Tidak banyak anggota polisi yang merelakan pekarangan rumahnya dijadikan lokasi pendidikan khususnya pendidikan Agama Islam.
Dan itu hanya terjadi di Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Adalah Ipda Munadi selaku Kasium Polsek Takisung Polres Tanah Laut, orang yang membangun Madrasah Ibtidaiyah.
Ipda Munadi adalah orang yang mendapat hadiah ikut Pendidikan Perwira dari Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., atas Dedikasinya dalam kegiatan Sosial Keagamaan.
Ipda Munadi mengaku membeli lahan kosong yang menyatu di pekarangan rumahnya untuk bangunan ruang kelas belajar.
Kini sudah berdiri pondasi untuk tiga ruang kelas belajar di atas lahan seluas tiga setengah hektare. Lahan itu dibeli dengan uang pribadi dan sebagian dari donatur.
“Latar belakang pembangunan Madrasah itu karena belum adanya Madrasah Ibtidaiyah di Desa Benua Tengah khususya di Kecamatan Takisung pada umumnya,” kata Ipda Munadi.
Ipda Munadi mengaku banyak masyarakat yang berharap berdiri bangunan Madrasah Ibtidaiyah di Desa Banua Tengah. Itu untuk mengakomodir jika ada orangtua siswa yang anaknya ingin belajar Agama Islam di Madrasah.
“Masyarakat di Desa Banua Tengah Kecamatan Takisung jika ingin menyekolahkan anaknya di madrasah ibtidaiyah terpaksa harus ke Pelaihari,” kata Ipda Munadi.
Rencana mendirikan madrasah ibtidaiyah bernama Nurul Adzulam, artinya “Penerang Kegelapan yang Akan Menerangi Sesuatu yang Gelap”.
Itu dikatakan Ipda Munadi sesudah mendapatkan restu dari tokoh agama di Kecamatan Takisung dan sudah disosialisasikan kepada masyarakat.
“Saya berharap berkah dan istiqomah saja. Satu ruang kelas itu dapat menampung anak didik sekitar 30 hingga 40 siswa,” kata Ipda Munadi.
Tenaga pendidik di Madrasah Ibtidaiyah itu dijamin Ipda Munadi tidak menjadi kendala karena tidak sedikit alumni TPA yang sudah bergelar sarjana pendidikan Islam. (Polres Tala)
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto