Sekilas Info
Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi
Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Bid Propam Polda Kalsel Sosialisasi QR Code Yanduan di Lokpaikat
Aksi Cepat Tanggap Polda Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Handil Bakti Batola
Ungkap Kasus Perdagangan Satwa Liar, Ditreskrimsus Polda Kalsel Raih Penghargaan dari Asosiasi Kebun Binatang Cekoslovakia
Update DVI Polda Kalsel, 6 Korban KM Virgo Kembali Teridentifikasi
Kasus Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Korpolairud Baharkam Polri, 4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kapolda Kalsel Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan Jalan Gubernur Subarjo, Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan
Tim DVI Identifikasi 10 Jenazah Lagi, Total Korban Teridentifikasi Capai 51 Orang
Warga Rela Antre Sejak Pagi, Polda Kalsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di Telaga Biru
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Satker

Atasi Karhutla Pengayuan, Polda Kalsel Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

oleh Humas Polda Kalsel 26/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Upaya penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dimaksimalkan. Sebanyak 350 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta bantuan dari sejumlah perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melanda area seluas kurang lebih 900 hektar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan bahwa penanganan di kawasan Pengayuan yang mencakup area sekitar 900 hektar melibatkan sedikitnya 350 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta pihak swasta dan relawan yang dibagi dalam tiga shift operasional.

“Kendala utama kita di sini memang ketersediaan air. Hari ini alhamdulillah sudah ditemukan satu titik sumber air dengan debit cukup besar,” kata Kapolda Kalsel didampingi Wamenko Pangan RI, Gubernur Kalsel, serta Danrem 101/Antasari, Rabu (26/8/2026).

Selain itu, strategi penanganan dilakukan dengan memanfaatkan kolam bioflok portable yang dapat dipindah-pindahkan mendekati titik api. Saat ini, sebanyak 6 dari target 10 kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter per kolam telah siap digunakan. Ke depannya, jumlah kolam penampungan air ini direncanakan akan ditambah hingga 144 unit sesuai arahan koordinasi.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel bahwa selain penanganan jangka pendek dengan sistem pemadaman estafet, langkah pencegahan jangka panjang juga disiapkan. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah melibatkan akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengedukasi masyarakat dan pemilik lahan agar membuat biopori. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelembapan tanah bawah permukaan sehingga mencegah kebakaran berulang saat musim kemarau.

Guna mendukung operasional personel dan relawan selama pemadaman, dua dapur lapangan beserta fasilitas pengolahan air minum (water treatment) juga telah didirikan di wilayah Pengayuan dan Guntung Damar.

26/08/2026 0 komentar-komentar

Ditreskrimsus Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling Jaringan Internasional, Ratusan Satwa Diduga Mati

oleh Humas Polda Kalsel 19/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) berhasil membongkar upaya penyelundupan bagian satwa yang dilindungi berupa 64 kilogram sisik trenggiling. Bagian tubuh satwa bernilai tinggi tersebut disita dari sebuah mobil di kawasan Banjarmasin sebelum rencananya dikirim ke luar negeri melalui Surabaya.

Keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana konservasi sumber daya alam ini dipaparkan langsung dalam konferensi pers, pada Rabu (19/8/2026) yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H., serta perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel selama kurang lebih satu tahun. Petugas yang melacak jaringan perdagangan satwa liar tersebut akhirnya melakukan penyergapan pada 31 Juli 2026 di area parkir Hotel TreePart Banjarmasin.

Dalam operasi penindakan tersebut, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial HJ dan P yang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi DA 1276 CP. Saat penggeledahan, ditemukan dua karung putih berisi sisik trenggiling kering dengan berat masing-masing 33 kilogram dan 31 kilogram (total 64 kg).

Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono mengungkapkan bahwa penyelundupan ini memiliki rantai jaringan lintas negara yang terorganisir rapi.

“Barang bukti sisik trenggiling ini tadinya hendak dikirim ke Surabaya. Berdasarkan hasil analisis dan informasi jaringan kami, dari Surabaya sisik-sisik ini rencananya akan diselundupkan lebih jauh ke luar negeri, yakni ke Vietnam dan Tiongkok,” ujar Kombes Pol Sigit Haryono dalam keterangannya.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Yeremias menambahkan bahwa penindakan ini merupakan komitmen konkret Polri dalam menjalankan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Berkelanjutan.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan drh. Agus Ngurah Krisna Kepakisan, M.Si. memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepolisian atas penegakan hukum ini. Pihaknya menegaskan bahwa trenggiling merupakan satwa terlindungi yang keberadaannya sangat krusial bagi keseimbangan ekosistem alam.

“Trenggiling berstatus Critically Endangered (sangat terancam punah) menurut IUCN dan masuk dalam Lampiran I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species). Secara hukum internasional, perdagangan satwa ini dilarang keras. Reproduksinya sangat lambat, hanya melahirkan satu ekor anak dalam setahun. Jika terus diburu, satwa ini terancam punah,” tegas perwakilan BKSDA Kalsel.

Senada dengan BKSDA, perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Faidil, S.Hut., M.Hut. menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga kawasan hutan Kalsel seluas kurang lebih 1,6 juta hektar dari praktik perburuan liar.

Skala kerusakan lingkungan dari kasus ini terbilang sangat besar. Berdasarkan kalkulasi pakar konservasi, 1 kilogram sisik trenggiling rata-rata diperoleh dari 4 hingga 5 ekor trenggiling dewasa. Dengan penyitaan barang bukti seberat 64 kilogram, diperkirakan ada sekitar 250 hingga 320 ekor trenggiling yang telah dibantai oleh para pemburu liar di kawasan hutan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 40A ayat (1) huruf f jo Pasal 21 ayat (2) huruf c UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, jo UU No. 1 Tahun 2026. Kedua tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 11 tahun serta denda maksimal Kategori IV sebesar Rp.2 miliar.

Polda Kalsel berharap penindakan tegas ini dapat memberikan efek jera serta menjadi langkah preventif bagi masyarakat agar tidak terlibat dalam perdagangan satwa ilegal.

19/08/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu dan 556 Butir Ekstasi

oleh Humas Polda Kalsel 05/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika skala besar hasil pengungkapan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) periode 24 Mei hingga 21 Juli 2026.

Pemusnahan yang berlangsung di Mapolda Kalsel Banjarbaru, Selasa (4/8/2026) ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya Gubernur Kalsel, Anggota Komisi III DPR RI, Ketua DPRD Kalsel, Kapolda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin Noor, Kabid Berantas BNNP Kalsel, Aspidum Kejati Kalsel, Kapusdi ULM, Pejabat Utama Polda Kalsel serta BBPOM Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam konferensi pers tersebut Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menuturkan, total sebanyak 172,4 kilogram (172.495,43 gram) sabu yang terkemas dalam 280 paket serta 556 butir ekstasi resmi dimusnahkan. Barang haram ini merupakan akumulasi penindakan dari 26 kasus tindak pidana narkotika di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Dari total barang bukti yang dimusnahkan, terdapat pengungkapan kasus menonjol yang terjadi pada Jumat malam, 17 Juli 2026, sekitar pukul 23.30 WITA di Halaman Parkir Hotel Roditha, Jalan P. Antasari, Kota Banjarmasin.

Melalui penyelidikan intensif berdasarkan laporan masyarakat, petugas berhasil membekuk dua orang tersangka, yakni KA (asal Surabaya) dan RN (asal Bandar Lampung). Keduanya diketahui merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap antarprovinsi (Jakarta–Kalbar–Banjarmasin) yang diduga kuat terafiliasi dengan gembong narkotika jaringan internasional berinisial FP alias M.

Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita 32 paket sabu dengan berat bersih 31.995,84 gram (hampir 32 kg) yang disamarkan dalam kemasan teh China di dalam tas travel. Selain itu, disita pula sejumlah barang bukti pendukung seperti telepon genggam, dokumen identitas, kuitansi penginapan/sewa rumah, tiket perjalanan, dan kartu ATM.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Jo UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

Secara keseluruhan, dari 26 kasus yang diungkap selama dua bulan terakhir, Polda Kalsel berhasil mengamankan 39 orang tersangka yang terdiri dari 35 pria dan 4 wanita. Para pelaku terhubung dalam jaringan antarprovinsi lintas jalur Jakarta–Jabar–Jatim–Kalsel serta Kalbar–Kalsel–Kalteng.

Kapolda Kalsel menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada angka penangkapan, melainkan dampak nyata terhadap keselamatan masyarakat.

“Melalui pengungkapan kasus ini, kita bersama-sama telah menyelamatkan 863.033 jiwa masyarakat Kalimantan Selatan dari jeratan narkoba. Kita juga berhasil menghemat biaya rehabilitasi hingga Rp. 4,3 triliun rupiah, sekaligus memutus perputaran uang ilegal senilai Rp. 311 miliar,” tegas Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan.

Polda Kalsel berkomitmen penuh untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu merapatkan barisan menyuarakan perang melawan narkoba.

05/08/2026 0 komentar-komentar

Tiga Posisi Strategis di Polda Kalsel Resmi Berganti

oleh Humas Polda Kalsel 02/08/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polda Kalimantan Selatan kembali melakukan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres jajaran. Prosesi pengambilan sumpah dan serah terima jabatan ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. di Auditorium Polda Kalsel Banjarbaru, pada Sabtu (1/8/2026) siang.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan tiga posisi penting yang mengalami pergantian kepemimpinan yakni Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), serta Polresta Banjarmasin.

Dalam mutasi jabatan tersebut, Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Dir Reskrimsus Polda Kalsel menggantikan Kombes Pol. M. Gafur Aditya H Siregar, S.I.K., M.H.

Sementara itu, tongkat komando Dir Polairud Polda Kalsel kini diserahterimakan kepada Kombes Pol. Tri Hambodo, S.I.K., M.H., menggantikan pejabat sebelumnya, Kombes Pol. Dr. Andi Adnan Syafruddin, S.H., S.I.K., M.M.

Pada jajaran kepolisian kewilayahan, posisi Kapolresta Banjarmasin resmi diisi oleh Kombes Pol. Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., yang menggantikan Kombes Pol. Cuncun Kurniadi, S.I.K., M.H.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi dan kinerja luar biasa mereka selama bertugas di Kalimantan Selatan. Sinergitas dan kerja tim yang solid dinilai berhasil menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Kalsel.

Ucapan terimakasih pun disampaikan Kapolda Kalsel kepada pejabat lama yang telah mendedikasikan tugas dan tanggung jawabnya dengan sangat luar biasa untuk Polda Kalsel. Banyak hal dan prestasi yang telah ditorehkan para Pejabat Utama.

Selain itu, Kapolda Kalsel juga berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik. Mereka diminta untuk segera menyesuaikan diri dan beradaptasi terhadap lingkungan kerja yang baru.

02/08/2026 0 komentar-komentar

Lawan Kejahatan Siber, Polda Kalsel Inisiasi Forum Bersama Lindungi Perempuan dan Anak di Lembaga Pendidikan

oleh Humas Polda Kalsel 28/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) merespons serius maraknya ancaman kejahatan berbasis siber yang menyasar kelompok rentan. Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, memimpin langsung acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Pembentukan Forum Bersama Pencegahan dan Penanganan Kekerasan serta Kejahatan Siber Terhadap Perempuan dan Anak di Lingkungan Lembaga Pendidikan se-Kalimantan Selatan, Senin (27/7/2026).

Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol. Sri Damar Alam, S.I.K., S.H. ini berlangsung di Rupatama Polda Kalsel, Banjarbaru yang menjadi momentum krusial memperkuat benteng perlindungan di dunia pendidikan. Agenda ini turut dihadiri Gubernur Kalsel, Kakanwil Kemenag Kalsel, Kadis PPPAKB Kalsel, Kadis Pendidikan Kalsel, Kadis Kominfo Kalsel, Wakapolda Kalsel, jajaran Pejabat Utama Polda Kalsel, serta seluruh Ketua dan Pengurus Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidikan (Satgas PPKPT) se-Kalsel.

Langkah lintas sektoral ini dibentuk sebagai komitmen nyata untuk menghadirkan iklim belajar yang aman, inklusif, dan kondusif. Forum ini difokuskan guna menangkal berbagai bentuk perundungan (cyber bullying), pelecehan seksual berbasis elektronik, penyalahgunaan data pribadi, hingga propaganda penyimpangan perilaku yang mengincar anak-anak serta perempuan di ruang digital maupun fisik.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam arahannya, Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa instansi kepolisian tidak bisa bekerja sendirian dalam menanggulangi isu kompleks ini.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum semata. Diperlukan sinergi terpadu antara pemerintah daerah, kepolisian, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolda Kalsel di hadapan peserta forum.

Beliau menambahkan, nota kesepahaman ini diproyeksikan sebagai fondasi kokoh untuk menyatukan kerja sama mulai dari tindakan preventif, edukasi publik, pendampingan psikologis korban, pertukaran data informasi, hingga proses penegakan hukum yang responsif dan berkesinambungan.

Kapolda juga menekankan agar kesepakatan ini tidak sekadar berakhir di ranah seremonial di atas kertas. Ke depan, forum kerjasama ini berkarakter bertransformasi menjadi sistem perlindungan terpadu yang aktif dan berdampak langsung di lapangan demi mencetak generasi muda Banua yang tangguh, cerdas, serta berkarakter.

28/07/2026 0 komentar-komentar

Buka Rakernis Lantas 2026, Kapolda Kalsel Tekankan Transformasi Polantas Presisi dan Penurunan Angka Laka Lantas

oleh Humas Polda Kalsel 23/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel), Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polda Kalsel Tahun Anggaran 2026 di Banjarbaru, Kamis (23/7/2026) pagi.

Mengusung tema “Transformasi Polantas Menuju Polantas Karib Dalam Rangka Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Kondusif di Wilayah Hukum Polda Kalsel”, kegiatan ini digelar sebagai sarana evaluasi, penyatuan persepsi, serta penguatan korelasi kinerja jajaran kepolisian lalu lintas di wilayah Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam sambutannya, Kapolda Kalsel menegaskan pentingnya peran fungsi lalu lintas sebagai salah satu etalase utama pelayanan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap harinya.

“Fungsi lalu lintas adalah etalase dan wajah pelayanan Polri. Satu tindakan humanis dan solutif dari personel dapat memperkuat kepercayaan publik. Sebaliknya, pelayanan yang berbelit-belit, sikap arogan, maupun tindakan tidak profesional dapat merusak citra institusi,” tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Kapolda mengungkapkan bahwa pada awal masa jabatannya, angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan, khususnya yang berakibat fatalitas atau meninggal dunia, tergolong cukup tinggi. Faktor utama penyebab kecelakaan dominan dipicu oleh pelanggaran lalu lintas dan kondisi infrastruktur jalan.

Namun, melalui kerja keras, inovasi, dan langkah preventif Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H. beserta jajaran Satlantas angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalsel berhasil ditekan secara signifikan.

Selain itu, Kapolda memberikan apresiasi khusus atas keberadaan “Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel”. Beliau menyebut SDC Polda Kalsel sebagai salah satu fasilitas SDC milik pemerintah/APBN paling produktif di Indonesia. Untuk meningkatkan kualitas instruktur di SDC, pihaknya merencanakan pengiriman para pelatih untuk mengikuti pelatihan lanjutan ke Jepang.

Rakernis ini turut dihadiri oleh Wakapolda, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel, para Kasat Lantas jajaran, serta sejumlah narasumber. Di antaranya Staf Ahli Kakorlantas Polri Ir. Tri Tjahjono, M.Sc., Ph.D., Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K., dan Kapusdi Kepolisian ULM Assoc. Prof. Dr. Hj. Rahmida Erliyani, S.H., M.H.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap hasil dari Rakernis ini tidak berhenti pada tatanan konsep belaka, melainkan diterjemahkan menjadi aksi nyata oleh seluruh jajaran Kasat, Kanit hingga personel di lapangan.

Melalui momentum ini, Ditlantas Polda Kalsel berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang responsif, transparan, berintegritas, dan selaras dengan tagline “Polri untuk Masyarakat.”

23/07/2026 0 komentar-komentar

Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolda Kalsel Tinjau Progres RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko di Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 22/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, baik bagi anggota Polri maupun masyarakat umum. Guna memastikan hal tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu (22/7/2026) sore.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalsel tampak didampingi oleh Wakapolda Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel, serta Kapolres Banjarbaru.

Pengecekan ini dilakukan untuk melihat dari dekat perkembangan pembangunan infrastruktur lanjutan dan kesiapan fasilitas pendukung pasca-peresmian RS Bhayangkara tersebut beberapa waktu lalu. Kapolda menyusuri sejumlah titik area rumah sakit, mulai dari ruang pelayanan utama, fasilitas instalasi gawat darurat, hingga pemenuhan alat medis.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa keberadaan RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko di Banjarbaru diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas kesehatan andalan yang modern dan terintegrasi di Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan dan penyempurnaan fasilitas berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. RS Bhayangkara ini hadir tidak hanya untuk melayani jajaran kepolisian, tetapi juga untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik, cepat, dan humanis bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kapolda di sela-sela peninjauan.

Dengan adanya peninjauan berkala ini, diharapkan RS Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko dapat segera beroperasi secara penuh dengan kapasitas maksimal, sekaligus mendukung penguatan sarana publik di ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

22/07/2026 0 komentar-komentar

700 Calon Tamtama Polri Jalani Pendidikan Brimob di SPN Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 20/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi memulai program pendidikan bagi 700 siswa Tamtama Polri berkemampuan Brigade Mobile (Brimob). Upacara pembukaan yang menandai dimulainya pelatihan intensif ini digelar langsung di lingkungan SPN Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa para peserta didik kali ini berasal dari berbagai penjuru wilayah hukum kepolisian tanah air. Pendidikan ini dirancang khusus untuk memperkuat jajaran Korps Brimob Polri dengan personel-personel baru yang tangguh.

“Hari ini kita melaksanakan upacara pembukaan untuk Tamtama Polri berkemampuan Brimob. Ada kurang lebih 700 orang yang kita didik di SPN ini. Mereka terdiri dari perwakilan beberapa Polda di Indonesia,” jelas Kapolda dalam keterangannya usai memimpin upacara, Senin (20/7/2026).

Meskipun fasilitas SPN Polda Kalsel memiliki kapasitas tampung yang cukup besar hingga mencapai 1.200 orang, untuk angkatan kali ini fokus pembinaan dioptimalkan bagi 700 peserta. Seluruh siswa dijadwalkan akan menjalani masa pendidikan dan penempaan fisik serta mental selama lima bulan ke depan.

Selain fokus pada pembentukan kemampuan taktis dan teknis kepolisian, keberagaman latar belakang daerah para siswa juga diharapkan menjadi nilai tambah selama masa basis. Kapolda berharap momentum ini dapat menjadi ajang saling mengenal dan menggali potensi kekayaan kebudayaan nusantara bagi para peserta didik.

“Harapan kita agar para siswa ini dapat mengikuti pendidikan di Polda Kalsel dengan selamat, lancar. Dan dengan keberagaman budaya tadi, mereka bisa menggali dan lebih mengenal lagi budaya-budaya kita yang ada di Indonesia,” tambahnya.

Melalui program yang akan berlangsung hingga akhir tahun nanti, output utama dari pendidikan ini adalah kesiapan total dari para personel untuk langsung diterjunkan dan ditempatkan di bawah naungan Korps Brimob Polri demi menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam upacara tersebut hadir Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel dan Bhayangkari Cabang SPN, Dandodiklatpur Rindam XXII Tambun Bungai, Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemko Banjarbaru, Komisi I DPRD Banjarbaru, serta Kapolres Banjarbaru.

20/07/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Resmikan Rumah Sakit Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) secara resmi meresmikan gedung baru Rumah Sakit Bhayangkara dr. Yusuf Wibandoko yang berada di Kota Banjarbaru, Jumat (10/7/2026). Peresmian tersebut dihadiri oleh Kapusdokkes Polri, Kapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkopimda Kalsel dan Forkopimda Kota Banjarbaru.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., berharap kehadiran fasilitas kesehatan baru ini dapat mempermudah masyarakat di Kota Banjarbaru dan sekitarnya dalam mengakses layanan medis dengan lebih cepat dan efisien.

Selain itu, dengan diresmikannya RS Bhayangkara Banjarbaru ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui peningkatan pelayanan di berbagai bidang, termasuk kesehatan.

“Harapannya, dengan keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara ini, khususnya di tengah Kota Banjarbaru, bisa membantu masyarakat untuk lebih cepat mengakses layanan-layanan kesehatan,” ujar Kapolda dalam pernyataannya.

Terkait status operasional rumah sakit, Kapolda menjelaskan bahwa operasional yang di Banjarmasin tetap berjalan dan di Banjarbaru juga akan segera berjalan, ppihanya pun kini tengah mengajukan pembentukan satuan kerja (satker) mandiri bagi rumah sakit baru ini. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap koordinasi dengan jajaran Mabes Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyoroti keberadaan bangunan cagar budaya yang terletak di depan area rumah sakit. Pihaknya berkomitmen untuk tetap menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah tersebut.

“Bangunan di depan itu cagar budaya, kita pertahankan. Itu peninggalan satu-satunya di Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Ke depan, bangunan cagar budaya tersebut direncanakan akan dikelola sebagai area komersial yang bertujuan untuk mendukung operasional Rumah Sakit Bhayangkara Banjarbaru.

Sementara itu, Kapusdokkes Polri Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.IC(K)., M.Kes. dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran RS Bhayangkara ini merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya di sektor kesehatan. Rumah sakit ini didesain dengan fasilitas modern untuk memberikan pelayanan yang optimal.

“Kehadiran RS Bhayangkara di Banjarbaru ini merupakan komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, mulai dari preventif, promotif, hingga kuratif,” ujar Kapusdokkes Polri.

Selain pelayanan kesehatan umum, RS Bhayangkara Banjarbaru juga dilengkapi dengan berbagai pelayanan spesialis dan berperan dalam mendukung kegiatan operasional kepolisian, seperti pelayanan visum serta kegiatan investigasi yang memerlukan dukungan medis yang dipimpin Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, Sp-An-TI, M.M., MARS, QHIA.

Pembangunan rumah sakit ini dilakukan secara bertahap. Saat ini, rumah sakit beroperasi dengan kapasitas awal yang akan terus ditingkatkan seiring dengan pemenuhan tenaga medis dan sarana prasarana penunjang. Langkah ini juga selaras dengan instruksi pimpinan Polri untuk terus meningkatkan kemampuan pelayanan institusi.

Diharapkan keberadaan rumah sakit ini dapat menjadi aset berharga bagi masyarakat sekitar, serta mampu mendukung ekosistem kesehatan dan pendidikan tinggi yang ada di wilayah tersebut.

10/07/2026 0 komentar-komentar

Kabid Humas Polda Kalsel Berganti dari Kombes Pol Adam Erwindi kepada Kombes Pol Nur Khamid

oleh Humas Polda Kalsel 29/06/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi melakukan penyegaran organisasi pada posisi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas). Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., yang telah menjabat selama kurang lebih 2,6 tahun, kini menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada pejabat baru, Kombes Pol Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M.

Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026 yang menempatkan Kombes Pol Adam Erwindi dalam jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sementara itu, Kombes Pol Nur Khamid sebelumnya mengemban tugas sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

Selama masa singkat pengabdiannya di Bumi Lambung Mangkurat, Kombes Pol Adam Erwindi dikenal sebagai sosok yang sangat komunikatif dan responsif. Ia berhasil membangun jembatan komunikasi yang solid antara kepolisian dan masyarakat melalui penyampaian informasi yang transparan.

Kombes Pol Adam Erwindi dinilai sukses dalam mengelola arus informasi, terutama dalam penyampaian perkembangan kasus-kasus yang menjadi atensi publik. Dedikasinya dalam memberikan klarifikasi yang cepat dan akurat atas berbagai peristiwa di Kalimantan Selatan telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Pergantian jabatan ini diharapkan dapat terus menjaga kesinambungan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam aspek kehumasan yang transparan dan akuntabel di wilayah hukum Polda Kalsel.

Dengan estafet kepemimpinan ini, Polda Kalsel berkomitmen untuk terus mempertahankan pola komunikasi publik yang harmonis dan terbuka, sejalan dengan semangat Presisi yang diusung oleh institusi Polri.

29/06/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • …
  • 399

Cari

Berita Terkini

  • Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
  • DVI Polda Kalsel Rilis Identifikasi Tiga Jenazah Baru, Total 72 Korban Berhasil Teridentifikasi
  • Tingkatkan Transparansi Pelayanan, Bid Propam Polda Kalsel Sosialisasi QR Code Yanduan di Lokpaikat
  • Aksi Cepat Tanggap Polda Kalsel Lakukan Pemadaman Karhutla di Handil Bakti Batola
  • Ungkap Kasus Perdagangan Satwa Liar, Ditreskrimsus Polda Kalsel Raih Penghargaan dari Asosiasi Kebun Binatang Cekoslovakia

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip