteng yang dimulai dengan adanya reorganisasi Polri tahun 1984 itu keberadaannya telah menjadi bagian dari sejarah pertumbuhan dan perkembangan Polri di Kalsel dan Kalteng. Dari perjalanan sejarah pertumbuhan kepolisian di Kalsel maupun Kalteng yang sempat mengalami dua kali likuidasi sejak 23 Maret 1995 Kepolisian Daerah Kalsel tetap bermarkas di Banjarmasin.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Senam Pagi Bersama Polresta Banjarmasin PNS dan Masyarakat Jadi Ajang Silahturahmi

oleh Humas Polda Kalsel 24/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

senam-pagi-di-balai-kota-banjarmasin_20170324_075310Masih pagi, halaman Balai Kota Banjarmasin di Jalan Martadinata No 1, Banjarmasin, dipenuhi peserta senam pagi yang di hadiri anggota Polresta Banjarmasin dan para pegawai negeri sipil dilingkungan Pemko Banjarmasin serta warga sekitar Jalan RE Martadinata dan sekitarnya, Jumat (24/3).
Tidak hanya aparat pemerintahan dan aparat negara, senam pagi itu juga diikuti oleh masyarakat kota Banjarmasin.
Para peserta senam akan dipandu oleh Tim sanggar Monika dalam gerakan senam Banjar, aerobik dan dangdut.
“Senamnya itu senam banjar, aerobik, dangdut, kalau zumba masih belum tau entah ada atau tidak,” ujar Nisa satu diantara anggota senam.
Menurut Nisa kegjiatan senam bersama ini diharapkan menjadi perekat dan silahturahmi antar warga masyarakat dan Polri. “Kami sangat senang senam bisa dihadiri anggota Polri dan warga,” katanya.

24/03/2017 0 komentar-komentar

Polresta Banjarmasin Gencarkan Razia Pekerja Seks Komersial ‘Jalanan’

oleh Humas Polda Kalsel 23/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

PSKDelapan orang perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK) dijaring anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, Rabu dini hari.

Semuanya terjaring di jalan Haryono MT, Banjarmasin Tengah dalam rangka cipta kondisi. Razia dilakukan sejak pukul 12 malam hingga pukul tiga dini hari ini menindak lanjut laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan mereka.

“Mereka kami jaring sedang berada ditepi jalan. Mau alasannya apa yang jelas tidak wajar kalau perempuan berada dijalanan diwaktu dini hari, setelah mereka kami data lalu diserahkan ke rumah dinas sosial di jalan Lingkar Selatan dan kami tidak ingin lagi melihat mereka mangkal di wilayah Polsek Banteng,” tegas Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Uskiansyah didampingi Kanit Binmas Iptu Adenan dan Kanit provos Ipd Sarwani.

23/03/2017 0 komentar-komentar

Satpolair Polresta Banjarmasin Intensifkan Razia Pekat di Objek Wisata Siring Tendean

oleh Humas Polda Kalsel 23/03/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

bekantanSatuan Polisi Perairan (Satpolair) Polresta Banjarmasin, melakukan razia penyakit masyarakat di kawasan Siring Patung Bekantan untuk antisipasi tawuran remaja di kota setempat.

“Razia antisipasi tawuran itu dilakukan secara rutin di kawasan kawasan siring salah satunya Siring Patung Bekantan,” kata Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol Untung Widodo di Banjarmasin, Rabu.

Razia penyakit masyarakat itu dipimpin Kepala Unit Patroli Satpolair Polresta Banjarmasin Iptu Pol I Wayan Regug beserta beberapa anggotanya.

Pada Sabtu (18/3) malam, sekitar pukul 23.19 WITA, pihak anggota Satpolair yang melaksanakaan razia melakukan pemeriksaan kepada setiap pemuda yang berkumpul di kawasan siring tersebut.

“Setiap pemuda yang ada di siring dan sekitarnya kami langsung lakukan pemeriksaan,” ucap pria yang akrab dengan awak media itu.

Kasat Polair mengatakan, setiap pemuda yang ditemui diperiksa seluruh badan mereka untuk antisipasi kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

Selain itu juga antisipasi alat-alat yang dibawa untuk tawuran seperti gir sepeda, ketepel dan lainnya.

Hingga razia berakhir tidak ada satupun ditemukan pelanggaran pidana yang dilakukan oleh para pemuda di kawasan siring patung Bekantan.

“Belum ada ditemukan tindak pidana dalam setiap razia penyakit masyarakat yang kami lakukan baikbdi darat maupun di atas perairan,” ujar pria yang hobby olah raga futsal itu.

23/03/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 196
  • 197
  • 198
  • 199
  • 200
  • …
  • 377

Cari

Berita Terkini

  • Gulung Jaringan Narkoba Internasional, Polda Kalsel Sita 12,5 Kilogram Sabu
  • Dilantik Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Noviar Resmi Jabat Wakapolda Kalsel
  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah
  • Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip