
Hingga sekarang kasus temuan orok yang sempat menghebohkan warga beberapa waktu lalu, pelakunya masih belum diketahui oleh pihak kepolisian. Aparat hingga kini masih melakukan penyelidikan.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana mengatakan bahwa selama dia menjabat sudah 5 kali kasus pembuangan orok atau bayi ditemukan di tempat yang berbeda-beda.
“Yang terakhir terjadi di Sungai Martapura di wilayah Banjarmasin Selatan dan yang ditemukan di kamar kecil lantai 4 Duta Mall Banjarmasin,” ungkapnya, Minggu (26/2).
Adapun temuan yang ada di Duta Mall, pihak kepolisian sempat mencurigai seseorang karena dilihat gerik-geriknya yang ada di CCTV. Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, ternyata bukan yang bersangkutan. “Setelah diperiksa ke bidan, ternyata yang bersangkutan tidak terbukti habis melahirkan,” jelasnya.
Kasus orok bayi ini akan terus diselidiki pihak kepolisian Mapolresta Banjarmasin maupun Polsek-polsek untuk mengungkap orangtua pembuang bayi yang sudah beberapa kali dilakukan.




















Sebagai upaya Dit Sabhara Polda Kalsel untuk mendekatkan diri dengan masyarakat wujud dari sahabat baik hati rakyat. Dit Sabhara Polda Kalsel membantu peralatan Marching Band kepada SMKN 5 Banjarmasin serta penghargaan dari SDM polda kalsel, terkait pembinaan Marching Band Rasa AKPOL SMKN 5 Banjarmasin.