Sekilas Info
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres
Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Bapokting di Pasar Kalindo Banjarmasin
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Diawal Ramadhan
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Satker

Awal Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Gencarkan Pantau Harga Beras dan Bapokting

oleh Humas Polda Kalsel 21/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas Pangan Polda Kalimantan Selatan gencar melaksanakan pengecekan dan pemantauan harga beras serta bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Tradisional.

Kali ini Sabtu (21/2/2026) pagi, pengecekan dilakukan di Pasar Antasari yang dipimpin oleh AKP Sufian Noor, S.E., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar N, S.H., M.M., serta Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan dilakukan guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di awal bulan Ramadan, serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.

Dari hasil pengecekan, diperoleh data sebagai berikut:
– Beras Premium: Rp16.400/kg (di atas HET).
Stok beras premium sedikit berkurang akibat keterlambatan pasokan dari supplier.
– Beras Medium: Rp11.000–Rp13.000/kg (di bawah HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Keriting: Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Rawit Merah: Rp80.000–Rp85.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.
– Telur Ayam Ras: Rp30.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Ayam Ras: Rp30.000–Rp31.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Merah: Rp35.000–Rp36.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Putih: Rp39.000–Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Sapi: Rp145.000/kg (sesuai HET)
Untuk stok daging sapi, pedagang saat ini tidak lagi menjual daging beku.
– Gula Pasir: Rp17.500/kg (sesuai HET)
Stok tergolong aman.
– Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp15.700/liter (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Kacang Kedelai: Rp14.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.

Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan monitoring secara berkala selama bulan Ramadan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan tenang.

Sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Beras dan Bahan Pokok Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan kembali melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan harga bahan pokok penting (Bapokting) di pasar tradisional. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) pagi ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., serta sejumlah personel, termasuk Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan difokuskan di Pasar Kalindo, Banjarmasin, yang merupakan salah satu sentra distribusi pangan utama di kota tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang akhir pekan dan pada momen Ramadhan, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan barang di tingkat pedagang dan konsumen.

Dari hasil pengecekan langsung terhadap sejumlah pedagang, Satgas Pangan mencatat fluktuasi harga pada beberapa komoditas. Berikut adalah daftar harga yang berhasil dihimpun di Pasar Kalindo per Jumat siang:

1. Beras Premium: Rp 15.400 – Rp 16.400 per kilogram (Terpantau di atas Harga Eceran Tertinggi/HET)
2. Beras Medium: Rp 11.000 – Rp 14.000 per kilogram (Terpantau di bawah HET)
3. Cabai Keriting: Rp 35.000 per kilogram (Sesuai Harga Acuan Pembelian/HAP)
4. Cabai Rawit Merah: Rp 90.000 per kilogram (Di atas HAP)
5. Telur Ayam Ras: Rp 30.000 per kilogram (Sesuai HAP)
6. Daging Ayam Ras: Rp 32.000 – Rp 35.000 per kilogram (Sesuai HAP)
7. Bawang Merah: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
8. Bawang Putih: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
9. Daging Sapi: Rp 135.000 – Rp 150.000 per kilogram (Di atas HAP)
10. Gula Pasir: Rp 17.500 per kilogram (Sesuai HET)
11. Minyak Goreng (Minyakita): Rp 15.700 per liter (Sesuai HET)
12. Kacang Kedelai: Rp 16.000 per kilogram (Di atas HAP)

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Ia menyoroti beberapa komoditas yang masih berada di atas ketentuan pemerintah, seperti beras premium, cabai rawit merah, daging sapi, dan kacang kedelai.

“Kami menemukan ada beberapa item yang harganya masih di atas HET atau HAP. Untuk komoditas seperti beras premium, kita akan telusuri lebih lanjut apakah ini murni karena kualitas atau ada faktor distribusi yang tidak efisien. Sementara untuk cabai rawit dan daging sapi, biasanya dipengaruhi oleh stok yang menipis,” ujar Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Meskipun ada beberapa komoditas yang harganya tinggi, ia mengapresiasi masih stabilnya harga komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur yang sesuai dengan ketentuan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk terus menjual dengan harga wajar dan tidak menimbun barang. Kepada masyarakat, kami minta untuk tidak panik dan segera laporkan jika menemukan indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” imbuhnya.

Kegiatan pemantauan berlangsung kondusif dan mendapat respons positif dari para pedagang serta pengunjung pasar. Satgas Pangan Polda Kalsel berkomitmen untuk terus hadir memastikan keamanan dan kestabilan pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Enam Tersangka Pemalsuan Dokumen Kendaraan Bermotor Diciduk Polda Kalsel, Empat Tersangka Dari Blora Jateng

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. pers menyampaikan bahwa ada 6 orang tersangka yang ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus jaringan pemalsu STNK, SKPD, Faktur, NIK dan BPKB kendaraan bermotor.

Dari 6 orang tersangka, ada 4 tersangka berasal dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedangkan 2 tersangka lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Para tersangka tersebut yakni FN yang berperan Menawarkan Jual beli Mobil yang dipasarkan melalui Postingan Facebook dan Whatsapp serta melakukan pemesanan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu.

Kemudian SF perannya sebagai Penjual Mobil yang membeli dari tersangka FN yang dijual kembali kepada para pembeli di Kotabaru Kalimantan Selatan. RY berperan sebagai Makelar / Penjalur STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan dari tersangka FN kepada tersangka BD.

Tersangka RB perannya sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. KT perannya Membantu tersangka RB membuat dan memasarkan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. Dan tersangka BD berperan sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN.

Selain menangkap 6 tersangka, sejumlah barang bukti juga turut disita yakni Ranmor R4 sebanyak 20 unit, Plat mobil terpasang 20 pasang, STNK dan SKPD kedaluarsa / mati 18.120 lembar, BPKB kadaluarsa / mati 92 buku, Laptop 5 unit, Printer 3 unit, Stiker Hologram STNK 135 buah.

Cap stempel 39 buah, Cairan pengangkat tulisan dikertas 3 kaleng, Plastik STNK 82 lembar, Kertas HVS untuk SKPD palsu 15 pack, Lampu UV (Ultraviolet)2 buah, Amplop coklat 100 lembar, Bayclin (pemutih) 2 botol, Flashdisk 3 buah, Buku Tabungan Bank BCA 2 buah, Buku Tabungan Bank BRI 3 buah, Kartu ATM BCA 5 buah, Kartu ATM BNI 1 buah, Kartu ATM BRI 1 buah, Kartu ATM Mandiri 1 buah, dan Barang lainnya 80 buah.

Kapolda menjelaskan, modus operandi yang dipakai oleh para tersangka yaitu membeli kendaraan yang macet kreditnya kemudian dijual melalui Facebook dan grup Whatsapp, kemudian diterbitkan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu.

Dari pembuatan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu yang dilakukan oleh tersangka, diperoleh keuntungan hingga Rp.100.000.000,- perbulan, untuk pembuatan Notice pajak Rp.20.800.000,- perbulan, dan STNK Rp.12.000.000,- perbulan.

Para tersangka telah menjalankan aksinya mulai sejak tahun 2017 dengan wilayah operasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., menerangkan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan bahwa adanya pemalsuan STNK, BPKB saat pelapor melakukan pembayaran pajak yang diketahui bahwa pajak sudah terblokir.

Berdasarkan hal tersebut, Dit Reskrimum Polda Kalsel kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengakuan tersangka yang telah diamankan, kemudian ditangkap tersangka lainnya diwilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka mematok biaya Rp.800.000,- untuk pajak, sedangkan untuk BPKB dipatok dengan biaya Rp.4.000.000,-,” terang Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 19/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) langsung tancap gas melakukan pengecekan dan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Antasari, Banjarmasin, Kamis (19/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan tetap terjaga selama bulan puasa, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi gejolak harga.

Dalam sidak yang dilakukan langsung ke lapak para pedagang, Tim Satgas Pangan AKP Hotman Mangasi Purba, S.H. didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K. Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. mencatat sejumlah fluktuasi harga. Beberapa komoditas terpantau stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, namun tidak sedikit pula yang masih berada di atas ambang batas.

Dari hasil pemantauan di lokasi, komoditas beras premium masih menjadi perhatian. Harga beras premium di Pasar Antasari tembus di angka Rp.16.400 per kilogram, melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp.15.400 per kg. Sementara itu, beras medium justru berada di bawah HET, yakni berkisar antara Rp.11.000 hingga Rp.13.000 per kg, di mana HET-nya adalah Rp.14.000 per kg.

Komoditas cabai rawit merah mencatatkan kenaikan paling signifikan. Harga cabai rawit merah melonjak hingga berada di kisaran Rp.80.000 hingga Rp.85.000 per kilogram, jauh di atas HET yang hanya berkisar Rp.40.000 hingga Rp.57.000 per kg. Kondisi berbeda terjadi pada cabai keriting yang masih dalam batas wajar di angka Rp.40.000 per kg.

Sementara itu, harga kedelai juga terpantau di atas HET. Kedelai dijual dengan harga Rp.14.000 per kg, sementara HET-nya berada di angka Rp.11.500 per kg.

Sementara itu, sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya justru terpantau stabil dan sesuai dengan ketentuan. Harga daging ayam ras tercatat Rp.30.000 hingga Rp31.000 per kg, masih di bawah HET Rp.40.000 per kg. Telur ayam ras juga stabil di harga Rp.30.000 per kg, sesuai dengan HET.

Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual dengan harga Rp35.000 hingga Rp.36.000 per kg (HET Rp.36.500 – Rp.41.500), dan bawang putih di angka Rp39.000 hingga Rp40.000 per kg (HET Rp.38.000 – Rp.40.000), keduanya masih dalam kategori wajar.

Komoditas lain seperti gula pasir dan Minyak goreng rakyat (MinyakKita) juga terpantau stabil sesuai HET, masing-masing di angka Rp.17.500 per kg dan Rp.15.700 per liter.

Namun, untuk daging sapi, meski secara harga jual di pasar berada di angka Rp.145.000 per kg, angka ini tercatat sedikit di atas batas atas HET yang ditetapkan yakni Rp.140.000 per kg.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama bulan Ramadhan.

“Hari pertama puasa ini kita turun langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan dan kenaikan harga yang tidak wajar. Dari hasil cek di Pasar Antasari, secara umum stok aman. Namun ada beberapa komoditas seperti beras premium, cabai rawit, dan kedelai yang harganya masih di atas HET. Ini akan kita koordinasikan dengan instansi terkait untuk mencari solusi, seperti menggelar operasi pasar jika diperlukan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying.

“Kami imbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Stok pangan di Kalsel Insya Allah aman selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” pungkas Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

19/02/2026 0 komentar-komentar

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita di Pasar Tradisional Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 12/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari, Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin, Kamis (12/2/2026). Salah satu fokus utama pengawasan adalah ketersediaan dan harga minyak goreng merek Minyakita.

Sidak yang digelar sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W, S.Hut., S.H., M.P., beserta Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Tim menyusuri lorong-lorong Pasar Tradisional di Banjarmasin untuk memantau langsung stok di tingkat pedagang pengecer serta memastikan tidak ada pelanggaran seperti penimbunan atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami menerjunkan tim untuk memastikan bahwa stok Minyakita aman dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat menjelang Ramadan. Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum stok tersedia dan harga masih di kisaran Rp. 15.700 hingga Rp. 16.500 per liter, masih dalam batas wajar,” ujar AKP Krismandra di sela-sela pengecekan.

Namun demikian, pihaknya menemukan sejumlah pedagang yang masih menjual Minyakita dengan harga sedikit lebih tinggi dari HET yang ditetapkan. Atas temuan tersebut, tim memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang untuk segera menyesuaikan harga.

“Kami tidak langsung melakukan tindakan represif. Hari ini kami lebih mengedepankan edukasi dan persuasi. Kami minta pedagang untuk tidak mengambil marjin terlalu besar karena kebutuhan pokok ini sangat dinantikan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif hingga penghujung Ramadan. Tidak hanya di pasar tradisional, pengawasan juga akan dilakukan di gudang distributor dan ritel modern.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan. Jika nanti ditemukan indikasi permainan harga atau penimbunan yang merugikan masyarakat, kami tidak akan segan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Oliestha.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan masyarakat Banjarmasin dan Kalimantan Selatan pada umumnya dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa dibayangi kelangkaan minyak goreng.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

12/02/2026 0 komentar-komentar

Apel Polantas Sahabat Ojol, Ditlantas Polda Kalsel Gandeng Driver Ojol Dukung Operasi Keselamatan Intan 2026

oleh Humas Polda Kalsel 12/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantras) Polda Kalimantan Selatan menggelar Apel Polantas Sahabat Ojek Online dalam rangka mendukung Operasi Keselamatan Intan 2026, Kamis (12/2/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Ditlantas Polda Kalsel dan melibatkan ratusan pengemudi ojek online (ojol).

Dalam acara apel Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M. Fahri Anggia Natua Siregar, bertindak sebagai pemimpin kegiatan apel, yang di ikuti oleh seluruh pejabat utama unit Ditlantas Polda Kalsel.

Kombes Pol Fahri mengatakan, keberadaan pengemudi ojek online di Kalimantan Selatan cukup besar, mencapai lebih dari 10 ribu driver baik roda dua maupun roda empat. Menurutnya, potensi tersebut sangat strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Para driver ojek online ini setiap hari berada di jalan raya. Mereka berperan penting dalam transportasi sekaligus mendukung perekonomian masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi yang baik agar mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya apel, tetapi juga diisi silaturahmi, pembacaan ikrar sebagai sahabat Polantas, serta pelatihan keselamatan berkendara. Pelatihan tersebut meliputi teori hingga praktik di lapangan, termasuk pentingnya prediksi risiko sebelum berkendara.

“Kami berharap para driver ojol bisa ikut mengkampanyekan keselamatan lalu lintas kepada masyarakat sekaligus menjadi contoh berkendara yang tertib,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Mitra Grab Landasan Ulin, Dani, mengapresiasi langkah Ditlantas Polda Kalsel yang menggandeng pengemudi ojol dalam program keselamatan berlalu lintas.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Satlantas. Kegiatan seperti ini sangat positif karena mengingatkan teman-teman driver untuk selalu tertib dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam berlalu lintas,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pengemudi ojek online semakin meningkat.

12/02/2026 0 komentar-komentar

Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 09/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengecekan kelayakan kendaraan (Rampcheck) dalam rangka Operasi Keselamatan Intan-2026 Polda Kalsel, pada Senin (9/2/2026) bertempat di Jalan A. Yani Km. 17 depan Kota Citra Graha Banjarbaru.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Lantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. bersama personel Dit Lantas dan instansi terkait. Sasaran pemeriksaan meliputi kendaraan angkutan umum, angkutan barang, serta kendaraan penumpang yang melintas di jalur utama kawasan Banjarbaru.

Dalam pelaksanaan Rampcheck, petugas melakukan pemeriksaan administrasi berupa SIM dan STNK, serta pengecekan kondisi teknis kendaraan seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, kemudi, kaca spion, hingga perlengkapan keselamatan lainnya.

Selain itu, para pengemudi juga diberikan edukasi dan himbauan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan.

Dir Lantas Polda Kalsel menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pengemudi dan pemilik kendaraan terhadap faktor keselamatan, serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian maupun kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan.

Melalui kegiatan sosialisasi dan Rampcheck ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat, menekan angka pelanggaran, serta mengurangi fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalimantan Selatan selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan-2026. Polda Kalsel juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Mari bersama wujudkan keselamatan berlalu lintas dan kurangi angka kecelakaan.
Tertib di jalan, selamat sampai tujuan.

#PolantasBanuaPresisiModernDekatBersahabat #DitlantasPoldaKalsel #OperasiKeselamatanIntan2026

09/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Jaga Stabilitas Harga Minyakita Menyambut Ramadan

oleh Humas Polda Kalsel 05/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng Minyakita, menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Kuripan, Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) pagi.

Operasi yang dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M. ini turut dihadiri oleh AKP Widodo Saputro, S.H. serta anggota Satgas yang terdiri dari Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap ketersediaan stok, labelisasi harga, dan kualitas Minyakita yang dijual pedagang. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi praktik penimbunan, permainan harga, atau peredaran barang yang tidak memenuhi standar yang dapat merugikan masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang permintaan terhadap minyak goreng cenderung meningkat.

“Kami ingin memastikan bahwa Minyakita sebagai minyak goreng kemasan sederhana dengan harga terjangkau benar-benar tersedia dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi daya beli masyarakat dan menciptakan kondisi pasar yang kondusif selama Ramadan,” ujar AKP Sufian Noor.

Beliau menambahkan bahwa selain pengecekan, tim juga memberikan sosialisasi dan himbauan kepada pedagang untuk menjaga etika usaha dan mematuhi ketentuan yang berlaku. “Kami apresiasi para pedagang yang sudah kooperatif. Kerja sama semua pihak sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Hasil dari pengecekan pagi ini menunjukkan bahwa secara umum stok Minyakita di Pasar Kuripan cukup dan harga dijual sesuai ketentuan. Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan pengawasan rutin dan operasi serupa di berbagai titik pasar tradisional dan modern di seluruh wilayah Kalsel selama periode Ramadan.

Kehadiran Satgas Pangan di lapangan diharapkan dapat memberikan efek deterren terhadap pelaku usaha nakal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya secara wajar dan terjangkau di bulan yang suci ini.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/02/2026 0 komentar-komentar

Operasi “Keselamatan Intan-2026” Digelar, Polda Kalsel Pacu Kamtibmas Jelang Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 03/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memantapkan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Intan-2026”. Operasi yang berlangsung selama dua pekan, sejak 2 hingga 15 Februari 2026 ini, diawali dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Ditlantas Polda Kalsel, Kota Banjarbaru, Senin (2/2/2026) pagi.

Apel dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. serta dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Kalsel dan para pejabat utama Ditrektorat Lalulintas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Dirlantas Polda Kalsel menjelaskan, apel gelar pasukan ini dalam rangka mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam Operasi Keselamatan Intan 2026.

Operasi ini adalah operasi dalam rangka cipta kondisi untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas yang aman dan kondusif, terutama menjelang arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Konsep operasi ini dilaksanakan dengan tindakan preemtif dan preventif, serta represif dengan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berupa statis ataupun mobile. Jika ditemukan pelanggaran-pelanggaran lalulintas yang berpotensi terhadap laka lantas dan fatalitas korban, maka akan dilakukan penegakan hukum dengan menggunakan teguran simpatik.

Pada operasi kali ini, Dirlantas menjelaskan, berbagai macam kegiatan dilakukan seperti Survei jalur untuk memastikan perlengkapan keselamatan jalan dapat dilengkapi menjelang arus mudik dan arus balik lebaran.

Kemudian dilakukan rampcheck untuk memastikan bahwa angkutan penumpang yang akan digunakan pada saat lebaran dapat digunakan secara maksimal. Dan juga kegiatan seperti memberikan himbauan, safety riding, safety driving kepada masyarakat untuk memastikan kesiapan dari masDirlanta

Saat ini terdapat 32 ETLE diseluruh wilayah Kalimantan Selatan dan dalam waktu dekat bertambah 6 ETLE di Kabupaten Balangan yang akan segera juga dioperasionalkan.

“32 ETLE tersebut tersebar diseluruh Kalimantan Selatan, ada yang dioperasionalkan oleh Ditlantas Polda Kalsel dan ada juga yang dioperasionalkan oleh Polres Jajaran. Sementara untuk 6 ETLE di Balangan sampai saat ini masih dalam tahap sinkronisasi data,” pungkas Dirlantas.

Dirlantas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, selalu menjaga diri, dan selalu siap dalam berkendara karena ini sangat penting terutama saat arus mudik dan arus balik lebaran agar betul-betul menyiapkan ‘3 Siap’ yakni Siap berkendara, Siap mematuhi aturan, dan Siap diri.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

03/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Gelar Sidak Kesiapan Stok Beras Jelang Ramadhan 1447 H

oleh Humas Polda Kalsel 02/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna mengantisipasi gejolak harga dan memastikan stok bahan pokok aman, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Direktorat Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan melakukan sidak di Pasar Kuripan, Banjarmasin, Senin (2/2/2026). Operasi ini dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., didampingi sejumlah perwira dan anggota.

Tim yang terdiri dari AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H., tersebut melakukan pengecekan secara menyeluruh. Fokus utama operasi adalah pada ketersediaan dan harga beras serta bahan kebutuhan pokok lainnya yang biasanya mengalami peningkatan permintaan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah.

Kompol Suryanthi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pre-emptif Polda Kalsel. Tujuannya untuk mencegah praktik penimbunan, permainan harga, atau kelangkaan barang yang dapat merugikan masyarakat, khususnya saat menyambut bulan Ramadhan.

“Kami ingin memastikan tidak ada gangguan dalam pasokan dan distribusi bahan pokok. Ketersediaan barang yang lancar dan harga yang stabil sangat penting untuk kenyamanan dan ketenteraman masyarakat dalam menyambut Ramadhan,” tegas Kompol Suryanthi di sela-sela pemeriksaan.

Dalam sidak tersebut, tim melakukan dialog dengan para pedagang. Mereka mengecek stok, memantau harga di pasaran, serta memberikan imbauan kepada para pelaku usaha untuk menjaga kelancaran distribusi dan tidak melakukan praktik yang dapat mendistorsi harga.

Selain pengecekan, tim Satgas juga melakukan sosialisasi tentang Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan larangan praktik monopoli yang dapat merugikan pasar.

Pengawasan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin dan menyasar titik-titik distribusi utama di seluruh wilayah Kalsel. “Ini adalah langkah preventif. Kami akan terus pantau dan lakukan tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran,” ujar Kompol Suryanthi.

Respons dari pedagang pun positif. Mereka menyambut baik langkah proaktif dari Satgas Pangan Polda Kalsel ini sebagai bentuk kepedulian dan jaminan keamanan berdagang serta berbelanja menjelang Ramadhan.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan distribusi bahan pangan di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin, berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa khawatir terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok.

Sidak serupa akan dilakukan secara berkala untuk memastikan pengawasan berjalan efektif sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

02/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • …
  • 394

Cari

Berita Terkini

  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
  • Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
  • Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
  • Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip