Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu.
Untuk mencegah Penyakit Stroke polda Kalimantan Seletan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) memberikan pengetahuan kepada para personel Polres Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (24/10/2017) bertempat di Aula Tribrata Polres Banjar.
Dalam kesempatan tersebut AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho dan drg Eliya menjadi narasumber dengan memberikan materi mengenai Pencegahan Penyakit Stroke dan Pengetahuan Kesehetan Gigi dan Mulut yang dihadiri para Kabag, Kasat dan personel Polres Banjar hingga kegiatan berjalan dengan lancar.
“Penyakit-penyakit gigi dan mulut dapat menjadi sumber infeksi (fokus infeksi) dan menyebar ke organ tubuh vital lain. Sebagai contoh penyakit gusi dapat meningkatkan risiko stroke pada lebih dari 50% penderita usia 25-54 tahun, risiko fatal dari penyakit jantung adalah dua kali lebih tinggi pada penderita gusi parah,” kata AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho .
AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho menambahkan, penyakit gigi dan mulut merupakan yang tertinggi keenam yang dikeluhkan masyarakat Indonesia dan penyakit dengan peringkat keempat termahal dalam perawatannya.
Menurut AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho, penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita adalah penyakit jaringan penyangga gigi (radang gusi) dan karies (gigi berlubang) serta halitosis (bau mulut), yang semuanya berkaitan erat dengan perilaku membersihkan gigi dan mulut keseharian.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto