Di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Banjarbaru Polda Kalimantan Selatan digelar Upacara Penutupan dan Prasetya Perwira Polri Lulusan Pendidikan Seleksi Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri Program Satu Bulan tahun anggaran 2017, Kamis (21/12/2017) pagi.
Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), yang dihadiri Irwasda Polda Kalimanatan Selatan, Pejabat Utama jajaran Polda Kalimantan Selatan, Bhayangkari Daerah Kalimanatan Selatan, para Kasatwil jajaran Polda Kalimanatan Selatan, para Pejabat TNI dan Sipil.
“Hari ini, pendidikan alih golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira tahun anggaran 2017, resmi saya tutup,” kata Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana.
Selanjutnya, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana melepas tanda siswa serta memasangkan tanda pangkat efektif kepada perwakilan lulusan PAG Polda Kalimantan Selatan, dan memberikan ijazah. Dilanjutkan pembacaan sambutan tertulis Kalemdiklat Polri oleh Kapolda Kalimantan Selatan.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa upacara Prasetya Perwira Polri hari ini, merupakan momentum penting, sebagai puncak kegiatan menandai berakhirnya seluruh program pendidikan dan latihan alih golongan dari Bintara ke Perwira Polri yang berlangsung selama satu bulan, melalui pelantikan ini, maka secara kuantitas, Polri telah berhasil menambah jumlah perwira baru sebanyak 2998 orang. Yang nantinya akan menjadi perkuatan untuk mengemban tugas pada berbagai fungsi staf maupun operasional, sesuai bidang dan keahliannya masing – masing di markas besar maupun di seluruh jajaran kewilayahan.
Program pendidikan dan pelatihan yang telah diberikan kepada para Perwira ini, merupakan tahapan dan aspek penting, sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Polri yang Promoter dan siap terjun di lapangan.
Lebih lanjut, agar Perwira semakin matang dan siap menyongsong tantangan tugas yang semakin berat maka dasar kompetensi, baik yang berkaitan dengan aspek kepemimpinan, pengetahuan teknis kepolisian, kemampuan manajerial, penguasaan teknologi informasi, maupun pengembangan semangat esprit de corps, dan kecintaan terhadap institusi selama berada di pendidikan ini, harus dijadikan sebagai pondasi serta landasan awal yang perlu untuk terus dipupuk dan dikembangkan.
Guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas maka peningkatan kapasitas personal, pengembangan pengalaman serta pembelajaran yang sistematis dan berkesinambungan, secara formal maupun informal, harus terus dilakukan. Terlebih dalam menyiapkan para Perwira Polri yang Promoter baik di bidang Kriminalitas dengan bentuk kejahatan konvensional, kejahatan terorganisir, serta berbagai tuntutan publik yang menghendaki langkah nyata Polri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Seiring dengan perkembangan masyarakat yang sangat cepat dan dinamis dan khususnya dalam menghadapi Pemilihan Legislatif Tahun 2018 dan Pesta Demokrasi Rakyat Indonesia yaitu Pemilihan Presiden Tahun 2019.
Oleh karenanya semua tantangan riil yang harus segera dijawab, melalui peningkatan integritas, profesionalisme dan kualitas kinerja. Oleh karenanya, kepada para Perwira yang baru saja dilantik saya mengingatkan, bahwa mulai saat ini kapasitas saudara adalah sebagai first line supervisor, yang akan selalu bekerja sama, melekat dan menjadi pengawas kinerja anggota Polri di lapangan. perwira adalah panutan dan saudara akan menjadi pemimpin yang berada pada ujung tombak pelayanan Polri, yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Sementara itu di bidang sosial masyarakat, Polri dihadapkan pada berbagai potensi konflik sosial dan anarkhis massa akibat adanya sengketa tambang, perebutan lahan perkebunan, isu sara yang seringkali disertai tindakan kekerasan dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Kepada Perwira yang baru saja dilantik Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana mengingatkan, bahwa mulai saat ini kapasitas para peserta Pendidikan Seleksi Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri adalah sebagai first line supervisor, yang akan selalu bekerja sama, melekat dan menjadi pengawas kinerja anggota Polri di lapangan. Perwira adalah panutan dan saudara akan menjadi pemimpin yang berada pada ujung tombak pelayanan Polri, yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto