Menjelang Pemilu tahun 2019, personil Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Polres Jajaran yang terlibat Operasi Mantap Brata 2019 mengamankan dan mengawal pendistribusian logistik dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di wilayah Kalimantan Selatan, Selasa (16/4/2019).
Aparat kepolisian melakukan pengawalan dengan ketat agar seluruh logistik bisa sampai dengan utuh, tanpa ada gangguan. Adapun jenis-jenis logistik Pilkada, yaitu kotak suara, bilik suara, stiker, gembok dan anak kunci dan surat suara.
Selain itu, juga di distribusikan alat kelengkapan TPS, antara lain paku, karet, kantong plastik, bantalan, lem, spidol, bolpoin, tinta sidik jari, segel pemilu, alat bantu tuna netra, tanda pengenal, buku pedoman KPPS, hologram dan Salinan Daftar Pemilih Tetap (SDPT).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si selaku Kaopsda mengaku sudah memerintahkan personil nya untuk mengamankan pendistribusian logistik Pemilu 2019. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama di perjalanan menuju tempat pemungutan suara (TPS).
“Logistik Pemilu yang sudah tiba di Desa atau Kelurahan diterima oleh KPPS. Kemudian untuk pengamanan logistik dimasing-masing Desa atau Kelurahan dijaga oleh Linmas Desa setempat yang diawasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” ucap Kapolda Kalsel.
Selain itu, Kaopsda juga meminta kepada seluruh anggota Polri untuk meningkatkan kesiapsiagaan terkait pengamanan Pemilu 2019. Menurutnya, peningkatan pengamanan itu sangat diperlukan mengingat kotak suara sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Atensi untuk pengamanan kotak suara menjelang tahap pemungutan suara, 17 April 2019 besok. Untuk personil yang sudah diploting agar melakukan pengamanan dan pengawalan ekstra ketat, jangan sampai kecolongan,” tegas Jenderal bintang dua tersebut.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto