Hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2017, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menindak 20 kendaraan yang terbukti melanggar pada Kamis (2/11/2017). Operasi tersebut digelar di Jalan Pramuka, tepat depan perumahan PDAM. “Anggota yang dilibatkan sebanyak 34 personel,” kata AKBP LiLik Listiono, SiK., didampingi AKBP Afri Darmawan, SiK, MH., dan Satgas Ban Ops.
“Dari 20 kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 yang terjaring dalam Operasi Zebra 2017 di hari kedua ini terdiri dari 16 tilang surat, 3 unit R2, 1 unit R4 .,” ucap AKBP Afri Darmawan, SiK, MH.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan S.I.K. M.Si., menegaskan kepada jajarannya untuk melakukan penindakan tegas yang tepat sasaran.
“Langkah implementasi tentunya anggota Polantas melaksanakan operasi ini benar tepat sasaran sebagaimana kita berikan pelanggaran tertentu saja fokus disitu,” ujar Dir Lantas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan S.I.K. M.Si.
Lebih jauh, Dir Lantas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan S.I.K. M.Si., menjelaskan jenis-jenis pelanggaran yang akan ditindak pada Operasi Zebra Gatarin 2017. Pelanggaran pertama adalah yang berpotensi membuat kecelakaan.
“Ini paling utama, seperti lawan arus, menerobos lampu merah, berbonceng lebih, bermuatan lebih, kemudian tidak pake safety belt dan helm, serta tidak dilengkapi surat –surat dalam berkendara,” jelas Dir Lantas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol E Zulpan S.I.K. M.Si.
Pelanggaran lain yang akan ditindak adalah yang saat ini mendapatkan sorotan tajam dari polisi yakni pemakaian rotator, strobo, sirine pada kendaraan pribadi.
Operasi Zebra Intan 2017 adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh kepolisian lalu lintas untuk menekan pelanggaran berlalu lintas dan meminimalisir angka kecelakaan.
Untuk tahun ini, Operasi Zebra Intan 2017 bertajuk, ‘Penegakkan Hukum dalam Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Mantap, Tertib dan Lancar menjelang Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018” di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan’.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto