Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelenggarakan acara Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64 tahun 2019 yang mengambil tema “Dengan Semangat Promoter, Korlantas Polri Mengoptimalkan Pelayanan Lalu Lintas Berbasis Teknologi Informasi Guna Mendukung Program Road Safety”, bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (27/9/2019) pukul 08.00 wita.
Acara yang dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si., Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin, MH., para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Rinny Yazid Fanani, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Triana Aneka Pristafuddin beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, dan Kasat Lantas Jajaran Polda Kalsel, Danrem 101/Antasari Kolonel Inf M. Syech Ismed, SE, M. Han., Danlanal Banjarmasin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Komisi 3 DPRD Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, SKPD Provinsi Kalsel, Ka Kanwil BRI Kalselteng, Main Dealer serta para tamu undangan lainnya tersebut juga dilakukan pemberian piagam penghargaan kepada anggota Polri yang berprestasi di bidang lalu lintas, serta piagam penghargaan dan piala kepada pemenang Duta Lalu Lintas Polda Kalsel.
Ditlantas Polda Kalsel sebagai abdi masyarakat dalam pelayanan lalu lintas akan terus berusaha meningkatkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat pengguna lalu lintas. Sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman di era revolusi industri 4.0 maka Ditlantas Polda Kalsel terus melakukan inovasi-inovasi guna meningkatkan layanan masyarakat di bidang lalu lintas, sehingga diharapkan dapat terus meningkatkan Road Safety bagi kalangan masyarakat luas pengguna lalu lintas.
Untuk itu dalam acara HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-64 ini, Ditlantas Polda Kalsel meluncurkan 4 (empat) program lalu lintas berbasis IT diantaranya adalah adalah E-TLE, Ditlantas Mobile, Delevery Tilang dan Salamatakan Kakanakan Banua (SKB).
Aplikasi E-TLE yaitu penegakan hukum dengan menggunakan CCTV yang dipasang di berbagai jalan-jalan protokol pelanggaran itu menyangkut pelanggaran marka parkir sembarangan atau melanggar kecepatan dan sebagainya.
Ditlantas Mobile yakni aplikasi perihal pelayanan kendaraan meliputi Pajak, Pengecekan BPKB yang cukup melalui telepon karena sudah bisa diakses terkait perkembangan kendaraan seperti menyangkut mutasi kendaraan, perpanjangan, rubah bentuk, ganti nama, ganti warna dan sebagainya. Termasuk juga dalam transaksi kendaraan masyarakat juga dapat mengecek keabsahan kendaraan apakah betul nomor polisi, nomor rangka kendaraan tersebut telah sesuai dan bukan hasil dari kejahatan.
Kemudian Delevery Tilang adalah para pelanggar yang sudah membayar denda di Bank bisa memberitahukan untuk barang bukti yang disita oleh petugas untuk dikembalikan, sehingga petugas akan mengembalikan barang bukti yang disita ke rumah masing-masing.
Terakhir ada program Salamatakan Kakanakan Banua (SKB) yaitu program kerjasama antara Lalu lintas dengan Pendidikan Nasional termasuk juga kepedulian orang tua untuk tidak mengijinkan anak-anak yang masih dibawah umur menggunakan kendaraan agar kecelakaan yang berakibat fatal tidak terjadi pada tahun-tahun yang akan datang. “Bukan karena kita tidak sayang tapi justru kita sangat sayang untuk itu sebagai orang tua kita harus lebih peduli dengan keselamatan berlalu lintas melalui disiplin berlalu lintas salah satunya melarang anak-anak dibawah umur berkendara,” ucap Kapolda Kalsel.
Kapolda mengatakan, melalui beberapa program yang saat ini dilounching semoga dapat menjadi bagian dari komitmen bersama menjadikan polisi lalu lintas Polda Kalsel semakin baik kedepannya dan tentu saja dengan harapan seluruh warga Banua semakin mudah mengakses berbagai informasi terkait masalah lalu lintas.
Sementara itu Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto, SIK pada kesempatan yang sama mengatakan perlu peran serta seluruh elemen masyarakat khususnya para orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang saat ini melibatkan generasi milenial usia 17 hingga 35 tahun.
“Kami sangat menyadari bahwa tugas-tugas lalu lintas tidak akan bisa selesai dikerjakan oleh polisi lalu lintas sendiri tetapi seluruh elemen masyarakat dan pihak sekolah bahkan yang saat ini menjadi korban kecelakaan lalu lintas cukup banyak oleh karena itu pada acara hari Lalu Lintas Bhayangkari kali ini kami juga melibatkan banyak anak-anak kemudian pelajar dan juga Pemuda,” ucap Dirlantas.
Lebih lanjut dikatakan, kita sebagai orang tua dari milenial maka sudah sepatutnya kita juga memahami bagaimana generasi milenial itu sehingga kita bisa mengantarkan untuk menjemput masa depannya menjadi generasi generasi penerus bangsa.
Dirlantas juga menuturkan sebelum Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini, Ditlantas Polda Kalsel juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan diantaranya Khitanan Gratis, Bakti Sosial, Anjangsana, Olahraga Bersama, Lomba inovasi pelayanan publik, Lomba pembuatan video pendek, dan Lomba pemilihan Duta Lalu Lintas.
“Semoga kegiatan ini nanti bisa terus kita kembangkan di dalam rangka meningkatkan sinergitas TNI-Polri, Elemen masyarakat dan seluruh generasi milenial yang tentunya pada ujungnya adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan korban,” tutup Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Muji Ediyanto, SIK.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto