Sekilas Info
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
Polri dan TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di HST
Pimpin Upacara Harkitnas ke-118, Kapolda Kalsel Tekankan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Tunas Bangsa
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Ditshabara

Kapolda Kalsel Tinjau Lingkungan Mako Pasca Direndam Banjir

oleh Humas Polda Kalsel 20/01/2021
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Hujan deras yang melanda wilayah Kalimantan Selatan beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Dari hasil pantauan dilapangan, Mapolda Kalsel menjadi salah satu lokasi yang terdampak banjir selain Asrama Polisi (Aspol) Bina Brata Banjarmasin.

Tak hanya itu saja, di lingkungan perkantoran Mapolda Kalsel seperti Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri, Direktorat Samapta dan Direktorat Binmas terlihat bekas-bekas genangan air.

Pasca banjir melanda Mapolda Kalsel, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. turun langsung meninjau kondisi dilingkungan Mapolda, Rabu (20/1/2021) pukul 09.00 Wita.

Dalam peninjauan tersebut Kapolda Kalsel nampak didampingi Ka Yanma Polda Kalsel, Wadir Samapta Polda Kalsel, Wadir Binmas Polda Kalsel dan Kasubbid Provos Bid Propam Polda Kalsel.

Kapolda mengungkapkan, hujan deras yang turun beberapa hari terakhir membuat Mapolda Kalsel yang berada di Jalan S.Parman Banjarmasin terendam banjir. Dimana banjir ini masuk ke ruang Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri, sehingga sejumlah personel pun terpaksa mengevakuasi perabotan mereka ke tempat lebih tinggi agar tidak terendam banjir.

Selain itu pemicu terjadinya banjir ini dikarenakan meluapnya Air Sungai Barito, sehingga akhirnya berimbas terhadap Mapolda Kalsel dan daerah sekitarnya.

“Terlihat dilokasi juga, para personel juga membersihkan lumpur dan sampah yang tersisa pasca air banjir surut,” jelas Kapolda.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

20/01/2021 0 komentar-komentar

PJU Polda Kalsel Cek Kelengkapan dan Kesiapan Dapur Umum Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 16/01/2021
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bantuan bagi warga terdampak banjir terus mengalir dari Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) beserta Polres Jajaran, salah satunya adalah Dapur Umum Lapangan yang didirikan di Jalan A.Yani Km.22 Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Dapur umum tersebur didirikan untuk meringankan penderitaan korban banjir di sejumlah wilayah di Bumi Lambung Mangkurat, dimana setiap harinya, Tim Dapur Umum yang terdiri dari personel Direktorat Samapta, Satuan Brimob dan Polres Jajaran mendistribusikan makanan dan minuman kepada para warga yang terdampak banjir.

Terkait kegiatan tersebut, Sabtu (16/1/2021) pukul 08.00 Wita, Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K. bersama Direktur Rekrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sapta Maulana Marpaung, S.H., S.I.K. dan Direktur Polair Polda Kalsel Kombes Pol Nyoman Budiarja, S.I.K., M.Si. melakukan pengecekan kelengkapan dan kesiapan Dapur Umum Lapangan.

Puluhan personel kepolisian turun langsung mempersiapkan makanan siap saji yang diperuntukan bagi masyarakat korban banjir di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan sekitarnya.

Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K. mengatakan selain mempersiapkan dan mendistribusikan makanan minuman, personel kepolisian bersama TNI, BPBD, Basarnas dan relawan lainnya juga mengevakuasi dan memberikan pertolongan terhadap korban banjir sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Selain membantu melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya tenggelam genangan air, Polda Kalsel dan Polres Jajaran juga menggelar Bakti Sosial memberikan bantuan berupa Sembako.

“Bakti Sosial yang dilakukan adalah sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir dan terdampak Covid-19 guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan sejuk,” ucap Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/01/2021 0 komentar-komentar

Jajaran Polda Kalsel Suplai Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir

oleh Humas Polda Kalsel 15/01/2021
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Curah hujan tinggi yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyebabkan sejumlah wilayah mengalami banjir.

Ratusan bahkan ribuan orang terdampak banjir diungsikan ke tempat-tempat pengungsian seperti kantor kepolisian, musala dan beberapa tempat aman lainnya.

Untuk membantu korban banjir, Polda Kalsel beserta Polres Jajaran mendirikan dapur umum di beberapa wilayah. Salah satunya Dapur Umum yang berada di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru dengan personel yang terlibat yakni Direktorat Samapta dan Satuan Brimob Polda Kalsel serta Polres Banjarbaru.

Dengan jumlah 33 orang personel yang membantu kegiatan Dapur Umum tersebut, hari ini Jumat (15/1/2021) pukul 10.30 Wita, Polres Banjarbaru bersama Direktorat Samapta Polda Kalsel menyalurkan bantuan makanan dan minuman untuk warga yang terkena musibah bencana banjir.

Sebanyak 300 bungkus makanan siap saji disalurkan personel kepolisian ke Desa Pembataan RT.03 dan RT.04 dan Desa Pengayuan RT.01 dan RT.02 Kota Banjarbaru.

Selain mendistribusikan makanan dan minuman ke masyarakat yang terdampak banjir, personel kepolisian juga terus memberikan himbauan kepada warga agar anak-anak tidak bermain air mengingat arus sungai yang deras.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. melalui Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K. berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat meringankan beban para korban bencana banjir.

“Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan Kita berharap semoga bencana ini cepat berakhir,” pungkasnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

15/01/2021 0 komentar-komentar

Bantu Warga Terdampak Banjir, Polda Kalsel Dirikan Dapur Umum

oleh Humas Polda Kalsel 15/01/2021
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bencana banjir yang menggenangi  sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan (Kalsel) akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat Kepolisian di daerah Kalsel langsung turun tangan untuk membantu para korban terdampak banjir dengan mendirikan Dapur Umum Tanggap Darurat Bencana yang dipusatkan di Jalan A.Yani Km.22, Landasan Ulin Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, dan Jalan A.Yani Desa Tambak Baru Ilir, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

“Sesuai petunjuk Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum., dua tenda dapur umum didirikan oleh personel Direktorat Samapta, Brimob, Polres Banjarbaru dan Polres Banjar dengan melibatkan 42 personel,” ucap Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K. didampingi Dansat Brimobda Polda Kalsel Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., Kamis (14/1/2021) pukul 13.00 Wita.

Pendirian dapur umum ini merupakan upaya Polda Kalsel dan Polres Jajaran untuk memenuhi perbekalan makanan bagi korban banjir di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan seperti Kabupaten Banjar dan Tanah Laut (Tala).

“Sudah dipastikan, korban banjir baik yang telah mengungsi maupun yang tidak mengungsi, sangat membutuhkan makan dan minum, itulah sebenarnya tujuan didirikan dapur umum,” katanya.

Direktur Samapta Polda Kalsel menjelaskan jika dapur umum tersebut akan beroperasi dan siaga 24 jam agar kebutuhan makanan korban banjir tercukupi.

“Didapur umum ini kita memasak dan membungkus makanan yang akan disalurkan kepada masyarakat baik yang mengungsi maupun yang tidak mengungsi,” ucapnya.

Selain mendistribusikan makanan siap saji, Polda Kalsel bersama TNI, BPBD, Basarnas, dan relawan lainnya juga selalu memonitor beberapa wilayah terdampak banjir dan memberikan bantuan baik berupa Sembako, Obat-obatan ataupun keperluan lainnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

15/01/2021 0 komentar-komentar

Pengamanan Nataru, Polda Kalsel Gelar Lat Pra Ops Lilin Intan 2020

oleh Humas Polda Kalsel 23/12/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Lilin Intan 2020 di Aula Rupatama Polda Kalsel, Rabu (23/12/2020) pukul 08.00 Wita.

Kegiatan dipimpin langsung Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Moch. Noor Subchan, S.I.K., M.H., didampingi Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K. dan dihadiri seluruh anggota yang terlibat Ops Lilin Intan 2020 serta diikuti Polres Jajaran Polda Kalsel.

Karo Ops mengatakan, bahwa pada pelaksanaan Operasi terpusat dengan sandi Lilin Intan 2020 ini berbeda dengan tahun sebelumnya dikarenakan saat ini masih menghadapi Pandemi Covid-19.

“Ini merupakan operasi tahunan. Dengan operasi ini diharapkan terjaminnya rasa aman masyarakat dalam menghadapi Natal 2020 dan tahun baru 2021,” kata Karo Ops.

Karo Ops pun menyampaikan pesan Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. untuk anggota agar dapat memberikan himbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar kegiatan perayaan Natal dilakukan secara daring guna mengantisipasi banyaknya Jemaat pada malam Natal maupun perayaan Natal nantinya.

“Berikan himbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19,” ucap Karo Ops.

Perwira tiga melati ini berharap personel yang terlibat dalam operasi terpusat ini dapat melaksanakan tugasnya dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

“Jangan lupa jaga kesehatan rekan-rekan serta selalu patuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” himbaunya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

23/12/2020 0 komentar-komentar

Peduli Korban Banjir, Sat Sabhara Polres Tabalong Polda Kalsel Turun Bantu Warga

oleh Humas Polda Kalsel 27/11/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Meningkatnya curah hujan di Kabupaten Tabalong, mengakibatkan banjir disejumlah kawasan khususnya dataran rendah umumnya, khusus seperti yang terjadi di daerah Kecamatan Murung Pudak diantaranya Perumahan Komplek Maluyung Kecamatan Murung Pudak yang turut menjadi korban banjir.

Terkait hal tersebut, Satuan Sabhara Polres Tabalong Polda Kalsel sigap memberikan pertolongan pertama kepada warga Perumahan Komplek Maluyung Blok 5 dan Blok 6 yang terendam banjir, Jumat (27/11/2020).

Evakuasi korban banjir dipimpin langsung Kasat Sabhara Polres Tabalong AKP Sang Putu Raka dengan membantu mengevakuasi warga dan mengantisipasi air banjir yang terus bertambah akibat curah hujan yang tinggi sembari menghimbau warga untuk mematikan aliran listrik, mengunci rumah, dan mengungsi ketempat yang lebih aman.

 

Selain melakukan evakuasi, Satuan Sabhara Polres Tabalong juga membantu mengangkat barang-barang warga dan diamankan ketempat yang aman. Sampai saat ini belum ada korban jiwa, dan petugas gabungan terus melakukan penyisiran di pemukiman warga.

Kapolres Tabalong AKBP M. Muchdori, S.I.K., CfrA melalui Kasat Sabhara AKP Sang Putu Raka mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mengantisipasi banjir guna meminimalisir korban dan kerugian materil.

“Semoga dengan kehadiran Kepolisian di tengah masyarakat dapat bermanfaat khususnya bagi korban banjir,” AKP Sang Putu Raka. (Pores Tabalong)

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

27/11/2020 0 komentar-komentar

APP Wakapolda Kalsel : Laksanakan Tugas Dengan Humanis Dan Promoter Pada Setiap Rangkaian Kegiatan

oleh Humas Polda Kalsel 16/11/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tak bosan-bosannya Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si. memberikan arahan kepada anggota Polda Kalsel untuk melakukan pengawasan langsung terhadap anggotanya.

Kali ini, personil Direktorat Samapta Polda Kalsel yang dikumpulkan dan diberikan arahan, didampingi Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K., sejumlah Perwira dan seluruh personil Dit Samapta menerima dan mendengarkan secara seksama arahan Wakapolda Kalsel yang bertempat di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Senin (16/11/2020).

Kegiatan APP tersebut untuk memberikan arahan kepada personil yang bertugas serta memberi motivasi, dan dorongan agar seluruh personil Polri khususnya Polda Kalsel selalu hadir di tengah masyarakat, guna membuat kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin tinggi.

Wakapolda Kalsel dalam arahannya menekankan agar pada saat berpatroli aktif, personil memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan saat beraktifitas serta menggunakan pendekatan atau bahasa yang humanis.

“Laksanakan tugas dengan humanis dan Promoter pada setiap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, jaga kondisi kesehatan dan bentengi diri dalam pelaksanaan tugas yang diemban dengan cara selalu memakai masker serta alat pelindung diri lainnya untuk mengantisipasi penularan Covid-19,” tegasnya.

Jenderal bintang satu ini juga mengingatkan agar personil memberikan informasi yang humanis kepada warga agar tidak terjadi kepanikan masyarakat ditengah Pandemi saat ini.

Lebih lanjut, Wakapolda menghimbau agar Patroli lebih ditingkatkan lagi dengan tujuan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta dapat menekan ruang gerak para pelaku yang akan melakukan kejahatan.

Dikesempatan yang sama, Wakapolda Kalsel juga menekankan bahwa peranan Senior sangatlah penting dalam membimbing juniornya kearah yang positif. “Berikan bimbingan pada junior untuk meningkatkan kompetisi agar kedepannya menjadi yang lebih baik lagi,” pesan Wakapolda Kalsel.

Wakapolda pun berharap personil Dit Samapta Polda Kalsel untuk mengembangkan wawasan kedepannya dengan merubah pola pikir untuk kedepannya agar menjadi lebih baik lagi dalam melaksanakan pengayoman pada masyarakat.

Disamping itu Wakapolda juga mengajak pada seluruh personil Dit Samapta Polda Kalsel untuk melaksanakan tugas dengan sungguh sungguh. “Bekerjalah dengan sungguh – sungguh tulus dan ikhlas karena itu akan menjadi pahala kedepannya,” tegasnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/11/2020 0 komentar-komentar

Selain Memberi Sanksi, Polda Kalsel Tetap Edukasi Protokol Kesehatan Selama Operasi Yustisi

oleh Humas Polda Kalsel 23/09/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 personil Polda Kalsel melaksanakan Operasi Yustisi di wilayah Kota Banjarmasin, Senin (21/9/2020) pukul 07.00 s/d 02.00 Wita.

Operasi Yustisi yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini untuk meningkatkan kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan.

Sejumlah personil Direktorat Samapta Polda Kalsel dikerahkan ditempat keramaian seperti dilokasi Pasar Lama, Pasar Sudimampir, Pasar Antasari, Pasar Kalindo dan Pasar Kuripan serta sejumlah Cafe di Banjarmasin untuk mendisiplinkan warga sembari memberikan himbauan.

Dalam Operasi Yustisi ini, personil Polda Kalsel melakukan penegakan sesuai Peraturan Gubernur Kalsel Nomor 66 Tahun 2020 tentang panduan tatanan masyarakat yang produktif dan aman Covid-19 dan Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 68 Tahun 2020 tentang sanksi penerapan kedisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melalui Direktur Samapta Polda Kalsel Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K., mengatakan, Operasi Yustisi ini digelar setiap hari oleh personil gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI dan Satpol PP.

“Ada Operasi Yustisi artinya ada penguatan yang lebih besar, bukan hanya menuntut masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan, tetapi juga mereka yang tidak patuh akan dikenakan sanksi yang lebih berat,” ungkap Kombes Pol. Pepen Supena Wijaya, S.I.K.

Untuk sanksi yang dikenakan kepada pelanggar berbeda-beda. Direktur Samapta menyebutkan, selain sanksi teguran lisan, pihaknya pun bisa menjerat pelanggar dengan sanksi teguran tertulis.

Selain itu, untuk sanksi pada Operasi Yustisi ini pun disesuaikan dengan aturan di masing-masing Kabupaten/Kota. Pasalnya, setiap Pemerintah Kabupaten/Kota pun sudah membuat aturan terkait sanksi pada Operasi Yustisi ini.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

23/09/2020 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel : Sanksi Pidana Bagi Siapapun yang Tidak Mematuhi Peraturan Protokol Kesehatan Covid-19

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. melepas langsung Tim Mobile Penegak Disiplin Kesehatan Polda Kalsel, Senin (21/9/2020) pukul 09.00 Wita di Lapangan Polda Kalsel.

Sebelum melepas Tim Penegak Disiplin Kesehatan (PEDAS), lebih dulu dilakukan pemasangan Rompi secara simbolis oleh Kapolda Kalsel dalam Apel Kesiapan dan Pengecekan yang dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si., Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar dan Kapolres Batola.

Dalam arahannya Kapolda Kalsel menyampaikan Operasi Yustisi ini digelar sebagai tindak lanjut dari instruksi Pemerintah, Kapolri dan Panglima TNI karena saat ini masih meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Operasi Yustisi dilaksanakan secara serentak di seluruh Polres Jajaran Polda Kalsel selama 14 hari kedepan dengan tujuan untuk mencegah berkembangnya Virus Corona atau Covid-19 diwilayah Kalimantan Selatan.

Untuk wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut (Tala) dan Barito Kuala (Batola) akan menjadi atensi khusus oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel, dalam pelaksanaan Operasi Yustisi personil Direktorat Samapta, Direktorat Lantas dan Polres Jajaran Polda Kalsel bersama-sama dengan TNI, Sat Pol PP dan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota akan memfokuskan ke 3 (Tiga) sasaran meliput Orang, Tempat dan Kegiatan.

Terhadap Orang, petugas akan melakukan pengecekan siapa saja yang sedang melaksanakan isolasi mandiri dikediaman akibat terpapar Covid-19. Sedangkan untuk Tempat, petugas akan menyasar tempat keramaian seperti Pasar, Terminal, Penyeberangan Fery atupun tempat-tempat lainnya.

Sementara untuk Kegiatan, petugas menyasar tempat berkumpulnya orang seperti Cafe yang buka melebihi batas waktu, adanya live musik, serta kegiatan yang tidak ada pemberitahuan kepada petugas.

“Mari kita laksanakan kegiatan ini secara terus menerus, karena kita sebagai ujung tombak dan menjadi harapan Penegak Disiplin Kesehatan Covid-19 dalam Operasi Yustisi ini,” harap Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. pun mengingatkan kepada seluruh personilnya untuk terus selalu menjaga kesehatan dan keamanan diri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan seperti menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak.

Seluruh masyarakat Kalimantan Selatan pun dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan sehingga selain menjaga diri sendiri juga dapat menjaga diri orang lain, sehingga dengan kebersamaan dan pemahaman yang sama ini dapat menekan Covid-19.

Sementara untuk sanksi yang akan diberikan kepada warga yang melanggar protokol kesehatan, Alumni Akpol 1992 ini menegaskan bahwa seluruh wilayah di Kalimantan Selatan telah memiliki Peraturan Kepala Daerah tentang Penerapan Kedisiplinan Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19. Dimana dalam peraturan tersebut dikenakan sanksi sosial, denda bahkan sanksi pidana apabila warga benar-benar tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai peraturan yang telah dikeluarkan.

“Sanksi pidana penjara akan diberikan bagi siapapun juga yang tidak mematuhi Peraturan Walikota/Bupati tentang protokol kesehatan Covid-19, dan saya instruksikan kepada para Kapolres/Ta bahwa Polda Kalsel, TNI dan Satgas Penanganan Covid-19 akan bertindak tegas kepada siapa pun yang tidak patuh protokol kesehatan ini,” tegas Kapolda Kalsel.

Hal ini sebagai bentuk upaya memberi efek jera kepada warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

21/09/2020 0 komentar-komentar

Dialog Interaktif, Polda Kalsel Ajak Tangkal Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2020
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ps. Wadir Samapta Polda Kalsel AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H. selaku Waka Opsda Karhutla Intan 2020 mengisi acara sebagai narasumber Dialog Interaktif “Hallo Polisi” program RRI Banjarmasin, on air di studio setempat, Rabu (16/9/2020).

Untuk diketahui, Dialog Interaktif “Hallo Polisi” merupakan program rutin mingguan RRI Banjarmasin, setiap hari Rabu pukul 16.00-17.00 Wita. Dengan dipandu langsung reporter ternama, siaran ini cukup populer di kalangan masyarakat khususnya wilayah Kota Banjarmasin, Kalsel.

Dalam tajuk “Sinergitas TNI-Polri dan Pemprov serta keikutsertaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Provinsi Kalimantan Selatan”, AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H. mengatakan, esensinya bencana Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) dapat dihindari bilamana semuanya memiliki rasa peduli, tanggung jawab dan cinta terhadap alam.

“Mengurai dari semua kejadian, Karhutla ini terjadi karena Dua Faktor. Faktor alam dan faktor manusia,” sebut AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H.

Kaitannya dengan tema, dia mengungkapkan sesuai dengan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., jajaran Polda Kalsel bersinergi dengan TNI, BPBD dan Dinas terkait lainnya telah melakukan upaya pencegahan Karhutla, berupa sosialisasi serta himbauan stop pembakaran lahan kepada masyarakat, dan juga rutin melakukan patroli gabungan ke sejumlah titik rawan Karhutla.

AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H. melanjutkan, saat ini pembukaan lahan dengan cara pembakaran sepertinya sudah menjadi kearifan lokal di daerah. Mindset tersebut harus dirubah dengan melakukan pendekatan secara intens kepada masyarakat sekaligus memberikan pemahaman tentang aturan hukum bagi yang melanggar pembakaran hutan. Secara konkrit Negara telah mengatur dalam UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Di Pasal itu jelas disebutkan pelanggar akan dikenakan sanksi pidana kurungan maksimal 12 tahun dan denda maksimal 10 milyar,” paparnya

Selanjutnya dalam dialog tersebut, secara santai Dandim juga menjawab pertanyaan interaktif dari para penelepon, salah satunya tentang kasus Karhutla di Kalimantan Selatan dan kiat penanganannya. AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H. menuturkan, sejauh ini telah dikeluarkan Maklumat Kapolda Kalsel Nomor: Mak/01/VIII/2020 tertanggal 12 Agustus 2020, dengan sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai Undang-undang yang berlaku, yakni hukum maksimalnya 12 hingga 15 tahun penjara serta juga denda hingga Rp.15 Miliar.

Di penghujung acara AKBP Toetoes Soerya Wahyoedi, S.H. memberikan mitologi bahwa leluhur/nenek moyang dalam berkebun senantiasa selaras dengan alam. Untuk membuka lahan baru tidak pernah melakukan dengan cara instan, merusak dan membakar lahan, sehingga alam pun tidak pernah murka. Belajar dari mitologi tersebut dia mengajak tingkatkan kepedulian menjaga lingkungan dan menangkal Karhutla.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/09/2020 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • …
  • 20

Cari

Berita Terkini

  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
  • Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
  • Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
  • Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
  • Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip