Serunya Sat Binmas Polres HSU Bertemu Tangan Kidal Ketika Penghormatan Dalam PBB

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Tangan Kidal, Sebagian orang mungkin bertanya-tanya dan heran atau bahkan takjub ketika melihat orang lain menggunakan tangan kiri ketika beraktivitas, atau melakukan kegiatan tangan yang berat. Kebiasaan ini disebut juga dengan istilah kidal, suatu kebiasaan lebih dominan menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, seperti menulis, makan, atau melakukan pekerjaan yang berat menggunakan tangan, menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang-orang kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka malah menganggap kidal adalah sebuah keunikan.

Berikut beberapa hal tentang kidal:

Ada yang mengatakan bahwa penyebab kebiasaan kidal adalah karena di USG

Sampai saat ini, belum ada  dokter atau ilmuwan yang mengerti pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.

Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi bila otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.

“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” Mbak Febi (ini panggilan akrabnya) menjelaskan.

Apa penyebabnya? Bisa jadi karena faktor lingkungan, kalau seorang anak memang dibiasakan pakai tangan kiri dari kecil, atau bisa juga karena faktor genetis. “Kalau di satu keluarga ada yang kidal, kemungkinan ada anggota keluarga lain yang akan kidal juga. Misalnya anaknya, atau keponakannya,” ujar psikolog yang juga kidal ini.

Ibu yang melewati proses melahirkan yang sulit, dan yang terlalu sering melakukan USG saat sedang hamil, juga disebut-sebut sebagai hal yang menyebabkan kidal. Persalinan yang sulit menyebabkan bayi kekurangan oksigen di otak. “Terlalu sering USG juga dicurigai bisa menimbulkan perubahan di otak janin. Akibatnya, bayi yang dilahirkan jadi kidal,”. Demikian menurut Febiola sumber ( http://dibukasaja.blogspot.co.id/2013/04/fakta-tentang-tangan-kidal.html?m=1 )

Keseruan tersendiri  dengan tangan kidal ketika Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat binmas) Polres HSU melatih Satuan Linmas di halaman kantor Camat Sungai Tabukan Kab. HSU, Selasa (24/11/2017) 10:45 wita,

“Hormaaaaat Grak” Teriakan aba-aba yang dilontarkan dengan lantang oleh Bripka C.Sinaga didepan barisan linmas  berakhir riuh, ” ada apa gerangan ? ternyata 65 linmas yang sedang latihan PBB salah satunya meangkat tangan kiri melaksanakan penghormatan tersebut, Spontan Bripka Roby mendekati sambil tersenyum dengan bijak memberi tahu serta menjelaskan harus menggubakan tangan kanan, ketika melaksanakan penghormatan dalam barisan berbaris.

Dengan senyum lugu dan agak kaku linmas tersebut mengganti dengan tangan kanannya, sambil bersuara ” Kada tahu Komandan, ulun kebiasaaan menggawe pake tangan kiwa, (versi bhs.Banjar)   “Tidak tahu Komandan, saya terbiasaaa mengerjakan sesuatu pake tangan kiri”

Hal ini malah jadi hiburan penghilang penat para linmas disela sela keseriusan laihan PBB tersebut dan Sangkidalpun senyum-senyum tanpa malu dan dia terus melatih penghormatan dengan tangan kanannya, Alhamdulillah, akhir nya bisa,” tuturnya.

Tidak apa-apa, kita coba dan coba terus kita latihan bersama-sama biar kompak dalam pelaksanaaan PBB ini, kata Ipda Syaifullah.

Sebelumnya Sat Binmas Polres HSU dalam kegiatan  sebagai Narasumber dalam Pembinaan dan Pelatihan Satuan Linmas Se – Kab.HSU sudah dilaksanakan di semua Kecamatan dan kali ini kegiatan terakhir di Kecamatan Sungai Tabukan, dalam mana secara bergiliran di 10 Kecamatan se Kab.HSU.

Kegiatan di pimpin Ipda Syaifullah selaku Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Sat Binmas didampingi Bripka C.Sinaga Kepala Unit Pembinaan Perpolisian Masyarakat (Kanit Binpolmas) Sat Binmas dan Brigadir Robbi Utama Kepala Unit Pembinaan Keamananan Swakarsa (Kanit Binkamsa) Sat Binmas Polres HSU.

Sebelum latihan PBB dilaksanakan Ipda Syaifullah menyampaikan materi kemampuan Sat linmas berupa  tugas dan tanggung jawab linmas di Desa masing-masing, Menyampaikan tentang peran Linmas dalam keamanan ketertiban di masyarakat (kamtibmas),  Menyampaikan  bahaya paham Radikalisme dan Terorisme serta bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

Dilanjutkan tanya jawab tentang peran Linmas dalam menciptakan Kamtibmas di Desa  seandainya ada menemukan tindak pidana di Desa masalah peredaran Obat Zenit, Masyarakat yg mabuk di Desa.

Sedangkan menyampaikan meteri dan langsung latihan tentang Peraturan Baris Berbaris ( PBB ) kepada Anggota Sat Linmas dilaksanakan di halaman Kec.Sei. Tabukan Kab.HSU yg disampaikan oleh Bripka Charles Sinaga dan Brigadir Robbi Utama

Kapolres HSU, AKBP. Agus Sudaryatno, S.IK,MH  melalui KBO Sat Binmas Ipda Syaifullah mengharapkan ” Agar para Anggota Sat Linmas khususnya di kec.Sungai Tabukan dan umumnya se – Kab.HSU memiliki kemampuan dalam hal memelihara keamanan ketertibam di masyarakat masing-masing. (Polres HSU)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar