Sekilas Info
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres
Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Bapokting di Pasar Kalindo Banjarmasin
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Diawal Ramadhan
Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Aman, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kalindo
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Polisi Kita

Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama OKP Cipayung Plus Kalsel, Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menggelar acara buka puasa bersama dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Intelkam Polda Kalsel dipimpin Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini berlangsung di Kalimantan Ballroom, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, pada Senin (23/2/2026) yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog konstruktif antara pihak kepolisian dan generasi muda.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam sambutannya Kapolda Kalsel menekankan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa serta pentingnya sinergi dengan Polri.

Kapolda mengapresiasi peran vital mahasiswa dalam setiap momentum perubahan sejarah bangsa. Menurutnya, generasi muda, terutama mahasiswa, memiliki energi besar berupa idealisme, keberanian, dan daya kritis yang mampu mendorong perbaikan dalam kehidupan bernegara.

“Kritik yang membangun harus dilandasi oleh keilmuan, data akurat, analisis objektif, dan argumentasi kuat. Bukan sekadar reaksi, tetapi kontribusi yang bermakna bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Menyikapi hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban. Unjuk rasa atau demonstrasi yang dijamin Undang-Undang harus dilakukan dengan menaati aturan, prosedur, dan etika yang berlaku.

“Beraspirasi boleh, bahkan harus. Namun, lakukan dengan tegas dan tertib, keras namun santun. Tujuannya adalah perbaikan, bukan kekacauan,” pesan Kapolda Kalsel.

Kapolda menegaskan bahwa Polri memandang mahasiswa sebagai mitra strategis, bukan pihak yang berseberangan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Beliau menjelaskan bahwa personel Polri hadir untuk menjamin keamanan aksi dan siap memfasilitasi audiensi agar aspirasi mahasiswa sampai kepada pengambil kebijakan.

“Koordinasi yang baik sangat krusial untuk meminimalisir potensi gesekan. Komunikasi adalah kunci agar dinamika di lapangan tetap kondusif,” imbuhnya.

Di hadapan para mahasiswa, Kapolda menyampaikan komitmen Polri untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang lebih humanis. Ia mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan dialog dan “kepala dingin” dalam membahas setiap persoalan atau perbedaan.

“Fokus utama kita bersama adalah menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan harmonis. Silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang berperan aktif membantu jamaah dalam perhelatan Haul Abah Guru Sekumpul. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Selain itu, secara simbolis diserahkan pula tali asih kepada perwakilan panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap sesama.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan diskusi interaktif antara Kapolda dan para mahasiswa. Diharapkan sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalsel yang aman, damai, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Kalsel dan Guru Besar UIN Banjarmasin Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari, AZ, MA., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Para Ketua OKP Cipayung Plus Provinsi Kalsel, Ketua IMM Kalsel, Ketua Presidium PMKRI Banjarmasin, Ketua HIKMAHBUDHI, Ketua GMNI, Ketua KMHDI, Ketua GMKI, Ketua KAMMI, Mahasiswa Politeknik Unggulan Kalimantan Banjarmasin dan Mahasiswa Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Ramadhan 1447 H

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Apel Polda Kalsel, Kota Banjarbaru, Senin (23/2/2026) pagi.

Apel yang digelar tersebut diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Kalsel. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama umat Muslim menjalankan ibadah puasa.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel bahwa apel ini merupakan langkah antisipatif dini. “Apel Kesiapsiagaan ini digelar untuk menjaga situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan, sehingga pelaksanaan ibadah di Kalimantan Selatan ini dapat berjalan khusyuk dan tertib,” ujarnya.

Dalam arahannya, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan bahwa Ramadhan tahun ini, pihaknya mencatat sejumlah kejadian yang menjadi perhatian serius. Beberapa di antaranya adalah keberhasilan pengungkapan 30 kilogram narkoba jenis sabu-sabu, penangkapan pelaku tawuran, serta laporan adanya tiga korban jiwa akibat balapan liar yang terjadi selama bulan puasa.

“Untuk itu, perlu dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan bersama guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Selatan,” tegas Kapolda di hadapan para peserta apel.

Orang nomor satu di Polda Kalsel ini juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Ia berharap selama bulan penuh berkah ini, tidak terjadi lagi gangguan keamanan yang menonjol.

“Mari kita bersama menjaga situasi kamtibmas yang ada di Banua tercinta. Jaga ketertiban agar ibadah kita semua tetap khusyuk,” pinta Kapolda.

Lebih lanjut, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyambut baik kehadiran para tokoh agama dalam apel tersebut. Ia menilai peran para ulama dan umara sangat strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kalimantan Selatan adalah wilayah yang religius. Dengan hadirnya para tokoh agama, kami berharap mereka dapat berperan serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas bersama TNI, Polri, dan ASN. Kepada para Umara, kami harap dapat terus memberikan himbauan kepada masyarakat,” harapnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi simbol komitmen aparat keamanan di Kalimantan Selatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bapokting di Pasaran

oleh Humas Polda Kalsel 23/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Awal bulan Ramadhan 1447 H, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Antasari Banjarmasin, Senin (23/2/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Tim Satgas Pangan menyusuri area pasar dan berkomunikasi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, berikut harga dan kondisi stok berbagai komoditas:

Komoditas dengan Harga Stabil/Menurun:

· Beras Premium: Rp15.400 per kg (sesuai Harga Eceran Tertinggi/HET), stok aman.
· Beras Medium: Rp12.000 – Rp14.000 per kg (di bawah HET), stok aman.
· Cabai Keriting: Rp35.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Merah: Rp35.000 – Rp36.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Putih: Rp35.000 – Rp40.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Daging Sapi: Rp140.000 per kg (sesuai HET), stok aman. Pedagang tidak menjual daging sapi beku.

Komoditas dengan Harga Mengalami Kenaikan:

· Cabai Rawit Merah: Rp80.000 – Rp85.000 per kg (di atas HET), stok tergolong aman.
· Daging Ayam Ras: Rp42.000 – Rp44.000 per kg (di atas HET). Tim menemukan stok berkurang, dan harga beli dari distributor juga tercatat tinggi.
· Gula Pasir: Rp18.000 per kg (di atas HET), stok aman.
· Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp18.000 per liter (di atas HET), stok aman.
· Kedelai: Rp14.000 per kg (di atas HET), stok aman.

Menanggapi temuan di lapangan, AKP Hotman Mangasi Purba menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Bulog, untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, terutama pada komoditas yang harganya berada di atas HET.

“Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual dengan harga wajar. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pasokan aman dan harga terkendali selama Ramadhan,” ujar AKP Hotman.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor pangan, serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

23/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Stok Bapokting di Lotte Mart Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 22/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satgas Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pengecekan serta pemantauan rutin terkait harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di pusat perbelanjaan Lotte Mart Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., didampingi Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak melampaui ketentuan pemerintah serta mengantisipasi potensi kelangkaan stok yang dapat meresahkan masyarakat. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah catatan terkait harga dan pasokan komoditas.

Untuk beras premium, harga tercatat sebesar Rp15.400 per kilogram, yang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, stok beras premium terpantau sedikit berkurang akibat adanya keterlambatan pengiriman dari supplier. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp72.900 per kilogram, berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), meskipun stoknya masih tergolong aman.

Komoditas telur ayam ras dibanderol Rp29.800 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman, sedangkan daging ayam ras justru berada di bawah HAP, yakni Rp38.000 per kilogram, dan stoknya pun aman. Untuk bawang merah, harga tercatat Rp71.900 per kilogram (di atas HAP), namun stok masih aman. Bawang putih dijual Rp39.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman.

Sementara itu, daging sapi dipatok Rp130.000 per kilogram (sesuai HAP), namun pihak Lotte Mart mengonfirmasi tidak lagi menjual daging sapi beku. Adapun gula pasir dijual seharga Rp17.500 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman.

AKP Krismandra menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan setiap harinya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama saat momen Ramadhan ini yang berpotensi memicu lonjakan permintaan. “Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dan mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak dan tidak panik,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan Polda Kalsel, diharapkan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin, tetap terkendali dan masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya dengan harga yang wajar.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

22/02/2026 0 komentar-komentar

Awal Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Gencarkan Pantau Harga Beras dan Bapokting

oleh Humas Polda Kalsel 21/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas Pangan Polda Kalimantan Selatan gencar melaksanakan pengecekan dan pemantauan harga beras serta bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Tradisional.

Kali ini Sabtu (21/2/2026) pagi, pengecekan dilakukan di Pasar Antasari yang dipimpin oleh AKP Sufian Noor, S.E., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar N, S.H., M.M., serta Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan dilakukan guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di awal bulan Ramadan, serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.

Dari hasil pengecekan, diperoleh data sebagai berikut:
– Beras Premium: Rp16.400/kg (di atas HET).
Stok beras premium sedikit berkurang akibat keterlambatan pasokan dari supplier.
– Beras Medium: Rp11.000–Rp13.000/kg (di bawah HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Keriting: Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Rawit Merah: Rp80.000–Rp85.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.
– Telur Ayam Ras: Rp30.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Ayam Ras: Rp30.000–Rp31.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Merah: Rp35.000–Rp36.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Putih: Rp39.000–Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Sapi: Rp145.000/kg (sesuai HET)
Untuk stok daging sapi, pedagang saat ini tidak lagi menjual daging beku.
– Gula Pasir: Rp17.500/kg (sesuai HET)
Stok tergolong aman.
– Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp15.700/liter (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Kacang Kedelai: Rp14.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.

Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan monitoring secara berkala selama bulan Ramadan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan tenang.

Sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/02/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Gelar FGD Akselerasi Tanah Laut Menjadi Sentra Jagung, Wujudkan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung jalannya Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Akselerasi Kabupaten Tanah Laut Menjadi Sentra Jagung Kalsel Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan yang berlangsung di Balairung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (20/2/2026) pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh puluhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Tanah Laut serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut.

FGD ini digelar di tengah kondisi darurat ketahanan pangan di tingkat provinsi. Berdasarkan data yang dipaparkan, produksi jagung Kalimantan Selatan saat ini baru mencapai 130.000 ton per tahun, sementara kebutuhan riil masyarakat dan industri mencapai 325.000 ton per tahun. Artinya, Kalsel masih mengalami defisit hingga 195.000 ton.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel mengajak untuk bergerak cepat menutup defisit dengan optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas. Terlebih Tanah Laut memiliki modal besar untuk menjadi lumbung jagung Kalsel.

Menurut Kapolda Kalsel, Kabupaten Tanah Laut dinilai memiliki prospek strategis. Dengan luas wilayah mencapai 3.631,35 km² yang didominasi dataran rendah, daerah ini telah menjalin kerjasama dengan PT Inhutani I. Dari total lahan yang disiapkan seluas 3.700 hektare, sebanyak 700 hektare dinyatakan siap garap pada tahap awal. Potensi ini menjadi fondasi utama untuk menjadikan Bumi Tuntung Pandang sebagai episentrum jagung baru di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa peran Kepolisian tidak hanya sebatas pengawas, tetapi sebagai penggerak dan fasilitator ekosistem pertanian dari hulu ke hilir. Polda Kalsel berkomitmen untuk:

1. Menjamin distribusi pupuk subsidi tepat sasaran.
2. Menjaga stabilitas harga melalui Satgas Pangan.
3. Memfasilitasi kolaborasi dengan offtaker.
4. Memberikan kepastian hukum terkait harga berbasis kualitas.
5. Mendorong kesejahteraan petani.

FGD ini juga menyepakati sejumlah langkah taktis terintegrasi agar petani tidak berjalan sendiri:

· Masa Tanam: Penyediaan alat berat, sarana produksi, serta bantuan bibit unggul Bisi-18 secara gratis. Pengawalan ketat juga dilakukan untuk memastikan pupuk subsidi tersedia.
· Pra Panen: Pengerahan 4 unit Corn Combine (alat panen jagung) untuk efisiensi biaya panen petani.
· Pasca Panen: Adanya kepastian pembelian jagung dengan harga menguntungkan, serta fasilitasi pengeringan dan penyimpanan di gudang.
· Off Taker: Penjualan terintegrasi dengan offtaker untuk mempercepat swasembada pangan.

Sebagai strategi keberlanjutan program, Polda Kalsel juga menyiapkan skema reward atau penghargaan khusus bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Bhabinkamtibmas berprestasi yang mampu mendongkrak produktivitas di lapangan. Pendekatan kolaboratif berbasis kinerja ini diyakini akan menciptakan efek domino positif bagi peningkatan hasil panen.

Dengan sinergi antara penyuluh pertanian yang menguasai aspek teknis dan Bhabinkamtibmas yang menguasai aspek keamanan dan pembinaan masyarakat, Kapolda optimistis target akselerasi dapat tercapai.

“Kabupaten Tanah Laut kita proyeksikan sebagai sentra jagung Kalimantan Selatan. Model kolaborasi ini adalah wujud nyata dukungan kepolisian terhadap swasembada pangan nasional dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutup Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Beras dan Bahan Pokok Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan kembali melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan harga bahan pokok penting (Bapokting) di pasar tradisional. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) pagi ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., serta sejumlah personel, termasuk Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan difokuskan di Pasar Kalindo, Banjarmasin, yang merupakan salah satu sentra distribusi pangan utama di kota tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang akhir pekan dan pada momen Ramadhan, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan barang di tingkat pedagang dan konsumen.

Dari hasil pengecekan langsung terhadap sejumlah pedagang, Satgas Pangan mencatat fluktuasi harga pada beberapa komoditas. Berikut adalah daftar harga yang berhasil dihimpun di Pasar Kalindo per Jumat siang:

1. Beras Premium: Rp 15.400 – Rp 16.400 per kilogram (Terpantau di atas Harga Eceran Tertinggi/HET)
2. Beras Medium: Rp 11.000 – Rp 14.000 per kilogram (Terpantau di bawah HET)
3. Cabai Keriting: Rp 35.000 per kilogram (Sesuai Harga Acuan Pembelian/HAP)
4. Cabai Rawit Merah: Rp 90.000 per kilogram (Di atas HAP)
5. Telur Ayam Ras: Rp 30.000 per kilogram (Sesuai HAP)
6. Daging Ayam Ras: Rp 32.000 – Rp 35.000 per kilogram (Sesuai HAP)
7. Bawang Merah: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
8. Bawang Putih: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
9. Daging Sapi: Rp 135.000 – Rp 150.000 per kilogram (Di atas HAP)
10. Gula Pasir: Rp 17.500 per kilogram (Sesuai HET)
11. Minyak Goreng (Minyakita): Rp 15.700 per liter (Sesuai HET)
12. Kacang Kedelai: Rp 16.000 per kilogram (Di atas HAP)

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Ia menyoroti beberapa komoditas yang masih berada di atas ketentuan pemerintah, seperti beras premium, cabai rawit merah, daging sapi, dan kacang kedelai.

“Kami menemukan ada beberapa item yang harganya masih di atas HET atau HAP. Untuk komoditas seperti beras premium, kita akan telusuri lebih lanjut apakah ini murni karena kualitas atau ada faktor distribusi yang tidak efisien. Sementara untuk cabai rawit dan daging sapi, biasanya dipengaruhi oleh stok yang menipis,” ujar Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Meskipun ada beberapa komoditas yang harganya tinggi, ia mengapresiasi masih stabilnya harga komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur yang sesuai dengan ketentuan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk terus menjual dengan harga wajar dan tidak menimbun barang. Kepada masyarakat, kami minta untuk tidak panik dan segera laporkan jika menemukan indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” imbuhnya.

Kegiatan pemantauan berlangsung kondusif dan mendapat respons positif dari para pedagang serta pengunjung pasar. Satgas Pangan Polda Kalsel berkomitmen untuk terus hadir memastikan keamanan dan kestabilan pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Enam Tersangka Pemalsuan Dokumen Kendaraan Bermotor Diciduk Polda Kalsel, Empat Tersangka Dari Blora Jateng

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. pers menyampaikan bahwa ada 6 orang tersangka yang ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus jaringan pemalsu STNK, SKPD, Faktur, NIK dan BPKB kendaraan bermotor.

Dari 6 orang tersangka, ada 4 tersangka berasal dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedangkan 2 tersangka lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Para tersangka tersebut yakni FN yang berperan Menawarkan Jual beli Mobil yang dipasarkan melalui Postingan Facebook dan Whatsapp serta melakukan pemesanan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu.

Kemudian SF perannya sebagai Penjual Mobil yang membeli dari tersangka FN yang dijual kembali kepada para pembeli di Kotabaru Kalimantan Selatan. RY berperan sebagai Makelar / Penjalur STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan dari tersangka FN kepada tersangka BD.

Tersangka RB perannya sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. KT perannya Membantu tersangka RB membuat dan memasarkan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. Dan tersangka BD berperan sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN.

Selain menangkap 6 tersangka, sejumlah barang bukti juga turut disita yakni Ranmor R4 sebanyak 20 unit, Plat mobil terpasang 20 pasang, STNK dan SKPD kedaluarsa / mati 18.120 lembar, BPKB kadaluarsa / mati 92 buku, Laptop 5 unit, Printer 3 unit, Stiker Hologram STNK 135 buah.

Cap stempel 39 buah, Cairan pengangkat tulisan dikertas 3 kaleng, Plastik STNK 82 lembar, Kertas HVS untuk SKPD palsu 15 pack, Lampu UV (Ultraviolet)2 buah, Amplop coklat 100 lembar, Bayclin (pemutih) 2 botol, Flashdisk 3 buah, Buku Tabungan Bank BCA 2 buah, Buku Tabungan Bank BRI 3 buah, Kartu ATM BCA 5 buah, Kartu ATM BNI 1 buah, Kartu ATM BRI 1 buah, Kartu ATM Mandiri 1 buah, dan Barang lainnya 80 buah.

Kapolda menjelaskan, modus operandi yang dipakai oleh para tersangka yaitu membeli kendaraan yang macet kreditnya kemudian dijual melalui Facebook dan grup Whatsapp, kemudian diterbitkan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu.

Dari pembuatan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu yang dilakukan oleh tersangka, diperoleh keuntungan hingga Rp.100.000.000,- perbulan, untuk pembuatan Notice pajak Rp.20.800.000,- perbulan, dan STNK Rp.12.000.000,- perbulan.

Para tersangka telah menjalankan aksinya mulai sejak tahun 2017 dengan wilayah operasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., menerangkan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan bahwa adanya pemalsuan STNK, BPKB saat pelapor melakukan pembayaran pajak yang diketahui bahwa pajak sudah terblokir.

Berdasarkan hal tersebut, Dit Reskrimum Polda Kalsel kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengakuan tersangka yang telah diamankan, kemudian ditangkap tersangka lainnya diwilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka mematok biaya Rp.800.000,- untuk pajak, sedangkan untuk BPKB dipatok dengan biaya Rp.4.000.000,-,” terang Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 19/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) langsung tancap gas melakukan pengecekan dan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Antasari, Banjarmasin, Kamis (19/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan tetap terjaga selama bulan puasa, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi gejolak harga.

Dalam sidak yang dilakukan langsung ke lapak para pedagang, Tim Satgas Pangan AKP Hotman Mangasi Purba, S.H. didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K. Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. mencatat sejumlah fluktuasi harga. Beberapa komoditas terpantau stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, namun tidak sedikit pula yang masih berada di atas ambang batas.

Dari hasil pemantauan di lokasi, komoditas beras premium masih menjadi perhatian. Harga beras premium di Pasar Antasari tembus di angka Rp.16.400 per kilogram, melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp.15.400 per kg. Sementara itu, beras medium justru berada di bawah HET, yakni berkisar antara Rp.11.000 hingga Rp.13.000 per kg, di mana HET-nya adalah Rp.14.000 per kg.

Komoditas cabai rawit merah mencatatkan kenaikan paling signifikan. Harga cabai rawit merah melonjak hingga berada di kisaran Rp.80.000 hingga Rp.85.000 per kilogram, jauh di atas HET yang hanya berkisar Rp.40.000 hingga Rp.57.000 per kg. Kondisi berbeda terjadi pada cabai keriting yang masih dalam batas wajar di angka Rp.40.000 per kg.

Sementara itu, harga kedelai juga terpantau di atas HET. Kedelai dijual dengan harga Rp.14.000 per kg, sementara HET-nya berada di angka Rp.11.500 per kg.

Sementara itu, sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya justru terpantau stabil dan sesuai dengan ketentuan. Harga daging ayam ras tercatat Rp.30.000 hingga Rp31.000 per kg, masih di bawah HET Rp.40.000 per kg. Telur ayam ras juga stabil di harga Rp.30.000 per kg, sesuai dengan HET.

Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual dengan harga Rp35.000 hingga Rp.36.000 per kg (HET Rp.36.500 – Rp.41.500), dan bawang putih di angka Rp39.000 hingga Rp40.000 per kg (HET Rp.38.000 – Rp.40.000), keduanya masih dalam kategori wajar.

Komoditas lain seperti gula pasir dan Minyak goreng rakyat (MinyakKita) juga terpantau stabil sesuai HET, masing-masing di angka Rp.17.500 per kg dan Rp.15.700 per liter.

Namun, untuk daging sapi, meski secara harga jual di pasar berada di angka Rp.145.000 per kg, angka ini tercatat sedikit di atas batas atas HET yang ditetapkan yakni Rp.140.000 per kg.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama bulan Ramadhan.

“Hari pertama puasa ini kita turun langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan dan kenaikan harga yang tidak wajar. Dari hasil cek di Pasar Antasari, secara umum stok aman. Namun ada beberapa komoditas seperti beras premium, cabai rawit, dan kedelai yang harganya masih di atas HET. Ini akan kita koordinasikan dengan instansi terkait untuk mencari solusi, seperti menggelar operasi pasar jika diperlukan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying.

“Kami imbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Stok pangan di Kalsel Insya Allah aman selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” pungkas Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

19/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Apresiasi Petugas Pengamanan dan Masyarakat Atas Kelancaran Haul Ke-6 Guru Zuhdi

oleh Humas Polda Kalsel 16/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menerjunkan pasukan gabungan dalam jumlah besar untuk mengamankan jalannya peringatan Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannoor atau yang akrab disapa Guru Zuhdi, pada Sabtu (14/2/2026) malam. Acara yang berpusat di kawasan Kubah Abah Haji, Kompleks Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin ini dipadati sekitar 1,2 juta jemaah dari berbagai daerah.

Operasi pengamanan skala besar ini melibatkan 859 personel gabungan. Jumlah ini merupakan hasil kompilasi dari pernyataan resmi Polda Kalsel sebelumnya yang menyebutkan pengerahan 450 hingga 500 personel kepolisian, ditambah dengan ratusan relawan dari panitia dan unsur lainnya yang turut serta menjaga kelancaran acara. Personel ini disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas, mengamankan area kubah, serta memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah.

Pengamanan menyeluruh, mulai dari jalur kedatangan hingga kepulangan jemaah, rekayasa lalu lintas juga diterapkan untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi haul.

Pengerahan personel untuk pengamanan jalur maupun pengamanan kegiatan, serta pengoperasian kendaraan dapur lapangan dan kendaraan water treatment untuk membantu kebutuhan konsumsi dan air bersih bagi jemaah disiapkan.

Fasilitas pendukung lainnya seperti layanan kesehatan lapangan dari Bidokkes Polda Kalsel juga disiagakan bagi jemaah yang membutuhkan pertolongan medis.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi. Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada panitia Majelis Ta’lim Tabarruk (Majta), TNI – Polri, Pemerintah Daerah, para relawan, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas dan ketertiban selama acara berlangsung. Sinergi yang solid ini adalah kunci utama kelancaran haul yang khidmat ini,” ucap Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada para jemaah yang sudah tertib sehingga pelaksanaan Haul ke-6 Guru Zuhdi dapat berjalan lancar, aman dan kondusif.

Dukungan nyata Polda Kalsel terhadap kegiatan keagamaan ini juga telah ditunjukkan sebelumnya dengan penyerahan dua ekor sapi Limosin kepada panitia haul untuk membantu penyediaan konsumsi bagi para jemaah . Hingga acara usai, situasi di lokasi haul dilaporkan aman, lancar, dan terkendali.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom

16/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • …
  • 1,126

Cari

Berita Terkini

  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
  • Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
  • Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
  • Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
  • Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip