Polres Tapin memaksimalkan keberadaan lapangan tembak rjuna yang dimiliki untuk menunjang kemampuan anggota. Selain itu lapangan tembak yang diimiliki juga bisa dimanfaatkan klub olahraga menembak Perbakin Tapin serta TNI-AD.
Hal ini diakui Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno SIK MH, Rabu (16/5/2018), latihan menembak dilaksanakan bagi Personel Polres Tapin dan Polsek Jajaran yang telah mengikuti test psikologi dan yang memenuhi syarat ( MS ) menggunakan senpi dinas. Kegiatan latihan menembak rutin dilakukan oleh anggota meliiputi menembak 2 tangan ( 5 Amunisi) dengan Jarak 20 Meter dan menembak 1 tangan ( 5 Amunisi ) dengan jarak 20 Meter.
Disampaikan mantan Kabag Dalpers Polda Kalsel ini latihan menembak tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota.
“Ini untuk meningkatkan kemampuan dan ketangkasan anggota dalam menembak,” katanya.
Latihan menembak tersebut, kata Kapolres wajib diikuti semua anggota dari berbagai satuan.
“Kita lakukan serentak, seluruh anggota wajib ikut latihan ini,” jelas dia.
Lanjutnya menjelaskan, bahwa tugas polisi sangat berat, terutama yang di lapangan. Sehingga dalam bertugas polisi harus memiliki kemampuan dan keterampilan menembak yang baik.
“Kemampuan anggota harus terus diasah,” terangnya.
Sehingga polisi dapat menjadi pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat yang baik.
“Anggota Polri harus mampu melindungi masyarakat dan dirinya sendiri makanya penting keterampilan menembak ini ditingkatkan terus,” pungkasnya.
Disisi lain, Polres Tapin juga mendorong anggota melakukan inovasi dan kreatifitas guna menunjang tugas dan pengabdiannya. Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Candi Laras Utara Aipda Muhammad Mulyono yang melakukan terobosan yakni, pencegahan karhutla dengan pemanfaatan rumput kering dan limbah pertanian diolah menjadi kompos.
Pembuatan obat rumput alternatif dari bahan garam , pupuk urea,diterjen,bensin dan solar. Pembuatan pupuk cair dari limbah sayur dan buah buahan, pembuatan obat pwngendali hama tanaman dari bahan tanaman obat dan bmbu dapur.
Melakukan memodif lahan pertanian konvensional menjadi (3in1) padi,sayur,ikan. Membuat makanan/minuman olahan dari bahan jahe dan gula aren( jahe instan). Pembentukan bank sampah pada pembinaan karang taruna dan motor pintar Polsek Candi Laras Utara.
penulis : anang
editor : hamsan