Sekitar tiga jam lebih jajaran Satgas Saber Pungli Polda Kalsel melakukan penggeledahan dan pemeriksaan atas adanya dugaan pungli di lingkungan Dinas Penanaman Modal, Perizinan Tertentu dan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar, Senin (24/7/2017) siang.
Kini para rombongan pun perlahan bertolak meninggalkan lokasi, Senin (24/7/2017) sekitar pukul 15.23 Wita.
Namun, yang cukup menarik perhatian seiring kepulangannya sore itu, BPost Online melihat Satgas Saber Pungli Polda Kalsel membawa sebundel berkas berwadahkan kardus.
Selain itu, sedikitnya empat pegawai juga terlihat memasuki rombongan mobil aparat kepolisian menuju Mapolda Kalsel.
Sementara, Kasubdit Tipikor Polda Kalsel saat dimintai konfirmasi, masih enggan memberikan komentar panjangnya.
“Ini masih kami dalami,” ujarnya sembari meninggalkan awak media.
Uncategorized
Polda Kalsel Berhasil Gulung Sindikat Pembobok Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana didampingi Dir Krimum Polda Kalsel dan Kabid Humas Polda Kalsel menggelar jumpa pers di Mapolda Kalsel, Senin (24/7). Salah satu kasus kriminal yang berhasil ditangani yakni komplotan pembobol mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang kerap beroperasi di wilayah Kota Banjarmasin.
Berdasarkan informasi ada pembobolan ATM kemudian dilakukan penyelidikan dan tgl 19 Juli 2017 skj 16.00 wita dilakukan penangkapan terhadap 4 org tersangka di hotel kuripan Banjarmasin dan telah ditemukan beberapa barang bukti termasuk uang hasil kejahatan sebesar Rp.110.000.000,-

Tersangka mengambil uang dari mesin ATM Bank dengan cara bertransaksi menggunakan kartu ATM milik tersangka, setelah kartu ATM dimasukkan kemudian memilih menu transaksi lain, setelah itu pilih menu penarikan manual dan pemasukan nominal penarikan saat mesin ATM proses penghitungan uang maka tersangka langsung membuka mulut ATM dengan menggunakan obeng dan tang, kemudian mulut ATM diganjal dengan menggunakkan telapak tangan bertujuan agar sensor tertutup dan teransaksi gagal namun uang tetap keluar.
Pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana diancam hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun.
Polwan Polda Kalsel Raih Juara Harapan Beregu Wanita Dalam Gelaran Bhayangkara Run Tahun 2017 Di Jakarta
Sebanyak 32 personel Polwan Polda Kalsel mendapatkan reward dari Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, Senin (24/7/2017).
Pemberikan reward oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana tersebut dilakukan di Lapangan Upacara Mapolda Kalsel usai Apel Pagi dan disaksikan juga Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel, serta seluruh personel Polda Kalsel.
Sebagaimana diketahui 32 personel Polwan Polda Kalsel menjadi peserta dalam Gelaran Bhayangkara Run di Jakarta beberapa waktu lalu telah mengukir prestasi dengan meraih Juara Harapan 3 Beregu Wanita Kategori Pleton Serasi dalam lomba Bhayangkara Run. Prestasi yang diukir para Polwan Polda Kalsel ini menandakan bahwa Polda Kalimantan Selatan mampu bersaing dengan Polda-Polda se Indonesia lainnya.

Gelaran Bhayangkara Run 2017 dilepas langsung oleh Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi M. Tito Karnavian MA, Phd, dengan jumlah peserta sekitar 10 ribu pelari pada ajang Bhayangkara Run 2017, Minggu (16/7/2017). Acara yang berlangsung di Lapangan Monas itu digelar untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-71 Bhayangkara.
Kapolri Jenderal Polisi M. Tito Karnavian MA, Phd, mengatakan tujuan utama Gelaran Bhayangkara Run 2017 ini yang pertama adalah untuk mendukung pola hidup sehat berupa lari, yang kedua meningkatkan hubungan antara Polri dan masyarakat. Kemudian yang ketiga untuk menunjukkan image Indonesia sebagai tempat yang aman.

Bhayangkara Run 2017 melombakan tiga nomor lari yakni 3K, 5K, dan 10K. Nomor 3K dikhususkan untuk anggota Polri yang diberi nama kategori Pleton Serasi. Nomor ini diikuti oleh seluruh anggota Polda / Fungsi / Kesatuan Polri dari seluruh Indonesia. Adapun untuk kategori 5K dan 10K diperuntukkan khusus masyarakat.
Selain itu, Bhayangkara Run 2017 terasa spesial karena juga diikuti 71 orang peserta lari berkebutuhan khusus. Semua peserta memperebutkan total hadiah Rp. 271 juta. Para peserta juga memperebutkan doorprize menarik berupa sepeda motor, 2 slot Sydney Marathon, 5 paket umrah, hingga grandprize berupa satu unit apartemen.
Tak hanya itu, gelaran Bhayangkara Run 2017 ini para peserta juga dimanjakan dengan sajian panggung hiburan oleh penampilan artis-artis Indonesia seperti Inul Daratista, Marcel Siahaan, hingga band Nidji.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto
Jaringan Prostitusi Online Berhasil Dibongkar Unit Resmob Polda Kalsel
Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana didampingi Dir Krimum Polda Kalsel dan Kabid Humas Polda Kalsel menggelar jumpa pers di Mapolda Kalsel, Senin (24/7). Salah satu kasus kriminal yang berhasil ditangani Unit Resmob Polda Kalsel bersama Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil meringkus dua pelaku perdagangan orang (human trafficking). Mereka merupakan jaringan prostitusi online.
Pelaku bernama Delbra Anggara (32) dan Fanny Widjaja (30). Mereka diringkus Unit Resmob Polda Kalsel yang dipimpin Kompol Didik Subiyakto Kamis (30/7) didua tempat berbeda. Delbra diringkus di Jalan Kapas Gading Madia Gang 2B, Surabaya sekitar pukul 17.00 Wita tidak lama kemudian menyusul Fanny yang ditangkap di Hotel Surabaya.
Dirkrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sofyan Hidayat mengatakan bahwa ini merupakan jaringan dari Surabaya.
“Tsk yang laki-laki germonya, kalo yang perempuan bertugas mencari ayam,” ujar Sofyan disela Press Release pengungkapan kasus di depan Kantor Polda Kalsel, Senin (24/7).
Polresta Banjarmasin Tangkap Perempuan Edarkan Zenith
Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin menangkap seorang perempuan karena diduga mengedarkan obat daftar G merk Zenith yang dilarang oleh pemerintah.
“Tersangka atas nama Sadariah alias Sadar (44) ditangkap di Jalan Alalak Selatan RT 02 RW 01 Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, pada Jumat (21/7) sekitar pukul 10.40 WITA,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana di Banjarmasin, Minggu.
Dia mengatakan, terungkapnya aktivitas pelaku sebagai pengedar Zenith diketahui polisi berkat informasi masyarakat.
Kemudian setelah dilakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba, sang perempuan ditangkap dan dilakukan penggeledahan di rumahnya.
“Saat penggeledahan di rumah tersangka ditemukan 1.500 butir obat Zenith atau Carnophen masih dalam kemasan,” ucap Anjar.
Selain ribuan butir obat yang sudah dicabut izin edarnya itu, polisi juga menemukan uang tunai senilai Rp8.900.000 sebagai barang bukti yang diduga hasil penjualannya.
Warga yang beralamat di Jalan Alalak Selatan, RT 02 RW 01 No 77 Kelurahan Alalak Selatan, Kecamatan Banjarmasin Utara, itu dijerat Pasal 197 Undang-Undang RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah turut serta berperan aktif membantu polisi memberantas peredaran obat Zenith dengan memberikan informasi adanya pengedar di lingkungan tempat tinggal mereka,” tutur alumni Akpol 1993 itu.
Kapolda Kalsel Beri Reward Kepada Polwan Polda Kalsel Peserta Bhayangkara Run
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana memberikan reward kepada personel Polwan Polda Kalsel yang menjadi peserta dan meraih Juara Harapan 3 Beregu Wanita Kategori Pleton Serasi dalam lomba Bhayangkara Run di Jakarta beberapa waktu lalu.
Reward ini diterima 32 personel Polwan Polda Kalsel usai Apel Pagi, di Lapangan Upacara Mapolda Kalsel, Senin (24/7/2017) pukul 08.00 wita.

Pemberikan reward tersebut disaksikan juga Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel, serta seluruh personel Polda Kalsel.
Perlu diketahui pemberian reward kepada 32 personel Polwan Polda Kalsel karena para Polwan Polda Kalsel yang menjadi peserta telah mengukir prestasi dalam Gelaran Bhayangkara Run di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengatakan setiap pengabdian yang diberikan oleh setiap personel kepada institusi Polri, yang berprestasi pasti akan diberikan reward, hal ini bentuk dari perhatian Polri kepada masing-masing personel.
Dengan pemberian reward tersebut Kapolda Kalsel berharap kepada seluruh personel Polda Kalsel agar bisa terus mengukir prestasi dan mengangkat nama Polda Kalsel, khusus bagi para Polwan Polda Kalsel yang menjadi peserta Bhayangkara Run agar semakin meningkatkan prestasi yang sudah diraih saat ini.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto
Perang Melawan Narkoba, Polresta Banjarmasin Sita Enam Paket Sabu-Sabu Siap Edar
Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin menyita enam paket sabu-sabu siap edar dari seorang jaringan pengedar narkotika di kota setempat.
“Tersangka Hendra Ciptadi Gunawan alias Gunawan alias Hendra (34) ditangkap di rumahnya, pada Rabu (19/7) sekitar pukul 17.00 Wita,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana di Banjarmasin, Minggu.
Dia mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka adalah pengedar Narkoba.
Kemudian anggota satresnarkoba melakukan penyelidikan dengan memantau gerak-gerik terduga pengedar tersebut.
Akhirnya pada saat yang tepat, petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya di Jalan Kuripan Gang 13, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Terus dikatakannya, usai ditangkap polisi langsung melakukan penggeledahan di rumahnya dan ditemukan enam paket sabu-sabu, dua unit timbangan digital serta uang tunai senilai Rp300.000.
Hasil temuan Barang bukti itu sudah cukup menjerat tersangka dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
“Kembali kami ingatkan kepada masyarakat untuk tidak sedikitpun berani-berani mencoba dengan yang namanya Narkoba apalagi sampai turut serta mengedarkannya, jika tak ingin di penjara atau tewas karena overdosis, jadi jauhilah Narkoba sebelum menyesal kemudian,” tutur alumni Akpol 1993 itu.
Perawat Puskesmas di HST Nyambi Jualan Pil Zenith, 80 Ribu Pil Zenith Berhasil Disita
Seorang perawat yang bertugas di salah satu Puskesmas di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hamsyah (40), berbisnis Zenith. Di rumah warga Desa Hulu Rasau RT 3 Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah ini ditemukan 800 kotak Zenith atau 80.040 butir pil Zenith.
Anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel, bekerja sama dengan Satnarkoba dan Satreskrim Polres Hulu Sungai Tengah, membekuk Hamsyah, Sabtu (22/7/2017) sekitar pukul 04.00 Wita. Hamsyah langsung dibawa ke Mapolres HST bersama barang bukti 80.040 butir Zenith.
Saat menjalani pemeriksaan, Hamsyah stres berat. Beberapa kali dia meminta temani penyidik dan Polwan ke toilet. Bahkan Hamsyah menunjukkan sikap tak bersahabat kepada wartawan. Dia meminta wartawan keluar dari ruangan. “Saya lagi pusing dan stres,” ujarnya.
Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya, melalui Kepala Urusan Operasional Satres Narkoba Polres HST Andriharto mengatakan pascapenangkapan Hamsyah stres berat. “Kami sendiri masih kesulitan memintai keterangan. Hamsyah tak mau makan,” ujarnya.
Andriharto mengatakan Hamsyah sempat menceritakan bahwa dia nekat berbisnis Zenith karena terlilit utang ratusan juta rupiah. “Dia (Hamsyah) mengaku ditipu mantan suaminya. Dia tak sanggup melunasi utangnya, karena gajinya sendiri sebagai PNS sudah habis untuk bayar utang. Rumah yang ditempati bersama anak-anaknya sudah ditawarkan untuk di jual, namun belum laku. Sedangkan dia sendiri harus menanggung biaya hidup dua orang anak yang masih sekolah,” ujar Andriharto.
Mempersempit Ruang Gerak Tindak Kejahatan, Wakapolres Batola Pimpin Operasi Pekat Cipta Kondisi
Waka Polres Batola Kompol Awilzan,S.Ik, memimpin langsung Tim Gabungan Polres Batola dan Polsek Berangas dalam melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) dengan Giat Operasi Pekat dalam rangka Cipta Kondisi di Terminal Handil Rt.09 Keluarahan Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Batola, Sabtu (22/7/2017) pukul 22.30 wita.
Giat tersebut juga diikuti Kabag Ops Polres Batola Kompol Yopie Haryono, S.Sos, Kasat Reskrim AKP Jumangin, SH, Kasat Sabhara AKP M. Andriyan Noya, S.Sos, Kasat Lantas AKP Winda Adhiningrum, SH. SiK, Kasat Tahti Iptu Misran, Kapolsek Berangas Iptu Lukman Simbolon, SH, Kaur Bin Ops Sat Reskrim Ipda Sutaryat, Kaur Bin Ops Sat Sabhara Ipda Misharti, SH, Kaur Bin Ops Sat Lantas Ipda Margono, dan para personel sebanyak 45 orang.

Sasaran giat tersebut yaitu premanisme, ranmor, narkoba, obat-obatan, sajam, handak/senpi, miras, serta tindak kejahatan lainnya, dengan tujuan dari giat tersebut yaitu untuk menciptakan rasa aman bagi warga masyarakat dan mempersempit ruang gerak para pelaku terorisme.
Dalam giat yang berakhir pukul 00.30 wita dan berjalan tertib dan lancar dengan situasi kondusif tersebut telah dilakukan penindakan berupa tilang sebanyak 13 lembar terhadap pengendara ranmor yang tanpa dilengkapi dengan surat menyurat, dengan barang bukti (barbuk) STNK 3 lembar, SIM 5 lembar dan Ranmor 5 buah.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto
Resahkan Masyarakat, Pengedar 300 Butir Zenith Ditangkap Polsek Bakumpai

Bermula dari adanya laporan masyarakat kepada Polsek Bakumpai bahwa adanya peredaran obat – obatan berbahaya yang sangat meresahkan masyarakat, Kapolsek Bakumpai Ipda Asep Dedi Hermawan, SE, beserta 6 anggotanya kemudian melakukan penyelidikan untuk menangkap pengedar obat – obatan berbahaya tersebut.
Sabtu (22/07/2017) sekitar pukul 12.00 Wita di Jalan Tembus Margasari Desa Batik Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, pengedar obat – obatan berbahaya yang menjadi Target Operasi Polsek Bakumpai akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku berinisal HH (38 th) warga Desa Paul Rt.05 Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin ditangkap oleh petugas yang sudah menghadang pelaku pada saat sedang melintas di TKP.
Dalam penangkapan terhadap pelaku tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa obat sediaan farmasi tanpa ijin edar jenis Carnophen (Zenith) sebanyak 300 butir yang dibungkus di dalam kantong plastik warna merah dan sempat dilempar pelaku di semak – semak untuk mengelabui petugas. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Bakumpai guna diproses lebih lanjut.
Kapolsek Bakumpai Ipda Asep Dedi Hermawan, SE, mengatakan “Pelaku yang merupakan warga Tapin tersebut sudah menjadi TO Polsek Bakumpai karena sering mengedarkan obat zenith di Kecamatan Bakumpai. Upaya perburuan terhadap para pengedar obat – obatan berbahaya seperti ini akan terus kami lakukan untuk memberantas habis peredarannya di wilayah Kecamatan Bakumpai.
Penulis : Achmad Wardana – Humas Polres Batola
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto
