Kapolda Kalsel Hadiri Rapat Koordinasi Tiga Pilar

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

FORKOPIMDA (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi di Gedung Ideham Chalid Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Rabu (26/9/2018) pukul 09.00 wita.

Kegiatan yang mengangkat tema (Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPD, Anggota DPR, serta Anggota DPRD) “Wujudkan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk” ini di pimpin langsung Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, di damping Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si dan Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto serta dihadiri Muspida Provinsi Kalsel, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah dan Kades se Kalimantan Selatan.

Suksesnya Pemilu 2019 merupakan target yang harus dicapai bersama sehingga benar – benar bersama – sama menjaga kondusifitas keamanan di Provinsi Kalsel. “Sebentar lagi kita akan memasuki tahapan kampanye dan kita yakini suhu politik pasti meningkat oleh karena itu kita sebagai TNI – Polri dan ASN harus bersikap netral dalam menangani permasalahan ini,” ucap Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor.

Sementara itu Pangdam VI Mulawarman Mayor Jenderal TNI Subiyanto menuturkan Koordinasi Forkopimda ini sangat positif merupakan sarana tiga pilar (Pemda, TNI dan Polri) dalam menghadapi Pemilu 2019. Harapannya setelah rapat ini semua pihak harus bersinergi bila terjadi permasalahan di wilayah, Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai pucuk utama di wilayah diharapkan dapat bekerjasama dengan perangkat daerah.

Lebih lanjut, sebagai tugas TNI dalam perbantuan TNI kepada Polri dalam penanganan pertahanan Pemilu sesuai prosedur dan mekanisme perbantuan TNI kepada Polri. Kodam VI Mulawarman siap membantu Polri baik dari pasukan maupun alutista yang dibutuhkan untuk menjaga kelancaran Pemilu 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan seluruh jajaran atas pelaksanan Pilkada Serentak yang telah berlangsung beberapa waktu lalu di tahun 2018 ini dimana Kalimantan Selatan (Kalsel) berjalan lancar aman dan kondusif, tentunya semua itu terlaksana karena sinergitas semua stakeholder.

Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai ujung tombak yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat, dapat mengetahui potensi konflik dan harus mencermati perkembangan diwilayah masing masing.

Dalam pelaksanan Pilpres 2019 Polda Kalsel menggelar Operasi Mantap Brata Intan 2018 yang berlangsung selama 397 hari mulai dari 20 September 2018 sampai dengan Oktober 2019. “Hari ini kita laksanakan rakor tiga pilar agar dapat bekerja di tingkat desa dan kelurahan, permasalahan ideologi sosial dan budaya diharapkan dapat di inventarisir oleh rekan rekan tiga pilar di desa, tiga pilar sebagai fungsi deteksi mengetahui permasalahan awal di Desa,” ucap Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel menambahkan, waspadai kelompok radikalisme, lakukan pendataan di lingkungan masing masing, kuasai wilayah dan kenali orang orang dilingkungan setempat, lakukan sambang ke desa desa.

Berikan kesadaran kepada masyarakat bahwa pesta demokrasi ini bukan untuk memecah belah anak bangsa dan tidak mudah terpancing pemberitaan Hoax oleh kelompok kelompok yang ingin  membuat situasi kamtibmas di wilayah kita menjadi terganggu atau tidak kondusif.

Saya berharap kita semua dapat bahu membahu menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kalsel dan pelaksanan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar. Terlebih Jaga Netralitas aparat TNI/POLRI dalam Pemilu 2019,” tutup Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Brigadir Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar