Kepolisian Resort Barito Kuala melaksanakan Penelitian tentang Efektifitas Program Kerjasama Polri dengan JICA di Bidang Polmas Kabupaten Batola, Kamis (16/11/2017) pukul 10.00 – 11.45 wita, bertempat di Aula Jana Nuraga Polres Batola.
Adapun yang hadir dalam kesempatan itu yakni rombongan Kunjungan Tim Supervisi dan Penelitian dari STIK dan JICA do Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Bambang Wiji (Akpol 86 – KA TIM LIT), Kombes Pol Yus Fadilah SIK (Akpol 90 – TIM LIT), Pembina DR A Wahyurudhanto MSI (TIM LIT), Pembina DR Yopik Gani SIP MSI (TIM LIT), AKP Suci Ramadhani (TIM LIT), dan AKP Lalu Ryan Aditya SIK (LO).
Sedangkan dari Polres Barito Kuala hadir langsung Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.Si, Waka Polres Batola Kompol Awilzan SIK, Kabag Sumda Polres Batola Kompol Riyadi, Kasat Binmas Polres Batola AKP Volvy Apriana, S.Pd, MA, Kapolsek Wanaraya IPTU Hormansyah, Kapolsek Tabunganen IPTU Prastyana SIK, SH, para Bhabinkamtibmas Polres Batola, serta para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, pengurus FKPM, dan Pengurus RT/RW.
Selain itu dalam Silahturahmi Kamtibmas tersebut juga dihadiri para Parisade Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat.
Kegiatan penelitian yang dibuka langsung oleh Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan Inovasi Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polres Batola, dilanjutkan kata sambutan dari Ketua Tim Penelitian STIK.
Di kesempatan itu Pendalaman Materi Penelitian oleh Tim dengan kegiatan pengisian Quesioner oleh masyarakat dari Tim yang juga diisi dengan sesi tanya jawab dari Tim kepada masyarakat, dimana yang menjadi pertanyaan atau harapan dari masyarakat seperti H. Jahran adalah Masalah Pekat agar lebih di atensi khususnya peredaran zineth/carnophen karena sangat merusak sendi-sendi agama maupun keharmonisan keluarga sehingga di mohon kepada Polri khususnya Polrres Batola melalui Bhabinkamtibmas agar lebih melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan memberikan himbauan betapa merusaknya zenith/carnophen bagi kehidupan manuasi.
Terkait masalah Radikalisme H. Jahran mengatakan agar para anggota Polri khususnya Bhabinkamtibmas melakukan pendekatan-pendekatan kepada kelompok agama karena di sinyalir sudah ada kelompok agama yang ingin merubah falsafah ideologi Indoneaia dengan sesuatu yang lain. Sehingga Bhabinkamtibmas dapat lebih menyetuh kepada kelompok-kelompok agama.
Sementara itu H. Sabarudin Mengharapkan kehadiran Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di Panti Asuhan agar dapat mencegah peredaran narkoba kkhususnya obat-obatan terlarang di kehidupan generasi penerus bangsa maka pembinaan seperti sosialisasi narkoba dan lain-lain sebagainya agar dapat menyentuh kehidupan anak-anak panti.
Selain itu bagi anak-anak muda yang terkena narkoba dan berada di lembaga penampungan atau rehab agar dilakukan pendekatan dengan melakukan pembinaan mental rohani seperti pengajian, karena para Tokoh Agama pun siap dihadirkan untuk menjadi guru mengaji atau memberikan nasihat-nasihat sesuai ajaran ilmu agama.
Bagi H. Tarmiji memohon kepada anggota kepolisian agar bisa dibuatkan pos-pos polisi sebagai tempat persinggahan polisi saat di desa agar kehadiran Polisi bisa di rasakan sebagai antisipasi cepatnya reaksi kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas apabila ada terdengar suatu kejahatan khususnya ditempat-tempat rawan kriminalitas didesa.
Salah seorang warga lainnya Mansyah Polmas Desa Barambai Sangat berterima kasih dengan ada Bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat dan melakukan pembinaan-pembinaan dan juga menyentuh langsung kepada masyarakat sehingga suasana desa yang tadinya suhu sosialnya panas menjadi sejuk dengan kehadiran anggota Polisi didesa.
Sedangkan Polmas Desa Kolam Kanan Kecamatan Berambai berterimakasih dengan kehadiran Bhabinkamtibmas yang juga ikut mengawal transparansi penggunaan dana desa sehingga masyarakat juga merasa terbantu dengan mengetahui apa apa saja yang sudah dilakukan aparat pemerintahan desa terkait dana desa.
Sementara itu Tim menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas memang perlu berinovasi sehingga kehadirannya didesa dapat bermanfaat bagi warga, dan tetap aktif dalam giat Antisipasi Karhutla dengan memberikan himbauan-himbauan bahaya dan dampak dari Karhutla.
Saat ini Pola kepolisian sudah berubah dari yang tadinya menindak kejahatan sekarang menjadi mencegah terjadix kejahatan (dari Reactive Policing menjadi Proactive Policing). Meskipun begitu, tetap ingat Tupoksi utama anggota Polri yakni Melayani dan Melindungi serta Mengayomi dengan pengertian melayani masyarakat dengan tulus hati.
Di kesempatan itu juga berlangsung Pendalaman Materi kepada Kasat Binmas terkait dengan kegiatan Polmas dan Binmas di wilayah hukum Polres Batola, Pendalaman Materi kepada Kapolsek Wanaraya dan Kapolsek Tabunganen tentang apa saja yang sudah di lakukan Kapolsek Wanaraya terkait dengan pembinaan Polmas d Kecamatan, seta Pendalaman Materi terhadap Bhabinkamtibmas terkait pengembam langsung fungsi Polmas selain membuat kegiatan inovasi dan harapan-harapan Bhabinkamtibmas kedepannya agar lebih di perhatikan lagi terutama dukungan Sarpras serta Dukops Bhabin, dan kegiatan di hari itu pun diakhiri dengan foto bersama. (Polres Batola)
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto