Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menerjunkan Tim SAR (Search And Rescue) untuk membantu proses evakuasi korban banjir di beberapa titik Kabupaten Banjar. Sekitar 14 personel disebar guna membantu mengevakuasi warga.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. melalui Direktur Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Nyoman Budiarja, S.I.K., M.Si. menjelaskan Tim SAR selalu disiagakan untuk disebar di beberapa titik di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) khususnya Kabupaten Banjar guna membantu evakusi warga korban banjir. Para personel ini membantu warga-warga yang terjebak di rumah lantaran air sudah cukup tinggi.
Dalam mengevakuasi korban banjir, tim dibagi menjadi dua yang masing masing dipimpin AKP Achmad Jarkasi, S.H. dan Iptu M.Zaini dengan menyusuri lokasi terdampak banjir yang berada di Kecamatan Martapura Barat, Martapura Timur, Karang Intan dan Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (17/1/2021).
Dengan menggunakan sarana Perahu karet, Truck, Bus dan Mobil double cabin para personel Dit Polairud Polda Kalsel tersebut melakukan penyisiran ke rumah rumah warga dan mengevakuasi warga baik yang lansia, ibu dan anak-anak untuk selanjutnya di bawa ke tempat yang lebih tinggi maupun ke Posko pengungsian.
Tidak hanya mengevakuasi warga, para personel yang mengenakan seragam lengkap juga bergotong royong membantu pengaturan lalu lintas di wilayah Kabupaten Banjar serta membantu pendistribusian logistik atau Sembako kepada warga yang terdampak banjir.
Berdasarkan data dari Dit Polairud Polda Kalsel, sebanyak 3.840 Kepala keluarga (KK) yang menjadi korban terdampak banjir di Kabupaten Banjar, meliputi 1.071 KK di Kecamatan Martapura Barat, 1.346 KK di Kecamatan Sungai Tabuk dan 1.423 KK di Kecamatan Martapura Timur.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Bripka Yudha Krisyanto