Sambut Perwira Lulusan Sespimmen, Kapolda Kalsel Ingatkan Tugas dan Tanggungjawab Pemimpin

oleh Humas Polda Kalsel
0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. memberi arahan kepada personel Lulusan Perwira Polri Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (SESPIMMEN) Angkatan 60 Tahun 2020, Jumat (6/11/2020) pukul 08.00 Wita.

Berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, kegiatan sini dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K, M.Si., Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol. Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si., para Pejabat Utama Polda Kalsel serta Lulusan Perwira Polri Sespimmen Angkatan 60 Penempatan Polda Kalsel.

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para Perwira yang baru saja dilantik agar setelah ditempatkan di Satuan Kerja yang baru dapat lebih semangat dan dapat menambah bekal menjadi seorang pemimpin baru.

Mengawali sambutannya, Kapolda Kalsel mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada 6 orang lulusan Perwira Polri Sespimmen Angkatan 60 T.A.2020 yang terdiri dari AKBP Zaenal Arifin, S.I.K., Kompol Ernesto Saiser, S.H., S.I.K., M.H., Kompol Moch Isharyadi Fitriawan, S.I.K., Kompol Ridwan, S.I.K., Kompol M. Ifan Hariyat T, S.H., S.I.K., M.H., dan Kompol Meilki Bharata, S.H., S.I.K.

Keenam Perwira tersebut pun diingatkan bahwa menjadi Pemimpin tidak hanya sekedar memiliki pangkat dan jabatan yang tinggi, namun mampu menjalankan berbagai tugas yang diberikan dan dibebankan.

“Seorang pemimpin harus memiliki visi yang jelas dalam membawa diri dan institusinya menjadi lebih baik lagi. Harus memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam leadership action, menjadi teladan dan berani mengajak pada kebaikan serta mampu membawa organisasi yang dipimpinnya ke arah yang lebih baik,” tutur Kapolda Kalsel.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel, pemimpin adalah figur yang harus membawa perubahan positif sehingga diharapkan para personil Polri tidak menjadikan profesi dan institusi untuk mengejar keuntungan pribadi dan kepentingan sesaat dengan cara menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. “Jadi Pemimpin Itu Memberi, Bukan Mengambil. Satu – Satunya Hal Yang Boleh Diambil Adalah Tanggung Jawab”.

Sebab menjadi seorang pemimpin tidak hanya memiliki kewenangan yang besar dalam sebuah organisasi, namun juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar karena kepemimpinan adalah inti dari sebuah manajemen yang merupakan penggerak bagi seluruh sumber daya yang dimilikinya terutama sumber daya manusia.

Selain itu juga, penting bagi seorang pemimpin Polri untuk dapat membangun hubungan kerjasama yang baik tidak hanya di internal Polri antara pimpinan dengan bawahan, namun juga harus mampu membangun kerjasama yang solid dengan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan lainnya melalui Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi yang baik, guna menyamakan arah dan langkah serta komitmen bersama dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kepada Perwira Lulusan Sespimmen Angkatan 60 Tahun 2020, Kapolda Kalsel berharap dapat memberikan warna baru dan menjadi angin segar dalam membawa perubahan positif bagi Polda Kalsel demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banua.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

Berita Terkait

Tuliskan Komentar