Sekilas Info
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

Uncategorized

Bersama Danramil, Bhabinkamtibmas Semangat Dalam Berikan Himbauan Kamtibmas Penggunaan Medsos dan Bhaya Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bhabinkamtibmas Semangat Dalam Polsek Berangas Aipda M. Asbi Sadiki menyampaikan, peranan komponen yang ada di masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan situasi kondusif dari gangguan Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kapolsek Berangas Ipda Abdullah Akhsanun Niam, S.H, menerangkan 3 pilar Kamtibmas yang dimaksud terdiri dari Danramil (TNI), Bhabinkamtibmas (Polri), dan Camat, merupakan ujung tombak dalam menciptakan suasana kondusif di daerah masing-masing atau lingkup terkecil di pemerintahan.

“Tiga pilar ini, harus berperan aktif turun ke lapangan dengan masyarakat. Misalnya melaksanakan gotong royong membersihkan sampah. Bahkan ada yang meninggal dunia, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Camat/Kades bisa langsung turun membantu masyarakat,” ujar Kapolsek Berangas.

Pada kesempatan ini, Kapolsek Berangas Ipda Abdullah Akhsanun Niam, S.H, juga menyampaikan, bahwa sekarang ini perkembangan digital sosial media (sosmed) sangat pesat. Banyak informasi menyebar belum tentu benar, sehingga jangan sampai terprovokasi. Sebab demikian terkadang menyebabkan konflik horizontal.

“Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Camat/Kades harus bekerja sama dan bersatu dalam rangka menjelaskan ada informasi yang beredar di lingkungan tempat kita. Jika informasi itu benar tidak ada permasalahan,” kata Kapolsek Berangas yang juga mengimbau kepada para Kades agar jangan sampai tersandung pungli.

Di samping itu, Kapolsek Berangas Ipda Abdullah Akhsanun Niam, S.H, menjelaskan agar tiga pilar masyarakat (Camat/Kades, Danramil dan Bhabinkamtibmas) se-Kecamatan Alalak dapat membentuk group komunikasi untuk mempermudah komunikasi.

Kapolsek Berangas Ipda Abdullah Akhsanun Niam, S.H, juga sangat mengapresiasi peran media. Dan mengimbau, jika ada program dan kegiatan, baiknya kegiatan-kegiatan positif agar dipublikasikan dan dikomunikasikan ke masyarakat melalui media sehingga kinerja yang baik bisa diketahui oleh masyarakat.

Bhabinkamtibmas adalah program khusus bagi Kepolisian Republik Indonesia agar lebih dikenal masyarakat salah satu tugas Bhabinkamtibmas yang utama yaitu tinggal dan dekat didesa binaan, sehingga apabila terjadi gangguan kamtibmas sekecil apapun dapat ditangani.

Sebagai personel, Bhabinkamtibmas Semangat Dalam Polsek Berangas dalam keberhasilan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga kamtibmas diharapkan dapat menyelesaikan masalah-masalah kecil yang tidak harus diselesaikan di pengadilan.

Keberhasilan Polri adalah terwujudnya ketertiban dan dapat menekan masalah yang ada di masyarakat dan pada kesempatan ini kita dapat berkomunikasi secara langsung kepada masyarakat sehingga dapat dengan mudah menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan menjalin mitra dengan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Aipda M. Asbi Sadiki menyampaikan kepada warga tentang Bahaya  membuka hutan dan lahan dengan cara membakar karena sudah masuk ranah tindak pidana yang tuntutan bisa di denda dan kurungan penjara sesuai UU No.41 tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No.32 thn 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolan lingkungan hidup dan UU No.18 tahun 2004 tentang Kehutanan.

Selain itu diharapkan kepada warga agar ikut berperan aktif bila di daerah sekitar melihat warga lain yang membakar hutan dan lahan untuk segera melapor kepada petugas Bhabinkamtibmas

Aipda M. Asbi Sadiki mengajak dan menghimbau warga sekitar untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dan memikirkan efek negatifnya buat warga sekitar.

Warga sangat senang dan memberikan apresiasi kepada bhabinkamtibmas di wilayah kami sehingga kami merasa terlindungi dgn keberadaan bhabinkamtibmas. (Polres Batola)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

Brigadir Roby Besuk Warga yang Sedang Sakit

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebagai anggota Bhabinkamtibmas di Polsek Anjir Pasar Brigadir Roby tidak hanya melakukan sambang kepada warga yang sehat saja akan tetapi juga menyambangi dan menjenguk warga yang sedang sakit dirawat dirumah sakit.

Sperti yang membesuk/menjenguk salah satu warga binaanya yang sedang dirawat di rumah sakit Ansari Saleh, Kamis (23/11/2017) pukul 09.30 wita.

Sebagai Bhabinkamtibmas Brigadir Roby menyampaikan keprihatinannya dan mendoakan semoga penyakit yang diderita warga desa tersebut dapat segera sembuh.

Sambang yang dilakukan oleh Brigadir Roby tersebut merupakan salah satu wujud nyata bahwa Polri akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat baik menyambangi warga dalam keadaan sehat maupun kepada warga yang dalam keadaan sakit.

Brigadir Roby juga memberikan pesan kamtibmas kepada seluruh warga masyarkat bahwa kesehatan itu sangat mahal, maka dari itu jagalah kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan desa untuk menjaga kebersihan seperti jangan sampai sampah menumpuk itu bisa berkembang biaknya nyamuk yang mengakibatkan penyakit DBD/demam berdarah, apalagi sekarang ini sudah memasuki musim hujan sampai awal tahun baru. (Polres Batola)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

Polisi Balangan Amankan Pilkades Baru Awayan, Ini Hasilnya

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews.Kalsel.polri.go.id, Polres Balangan – Upaya sinergitas pelayanan kepada masyarakat Balangan terus di tingkatkan, kali ini kembali personel Polres Balangan lakukan giat pengamanan Pilkades Antar Waktu (PAW) bertempat di Desa Baru kec. Awayan, kamis (23/11).

Memuat 2 (dua) nama calon yaitu : Ida Laila dan Akhmad Ridani sebagai calon kades periode 2017 – 2019 nanti.

Pemilihan dimulai pukul 08.00 s/d 12.00 wita, dan dihadiri oleh 362 orang masyarakat Desa Baru kec. Awayan.

Seraya menikmati waktu istirahat Kapolsek Awayan berikan pemahaman terhadap para calon kades, “Apapun hasilnya, siapa yang terpilih atau tidaknya menjadi kades nanti, harus bisa menerima dengan lapang dada” pungkas Iptu Agus Sulistiyo.

Sekira pukul 13.00 s/d 14.30 wita, giat dilanjutkan dengan penghitungan suara, dengan hasil Ida Laila sebagai pemenang dengan jumlah 166 suara terpaut hanya 5 suara dari rivalnya

Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S. iK melalui Kapolsek Awayan Iptu Agus Sulistiyo membenarkan giat yang dilakukan anggotanya melalui pernyataannya “Pelaksanaan Pilkades berjalan aman, lancar dan kondusif dan tidak ditemukan kisaran suara negatif terhadap hasil Pilkades (PAW), meskipun hasilnya hanya terpaut 5 suara,” ucap Kapolsek saat dikonfirmasi oleh Humas polres Balangan.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Yudha

23/11/2017 0 komentar-komentar

Serunya Sat Binmas Polres HSU Bertemu Tangan Kidal Ketika Penghormatan Dalam PBB

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tangan Kidal, Sebagian orang mungkin bertanya-tanya dan heran atau bahkan takjub ketika melihat orang lain menggunakan tangan kiri ketika beraktivitas, atau melakukan kegiatan tangan yang berat. Kebiasaan ini disebut juga dengan istilah kidal, suatu kebiasaan lebih dominan menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, seperti menulis, makan, atau melakukan pekerjaan yang berat menggunakan tangan, menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang-orang kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka malah menganggap kidal adalah sebuah keunikan.

Berikut beberapa hal tentang kidal:

Ada yang mengatakan bahwa penyebab kebiasaan kidal adalah karena di USG

Sampai saat ini, belum ada  dokter atau ilmuwan yang mengerti pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.

Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi bila otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.

“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” Mbak Febi (ini panggilan akrabnya) menjelaskan.

Apa penyebabnya? Bisa jadi karena faktor lingkungan, kalau seorang anak memang dibiasakan pakai tangan kiri dari kecil, atau bisa juga karena faktor genetis. “Kalau di satu keluarga ada yang kidal, kemungkinan ada anggota keluarga lain yang akan kidal juga. Misalnya anaknya, atau keponakannya,” ujar psikolog yang juga kidal ini.

Ibu yang melewati proses melahirkan yang sulit, dan yang terlalu sering melakukan USG saat sedang hamil, juga disebut-sebut sebagai hal yang menyebabkan kidal. Persalinan yang sulit menyebabkan bayi kekurangan oksigen di otak. “Terlalu sering USG juga dicurigai bisa menimbulkan perubahan di otak janin. Akibatnya, bayi yang dilahirkan jadi kidal,”. Demikian menurut Febiola sumber ( http://dibukasaja.blogspot.co.id/2013/04/fakta-tentang-tangan-kidal.html?m=1 )

Keseruan tersendiri  dengan tangan kidal ketika Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat binmas) Polres HSU melatih Satuan Linmas di halaman kantor Camat Sungai Tabukan Kab. HSU, Selasa (24/11/2017) 10:45 wita,

“Hormaaaaat Grak” Teriakan aba-aba yang dilontarkan dengan lantang oleh Bripka C.Sinaga didepan barisan linmas  berakhir riuh, ” ada apa gerangan ? ternyata 65 linmas yang sedang latihan PBB salah satunya meangkat tangan kiri melaksanakan penghormatan tersebut, Spontan Bripka Roby mendekati sambil tersenyum dengan bijak memberi tahu serta menjelaskan harus menggubakan tangan kanan, ketika melaksanakan penghormatan dalam barisan berbaris.

Dengan senyum lugu dan agak kaku linmas tersebut mengganti dengan tangan kanannya, sambil bersuara ” Kada tahu Komandan, ulun kebiasaaan menggawe pake tangan kiwa, (versi bhs.Banjar)   “Tidak tahu Komandan, saya terbiasaaa mengerjakan sesuatu pake tangan kiri”

Hal ini malah jadi hiburan penghilang penat para linmas disela sela keseriusan laihan PBB tersebut dan Sangkidalpun senyum-senyum tanpa malu dan dia terus melatih penghormatan dengan tangan kanannya, Alhamdulillah, akhir nya bisa,” tuturnya.

Tidak apa-apa, kita coba dan coba terus kita latihan bersama-sama biar kompak dalam pelaksanaaan PBB ini, kata Ipda Syaifullah.

Sebelumnya Sat Binmas Polres HSU dalam kegiatan  sebagai Narasumber dalam Pembinaan dan Pelatihan Satuan Linmas Se – Kab.HSU sudah dilaksanakan di semua Kecamatan dan kali ini kegiatan terakhir di Kecamatan Sungai Tabukan, dalam mana secara bergiliran di 10 Kecamatan se Kab.HSU.

Kegiatan di pimpin Ipda Syaifullah selaku Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Sat Binmas didampingi Bripka C.Sinaga Kepala Unit Pembinaan Perpolisian Masyarakat (Kanit Binpolmas) Sat Binmas dan Brigadir Robbi Utama Kepala Unit Pembinaan Keamananan Swakarsa (Kanit Binkamsa) Sat Binmas Polres HSU.

Sebelum latihan PBB dilaksanakan Ipda Syaifullah menyampaikan materi kemampuan Sat linmas berupa  tugas dan tanggung jawab linmas di Desa masing-masing, Menyampaikan tentang peran Linmas dalam keamanan ketertiban di masyarakat (kamtibmas),  Menyampaikan  bahaya paham Radikalisme dan Terorisme serta bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

Dilanjutkan tanya jawab tentang peran Linmas dalam menciptakan Kamtibmas di Desa  seandainya ada menemukan tindak pidana di Desa masalah peredaran Obat Zenit, Masyarakat yg mabuk di Desa.

Sedangkan menyampaikan meteri dan langsung latihan tentang Peraturan Baris Berbaris ( PBB ) kepada Anggota Sat Linmas dilaksanakan di halaman Kec.Sei. Tabukan Kab.HSU yg disampaikan oleh Bripka Charles Sinaga dan Brigadir Robbi Utama

Kapolres HSU, AKBP. Agus Sudaryatno, S.IK,MH  melalui KBO Sat Binmas Ipda Syaifullah mengharapkan ” Agar para Anggota Sat Linmas khususnya di kec.Sungai Tabukan dan umumnya se – Kab.HSU memiliki kemampuan dalam hal memelihara keamanan ketertibam di masyarakat masing-masing. (Polres HSU)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

4 Juta Butir Narkoba Dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan, Kamis (23/11/2017).

Dalam pemusnahan Narkoba hasil pengungkapan Diresnarkoba ini dihadiri oleh Kabidtindak BNN Provinai Kalsel, Kejaksaan Tinggi Kalsel, MUI Kalsel, Lapas Banjarmasin dan Balai POM Banjarmasin serta undangan lainnya.

Sebanyak 4.647.380 butir narkoba terdiri dari Carnophen sebanyak 3.820.000 butir, Obat Mizoral 44.970 butir, Obat Calmed 16.100 butir, Obat Trihexi Phenedyl 484.500 butir, Obat Phenoberbital 12.000 butir, Injection 240 ampul, Obat Voltaren 21.800 butir, Obat Codein 1.000 butir, Obat Diazepam 8.000 butir, Obat putih 197 butir, Obat kuning 20.000 butir, Obat Angioten 14.610 butir, dan Obat Somadril 7.400 butir, dimusnahkan di Jalan A.Yani Km.21 Banjarbaru.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Muhammad Firman, S.Ik. M.Si, yang memimpin pemusnahan barang bukti ini dalam sambutanya mengatakan pada tanggal 21 Mei 2017, Polda Kalimantan Selatan bekerjasama dengan BNNP dan Bea Cukai Banjarmasin berhasil mengungkap 4 juta butir obat keras (Zenith / Carnophen) terletak di Pelabuhan Tri Sakti Banjarmasin, kemudian dikembangkan lebih lanjut dan berhasil Polda Kalimantan Selatan bekerjasama dengan BNNP dan Bea Cukai Banjarmasin berhasil mengungkap di Kampung Melayu Darat, Banjarmasin Tengah, dan saat ini Kasus tersebut sudah P21 dan barang bukti telah dimusnahkan.

“Kemudian pada tanggal 30 Juli 2017, Polda Kalimantan Selatan telah mengungkap kasus Tindak Pidana Narkoba di Gudang Obat Jalan Cempaka dengan barang bukti 4.647.380 butir obat keras jenis daftar G ( Zenith / Carnophen), yang saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan tahap I, dan barang bukti sudah dimusnahkan. Dalam kasus ini 2 orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu MAF dan GR,” ucap Dirresnarkoba Kombes Pol Muhammad Firman, S.Ik. M.Si.

Tidak berhenti sampai disitu, Polda Kalimantan Selatan kembali mengungkap kasus tindak pidana narkoba tertanggal 8 Oktober 2017 dengan barang bukti sebanyak 7.320.000 butir obat keras (Zenith / Carnophen) berlokasi di Ruko Jalan A.Yani No.55, Kecamatan Banjarmasin Selatan, yang saat ini telah ditetapkan 4 (empat) orang sebagai tersangka yaitu : RD, M, AT, MH.

“Kasus ini masih dalam proses sidik Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan dan sudah tahap I, sementara barang bukti telah dimusnahkan pada hari Rabu tanggal 8 Nopember 2017 di Lapangan Apel Mapolda Kalsel oleh Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana yang di hadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor beserta Instansi terkait lainya,” tutur Dirresnarkoba.

Ditresnarkoba Polda Kalsel berkoordinasi dengan intensif dengan BNN Provinsi Kalsel melaksanakan beberapa kegiatan seperti Operasi ANTIK INTAN-2017 yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 18 September s/d 1 Oktober 2017, yang menyasar lokasi :

  • Operasi tempat hiburan THM wilkum Polda Kalsel, yaitu diwilayah Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.
  • Operasi / Razia perbatasan Kalsel – Kalteng jalur transportasi darat dibeberapa titik wilayah antara Kec. Anjir Muara sd Kec. Anjir Pasar, Kab. Batola.
  • Operasi jalur keluar masuk pelabuhan Trisakti (jalur transportasi laut).
  • Operasi dijalur keluar masuk wilayah Bandara Syamsuddin Noor Kalsel (jalur transportasi udara).

Sementara pengungkapan kasus menonjol Ditresnarkoba Polda Kalsel bekerjama dengan BNNP yang berhasil mengungkap Carnophen / Zenith, di dalam mobil truck NISSAN Puso dan mobil minibus LUXIO, dengan tempat kejadian perkara di Pelabuhan Trisakti dengan barang bukti sebanyak 4.000.000 butir Carnophen/Zenith, pelaku 2 (dua) orang RN dan MS. Kasus ini sudah selesai (Tahap II) penyerahan barang bukti dan tersangka.

Dirresnarkoba Polda Kalsel juga menyampaikan bahwa dari dulu Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan sampai dengan sekarang upaya penindakan baik represif ataupun penyuluhan telah dilakukan untuk mencegah masuknya peredaran Narkoba di wilayah Kalimantan Selatan salah satunya dengan mengajak MUI Kalsel dan Balai POM Banjarmasin untuk ikut serta membantu.

Penyalahgunaan Narkotika khususnya sabu di Kalsel bila dilihat kwalitasnya cukup tinggi, sehingga Kalsel boleh dikatakan merupakan daerah rawan Narkoba dan para pelaku pengedar Narkoba masih dilakukan oleh para residifis Narkoba, Direktorat Narkoba sudah memetakan para pelaku Narkoba yang ada di Banjarmasin sehingga 4 pelaku yang tertangkap di Dumai sebanyak 3,2 Kg Ditnarkoba sudah mengetahui bahwa 4 pelaku tersebut sudah keluar Banjarmasin, namun sebelum masuk ke Banjarmasin sudah ditanggap di Dumai dan termasuk juga yang tertangkap di Jogya juga pelaku dari Banjarmasin. Ini artinya bahwa Polri sudah menyelamatkan 4 juta orang dari korban Narkotika.

Dari peristiwa-peristiwa terungkapnya pengedaran Narkoba di Banjarmasin dan tertangkapnya para pelaku Narkoba diluar Banjarmasin yang berasal dari orang Banjarmasin ini artinya Ditresnarkoba Polda Kalsel tidak boleh berhenti untuk berantas terus Narkoba sehingga wilayah Kalsel tidak hanya mengatakan “No Narkoba” tetapi kita harus sepakat untuk Kalsel harus mengatakan “perang terhadap Narkoba”.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

Itwasda Polda Kalsel Lakukan Pengecekan Ranmor Dinas Bhabinkamtibmas Polres Balangan

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews.kalsel.polri.go.id,Polres Balangan – Tim dari Itwasda Polda Kalsel didampingi Kapolres dan Wakapolres Balangan melakukan pengecekan kepada seluruh ranmor dinas Bhabinkamtibmas beserta kelengkapannya,Kamis (23/11/2017).

Tim yang dipimpin oleh AKBP Heriyadi ini melakukan pengecekan dalam rangka wasrik tahap II yang dilakukan oleh Itwasda Polda Kalsel untuk kemudian dilaporkan kembali ke Mabes Polri.

Seluruh ranmor dinas beserta personel yang memegang ranmor dinas tersebut dikumpulkan di halaman mako Polres Balangan untuk kemudian diperiksa kelengkapannya hingga angka jarak kilometer ranmor tersebut.

Dari pemeriksaan itu bisa diketahui mana anggota bhabinkamtibmas yang aktif maupun mana anggota yang tidak aktif,jelas akbp heriyadi.

Selain dari itu tim dari itwasda juga menanyakan mengenai hak-hak yang seharusnya diperoleh anggota bhabinkamtibmas, sudah diterima oleh anggota bhabinkamtibmas atau belum, sehingga tidak terjadi adanya temuan dalam pemeriksaan (wasrik tahap II) kali ini.

Personel bhabinkamtibmas itu salah satu tugas nya banyak terjun ke masyarakat dalam melakukan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat,jadi jangan sampai hak-hak mereka tidak terpenuhi atau diserahkan secara menyeluruh,” kata AKBP Heriyadi.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Yudha

23/11/2017 0 komentar-komentar

Pelaku Penipuan atau Penggelapan di Balangan Dilimpahkan ke Lapas

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews.kalsel.polri.go.id Polres Balangan – Meningkatkan pelayanan khususnya dibidang penyidikan, unit Reskrim Polsek Paringin melakukan pelimpahan berkas perkara, Senin tanggal 20 Nopember 2017 pukul 13.00 Wita.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) Perkara tindak pidana penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 378 KUHP sub pasal 372 KUHP dengan terduga pelaku adalah AD alias Udin Junga (35).

Tersangka AD di jemput di Rutan kelas II Tanjung kab. Tabalong selanjutnya dipindahkan ke lembaga permasyarakatan Amuntai dengan didampingi oleh petugas lapas Tanjung.

Kegiatan pelimpahan tersangka kepada pihak JPU di laksanakan di lembaga permasyarakatan Amuntai oleh Brigadir Jamaluddin.

Kapolres Balangan AKBP. Moh. Zamroni, S.iK melalui Kapolsek Paringin Iptu Cahyo Budi Widodo membenarkan kegiatan personel unit reskrimnya, “Dinyatakan lengkap berkas Udin Junga terduga pelaku penipuan atau penggelapan, terduga pelaku dikirim ke LP Amuntai,” ucapnya.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Yudha

23/11/2017 0 komentar-komentar

Biddokkes Polda Kalsel Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Personel Polri

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bidang Kedokteran dan Kesehatan melalui Subbidkespol Bid Yankes terus berupaya menjaga kesehatan para personel Polri, dengan melaksanakan Kesehatan Keliling (Kesling) ke Polsek-Polsek Garnizun diantaranya Polsek Banjarmasin Barat, Polsek KPL, Satpolair Polresta Banjarmasin.

Tiga anggota Dokkes yakni Iptu Akhmad Ridhani, Briptu Hakiem. M, dan Bripda Ervita R.D.N. melakukan pemriksaan berupa Tensi, Konseling, dan pemberian Vitamin kepada para personel Polri.

Dalam giat ini 13 personel Polsek Banjarmasin Barat, 9 personel Polsek KPL dan 6 personel Satpolair Polresta Banjarmasin dilakukan pemeriksaan kesehatannya.

Para personel yang dilakukan pemeriksaan oleh Tim Biddokkes Polda Kalsel tidak ditemukan keluhan penyakit yang dianggap menonjol, namun demikian Tim Biddokkes Polda Kalsel tetap memberikan saran kepada seluruh personel Polri yang diperiksa kesehatannya untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Klinik Polresta Banjarmasin sebagai FKTP dan mengikuti Program Prolanis.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

Ops Sikat Intan II 2017, Polda Kalsel Siap Berantas Kejahatan

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tiada hari tanpa melaksanakan latihan itulah semboyan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) sebelum melaksanakan kegiatan operasi. Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana diwakili Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH., memimpin Latihan Pra Operasi Sikat Intan II 2017 yang digelar di Aula Rupatama Mapolda Kalsel, Kamis (23/11/2017) pukul 08.30 wita.

Latihan Pra Operasi Kewilayahan Sikat Intan II 2017 diikuti oleh Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Binmas, Kasat Sabhara serta personel Jajaran Polda Kalimantan Selatan yang masuk dalam Sprin Operasi Sikat Intan II 2017 Polda Kalsel.

Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH., mewakili Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana saat membuka acara Latihan Pra Operasi Sikat Intan II 2017. Dalam arahannya menekankan kepada seluruh personel dalam satgas operasi agar benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya utamanya dalam hal pengungkapan kasus yang menjadi sasaran Operasi Sikat Intan II 2017 agar semua target operasi berhasil diungkap yang ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas.

Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH., Operasi ini bersifat kewilayahan, artinya seluruh Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melaksanakan Operasi Sikat tersebut secara serentak. Dengan sasaran Curat, Curas, Perampasan dengan Gendam, Penadah dan perbuatan yang meresahkan masyarakat.

Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH., saat membuka Latpraops mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan operasi tersebut adalah untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta melakukan pengungkapan kasus-kasus khususnya yang menjadi target operasi serta atensi pimpinan sehingga warga masyarakat benar-benar memperoleh jaminan keamanan dalam setiap aktivitasnya.

“Selama pelaksanaan operasi diharapkan akan mampu mengungkap kasus yang terjadi dan menanggulangi kejahatan Curas, Curat, penadah dan perampasan/gendam dengan mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen, kegiatan preventif dan represif dalam rangka menciptakan rasa aman serta memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” terang Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH.

Lebih lanjut Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH.,menekankan agar bisa pilih target yang akan diungkap, menyiapkan administrasi penyidikan serta memantapkan kembali mapping yang menjadi target operasi.

Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Budi Sapto Irwanto, SH., juga berharap melalui Operasi Sikat Intan II 2017 ini jumlah kejahatan yang ada di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan bisa terungkap.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Tinjau Proses Seleksi Dikbang Sespimmen dan Sespimma Polri TA.2018

oleh Humas Polda Kalsel 23/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memantau secara langsung setiap pelaksanaan seleksi adalah bukti Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Drs. Rachmat Mulyana bahwa setiap pelaksanaan ujian dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana yang memantau langsung tes psikologi di Kamis (23/11/2017) pagi itu, didampingi para Pejabat Utama Polda Kalimantan Selatan memberikan arahan kepada para peserta sebanyak 45 Pamen dan Pama jajaran Polda Kalimantan Selatan yang mengikuti Pembinaan Psikologi dalam rangka Persiapan menghadapi Seleksi Dikbang Sespimmen dan Sespimma Polri TA.2018, di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalimantan Selatan.

Pembinaan Psikologi (Binpsi) ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tes psikologi agar pada saat pelaksanaan tes psikologi peserta bisa lebih siap dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Dalam kesempatan Pembinaan Psikologi bagi calon peserta Sespimmen dan Sespimma Polri TA.2018 terdiri dari 3 item tes yakni Kecerdasan, Kepribadian dan Sikap kerja.

45 Pamen dan Pama jajaran Polda Kalimantan Selatan terdiri dari Sespimmen 26 orang dan Sespimma 19 orang dan kegiatan dibuka oleh Kabag Dalpers AKBP Bagus Suseno, S.I.K.

Sebagaimana diketahui Sekolah Staf dan Pimpinan tingkat Menengah (Sespimmen) Polri, merupakan lembaga pendidikan tertinggi Polri yang menyelenggarakan pendidikan calon staf dan pimpinan Polri tingkat menengah sebagai penegak hukum yang profesional, bermoral dan modern yang berwawasan kepemimpinan strategi serta memiliki komitmen kuat terhadap integritas moral sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Seorang anggota Polri yang telah menempuh pendidikan pada Sespimmen nantinya dipersiapkan untuk menjadi calon staf dan pemimpin tertinggi di lembaga Polri dan tentunya menjadi pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Untuk mewujudkan visi tersebut, seharusnya siswa Sespimmen Polri adalah para perwira Polri pilihan, yang tentunya harus mempunyai kecerdasan, kompeten di bidangnya, integritas tinggi serta memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu adalah modal dasar yang harus dimiliki oleh para pemimpin dan petinggi di Polri dan menjadi “harga mati” untuk diperjuangkan oleh lembaga Polri melalui para pelaksananya di lembaga pendidikan tersebut.

Untuk mewujudkan anggota Polri sesuai kriteria di atas, tidak terlepas dari proses seleksi yang dilaksanakan oleh Staf SDM Polri dalam rangka menjaring Perwira Polri yang pantas dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan pengembangan pada Sespimmen Polri dengan output hasil didik yang memenuhi kriteria sebagai pimpinan tingkat menengah yang memiliki kemampuan manajerial memadai.

Dengan giat Pembinaan Psikologi (Binpsi) ini diharapkan calon peserta Sespimmen dan Sespimma Polri dapat lebih siap dalam menghadapi tes yang sesungguhnya nanti pada tahun 2018.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

23/11/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 42
  • 43
  • 44
  • 45
  • 46
  • …
  • 377

Cari

Berita Terkini

  • Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
  • Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
  • Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
  • Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip