Guna mencegah peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten Barito Kuala, Kepolisian Resort Barito Kuala bersilahturahmi turun langsung bertemu masyarakat.
Seperti yang terjadi pada Kamis (16/11/2017) pukul 15.00 – 17.00 wita, dipimpin langsung Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.Si, beserta Waka Polres Batola Kompol Awilzan, S.I.K. dan para Pejabat Utama Polres Batola, Kepala BNN Kabupaten Batola Drs. Pepsodeni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs. Dahlan, Kepala Dinas Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfo, Muspika Kecamatan Berambai, para Perisade Dusun 3 Kampung Bali, Tokoh Masyarakat dan warga Desa Dusun Bali mencanangkan Dusun 3 Kampung Bali Desa Kolam Kanan Kecamatan Berambai Kabupaten Batola sebagai Dusun Bersih Narkoba dan juga merupakan Dusun pelopor terbentuknya Dusun Bersih Narkoba di Kabupaten Batola.
Kapolres Batola AKBP Syahril Saharda, SIK, M.Si, dalam kesempatan ini menyampaikan data tindak pidana Narkoba dari tahun 2015 s/d 2017 di Polda Kalsel maupun di Polres Batola, serta menyambut baik di canangkannya Dusun Bersih Narkoba karena dari data Satuan Narkoba Polres Batola bahwa tidak ada kegiatan peredaran maupun penggunaan narkoba di Dusun 3 Kampung Bali.
“Semoga kegiatan Dusun Bersih Narkoba bisa terus continue dalam rangka menyiapkan generasi muda di tahun Indonesia Emas yaitu tahun 2045,” harap Kapolres Batola.
Dengan dicanangkannya Dusun 3 Kampung Bali sebagai Dusun Bersih Narkoba, Polres Batola siap membantu pembinaan terhadap kegiatan-kegiatan anti narkoba baik melalui Bhabinkamtibmas maupun fungsi kepolisian lainnya.
Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Batola Drs. Pepsodeni Menyambut baik dan juga ikut Mencanangkan Dusun 3 Kampung Bali sebagai Dusun Bersih Narkoba, hal ini mendukung program pemerintah sesuai Program Nasional bahwa Indonesia saat ini sudah Gawat Darurat terhadap Narkoba sehingga penanganannya pun harus Gawat juga sesuai kondisinya dan dengan di bentuknya Dusun Bersih Narkoba salah satu upaya membantu pemerintah dalam upaya menangani gawat darurat narkoba.
Memberantas Narkoba dan perang terhdap narkoba harus dilaksanakan dengan P4GN karena narkoba membawa nyawa khususnya usia-usia produktif. “Dengan dicanangkannya Dusun Bersih Narkoba maka ini menjadi tanggungjawab bagi seluruh warga jangan sampai ada warga yang terindikasi Narkoba baik pengguna maupun pengedar,” ucap Kepala BNN Kabupaten Batola.
Kepala BNN Kabupaten Batola berharap Semoga bisa terus berkesinambungan dengan adanya bantuan dari dana desa untuk pemberdayaan warganya semoga, bisa menyiapkan generasi muda Indonesia yang hebat di jaman Indonesia Emas tahun 2045 nanti.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Banjar Dusun 3 Kampung Bali Desa Kolam Kanan Berambai itu Kepala Dusun 3 Kampung Bali yang membuka langsung kegiatan mengucapkan terimakasih kepada para Tamu Undangan Pejabat Daerah Kabupaten Batola yang sudah berkenan hadir dalam acara tersebut, serta menyampaikan Suatu kehormatan bagi Dusun 3 Kampung Bali, telah di akomodir oleh Bapak Kapolres Batola tentang permintaan warga untuk menjadikan Dusunnya sebagai Dusun Bersih Narkoba, bahkan hari ini bersama pejabat daerah Kabupaten Batola berkenan mencanangkan Dusun 3 Kampung Bali sebagai Dusun Bersih Narkoba.
“Dusun Ini di jadikan Dusun Bersih Narkoba adalah permintaan dari warga kepada Bapak Kapolres Batola saat melaksanakan Silahturahmi kepada Parisade dan Tokoh Masyarakat di Dusun 3 Kampung Bali, sebagai upaya antisipasi menolak, memberantas bahkan perang terhadap Narkoba,” ucap Kepala Dusun 3 Kampung Bali.
Kepala Dusun 3 Kampung Bali menambahkan bahwa warga sangat mengapresiasi pencanangan Dusun Bersih Narkoba, oleh sebab itu warga menolak apapun bentuk narkoba masuk di dalam dusun tersebut.
Sementara itu Kepala Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai dalam sambutan menyampaikan Narkoba adalah salah satu bentuk penjajahan terhadap Indonesia pada jaman Modern saat ini oleh sebab itu Narkoba harus di perangi karena melemahkan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.
Kepala Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai Mengajak warga khususnya pemuda dan pemudi untuk tidak terjerumus dalam narkoba, “isilah masa muda dengan agama dan hal-hal yang positif sebagai bekal untuk membangun desa,” tutur Kepala Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai.
Kepala Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai juga mengatakan bahwa nantinya akan membuat program pemberdayaan masyarakat yang nanti dananya bersumber dari dana desa pada Tahun Anggaran 2018. Untuk mendukung kegiatan pemberdayaan Pemuda dan kegiatan-kegiatan mengantisipasi narkoba, seperti sosialisasi dan lain-lain di bawah pembinaan Polres Batola dan BNN Kabupaten Batola.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs. Dahlan juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Batola atas Bantuan Keamanan dengan menggelar personel Polri saat berlangsungnya Pilkades di 25 Desa, 12 Kecamatan pada 7 November 2017 lalu.
Drs. Dahlan juga Menyambut baik dicanangkannya Dusun Bersih Narkoba, karena hal ini yang pertama di Kabupaten Batola bahkan di Kalimantan Selatan, serta adanya keberanian dari warga untuk menolak narkoba masuk ke dusunnya.
“Semoga Dusun Bersih Narkoba bisa menjadi contoh untuk desa-desa lainnya di Kabupaten Batola dalam memberantas dan memerangi Narkoba,” harap Drs. Dahlan.
Drs. Dahlan juga Mengajak warga untuk mendukung secara penuh perintah Presiden Jokowi dan Kapolri dalam memberantas dan memerangi Narkoba.
Dalam kesepatan itu dilakukan Penandatangan Kesepatan Warga untuk di jadikan Dusunnya sebagai Dusun Bersih Narkoba yang di wakili oleh Kepala Dusun, dan disetujui Kepala Desa dengan di Ketahui Kapolres Batola dan Ketua BNN Kabupaten Batola sebagai Pembina, usai dilakukan Penandatangan Kesepatakan dilanjutkan dengan Foto Bersama, dan diakhiri dengan Peninjauan Posko Narkoba Terpadu yang nantinya akan di buat sebagai tempat musyarawah apabila ada kejadian-kejadian terkait masalah narkoba kemudian juga untuk di gunakan pengurus Dusun Bersih Narkoba membuat perencanaan-perencanaan kegiatan terkait antisipasi narkoba. (Polres Batola)
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto