Ini Pesan Ketua Bhayangkari Kalsel Kepada Siswa Diktuk Bintara Polri TA.2017-2018

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Memasuki masa akhir pendidikan di SPN Banjarbaru, para siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tugas Umum TA.2017-2018 yang berjumlah 199 orang ini diberikan pembekalan-pembekalan, salah satunya dari Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan di Aula SPN Banjarbaru Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (28/2/2018) pagi. Berbagai pesan moral disampaikan Isteri dari Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana ini, yang juga didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Lina Nasri, beserta Pengurus Daerah Bhayangkari Kalimantan Selatan lainnya.

Harapan Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana kepada para siswa Diktuk yang sebentar lagi akan dilantik menjadi anggota Polri ini, bisa menjadi Bhayangkara yang dibanggakan sesuai dengan program Kapolri yaitu Polisi Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

Sebab selama pendidikan para siswa telah diberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan di ditambah dengan Pengetahuan di bidang etika yakni Cara melayani masyarakat dengan sopan dan ramah, Berpakaian dengan rapi supaya lebih kelihatan bersahaja, Bagaimana kita bersosialisasi / bermasyarakat, bersikap dan bertingkah laku yang dapat dijadikan suri tauladan dilingkungan masyarakat, Mengatur kehidupan dalam berumah tangga, sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan sejahtera, yang diliputi dengan rasa saling mengasihi dan menyayangi.

Hal lain yang disampaikannya oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana adalah mengenai Bhayangkari. Dimana organisasi ini merupakan wadah persatuan / berkumpulnya bagi istri-istri anggota Polisi. “Karena sesungguhnya Bhayangkari adalah sebagai pendukung utama anggota Polri dalam bertugas,” kata Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana.

Beberapa peranan organisasi Bhayangkari diantaranya :

  • Sebagai pengikat tali silaturahmi antara Bhayangkari yang satu dengan yang lainnya.
  • Sebagai tempat belajar bagi istri anggota Polri tentang pengetahuan organisasi, pendidikan, etika pergaulan dan keterampilan yang bila dikembangkan mampu menunjang perekonomian keluarga.
  • Organisasi Bhayangkari bergerak dibidang sosial khususnya untuk membantu keluarga besar Polri masupun masyarakat yang tertimpa musibah / bencana dll.

Selain organisasi Bhayangkari, juga ada organisasi Yayasan Kemala Bhayangkari yang dikelola oleh Bhayangkari dan dipimpin oleh Ketua Pengurus YKB Daerah Kalimantan Selatan (Ibu Kapolda) dan organisasi ini bergerak dalam bidang Sosial, Keagamaan, dan Kemanusiaan serta mengelola usaha untuk mendanai kegiatan organisasi Bhayangkari.

Beliau (Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Ny. Hj. Ati Rachmat Mulyana) juga mengingatkan kepada para siswa kelak bila nantinya akan membina rumah tangga, dalam memilih pendamping hidup perlu mempertimbangkan beberapa hal diantaranya :

  1. Pilihan pendamping yang baik, beriman dan pandai bersyukur serta mampu mengurus rumah tangga dan anak-anak.
  2. Pilihlah pendamping yang nantinya mampu mendampingi, mengerti dan mendukung tugas suami sebagai anggota Polri.
  3. Pilihlah pendamping yang mampu meringankan beban suami dan bukan malah menjadi beban bagi suami.
  4. Pilihlah pendamping yang dapat menyesuaikan diri dimanapun suaminya ditempatkan, serta menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.

Hal ini perlu diperhatikan mengingat peran istri sangat berpengaruh dalam memberikan dorongan dan semangat agar suaminya dapat melaksanakan tugas dengan baik.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar