Unit K-9 dalam dunia Kepolisian kini sudah dikenal luas sebagai bagian tidak terpisahkan dari tugas-tugas Kepolisian itu sendiri. K-9 merupakan unit khusus yang melibatkan Anjing terlatih. Istilah K-9 sendiri diambil dari nama jenis Serigala Ca-nine, yang pada masa lalu dimanfaatkan untuk kepentingan perang di Amerika.
Kini di masing-masing Kesatuan Polisi hampir di seluruh dunia ada Unit K-9 di dalamnya. Kemampuan Anjing sebagai hewan yang mampu melacak berbagai jejak dan bau, benar-benar membantu dalam kerja-kerja Polisi. Di Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, juga memiliki Unit K-9 yang bernaung di Kesatuan Sabhara.

Saat ini personel Unit K-9 Polda Kalsel berjumlah 17 orang terdiri 14 Polki dan 3 Polwan, dengan jumlah Satwa Anjing terlatihnya berjumlah 7 ekor.
Namun kini Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) Unit K-9 (Unit Satwa) telah memiliki tambahan 2 (dua) ekor Satwa Anjing dengan kemampuan Narcotics Detection dan General Detection, sehingga jumlah keseluruhan Satwa Anjing Unit K-9 sebanyak 9 ekor.

Kedatangan dua ekor satwa ini diterima langsung Direktur Sabhara Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Drs. Muhamat Khosim, M.Hum. diwakili Kasubbag Renmin Dit Sabhara Polda Kalsel Kompol Widarno, Rabu (6/6/2018) pukul 14.30 wita.
Dua ekor satwa baru milik Dit Sabhara Polda Kalsel yang baru bergabung ini berjenis Betina warna hitam yang diberi nama Jina I (Narcotics Detection) dan berjenis Jantan warna coklat yang diberi nama Rex (General Detection).
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto
