Sekilas Info
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST
Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Kapolda Kalsel Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Tunas Bangsa
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

Uncategorized

Tingkatkan Kemampuan, Personel Biddokkes Polda Kalsel Latihan SCI dan DVI

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel dalam bidang penanganan kesehatan, Biddokkes Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan Pelatihan SCI dan DVI bagi para personel Dokkes, Rabu (1/11/2017) pukul 08.00 -11.00 wita bertempat di Aula Biddokkes Polda Kalsel.

Giat Pelatihan SCI dan DVI diikuti oleh 13 personel Dokkes dengan penyampaian materi dalam bentuk pemaparan slide dan Tanya jawab oleh narasumber AKBP dr Bambang P, Sp.S (Ahli Madya)  didampingi Kompol Indarti Kompol Indarti (Kasubbiddokpol) serta Ipda Imam Hidayat (Paur DVI) dan Ipda Supriadi (Paur Doksik).

Dengan pelatihan peningkatan kemampuan bagi personel Dokkes ini diharapkan memiliki kompetensi dan integritas dalam pelaksanaan tugas Dokpol.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Polisi dan Satpol PP Berhasil Jaring 3 Pejaga Warung Remang – remang

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews.kalsel.polri.go.id, Polres Balangan – Meningkatkan keamanan di kabupaten Balangan, Satuan Sabhara Polres Balangan bekerjasama dengan Satpol PP terus melakukan kegiatan pembersihan preman dengan menyasar warung remang – remang, Selasa (31/10).

Menjamurnya warung – remang yang dapat menimbulkan kerawanan terus ditekan, dalam kegiatan yang ditingkatkan tersebut melibatkan satuan samping Satpol PP guna menegakkan Perda di kabupaten Balangan.

Meskipun tidak menemukan kerawanan kejahatan seperti kepemilikan Senjata Tajam, Narkoba maupun premanisme, namun personel berhasil mengamankan 3 orang yang tersandung kasus Tipiring (Tindak Pidana ringan),sebagaimana dimaksud dalam pasal 63 ayat (5) UU Nomor 24 tahun 2013 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan jo pasal 65 ayat (1) perda Kab. Balangan tentang perubahan atas perda kab. Balangan nomor 04 tahun 2012 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Ketiganya adalah SF (17) warga Desa Paharangan Rt 03 Kec.Daha Utara Kabupaten HSS (Kandangan), SW (37) Desa Paran Rt 01 Kecamatan Paringin kabupaten Balangan serta  HH (22) warga Desa Tungkap Kecamatan Sungkai Kabupaten Banjar.

Kasat Sabhara Polres Balangan AKP Tukiman membenarkan terjaringnya 3 orang tanpa identitas diri tersebut dalam kegiatan pemeriksaan warung – remang tersebut.

“Ketiga warga yang terjaring tanpa identitas tersebut langsung dilakukan proses Tipiring dan diberikan pembinaan untuk secepatnya memiliki KTP, ” ungkapnya.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Dirlantas Polda Kalsel Atensi Polantas Jajaran Polda Kalsel Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Operasi Kepolisian Terpusat Zebra 2017 mulai hari ini serentak dilaksanakan se-Indonesia selama 14 hari dimulai 1 November 2017 hingga 14 November 2017. Operasi Zebra ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan yang dilakukan oleh para pengendara kendaraan bermotor.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan, S.I.K., M.Si., menjelaskan, bentuk pelanggaran yang akan ditindak di antaranya muatan berlebihan, melawan arus, pemeriksaan TNKB dan pelanggaran kasat mata lainnya.

“Tujuan dilaksanakan operasi zebra untuk membangun kesadaran disiplin berlalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lantas,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan, S.I.K., M.Si.

Operasi Zebra ini, lanjut Dirlantas Polda Kalsel, bukan hanya melibatkan personel Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan saja. Namun operasi ini melibatkan keterpaduan fungsi yang ada di Kepolisian seperti Lantas, Sabhara, Provos, Intel dan lain-lain. Bahkan, operasi zebra ini dilakukan lintas sektoral melibatkan TNI, Dishub, dan Satpol PP.

Pelaksanaan penegakan hukum akan dilkasanakan dengan stasioner maupun hunting system. “Diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mendukung operasi tersebut dengan cara tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Dirlantas Polda Kalsel.

Selain itu, Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol E Zulpan, S.I.K., M.Si., juga memberikan atensi kepada para Kasat Lantas Jajaran terkait tindakan tegas dilapangan mengingat tingginya fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya dan menurunkan tingkat pelanggaran lalu lintas. “Petugas akan bertindak tegas terhadap pelaku pelanggar lalu lintas guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” tegas Dirlantas Polda Kalsel.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Pocil Polres Batola Meriahkan Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Intan 2017

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “ZEBRA INTAN 2017” serentak dilaksanakan di seluruh Kepolisian Indonesia tanpa terkecuali Polres Barito Kuala (Batola).

Sebelum pelaksanaan upacara gelar Pasukan Zebra Intan 2017 di awali dengan penampilan/peragaan Polisi Cilik Polres Batola, Rabu (1/11/2017) pukul 08.00 – 09.00 wita di halaman Mapolres Batola.

Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.SI., selaku Irup pada kesempatan tersebut melakukan pengecekan pasukan dan penyematan/pemasangan pita tanda operasi Zebra Intan 2017 kepada perwakilan dari Polres Batola, Kodim 1005 Marabahan, Satpol PP, dan Dishub Batola.

Apel Gelar Pasukan ini dihadiri AKP Volpy sebagai Perwira Upacara, IPTU Prastya Yana sebagai Komandan Upacara, Bupati Batola, Kasdim 1005 Marabahan, Kejaksaan Negeri Batola, Pengadilan Negeri Marabahan, Kadis PU Batola, Kadishub Batola, Kasat Pol PP Batola, Ketua Senkom Batola, para Pejabat Utama Polres Batola dan para Kapolsek.

Dalam amanatnya Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.SI., menyampaikan arahan dari Kakorlantas Polri untuk Anggota Polri agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya guna mengurangi jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dalam menciptakan Kamseltibcarlantas yang Mantap, Tertib dan Lancar, sekaligus juga melaksanakan Program Kapolri “POLRI PROMOTER” (Profesional, Modern, Terpercaya).

Setelah pelaksanaan upacara Gelar Pasukan dilanjutkan penyerahan  Piala Juara 3 Lomba Polisi Cilik Banua Sejajaran Kalimatan Selatan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 62 Polda Kalsel dari Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda S.I.K, M.Si, kepada Kasat Lantas AKP Winda dan pembina sekaligus pelatih PCB Polres Batola Bripka Aris Sandy. (Polres Batola)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Cegah Penyimpangan, Kapolsek Anjir Pasar Sosialisasi Penggunaan Dana Desa

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala melalui Kecamatan Anjir Pasar dan Polda Kalimantan Selatan melalui Polsek Anjir Pasar mensosialisasikan penggunaan dana desa. Sosialisasi itu agar dana desa tidak disalahgunakan oleh aparat-aparat desa.

Mengangkat tema ‘Sosialisasi MoU Kementrian PDT dan Kemendagri dengan Kapolri tentang Pengawasan Dana Desa Kecamatan Anjir Pasar Tahun 2017’, berlangsung di Aula Kecamatan Anjir Kecamatan Anjir Pasar Kabupaten Batola, Selasa (31/10/2017) sekira pukul 09.00 – 11.30 wita.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Camat Anjir Pasar Sunarno S.Sos dan didampingi Kapolsek Anjir Pasar AKP Abdul Rokhim. Selain itu  Nampak hadir dalam kegiatan tersebut para Kades se Kecamatan Anjir Pasar, para Sekdes se Kecamatan Anjir Pasar, Kanit Binmas Polsek Anjir Pasar, dan para Bhabinkamtibmas Polsek Anjir.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Anjir Pasar menyampaikan mekanisme penyaluran dana desa agar tidak ada penyelewengan, sebab saat ini Polri telah dilobatkan dalam pengawasan dana desa.

“Perlu diketahui dengan tujuan pemerintah memberikan dana desa itu kita sampaikan mekanisme penyalurannya, bagaimana penggunaannya, bagaimana melaporkannya sehingga proses peggunaan dana desa untuk masing-masing dana desa itu dilaksanakan dengan benar dan tidak ada penyimpangan. Dana desa di luar prioritas jadi pengawasan kita,” tutur Kapolsek Anjir Pasar.

Kapolsek Anjir Pasar berharap para pemimpin desa paham penggunaan dan manfaat dari dana desa supaya tidak terjadi penyimpangan. “Ke depannya harapan saya, kepala desa paham cara penggunaan (dana desa) dan tujuannya tercapai. Tidak ada penyimpangan,” ujar Kapolsek Anjir Psar. (Polres Batola)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Kembangkan Fungsi Logistik dan Keuangan, Polda Kalsel Gelar Pencerahan Bagi Para APIP

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pengelolaan logistik atau yang dikenal dengan sebutan siklus logistik yang terdiri dari perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, penghapusan, pemindahtanganan, penatausahaan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian merupakan rangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan secara berkesinambungan dengan tujuan agar dukungan logistik dapat berjalan efektif dan efisien.

Agar pelaksanaan pengelolaan logistik dapat diselenggarakan secara profesional, transparan, dan akuntabel baik di lingkungan Perusahaan, Industri maupun instansi di Indonesia maka diperlukan penerapan manajemen logistik oleh seluruh Manajemen pengemban tugas fungsi.

Untuk itu Polda Kalimantan Selatan menggelar Pencerahan Bagi Para Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Pengemban Fungsi Logistik dan Keuangan Jajaran Polda Kalsel TA.2017 bertempat di Aula Rupatama Polda Kalsel, Rabu (1/11/2017) pukul 09.00 wita.

Kegiatan yang dibuka oleh Ir Bid Ops AKBP HERIYADI, didampingi Ir Bid Bin AKBP DWI TJAHJONO, dan Narasumber BPKP Pak Asril Koto tersebut guna mengevaluasi kinerja dan logistik apakah sudah sesuai arahan atau tidak sebagai upaya meningkatkan efektifitas dan kopetensi pengemban fungsi logistik dan keuangan Jajaran Polda Kalsel.

Untuk memperluas wawasan pengetahuan terhadap peran dan fungsi APIP, pola membangun koordinasi dan komunikasi sangat diperlukan antara BPKP Perwakilan Kalsel bersama Itwasda Kalsel, para Siwas (seksi pengawasan) serta Fungsi Logistik dan Keuangan Jajaran Polda Kalsel.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Tekan Angka Lakalantas, Polda Kalsel Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Intan 2017

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan bersama seluruh jajarannya menggelar apel pasukan operasi Zebra Intan 2017 di Mapolresta Banjarmasin, Rabu (1/11/2017) pukul 08.00 wita.

Operasi Zebra dalam rangka Penegakan Hukum dalam berlalu lintas guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Mantap, Tertib dan Lancar menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di wilayah hukum Kalimantan Selatan, dan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian lalu lintas untuk menekan pelanggaran berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan. Gelar pasukan ini untuk memastikan persiapan anggota yang terlibat langsung dalam operasi yang akan berlangsung selama 14 hari terhitung dari 1 hingga 14 November mendatang.

Dalam sambutannya Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M., yang dibacakan oleh Waka Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Nasri, S.I.K. M.H menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk bisa membuat perubahan perbaikan dalam berlalu lintas pada Operasi Zebra 2017 ini.

“Operasi Zebra dari tahun ke tahun kami laksanakan. Saya harapkan semua mampu membuat getaran dan pengaruh harus ada, harus mampu menekan angka kecelakaan,” ujar Waka Polda Kalsel saat menjadi Inspektur Upacara.

Waka Polda Kalsel menegaskan bahwa kepada seluruh bawahannya untuk melaksanakan penegakkan hukum yang tegas kepada masyarakat yang memang melakukan pelanggaran.

Dalam gelar pasukan Operasi Zebra ini sendiri dihadir oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, perwakilan Jasa Marga, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan.

Waka Polda Kalsel menerangkan, tujuan gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauhmana kesiapan anggota dalam melakukan operasi Zebra Intan 2017 mendatang. Pasalnya, yang menjadi target utama dalam operasi nanti adalah pelanggar yang melakukan parkir sembarangan dibahu jalan yang menyebabkan kecelakaan dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, kelengkapan surat dalam berkendara juga menjadi perhatian dalam operasi kali ini. “Disiplin dalam berkendara itu menjadi bagian penting. Anggota juga menindak semua jenis kendaraan yang melakukan modifikasi atau tidak sesuai standar, ” ujar Waka Polda Kalsel dihadapan anggota.

Waka Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Nasri, S.I.K. M.H., menegaskan, operasi dengan sandi Zebra Intan 2017 ini diharapkan mampu menekan atau meminimalisir kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya. “Berdasarkan data angka kecelakaan pada tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian mengalami penurunan 518 kejadian (16%), dibandingkan periode yang sebelumnya tahun 2015 sejumlah 3.141 kejadian dengan jumlah korban meninggal dunia pada tahun 2016 sebanyak 649 orang yang mengalami penurunan sejumlah 129 orang atau 17% dibandingkan pada tahun 2015 sejumlah 778 orang,” terang Waka Polda Kalsel.

Sementara itu untuk jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sejumlah 356.101 dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar dan teguran sejumlah 127.112 lembar.

Apel kesiapan dalam operasi Zebra ini serentak diseluruh Kalimantan Selatan. Bahkan hingga jajaran Polres/Ta. Diharapkan dalam operasi selama 14 hari kedepan, petugas dengan sigap melakukan tindakan tegas terhadap pengendara yang melanggar. Operasi ini akan berlangsung dari 1 November sampai 14 November.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Gelar Pasukan Operasi Zebra Intan 2017 di Polres Balangan

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews.kalsel.polri.go.id, Polres Balangan – Dimulainya operasi Zebra Intan 2017 untuk wilayah Polres Balangan ditandai dengan tergelarnya Apel gelar pasukan di halaman Mapolres, Rabu tanggal 1 Nopember 2017 pukul 08.00 wita yang dipimpin langsung oleh Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.iK.

Turut hadir dalam apel gelar pasukan tersebut Bupati Balangan yang diwakil Assisten 1 Bapak Supiani, Dandim 1001/Amuntai yang diwakili Kasdim 1001/Amt Mayor Czi. Salim, Kepala kejaksaan Negeri Balangan Tommy Kristanto, Kepala Dinas perhubungan, Kepala BNN Balangan, Kasat Pol PP kab. Balangan serta Ketua MUI kab. Balangan

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh 1 peleton anggota kodim 1001/Amt, Personel Polres Balangan, 1 peleton dinas perhubungan kab. Balangan, 1 peleton anggota satpol PP, 1 peleton security perusahaan PT. Adaro Indonesia serta 1 peleton Pelajar dan PKS.

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni, S.iK dalam sambutannya membacakan sambutan Kakor Lantas Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, M.M menyebutkan bahwa, laka lantas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian mengalami penurunan 518 kejadian dibandingkan periode yang sebelumnya tahun 2015 sejumlah 3.141 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia operasi zebra tahun 2016 sejumlah 649 orang mengalami penurunan sejumlah 129 orang dibandingkan periode yang sebelumnya di tahun 2015 sejumlah 778 orang.

Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sejumlah 356.101 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar dan teguran sejumlah 127.112 lembar.

Dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut, seluruh komponen pemerintahan tidak bisa berdiam diri melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya.

“Dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas, dengan cara memberdayakan stakeholder supaya dapat diambil langkah yang komprehensif, oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas, ” Kutip Kapolres Balangan AKBP Moh. Zamroni, S.iK

Hingga pukul. 09.15 Wita, apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat ” Zebra Intan -2017″ selesai berjalan tertib aman dan lancar.

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Yudha Krisyanto

01/11/2017 0 komentar-komentar

Putus Jaringan Peredaran Narkoba, Polda Kalsel Tingkatkan Pengawasan Wilayah Perbatasan dan Pelabuhan

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tribratanews,kalsel.polri.go.id– Upaya memberantas peredaran narkoba di Kalsel,Polda Kalsel selama sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan pemutusan jaringan pengedar obat zenith/carnophen, PCC  yang sebagian besar dipasok dari Pulau Jawa.

“Kita sudah bekerjasama dengan instansi terkait seperti Bea Cukai, petugas pelabuhan serta Polda Jawa Timur dan Polda Kalimantan Tengah. Untuk menangkal agar peredaran narkoba lewat laut bisa dicegah,” kata Wakapolda Kalsel Kombes Pol Nasri SIK, usai menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri, Selasa (31/10/2017).

Dimana aliran pasokan obat terlarang yang telah dicabut izin edarnya oleh Badan POM itu diputus lewat sumber barang yang diduga dari Pulau Jawa.

“Pintu masuknya seperti pelabuhan diawasi sangat ketat, kami perintahkan semua anggota tidak boleh lengah sedikitpun. Termasuk jika ditemukan oknum aparat diduga ikut terlibat pasti akan kami tindak tegas,” ucap Wakapolda Kalsel.

Selain penegakan hukum yang terus dilakukan, Polda Kalsel  gencar melakukan upaya pencegahan. Diantaranya melalui sosialisasi Bhabinkamtibmas ke masyarakat dan pemasangan spanduk imbauan di area publik serta ke media massa baik cetak, elektronik maupun media online.

“Penegakan hukum dan pencegahan kami upayakan berjalan seimbang, dan diharapkan seluruh elemen masyarakat dan Pemda ikut sama-sama dalam pemberantasan peredaran obat Zenith itu sama halnya dengan narkotika,” tutur Wakapolda Kalsel.

Wakapolda Kalsel Kombes Pol Nasri mengungkapkan, Polda Kalsel sudah melakukan deteksi dini, meningkatkan patroli secara intensif di jalur perbatasan Kalsel-Kalteng, pelabuhan  dengan pola preventif terbatas. Aktif menggelar sweeping, razia THM, sosialisasi ke sekolah, kampus, lewat media online, broadcast, ops antik, dll.

“Polda Kalsel melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di jalur perbatasan dan pelabuhan, sehingga menghasilkan tangkapan jutaan pil jenis carnophen dan zenith. Polda Kalse juga melakukan mapping terhadap jalur dan lokasi rawan,” katanya.

Sementara Ketua BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsauli Siregar mengungkapkan, bahwa pihaknya secara massif melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke semua sektor dengan melibatkan masyarakat. “BNNP Kalsel sudah membentuk relawan dan penggiat anti narkoba disemua daerah dan wilayah perbatasan. Kita sudah melakukan rehabilitasi pecandu narkoba, terdeteksi sebanyak 794 korban 70 persen korban narkoba sudah dilakukan upaya rehabilitasi,” paparnya.

Sementara itu anggota Komisi III DPR RI Bambang Heri Purnama mengingatkan,  tokoh masyarakat dan pemda lebih berperan dalam pencegahan.

“Kalsel ini korban, kepala daerah mesti menyadari itu, ayo kita sadarkan masyarakat, karena mental orang Kalimantan akan rusak akibat Zenith dan kriminalitas jadi tinggi nantinya,” tutur Bambang.

penulis   : Anang

editor     : Hamsan

publish   : Yudha

01/11/2017 0 komentar-komentar

Komisi III DPR RI Minta Semua Elemen Masyarakat Bantu Polri Atasi Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 01/11/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ketua Tim Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa mengapresiasi kinerja Polda Kalsel atas keberhasilan membongkar sebanyak 7.320.000 butir pil carnophen/zenith senilai Rp 10.614.000.000.

“Kami mengapresiasi kinerja Polda Kalsel atas keberhasilannya menangkap pengedar narkoba serta merampas barang bukti jutaan pil ilegal. Selain itu, progress penegakan hukumnya di Kalsel sudah semakin terlihat. Tinggal kini semua elemen masyarakat Kalsel  harus membantu bersama-sama. Persoalan narkoba tanggung jawab kita bersama, bukan hanya dibebaankan kepada Polri dan BNN. Tapi pemda juga aktif, masyarakat serta semua elemen,” ujarnya, usai acara Kunker Komisi III DPR RI di Aula Mathilda Bhayangkari, Selasa (31/10/2017).

Desmond J Mahesa mengungkapkan, kunker spesifik pada reses DPR RI bulan Oktober 2017 ke Mapolda Kalsel dan Lapas Teluk Dalam difokuskan menggali informasi soal semakin maraknya kasus peredaran narkoba dan penangkapan narkoba di Kalsel dalam kurun waktu satu tahun ini.

“Kami dari Komisi III DPRD Kalsel hanya ingin mengetahui progress report penanganan dan pencegahan narkoba di Kalsel, karena memang dalam beberapa pemberitaan di media cetak dan elektronika persoalan narkoba di Kalsel seolah tanpa henti,” katanya.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, begitu banyak yang ditangkap begitu juga banyak yang mengedarkan. “Kami sebagai orang putra daerah Kalsel merasa begitu kaget. Bahkan ketika mengunjungi  Lapas Teluk Dalam penghuninya hampir 70 persen mayoritas terjerat kasus narkoba,” ungkapnya.

Komisi III DPR RI, lanjut Desmond, hanya ingin mengetahui langkah-langkah yang sudah diambil Polda Kalsel dengan BNNP Kalsel dalam mengatasi maraknya peredaran narkoba di Bumi Lambung Mangkurat dalam setahun terakhir ini.

 

Kunjungan kerja komisi yang membidangi hukum, ham dan keamanan itu disambut oleh Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana yang diwakili Waka Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Nasri, S.I.K. M.H., didampingi Irwasda Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, para Pejabat Utama Polda Kalimantan Selatan dan para Kapolres/Ta Jajaran Polda Kalimantan Selatan.

Tidak hanya dari pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI di Polda Kalimantan Selatan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2017-2018 (Bidang Hukum, HAM dan Keamanan) ini turut hadir juga Kepala BNNP Kalsel Drs Marsauli Siregar, SH, beserta Jajarannya.

Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI ini guna melihat dari dekat penanganan kasus-kasus yang ditangani oleh pihak Kepolisian, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta BNNP, khususnya kasus narkoba yang saat ini semakin marak peredaran dan penggunaannya.

Terlebih di Kalimantan Selatan, baik pihak Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BNNP khususnya Polda Kalimantan Selatan saat ini semakain intens dan gencar-gencarnya memberantas peredaran narkoba serta menindak tegas pelaku pengedaran narkoba maupun obat-obatan terlarang daftar G seperti carnophen/zenith dan PCC.

Komisi III DPR-RI tiba di Polda Kalimantan Selatan pukul 14.00 wita, mereka yang ada dalam rombongan yakni H. Desmond Junaidi Mahesa. S.H., M.H., Drs. H. Bambang Heri Purnama, S.T. M.H., Drs. H. Hasrul Azwar, MM, H. TB. Soenmandjaja, Drs. Wenny Warouw, H. Aboe Bakar Al-Habsyi, SE., Ir. H. Tifatul Sembiring, H. Abdul W Dalimunte S.H., Masinton Pasaribuan, S.H., Drs. Ahmad Basarah, M.H.

 

penulis   : Anang

editor      : Hamsan

publish   : Yudha

 

01/11/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 62
  • 63
  • 64
  • 65
  • 66
  • …
  • 377

Cari

Berita Terkini

  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
  • Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
  • Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
  • Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
  • Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip