Sekilas Info
Peringati Hari Santri Tahun 2026, Kemenag Kalsel Bersama Polda Kalsel dan Para Santri Gelar Istighosah dan Doa Bersama
Kapolda Kalsel Pimpin Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan Pyrox dan Water Bombing
Wujud Kepedulian dan Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Bid Humas Polda Kalsel Gelar Baksos Di Masjid Darul Hamidi Banjarbaru
Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan KSAD dan Kepala BNPB, Tinjau Proses Pemadaman Karhutla dan Uji Coba Water Bombing Surfaktan
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Kalsel Gelar Donor Darah
Polda Kalsel Sosialisasi Dan Edukasi Anti Judi Daring dan Penipuan Digital di SMAN 5 Banjarbaru
Kapolda Beserta PJU Polda Kalsel Turun Langsung Melaksanakan Pengaturan Lalu Lintas
Wujudkan Program 100 Hari Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Minggu Kasih di Gereja GKE Maranatha Banjarbaru
Kapolda Kalsel Turun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Banjarbaru
Kapolda Kalsel Gelar Shalat Subuh Keliling, Tegaskan Komitmen “Polisi Bersama Masyarakat”
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#bareskrimpolri

Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Aman, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kalindo

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satgas Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melakukan sidak ke Pasar Kalindo, Banjarmasin, pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kompol Suryanthi, S.H., didampingi sejumlah personel, yakni AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting) selama bulan suci Ramadhan 1447 H, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan atau permainan harga di tingkat pedagang.

Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, berikut rincian harga dan kondisi stok bahan pokok di Pasar Kalindo:

1. Beras Premium: Rp15.400 – Rp16.400 per kg (di atas Harga Eceran Tertinggi/HET). Stok tergolong aman.
2. Beras Medium: Rp11.000 – Rp14.000 per kg (di bawah HET). Stok aman.
3. Cabai Keriting: Rp50.000 per kg (sesuai Harga Acuan Pemerintah/HAP). Stok aman.
4. Cabai Rawit Merah: Berada di atas HAP, namun stok masih aman.
5. Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (sesuai HAP). Stok aman.
6. Daging Ayam Ras: Rp32.000 – Rp35.000 per kg (sesuai HAP). Stok aman.
7. Bawang Merah: Rp40.000 per kg (sesuai HAP). Stok aman.
8. Bawang Putih: Rp40.000 per kg (sesuai HAP). Stok aman.
9. Daging Sapi: Rp135.000 – Rp150.000 per kg (di atas HAP). Stok tergolong aman.
10. Gula Pasir: Rp17.500 per kg (sesuai HET). Stok aman.
11. Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp15.700 per liter (sesuai HET). Stok aman.
12. Kedelai: Rp15.000 per kg (di atas HAP). Stok aman.

Kompol Suryanthi menyampaikan bahwa secara umum stok bahan pokok di Pasar Kalindo masih aman, meskipun ada beberapa komoditas yang harganya tercatat di atas HET atau HAP. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi berjalan lancar.

“Kami imbau pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual sesuai ketentuan. Masyarakat juga diharapkan tidak perlu khawatir berlebihan, karena stok bahan pokok aman dan kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala,” ujar Kompol Suryanthi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satgas Pangan Polda Kalsel dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta melindungi konsumen dari potensi kenaikan harga yang tidak wajar.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bapokting di Pasaran

oleh Humas Polda Kalsel 23/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Awal bulan Ramadhan 1447 H, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di Pasar Antasari Banjarmasin, Senin (23/2/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi sejumlah personel, yaitu AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K., Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Tim Satgas Pangan menyusuri area pasar dan berkomunikasi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan data terkini.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, berikut harga dan kondisi stok berbagai komoditas:

Komoditas dengan Harga Stabil/Menurun:

· Beras Premium: Rp15.400 per kg (sesuai Harga Eceran Tertinggi/HET), stok aman.
· Beras Medium: Rp12.000 – Rp14.000 per kg (di bawah HET), stok aman.
· Cabai Keriting: Rp35.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Merah: Rp35.000 – Rp36.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Bawang Putih: Rp35.000 – Rp40.000 per kg (sesuai HET), stok aman.
· Daging Sapi: Rp140.000 per kg (sesuai HET), stok aman. Pedagang tidak menjual daging sapi beku.

Komoditas dengan Harga Mengalami Kenaikan:

· Cabai Rawit Merah: Rp80.000 – Rp85.000 per kg (di atas HET), stok tergolong aman.
· Daging Ayam Ras: Rp42.000 – Rp44.000 per kg (di atas HET). Tim menemukan stok berkurang, dan harga beli dari distributor juga tercatat tinggi.
· Gula Pasir: Rp18.000 per kg (di atas HET), stok aman.
· Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp18.000 per liter (di atas HET), stok aman.
· Kedelai: Rp14.000 per kg (di atas HET), stok aman.

Menanggapi temuan di lapangan, AKP Hotman Mangasi Purba menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Bulog, untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, terutama pada komoditas yang harganya berada di atas HET.

“Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menimbun barang dan menjual dengan harga wajar. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan pasokan aman dan harga terkendali selama Ramadhan,” ujar AKP Hotman.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sektor pangan, serta melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

23/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga dan Stok Bapokting di Lotte Mart Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 22/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satgas Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar pengecekan serta pemantauan rutin terkait harga dan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) di pusat perbelanjaan Lotte Mart Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., didampingi Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., serta sejumlah personel lainnya, yakni Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan harga jual di tingkat konsumen tidak melampaui ketentuan pemerintah serta mengantisipasi potensi kelangkaan stok yang dapat meresahkan masyarakat. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah catatan terkait harga dan pasokan komoditas.

Untuk beras premium, harga tercatat sebesar Rp15.400 per kilogram, yang masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun, stok beras premium terpantau sedikit berkurang akibat adanya keterlambatan pengiriman dari supplier. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp72.900 per kilogram, berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), meskipun stoknya masih tergolong aman.

Komoditas telur ayam ras dibanderol Rp29.800 per kilogram (sesuai HET) dengan stok aman, sedangkan daging ayam ras justru berada di bawah HAP, yakni Rp38.000 per kilogram, dan stoknya pun aman. Untuk bawang merah, harga tercatat Rp71.900 per kilogram (di atas HAP), namun stok masih aman. Bawang putih dijual Rp39.000 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok aman.

Sementara itu, daging sapi dipatok Rp130.000 per kilogram (sesuai HAP), namun pihak Lotte Mart mengonfirmasi tidak lagi menjual daging sapi beku. Adapun gula pasir dijual seharga Rp17.500 per kilogram (sesuai HAP) dengan stok yang aman.

AKP Krismandra menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan setiap harinya untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, terutama saat momen Ramadhan ini yang berpotensi memicu lonjakan permintaan. “Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak menimbun barang dan mematuhi ketentuan harga yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan dapat berbelanja secara bijak dan tidak panik,” ujarnya.

Dengan pengawasan ketat dari Satgas Pangan Polda Kalsel, diharapkan kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Selatan, khususnya di Kota Banjarmasin, tetap terkendali dan masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya dengan harga yang wajar.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

22/02/2026 0 komentar-komentar

Awal Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Gencarkan Pantau Harga Beras dan Bapokting

oleh Humas Polda Kalsel 21/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Satuan Tugas Pangan Polda Kalimantan Selatan gencar melaksanakan pengecekan dan pemantauan harga beras serta bahan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Tradisional.

Kali ini Sabtu (21/2/2026) pagi, pengecekan dilakukan di Pasar Antasari yang dipimpin oleh AKP Sufian Noor, S.E., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar N, S.H., M.M., serta Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan dilakukan guna memastikan kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok di awal bulan Ramadan, serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran.

Dari hasil pengecekan, diperoleh data sebagai berikut:
– Beras Premium: Rp16.400/kg (di atas HET).
Stok beras premium sedikit berkurang akibat keterlambatan pasokan dari supplier.
– Beras Medium: Rp11.000–Rp13.000/kg (di bawah HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Keriting: Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Cabai Rawit Merah: Rp80.000–Rp85.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.
– Telur Ayam Ras: Rp30.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Ayam Ras: Rp30.000–Rp31.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Merah: Rp35.000–Rp36.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Bawang Putih: Rp39.000–Rp40.000/kg (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Daging Sapi: Rp145.000/kg (sesuai HET)
Untuk stok daging sapi, pedagang saat ini tidak lagi menjual daging beku.
– Gula Pasir: Rp17.500/kg (sesuai HET)
Stok tergolong aman.
– Minyak Goreng Rakyat (Minyakita): Rp15.700/liter (sesuai HET).
Stok tergolong aman.
– Kacang Kedelai: Rp14.000/kg (di atas HET).
Stok tergolong aman.

Satgas Pangan Polda Kalsel menyatakan akan terus melakukan monitoring secara berkala selama bulan Ramadan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan tenang.

Sebagaimana instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/02/2026 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Harga Beras dan Bahan Pokok Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan kembali melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan harga bahan pokok penting (Bapokting) di pasar tradisional. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (20/2/2026) pagi ini dipimpin langsung oleh AKP Sufian Noor, S.E., M.M., didampingi AKP Widodo Saputro, S.H., serta sejumlah personel, termasuk Aiptu Ahmad Baihaki, S.H., Brigadir Ridzahul Khairin, S.H., M.M., Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M., dan Brigadir David Kornianto, S.H.

Pemantauan difokuskan di Pasar Kalindo, Banjarmasin, yang merupakan salah satu sentra distribusi pangan utama di kota tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang akhir pekan dan pada momen Ramadhan, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan barang di tingkat pedagang dan konsumen.

Dari hasil pengecekan langsung terhadap sejumlah pedagang, Satgas Pangan mencatat fluktuasi harga pada beberapa komoditas. Berikut adalah daftar harga yang berhasil dihimpun di Pasar Kalindo per Jumat siang:

1. Beras Premium: Rp 15.400 – Rp 16.400 per kilogram (Terpantau di atas Harga Eceran Tertinggi/HET)
2. Beras Medium: Rp 11.000 – Rp 14.000 per kilogram (Terpantau di bawah HET)
3. Cabai Keriting: Rp 35.000 per kilogram (Sesuai Harga Acuan Pembelian/HAP)
4. Cabai Rawit Merah: Rp 90.000 per kilogram (Di atas HAP)
5. Telur Ayam Ras: Rp 30.000 per kilogram (Sesuai HAP)
6. Daging Ayam Ras: Rp 32.000 – Rp 35.000 per kilogram (Sesuai HAP)
7. Bawang Merah: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
8. Bawang Putih: Rp 38.000 per kilogram (Sesuai HAP)
9. Daging Sapi: Rp 135.000 – Rp 150.000 per kilogram (Di atas HAP)
10. Gula Pasir: Rp 17.500 per kilogram (Sesuai HET)
11. Minyak Goreng (Minyakita): Rp 15.700 per liter (Sesuai HET)
12. Kacang Kedelai: Rp 16.000 per kilogram (Di atas HAP)

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat. Ia menyoroti beberapa komoditas yang masih berada di atas ketentuan pemerintah, seperti beras premium, cabai rawit merah, daging sapi, dan kacang kedelai.

“Kami menemukan ada beberapa item yang harganya masih di atas HET atau HAP. Untuk komoditas seperti beras premium, kita akan telusuri lebih lanjut apakah ini murni karena kualitas atau ada faktor distribusi yang tidak efisien. Sementara untuk cabai rawit dan daging sapi, biasanya dipengaruhi oleh stok yang menipis,” ujar Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Meskipun ada beberapa komoditas yang harganya tinggi, ia mengapresiasi masih stabilnya harga komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur yang sesuai dengan ketentuan.

“Kami mengimbau kepada para pedagang untuk terus menjual dengan harga wajar dan tidak menimbun barang. Kepada masyarakat, kami minta untuk tidak panik dan segera laporkan jika menemukan indikasi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar,” imbuhnya.

Kegiatan pemantauan berlangsung kondusif dan mendapat respons positif dari para pedagang serta pengunjung pasar. Satgas Pangan Polda Kalsel berkomitmen untuk terus hadir memastikan keamanan dan kestabilan pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Enam Tersangka Pemalsuan Dokumen Kendaraan Bermotor Diciduk Polda Kalsel, Empat Tersangka Dari Blora Jateng

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. pers menyampaikan bahwa ada 6 orang tersangka yang ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus jaringan pemalsu STNK, SKPD, Faktur, NIK dan BPKB kendaraan bermotor.

Dari 6 orang tersangka, ada 4 tersangka berasal dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedangkan 2 tersangka lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Para tersangka tersebut yakni FN yang berperan Menawarkan Jual beli Mobil yang dipasarkan melalui Postingan Facebook dan Whatsapp serta melakukan pemesanan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu.

Kemudian SF perannya sebagai Penjual Mobil yang membeli dari tersangka FN yang dijual kembali kepada para pembeli di Kotabaru Kalimantan Selatan. RY berperan sebagai Makelar / Penjalur STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan dari tersangka FN kepada tersangka BD.

Tersangka RB perannya sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. KT perannya Membantu tersangka RB membuat dan memasarkan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. Dan tersangka BD berperan sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN.

Selain menangkap 6 tersangka, sejumlah barang bukti juga turut disita yakni Ranmor R4 sebanyak 20 unit, Plat mobil terpasang 20 pasang, STNK dan SKPD kedaluarsa / mati 18.120 lembar, BPKB kadaluarsa / mati 92 buku, Laptop 5 unit, Printer 3 unit, Stiker Hologram STNK 135 buah.

Cap stempel 39 buah, Cairan pengangkat tulisan dikertas 3 kaleng, Plastik STNK 82 lembar, Kertas HVS untuk SKPD palsu 15 pack, Lampu UV (Ultraviolet)2 buah, Amplop coklat 100 lembar, Bayclin (pemutih) 2 botol, Flashdisk 3 buah, Buku Tabungan Bank BCA 2 buah, Buku Tabungan Bank BRI 3 buah, Kartu ATM BCA 5 buah, Kartu ATM BNI 1 buah, Kartu ATM BRI 1 buah, Kartu ATM Mandiri 1 buah, dan Barang lainnya 80 buah.

Kapolda menjelaskan, modus operandi yang dipakai oleh para tersangka yaitu membeli kendaraan yang macet kreditnya kemudian dijual melalui Facebook dan grup Whatsapp, kemudian diterbitkan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu.

Dari pembuatan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu yang dilakukan oleh tersangka, diperoleh keuntungan hingga Rp.100.000.000,- perbulan, untuk pembuatan Notice pajak Rp.20.800.000,- perbulan, dan STNK Rp.12.000.000,- perbulan.

Para tersangka telah menjalankan aksinya mulai sejak tahun 2017 dengan wilayah operasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., menerangkan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan bahwa adanya pemalsuan STNK, BPKB saat pelapor melakukan pembayaran pajak yang diketahui bahwa pajak sudah terblokir.

Berdasarkan hal tersebut, Dit Reskrimum Polda Kalsel kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengakuan tersangka yang telah diamankan, kemudian ditangkap tersangka lainnya diwilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka mematok biaya Rp.800.000,- untuk pajak, sedangkan untuk BPKB dipatok dengan biaya Rp.4.000.000,-,” terang Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 19/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Memasuki hari pertama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) langsung tancap gas melakukan pengecekan dan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Antasari, Banjarmasin, Kamis (19/2/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan tetap terjaga selama bulan puasa, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi gejolak harga.

Dalam sidak yang dilakukan langsung ke lapak para pedagang, Tim Satgas Pangan AKP Hotman Mangasi Purba, S.H. didampingi AKP Muhammad Rezky, S.Tr.K., S.I.K. Brigadir Willy P Lumban T, S.H., M.M., Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Brigadir Raka Gilang Wira Darmawan, S.H., M.M., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. mencatat sejumlah fluktuasi harga. Beberapa komoditas terpantau stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, namun tidak sedikit pula yang masih berada di atas ambang batas.

Dari hasil pemantauan di lokasi, komoditas beras premium masih menjadi perhatian. Harga beras premium di Pasar Antasari tembus di angka Rp.16.400 per kilogram, melampaui HET yang ditetapkan sebesar Rp.15.400 per kg. Sementara itu, beras medium justru berada di bawah HET, yakni berkisar antara Rp.11.000 hingga Rp.13.000 per kg, di mana HET-nya adalah Rp.14.000 per kg.

Komoditas cabai rawit merah mencatatkan kenaikan paling signifikan. Harga cabai rawit merah melonjak hingga berada di kisaran Rp.80.000 hingga Rp.85.000 per kilogram, jauh di atas HET yang hanya berkisar Rp.40.000 hingga Rp.57.000 per kg. Kondisi berbeda terjadi pada cabai keriting yang masih dalam batas wajar di angka Rp.40.000 per kg.

Sementara itu, harga kedelai juga terpantau di atas HET. Kedelai dijual dengan harga Rp.14.000 per kg, sementara HET-nya berada di angka Rp.11.500 per kg.

Sementara itu, sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya justru terpantau stabil dan sesuai dengan ketentuan. Harga daging ayam ras tercatat Rp.30.000 hingga Rp31.000 per kg, masih di bawah HET Rp.40.000 per kg. Telur ayam ras juga stabil di harga Rp.30.000 per kg, sesuai dengan HET.

Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual dengan harga Rp35.000 hingga Rp.36.000 per kg (HET Rp.36.500 – Rp.41.500), dan bawang putih di angka Rp39.000 hingga Rp40.000 per kg (HET Rp.38.000 – Rp.40.000), keduanya masih dalam kategori wajar.

Komoditas lain seperti gula pasir dan Minyak goreng rakyat (MinyakKita) juga terpantau stabil sesuai HET, masing-masing di angka Rp.17.500 per kg dan Rp.15.700 per liter.

Namun, untuk daging sapi, meski secara harga jual di pasar berada di angka Rp.145.000 per kg, angka ini tercatat sedikit di atas batas atas HET yang ditetapkan yakni Rp.140.000 per kg.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama bulan Ramadhan.

“Hari pertama puasa ini kita turun langsung untuk memastikan tidak ada penimbunan dan kenaikan harga yang tidak wajar. Dari hasil cek di Pasar Antasari, secara umum stok aman. Namun ada beberapa komoditas seperti beras premium, cabai rawit, dan kedelai yang harganya masih di atas HET. Ini akan kita koordinasikan dengan instansi terkait untuk mencari solusi, seperti menggelar operasi pasar jika diperlukan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan dan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying.

“Kami imbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak. Stok pangan di Kalsel Insya Allah aman selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” pungkas Kompol Oliestha Ageng Wicaksana.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

19/02/2026 0 komentar-komentar

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita di Pasar Tradisional Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 12/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari, Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Kota Banjarmasin, Kamis (12/2/2026). Salah satu fokus utama pengawasan adalah ketersediaan dan harga minyak goreng merek Minyakita.

Sidak yang digelar sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh AKP Krismandra N.W, S.Hut., S.H., M.P., beserta Iptu Andreas Oktanda, S.H., M.M., Aiptu Noor Ipansyah, S.H., Aiptu Ade Putera, S.Sos., M.Ap., M.H., Aipda Tenny Oki Librawan, S.H., dan Aipda Glery Ferdinan H, S.H., M.M.

Tim menyusuri lorong-lorong Pasar Tradisional di Banjarmasin untuk memantau langsung stok di tingkat pedagang pengecer serta memastikan tidak ada pelanggaran seperti penimbunan atau penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami menerjunkan tim untuk memastikan bahwa stok Minyakita aman dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat menjelang Ramadan. Dari hasil pantauan di lapangan, secara umum stok tersedia dan harga masih di kisaran Rp. 15.700 hingga Rp. 16.500 per liter, masih dalam batas wajar,” ujar AKP Krismandra di sela-sela pengecekan.

Namun demikian, pihaknya menemukan sejumlah pedagang yang masih menjual Minyakita dengan harga sedikit lebih tinggi dari HET yang ditetapkan. Atas temuan tersebut, tim memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang untuk segera menyesuaikan harga.

“Kami tidak langsung melakukan tindakan represif. Hari ini kami lebih mengedepankan edukasi dan persuasi. Kami minta pedagang untuk tidak mengambil marjin terlalu besar karena kebutuhan pokok ini sangat dinantikan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R. menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara intensif hingga penghujung Ramadan. Tidak hanya di pasar tradisional, pengawasan juga akan dilakukan di gudang distributor dan ritel modern.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan. Jika nanti ditemukan indikasi permainan harga atau penimbunan yang merugikan masyarakat, kami tidak akan segan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Oliestha.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan masyarakat Banjarmasin dan Kalimantan Selatan pada umumnya dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa dibayangi kelangkaan minyak goreng.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

12/02/2026 0 komentar-komentar

Hari Jadi Reserse Polri Ke-78, Polda Kalsel Berbagi 500 Paket Sembako Kepada Masyarakat

oleh Humas Polda Kalsel 10/12/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Reserse Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) meliputi Direktorat Reskrimsus, Direktorat Reskrimum, dan Direktorat Resnarkoba menggelar aksi Bakti Sosial dengan membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (8/12/2025) ini menyasar tiga lokasi berbeda, yakni Pasar Harum Manis, Rumah Singgah Kanker Anak, dan anak yatim.

Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi Polri, khususnya jajaran Reserse, terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, terutama di masa-masa yang penuh tantangan. Pembagian sembako dipimpin langsung oleh perwira Ditreskrimsus, Ditreskrimum, dan Ditresnarkoba Polda Kalsel didampingi oleh personel lainnya.

Bakti Sosial yang berlangsung di Pasar Harum Manis dipimpin oleh AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H. didampingi PS. Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R., sedangkan di Rumah Singgah Kanker Anak dipimpin oleh Kompol Gita Suhandi AchmadiI, S.I.K. dan Kompol Agus Rusdi Sukandar, S.H, S.I.K., M.H.

Di Pasar Harum Manis, bantuan diberikan kepada para pedagang kecil, pembeli, dan warga sekitar. Sementara itu, paket sembako juga diserahkan dengan penuh kehangatan kepada anak-anak pejuang kanker di Rumah Singgah Kanker Anak serta kepada anak-anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan menghadirkan senyum di tengah kesulitan yang mereka hadapi.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., dan Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. melalui perwakilannya Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Bakti Sosial ini bertepatan dengan hari jadi Reserse yang ke-78 yang mengusung tema “Resersi Polri Yang Responsif Beretika Dan Berkeadilan”.

“Ada 500 paket sembako dibagikan di tiga lokasi, yakni di Pasar Harum Manis, Rumah Singgah Kanker Anak, dan berbagi kepada anak Yatim bertempat di Mako Ditreskrimsus Polda Kalsel,” terang AKBP Yeremias.

Beliau menambahkan, ini adalah bagian dari policing humanis. Polisi tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga hadir memberikan kontribusi positif dan perhatian kepada masyarakat, terutama yang membutuhkan uluran tangan.

Para penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut ke depannya dan menjangkau lebih banyak lagi pihak yang memerlukan.

Aksi bakti sosial ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, membangun citra positif, serta menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi kebaikan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

10/12/2025 0 komentar-komentar

Jelang Akhir Tahun, Satgas Pangan Polda Kalsel Gencar Lakukan Pengecekan Stok Minyakita di Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 27/11/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan keamanan dan kelayakan produk pangan yang beredar di masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pengecekan terhadap minyak goreng merek MINYAKITA. Pengecekan dilakukan di sejumlah toko dan distributor, salah satunya di Toko Hj. Maimunah yang berlokasi di Jalan Ir. P.M. Noor, Pelambuan, Banjarmasin Barat, pada Kamis (27/11/2025) pagi.

Operasi pengawasan oleh personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel yang dipimpin oleh AKP Hotman Mangasi Purba, S.H., didampingi oleh personelnya, yaitu Brigadir Derissa Anggita Pebrianti, S.H., Briptu Fahmi Mubarak, S.H., dan Briptu Muhammad Akbar Perdana, S.H. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WITA untuk melakukan serangkaian pemeriksaan.

Fokus pemeriksaan kali ini adalah memverifikasi keakuratan takaran atau isi bersih dari minyak goreng kemasan. Tim Satgas Pangan secara teliti melakukan pengukuran menggunakan gelas ukur. Mereka mengambil sampel minyak goreng MINYAKITA kemasan 1 (satu) liter untuk dibandingkan antara isi aktual dengan yang tertera pada kemasan.

Hasilnya, dari pengukuran yang dilakukan, terkonfirmasi bahwa isi minyak goreng dalam kemasan MINYAKITA telah sesuai dengan takaran yang deklarasikan, yaitu 1 liter. Tidak ditemukan praktik kecurangan berupa pengurangan volume atau kecurangan takaran lainnya.

Selain memeriksa keakuratan takaran, tim juga memantau ketersediaan stok barang di tingkat distributor. Hasil pantauan menunjukkan bahwa stok atau ketersediaan Minyak Goreng MINYAKITA di Toko Hj. Maimunah dalam keadaan cukup dan aman. Hal ini memberikan sinyal positif mengenai stabilitas pasokan komoditas penting tersebut di pasar Kota Banjarmasin.

AKP Purba menyatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka pelaksanaan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang ditindaklanjuti oleh Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel dipimpin Ps. Kasubdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif Polda Kalsel dalam mengawal kebijakan pemerintah di sektor pangan,” terang AKP Purba sembari berharap dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang nakal sekaligus melindungi masyarakat dari produk pangan yang tidak memenuhi standar.

Selain itu, dengan adanya operasi seperti ini, diharapkan kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen dapat terwujud, serta stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng merek MINYAKITA di pasaran dapat terus terjaga.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

27/11/2025 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3

Cari

Berita Terkini

  • Peringati Hari Santri Tahun 2026, Kemenag Kalsel Bersama Polda Kalsel dan Para Santri Gelar Istighosah dan Doa Bersama
  • Kapolda Kalsel Pimpin Penanganan Karhutla Gunakan Metode Campuran Surfaktan Pyrox dan Water Bombing
  • Wujud Kepedulian dan Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Bid Humas Polda Kalsel Gelar Baksos Di Masjid Darul Hamidi Banjarbaru
  • Kapolda Kalsel Bersama Forkopimda Sambut Kedatangan KSAD dan Kepala BNPB, Tinjau Proses Pemadaman Karhutla dan Uji Coba Water Bombing Surfaktan
  • Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polda Kalsel Gelar Donor Darah

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip