Sekilas Info
Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio
Polres HST Serahkan Hewan Kurban Kapolda Kalsel ke Ponpes Nurul Muhibbin
Tutup Latihan Kemampuan Pelopor, Kapolda Kalsel: Brimob Harus Siap Berdiri di Garda Terdepan
PRESTASI GEMILANG: Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026
Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, Tawarkan Cara Pandang Baru Membaca Ancaman di Era Digital
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Kategori:

Uncategorized

Pembinaan dan Evaluasi Penegakan Kode Etik Profesi Polri dan Standardisasi Biro Wabprof Div Propam Polri di Polda Kalsel

oleh Humas Polda Kalsel 11/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Divisi Propam Polri bekerjasama dengan Polda Kalsel melaksanakan pembinaan dan evaluasi tentang penegakan kode etik profesi Polri dan standarisasi oleh Biro Wabprof Div Propam Polri kepada jajaran Propam seluruh Polda Kalsel di Aula Rupatama Mapolda Kalsel, Selasa (11/7/2017). Acara ini dihadiri oleh Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Decky Hendarsono, SIK., Serta dari Propam Mabes Polri yaitu Kombes Pol Drs. Eko Sukriyanto dan AKBP Kakung Junaidi.

Kabid Propam Polda Kalsel AKBP Decky Hendarsono, SIK., dalam sambutan mewakili Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berguna bagi semua. Tolong diperhatikan dengan seksama jika ada pertanyaan kaitannya dengan tugas harap ditanyakan langsung kepada pemateri.

Kombes Pol Drs. Eko Sukriyanto didampingi AKBP Kakung Junaidi mengatakan, kegiatan ini merupakan diskusi mengenai pengalaman personel dalam menangani kasus anggota baik sidang disiplin maupun sidang kode etik yang berupa putusan Pemberhentian dengan Hormat (PDH) dan Pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Propam sebagai staf pimpinan jika dimintai pertimbangan tentang suatu kasus oleh pimpinan maka harus diberi penjelasan, jangan menambah masalah pimpinan.

Propam membantu pimpinan agar dapat mengambil keputusan yang tepat. Jangan malah menambahi masalah dengan membingungkan pimpinan yang berujung dengan keputusan yang melenceng.

Arahan Kapolri menurut yang dipaparkan Kombes Pol Drs. Eko Sukriyanto didampingi AKBP Kakung Junaidi yaitu :

  1.  Setiap pelanggaran disiplin KKEP maupun tindak pidana sekecil apapun harus ditindak Propam secara professional, transparan, dan akuntabel untuk memberikan kepastian hukum.
    2.    Setiap GARPLIN anggota Polri harus diperiksa juga atasannya. Mengingat atasannya memiliki tanggung jawab pengawasan dan pembinaan.
  2.  Larangan bagi anggota Polri untuk posting unggah/ upload hal hal yang bersifat provokatif, pornografi, dan penyebaran kebencian di media sosial. Propam diperintahkan untuk mengkaji hal tersebut apakah masuk Displin atau KKEP.
  3.  Perintah tentang mapping obyek obyek pelayanan Polri yang rentang terhadap penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar untuk dilakukan pengawasan secara intern oleh propam.

Propam adalah orang-orang pilihan yang baik untuk membersihkan Polri dari oknum yang tidak baik.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/07/2017 0 komentar-komentar

Tekan Arogansi Lembaga, Kapolda Kalsel Siap Laksanakan Arahan Presiden

oleh Humas Polda Kalsel 11/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan arahannya kepada seluruh anggota Polri pada Peringatan HUT Bhayangkara ke-71  di Silang Monas Jakarta Pusat, Senin (10/07/2017).

Menindaklanjuti amanat dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana memastikan bahwa seluruh Jajarannya akan menjalankan seluruh amanat tersebut, hal itu disampaikan Kapolda Kalsel saat Apel Pagi di Lapangan Mapolda Kalsel, Selasa (11/7/2017).

5 arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan Kapolda Kalsel kepada seluruh Jajarannya yakni :

  1. Perbaiki manajemen internal Polri untuk menekan budaya negatif seperti korupsi, penggunaan kekerasan yang berlebihan dan arogansi kewenangan.
  2. Mantapkan soliditas internal dan profesionalisme Polri guna mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkesinambungan.
  3. Mengoptimalkan modernisasi Polri dg penggunaan Tehnologi Informasi dlm pelayanan publik.
  4. Tingkatkan kesiapsiagaan opsnal melalui upaya deteksi dini dan deteksi aksi dengan strategi profesional proaktif dengan demikian Polri tetap dapat lincah bertindak dalam menghadapi perkembangan situasi yang meningkat secara cepat.
  5. Meningkatkan kerjasama, koordinasi dan komunikasi dengan semua elemen baik Pemerintah maupun Masyarakat serta kolega Internasional sebagai implementasi kedekatan dan sinergi polisional guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Salah satu yang menjadi perhatian Kapolda Kalsel yaitu menekan arogansi kewenangan yang ada di tubuh Polri khususnya di Polda Kalsel.

Lebih jauh Kapolda Kalsel tadi menyampaikan kepada seluruh personel Polda Kalsel agar dapat menekan arogansi kewenangan sehingga Polri khususnya Polda Kalsel jangan sewenang-wenang, termasuk kepada keluarga. Kemudian penggunaan kekerasan juga tidak diperbolehkan. Apabila orang sudah menyerah ya mereka tidak boleh dikerasi, diberikan kekerasan,” kata Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel juga berencana untuk menghilangkan budaya koruptif yang ada di institusi Polri khususnya di Polda Kalsel. Program pencegahan dan penindakan pun dilaksanakan meski masih perlu peningkatan ke depannya.

Kapolda juga menyampaikan mengenai budaya koruptif. Ini akan di tekan semaksimal mungkin. Dengan beberapa program pencegahan dan penindakan termasuk salah satunya dengan Saber Pungli untuk internal.

Lebih lanjut Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana menyebut perintah Presiden sebagian telah dilaksanakan. Dan Polda Kalsel akan melakukan peningkatan di bidang yang masih belum terlalu baik.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan amanat dalam Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-71. Ada lima amanat yang disampaikan oleh Jokowi yang meliputi soal perbaikan manajemen internal hingga profesionalisme dan soliditas internal Polri. “Seperti korupsi, penggunaan kekerasan yang berlebihan dan arogansi kewenangan,” ujar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam amanatnya, Senin (10/07/2017).

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/07/2017 0 komentar-komentar

Bid Penmas Humas Polda Kalsel Lakukan Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme

oleh Humas Polda Kalsel 11/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pemerintah, Polri dan TNI serta seluruh instansi dan pihak sangat konsen menyikapi segala bentuk isu-isu radikalisme dan terorisme. Hal ini sangat perlu dilakukan sebab dengan adanya radikalisme dan terorisme dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Namun Polda Kalsel melalui Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Humas Polda Kalsel yang dipimpin Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani, melakukan upaya pencegahan paham radikalisme dan terorisme melalui kegiatan Sosialisasi dan Diklat Teknis Substantif Penyuluh Agama Islam kepada Non PNS Angkatan IX,  X, XI dan XII se Kalimantan Selatan, Tengah, Timur dan Utara, yang dimulai sejak tanggal 10 – 16 Juni 2017 bertempat di Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Banjarmasin, Landasan Ulin.

Banyak hal yang dibincangkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Diklat tersebut, selain soal paham radikalisme dan terorisme juga upaya menangkal budaya barat yang semakin menggerus kearifan budaya lokal sekarang ini.

Karena itu, lewat kegiatan ini tentu diharapkan semakin membangkitkan semangat masyarakat khususnya para pemuda untuk melawan segala bentuk ancaman, termasuk paham radikalisme dan terorisme yang seolah-olah mulai mengisi ruang-ruang di berbagai pelosok daerah.

Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani menyebutkan kegiatan ini juga telah mendapat dukungan langsung dari Kantor Wilayah Kemenag Banjarmasin.

Kasubbid Penmas Humas Polda Kalsel Kompol Ana Setiani juga memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya para pemuda, bahwa ideology Pancasila dan NKRI itu harga mati. Selain bertujuan melatih wawasan bela negara, juga untuk menangkal paham-paham radikal yang saat ini banyak muncul.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

11/07/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Perintahkan Anggota Gencarkan Operasi Peredaran Pil Zenith

oleh Humas Polda Kalsel 11/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

 

Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Rachmat Mulyana di Banjarmasin, menyatakan perang terhadap peredaran obat daftar G yang kini sangat marak sehingga jajarannya diperintahkan untuk menggalakkan operasi pil Zenith.

“Saya perintahkan seluruh jajaran menggiatkan untuk pengungkapan kasus Zenith, pokoknya tiada hari tanpa ungkap perkara Zenith,” katanya, Senin.

Jenderal bintang satu itu mengaku banyak sekali menerima keluhan masyarakat bahwa obat zenith sudah masuk ke desa-desa.

“Peredarannya yang begitu masif dan terorganisir ini harus dihentikan, caranya tidak lain dengan menangkapi para pengedar hingga ke bandar pemilik modal,” ucap Kapolda.

Rachmat juga meminta pintu masuk pasokan Zenith seperti di pelabuhan dan tempat lainnya harus benar-benar dijaga ketat.

“Seperti diketahui, berdasarkan pengakuan pengedar yang ditangkap, Zenith dikirim dari Pulau Jawa melalui jalur laut, pokoknya saya minta jangan sampai ada yang lolos,” ungkap Rachmat.

Tak hanya sekedar menangkapi para pengedar skala kecil, Rachmat menekankan agar anak buahnya juga bisa mengungkap para bandar kelas atas dengan jumlah barang bukti yang juga besar.

“Kalau memang misalkan di daerah ini ada gudang produksinya secara ilegal, yaitu yang harus bisa diungkap anggota,” kata Rachmat lagi.

Kapolda juga mewanti-wanti jajarannya untuk tidak sekali pun coba “bermain mata” dengan sindikat pengedar. Jika hal itu sampai terjadi, maka sanksi tegas siap diberikan kepada oknum polisi tersebut.

 

11/07/2017 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Minta Seluruh Anggota Siaga dan Tak Terlena Terkait Teroris

oleh Humas Polda Kalsel 11/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

 Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Brigjend Rachmat Mulyana mengingatkan jajarannya jangan sampai terlena terkait aksi terorisme yang mengancam anggota maupun markas kepolisian.

“Kami minta anggota jangan terlena karena seperti kata kapolri, teroris sudah mendekat dan mengancam anggota Polri maupun markas kepolisian,” ujar Kapolda di Kota Banjarbaru, Senin.

Pernyataan itu disampaikan kapolda usai upacara parade dan syukuran HUT Bhayangkara ke-71 yang dipusatkan di lapangan Markas Komando Brigade Mobile Polda Kalsel di Banjarbaru.

Menurut kapolda, pihaknya juga tidak mau “under estimate” atau menganggap remeh terhadap segala sesuatu yang bisa mengancam keselamatan anggota dan markas komando.

“Kalsel memang kondusif tetapi kami tidak ingin menganggap remeh karena segala kemungkinan bisa saja terjadi sehingga seluruh personel disiagakan mengantisipasi ancaman,” ungkapnya.

Ditegaskan, seluruh jajaran Polda Kalsel dalam kondisi siaga dan waspada terhadap segala ancaman terorisme sehingga pengamanan ditingkatkan baik secara individu anggota maupun markas.

“Seluruh jajaran waspada terhadap segala potensi ancaman dan kami juga sudah instruksikan agar personel yang patroli mengenakan pakaian khusus pelindung tubuh,” ucapnya.

Sementara pengamanan di setiap markas kepolisian baik lingkup polda, polres hingga polsek juga ditingkatkan untuk mencegah serangan teroris yang bisa muncul setiap saat.

“Kesiapsiagaan personel diperlukan agar bisa mencegah dan mengantisipasi setiap ancaman. Harapan kami seluruh masyarakat juga berperan melaporkan jika ada orang mencurigakan,” ujar dia.

Dikatakan, pihaknya juga berupaya mencegah gerakan radikalisme yang bisa muncul dan menyebar ditengah-tengah masyarakat yang mengancam keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Langkah yang kami lakukan yakni mendekati tokoh-tokoh agama karena paham radikalisme bisa dicegah melalui pendekatan agama sehingga masyakat bisa disadarkan,” katanya.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-71 yang dihadiri pejabat utama Polda Kalsel dan undangan lain diisi dengan demo penanggulangan aksi terorisme yang dilakukan personel gabungan.

Demontrasi serangan teroris yang dilengkapi sejumlah ledakan bom hingga aksi seorang teroris yang “meledakan diri” mewarnai kegiatan dan mendapat apresiasi undangan.

 

 

11/07/2017 0 komentar-komentar

Simulasi Penanganan Bom Bunuh Diri Dari Polda Kalsel Di Upacara HUT Bhayangkara Ke-71

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Seorang anggota Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan nekad ‘bunuh diri’ di Lapangan Makosat Brimob Polda Kalsel Banjarbaru, Senin (10/7/2017). Ia meledakkan diri dengan melilitkan rangkaian bom rakitan di badannya. Api disertai asap mengepul, serpihan bom terserak hingga radius puluhanan meter.

Namun, adegan bunuh diri tersebut bukan aksi betulan. Aksi berani itu hanyalah simulasi latihan penanganan teror bom, dimana teror bom saat ini marak terjadi disejumlah wilayah di Indonesia bahkan hingga sejumlah negara.

Pada simulasi tersebut para petugas dari Gegana Polda Kalsel melakukan aksi penanganan terorisme beserta bom bunuh diri.

Bukan hanya Tim Gegana namun ada juga Tim Inavis datang dengan kecepatan tinggi, lalu menurunkan sejumlah petugas kesehatan untuk menangani korban aksi terorisme bom bunuh diri.

Terlihat sejumlah dokter dan perawat dikumpulkan, lengkap bersama dengan peralatan untuk menggelar simulasi aksi teror dan bom bunuh diri tersebut.

Tak ayal lagi suasana pun berubah menjadi tegang, semua petugas kesehatan yang berada di lapangan itupun langsung menangani korban. Tanpa terlihat terburu-buru, korban yang melakukan aksi bom bunuh diri dan teror bom ditangani sesuai prosedur oleh petugas kesehatan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/07/2017 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Melaksanakan Syukuran HUT Bhayangkara Ke-71

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-71 tahun 2017, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melaksanakan Syukuran Hut Bhayangkara  ke-71, bertempat di Makosat Brimob Polda Kalsel Banjarbaru, Senin (10/7/2017) pukul 10.00 wita.

Selain dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana dan Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana, turat hadir juga Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor,  Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel, para Bhayangkari Daerah Kalsel, Danrem 101 Antasari, Danlanal Kalsel, Danlanud Kalsel, Ketua Pengadilan Tinggi Kalsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, KA Binda Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua Nu, Ketua Muhammadiyah, Ketua BNNP Kalsel, Ombudsman, Forum Komunikadi Umat Beragama, Ketua PWI Kalsel, Pimpinan Media Cetak, Online dan Eletronik se Kalimantan Selatan, para Kepala Daerah se Kalsel, serta para anggota Veteran.

Dalam sambutannya Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmad Mulyana menyampaikan bahwa “Dalam pelaksanaan tugas Polri kedepan akan semakin sulit dengan tantangan dan hambatan yang semakin besar, kami harapkan dengan usia Polri yang sudah menginjak 71 tahun Polri dapat semakin profesional dalam mengatasi segala permasalahan yang ada khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Polri khususnya Polda Kalsel dan menghimbau kepada warga Masyarakat bahwa “Masyarakat tidak boleh terlena dengan rasa aman yang yang telah tercipta sekarang, masyarakat harus dapat membantu Polri dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengatakan rangkaian acara syukuran yang sederhana ini dalam upaya Polri mendekatkan diri dengan Masyarakat, walaupun hanya sebagian kecil yang dapat hadir namun diharapkan dapat menjadi penyambung lidah kepada Masyarakat lainnya bahwa Polri di usia yang ke-71 ini selalu berusaha lebih baik dari sebelumnya khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan potongan tumpeng kepada anggota Polda Kalsel dan anggota Veteran. Serta penganugerahan tanda kehormatan “Bintang Bhayangkara Nararya” kepada 3 personel Polda Kalsel, dan penganugerahan piagam penghargaan kepada 7 orang sebagai “Warga Kehormatan Polda Kalsel”.

Selain itu Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana juga memberikan penghargaan kepada 14 orang personel di lingkup Polda Kalsel terdiri dari 7 orang di Bidang Olahraga, 5 orang di Bidang Opsnal dan 2 orang di Bidang Sosial Kemanusian.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/07/2017 0 komentar-komentar

Puncak Rangkaian Kegiatan, Gubernur Kalsel Pimpin Upacara HUT Bhayangkara Ke-71

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor memimpin Upacara Perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-71 di Makosat Brimob Polda Kalsel, Senin (10/7/2017).

Selain dihadiri Gubernur Kalsel, Upacara HUT Bhayangkara ke-71 tersebut juga dihadiri Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana, Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel, para Bhayangkari Daerah Kalsel, Danrem 101 Antasari, Danlanal Kalsel, Danlanud Kalsel, Ketua Pengadilan Tinggi Kalsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, KA Binda Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua Nu, Ketua Muhammadiyah, Ketua BNNP Kalsel, Ombudsman, Forum Komunikadi Umat Beragama, Ketua PWI Kalsel, Pimpinan Media Cetak, Online dan Eletronik se Kalimantan Selatan, para Kepala Daerah se Kalsel, serta para anggota Veteran.

Dalam sambutan Kapolri Jenderal Polisi Drs. M. Titi Karnavian, M.A., Ph.D. yang dibacakan oleh Gubernur Kalimantan Selatan selaku Inspektur Upacara (Irup) H. Sahbirin Noor mengatakan 1 Juli yang merupakan Hari Bhayangkara dan di usia ke-71 Polri yang semula terdiri dari banyak elemen kemudian disatukan dalam djawatan kepolisian Negara (DKN) yang mencakup seluruh wilayah Republik Indonesia dan dibawah Perdana Menteri.

Polri sebagai organisasi bahkan sudah berkembang menjadi institusi penting serta menjadi salah satu pilar perekat keutuhan NKRI. Saat ini Polri terdiri dari 33 Polda, 461 Polres dan 4.872 Polsek dengan total anggota sebanyak 423.624 personel.

Lebih jauh, dimasa Pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini Polri telah semakin berkembang dengan terbentuknya beberapa struktur baru baik pada tingkat Mabes Polri maupun peningkatan tipe Polda, Polres dan beberapa Polsek.

Selain itu, banyak rumah sakit Polri di seluruh Indonesia telah menjadi badan layanan umum (BLU) sehingga menjadikan lebih mandiri dan mampu melayani kesehatan anggota Polri maupun masyarakat.

Polri juga berupaya untuk melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kinerja melalui peningkatan profesionalisme, memperbaiki kultur yang lebih positif serta manajemen media.

Hal tersebut mulai menampakan hasil positif yang ditunjukkan dengan meningkatnya kepercayaan publik yang berdasarkan survey di awal tahun 2016 termasuk salah satu institusi yang kurang dipercaya publik, namun diawal tahun 2017 tingkat kepercayaan publik terhadap Polri telah naik dan berada di papan tengah.

Untuk itu Polri perlu dukungan beserta doa dari semua pihak guna mewujudkan harapan Pemerintah dan Masyarakat sebab Polri bukanlah milik Polri semata, namun Polri adalah milik semua baik itu Pemerintahan maupun masyarakat.

Gubernur Kalsel menambahkan, kehadiran aparat keamanan Polri dan TNI di tengah masyarakat sangat memberikan kenyamanan, kedamaian dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Melalui HUT Bhayangkara 2017, Gubernur Kalsel mengajak semua elemen masyarakat, satuan keamanan serta jajaran pemerintah untuk turut bersama aparat menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

Pemprov Kalsel berterima kasih dengan dukungan institusi TNI/Polri sehingga setiap program pemerintah dapat berjalan dengan lancar.

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor berharap hubungan kerja yang harmonis antar prajurit POLRI-TNI dan jajaran Pemprov Kalimantan Selatan dapat terjalin lebih baik untuk mewujudkan Kalsel aman dan kawasan zona damai.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/07/2017 0 komentar-komentar

Penjagaan Ketat, Amankan Puncak HUT Bhayangkara Ke-71

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pihak kepolisian melakukan pengamanan ketak dalam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71 yang digelar di Lapangan Makosat Brimob Polda Kalsel Banjarbaru, Senin (10/7/2017) sejak pukul 07.00 wita.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kesempatan tersebut yakni Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan dihadiri juga Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Ati Rachmat Mulyana, Waka Polda Kalsel Kombes Pol Nasri, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs. Djoko Poerbo Hadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel, para Bhayangkari Daerah Kalsel, Danrem 101 Antasari, Danlanal Kalsel, Danlanud Kalsel, Ketua Pengadilan Tinggi Kalsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, KA Binda Kalsel, Ketua MUI Kalsel, Ketua Nu, Ketua Muhammadiyah, Ketua BNNP Kalsel, Ombudsman, Forum Komunikadi Umat Beragama, Ketua PWI Kalsel, Pimpinan Media Cetak, Online dan Eletronik se Kalimantan Selatan, para Kepala Daerah se Kalsel, serta para anggota Veteran.

Upacara tersebut diisi dengan beragam penampilan. Seperti penampilan penanganan teror bom bunuh diri dan penanganan tindak kejahatan, serta penampilan lainnya.

Sebelumnya HUT Bhayangkara ke-71 tahun 2017 ini di isi dengan berbagai macam rangkaian kegiatan seperti bakti sosial, bakti kesehatan, bazar murah serta membersihkan lingkungan baik tempat wisata, tempat-tempat ibadah, dll.

Pengamanan di Makosat Brimob Polda Kalsel Banjarbaru tersebut berlangsung ketat mulai dari sebelum upacara dimulai yakni pukul 07.00 wita, hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan yakni pukul 12.00 wita.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

10/07/2017 0 komentar-komentar

3 Ribu Personel Polda Kalsel Terima Penghargaan Bintang Narariya dari Presiden Joko Widodo l

oleh Humas Polda Kalsel 10/07/2017
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di Mako Brimob Polda Kalsel, rupanya menjadi momen spesial bagi jajaran Polda Kalsel dari pelaksanaan sebelumnya.

Pasalnya, Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo memberikan penghargaan Bintang Bhayangkara Narariya kepada 3.000 personel Polda Kalsel.

Adapun penghargaan tersebut diberikan lantaran tingginya dedikasi jajaran personel yang bertugas.

Pantauan Bpost Online, digelaran Upacara Parade dan Syukuran Pembinaan Tradisi Bhayangkara ke 71, turut hadir Kapolda Kalsel, Brigjend Pol Rachmat Mulyana, Danrem 101 Antasari, Kolonel Arm Syafie Kasno, Danlanud Sjamsudinnor, Danlanal, Pimpinan Banjarmasin Post Group, H Pangeran Rusdi Effendi, Walikota Banjarmasin, Banjarbaru dan tamu undangan lainnya.

10/07/2017 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 146
  • 147
  • 148
  • 149
  • 150
  • …
  • 383

Cari

Berita Terkini

  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polda Kalsel Apel Bakti Sosial dan Kurve Tempat Ibadah
  • Peringatan Hari Lahir Pancasila, Kapolda Kalsel Serahkan 5 unit Ranmor untuk Brimob
  • Polda Kalsel Kurban 37 ekor Sapi dan 16 ekor Kambing di Idul Adha 1447 H
  • Modernisasi Pendidikan Polri, SPN Polda Kalsel Resmi Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
  • Polda Kalsel dan Pemkab Tanah Laut Resmikan Pembangunan Jembatan Merah Putih Desa Tabanio

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip