Bhayangkari Kalsel Berikan Vaksin Difteri Pada Siswa Siswi TK 07 Barabai dan TK 08 Kambat Utara

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana bersama Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Evy Poerbo Hadijojo, dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan serta YKB Daerah Kalimantan Selatan mengadakan kunjungan kerja ke Pengurus Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Tengah (HST), Senin  (15/1/2018).

Dalam kunjungan dalam rangka Hut Yayasan Kemala Bhayangkari ke-38 Tahun 2018 ini, Bhayangkari Daerah Kalsel menyambangi TK 07 Barabai dan TK 08 Kambat Utara Kabupaten HST yang dalam kesempatan ini memberikan Sosialisasi Introduksi Vaksin Baru (MR) Meales dan Rubella serta Penyuluhan Penyakit Difteri yang dilanjutkan dengan Pemberian Vaksin Difteri kepada para para murid-murid.

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana dalam kesempatan ini mengatakan Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Difteri termasuk salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan imunisasi terhadap Difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia. Imunisasi difteri yang dikombinasikan dengan pertusis (Batuk rejan) dan tetanus ini disebut dengan imunisasi DTP.

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana menyampaikan “Untuk Ibu-Ibu Bhayangkari tetap Jaga diri menjaga kesehatan untuk anak-anaknya dan kebersihan di lingkungan rumah serta selalu mengingatkan suaminya tentang kebersihan dan kesehatan. Karena dengan hal tersebut, dapat membantu menujang kinerja suami menjadi maksimal,” kata Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

Pemberian Vaksin Difteri dengan cara disuntikan pada murid-murid TK 07 Barabai dan TK 08 Kambat Utara Kabupaten HST ini bertujuan agar generasi penerus bangsa ini tidak terkena penyakit Difteri di cuaca yang sulit ditebak saat ini yang memudahkan untuk terserang banyak penyakit termasuk Difteri.

“Penyakit ini menular dan termasuk infeksi yang dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani, karena Difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae,” terang Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar