Guna mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Operasi Bina Karuna Intan 2017. Apel pasukan pun dilaksanakan di Mapolda Kalimantan Selatan, Selasa (10/10/2017) dan dipimpin Wadir Binmas Polda Kalimantan Selatan AKBP Tri Wahyudi, S.I.K. M.H. selaku Waka Ops Satgas Bina Karuna Intan 2017.
Operasi Bina Karuna Intan 2017 ini berlangsung selama 15 hari dimulai sejak 9-23 Oktober 2017 dan melibatkan personil dari Direktorat Binmas, Direktorat Intelkam, Direktorat Reskrimum, Direktorat Sabhara dan Bid Propam, dan apel ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personil, dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu Wadir Binmas juga menyampaikan kepada para anggota agar mengerjakan tugas sesuai tupoksi masing-masing Sub Satgas dari bidang Preventif maupun Preemtif.
Bencana Karhutla di Kalsel sendiri, telah menyebabkan kerugian material yang cukup besar, kerusakan ekosistem dan terganggunya kegiatan perekonomian.
“Bahkan dampak buruknya dapat dirasakan Provinsi lain serta negara tetangga,” ungkap Wadir Binmas Polda Kalsel.
Walaupun tiap tahun titik hotpsot Karhutla di Kalsel mengalami penurunan, Wadir Binmas tetap meminta para personil untuk memberikan kesadaran pada masyarakat Kalsel agar tidak sembarangan membakar hutan dan lahan.
Wadir Binmas mengharapkan dengan pelaksanaan Operasi Bina Karuna Intan 2017, masyarakat benar-benar sadar bahwa karhutla itu sangat berbahaya.
Ditambahkan Wadir Binmas, pihaknya tidak main – main, yang terbukti melakukan pembakaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto