Pasca rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) situasi tetap kondisi dan terjaga.
Ini menjadi momentum kalangan Habaib, Pimpinan Ponpes serta Cendikiawan Muslim di Provinsi Kalsel sebagai penyejuk dan menjaga harmonisasi.
Momentum Multaqo Ulama yang akab digelar dalam waktu dekat diharapkan dapat sebagai penyejuk dan menjaga harmonisasi.
Terkait kegiatan itu, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Rapat Rencana Kegiatan Multaqo Ulama Provinsi Kalsel, bertempat di Ruang Kerja Kapolda Kalsel, Senin (13/5/2019) pukul 08.22 Wita.
Rapat tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si dan dihadiri Wakapolda Kalsel serta para Pejabat Utama Polda Kalsel.
“Saat ini Kalsel menjadi salah satu calon Ibukota Indonesia.
Acara Multaqo Ulama Provinsi Kalsel ini sekaligus untuk menunjukkan bahwa Kalsel patut untuk itu (jadi Ibukota RI).
Kalsel jadi contoh untuk provinsi yang damai dan harmonis,” ucap Kapolda Kalsel.
Pentingnya menjaga kondisi aman di Provinsi Kalsel juga disampaikan Jenderal Bintang Dua dipundak itu. “Saat ini kalau dilihat di permukaan, kondisi masyarakat damai-damai saja.
Begitu juga saat lihat acara di televisi. Tetapi, jika diperhatikan di handphone (melalui medsos), mulai terlihat ada hal-hal yang dirasa bisa menganggu stabilitas nasional.
Hal itulah yang perlu dicegah,” ucap Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan, peran Ulama, Habaib dan Cendekianwan mendinginkan dan menyejukkan suasana.
“Kita ingin Ulama, Habaib dan Cendikiawan Muslim jadi penyejuk dan pendingin suasana.
Peran Ulama dan Habain sangat diperlukan untuk itu. Atas dasar itulah Multaqo Ulama dilakukan,” ucap Kapolda.
Adanya perbedaan, baik itu pilihan kepada 01 ataupun 02, diminta untuk tidak menggangu kondusifitas Provinsi Kalsel yang saat ini sudah berjalan sesuai jalur.
“Kalau kemarin ada kubu 01 dan 02, hari ini sudah tidak ada lagi. Semua berpindah ke 03, yaitu Persatuan Indonesia,” ucap Kapolda Kalsel memyampaikan pesan damai.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto