Sekilas Info
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Peduli Perekonomian Lokal, Polisi Belanja Langsung dari Mama-Mama Papua di Mimika

oleh Humas Polda Kalsel 29/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Timika, Papua Tengah – Dalam upaya mendukung perekonomian lokal, personel Operasi Damai Cartenz-2025 melaksanakan kegiatan sosial dengan berbelanja langsung dari mama-mama pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Cenderawasih, SP3, Mimika, pada Selasa (28/1/2025) sore.

Kegiatan ini melibatkan dua personel, yakni Briptu Yoga Yandika dan Bripda Annisa Mahardika, yang membeli berbagai sayur-mayur dan buah-buahan segar hasil panen masyarakat setempat. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para pedagang kecil sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat lokal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pendekatan humanis yang menjadi salah satu fokus Operasi Damai Cartenz-2025.

“Kehadiran personel di sepanjang Jalan Cenderawasih ini bertujuan untuk mendukung pedagang kecil, khususnya mama-mama Papua, yang menjajakan hasil bumi mereka. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap perekonomian masyarakat lokal,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.

Menurutnya, interaksi langsung ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi melalui pembelian produk lokal, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih dekat antara aparat keamanan dan warga.

Salah seorang pedagang mengaku senang dengan perhatian yang diberikan personel Ops Damai Cartenz-2025. “Kami sangat berterima kasih. Kalau aparat sering seperti ini, kami pedagang kecil merasa diperhatikan, dan ini sangat membantu,” ujarnya.

Semua langkah ini bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan yang stabil sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjalin, sehingga tercipta Papua yang damai, aman, dan sejahtera.

29/01/2025 0 komentar-komentar

Dittipidsiber Tangkap Pelaku Deepfake Presiden Prabowo dan Pejabat Negara Lainnya

oleh Humas Polda Kalsel 25/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria berinisial AMA (29) atas kasus deepfake video Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat. Dia ditangkap di Dusun 1 RT/RW 002/001, Kelurahan Bumi Nabung Ilir, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji mengungkap, tersangka AMA menggunakan Artificial Intilligence (AI) Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Video itu kemudian disebar tersangka ke media sosial untuk menjaring para korban.

“Isi konten menawarkan bantuan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Brigjen Pol Himawan dalam konferensi pers, Kamis (23/1/2025).

Menurut Direktur, dalam video tersebut ditulis nomor Whatsapp yang dapat dihubungi oleh tersangka dengan harapan ada calon korban yang menghubungi. Jika ada korban yang menghubungi nomor tersebut, maka akan diarahkan oleh tersangka untuk mengikuti pengisian pendaftaran penerima bantuan.

“Setelah itu, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan kemudian akan terus dijanjikan pencairan dana oleh tersangka hingga korban mentransfer kembali, walaupun sebenarnya dana bantuan tersebut tidak pernah ada,” jelas Direktur.

Dijelaskan Direktur, tersangka mengakui telah melakukan kegiatan penipuan tersebut sejak 2020 sampai dengan 16 Januari 2025. Total, telah ada 11 korban yang terdata dengan setoran uang kepada tersangka AMA berkisar antara Rp250.000-Rp1.000.000.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap satu DPO berinisial FA, karena ini adalah sindikat. Jadi kami tidak akan berhenti sampai di sini,” ujar Direktur.

Penyidikan kemudian menjerat tersangka AMA dengan pasal 51 ayat (1) jo pasal 35 UU No. 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan pasal 378 KUHP.

25/01/2025 0 komentar-komentar

Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Distributor Kedua Minyakita di Banjarmasin

oleh Humas Polda Kalsel 23/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tergabung dalam Satgas Pangan Provinsi Kalsel melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap distributor kedua (D2) Minyakita di wilayah Kota Banjarmasin. Sidak dilakukan di tiga lokasi pada Kamis (23/1/2025) pukul 09.00 WITA.

Lokasi yang menjadi sasaran sidak antara lain, Toko Tasya Rasyid di Jl. Bali Banjarmasin yang dikelola oleh Ibu Lisa, Toko Iwan H. Rani di Pasar Harum Manis Banjarmasin yang dikelola Bapak Ahmad Saulani, dan Toko Amel Ibak di Jl. R.K. Ilir Banjarmasin yang dikelola oleh Ibu Ernawati.

Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Kasubdit I Indagsi Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKBP AKBP Amien Rovi, S.H. mengatakan Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan, distribusi, dan stabilitas harga Minyakita di pasaran, sekaligus mengawasi potensi penimbunan atau penyimpangan distribusi. Kegiatan ini juga merupakan upaya mendukung program Asta Cita Presiden RI.

“Sidak hari ini adalah untuk menjaga stabilitas harga Minyakita yang ada di masyarakat. Tidak hanya dari Polda Kalsel, namun sidak ini juga melibatkan dari Pemerintah Daerah tingkat Provinsi dan Kota,” terang AKBP Amien Rovi.

AKBP Amien Rovi menyampaikan, Direktorat Reskrimsus Polda Kalsel setiap hari menurunkan tim untuk memantau dan mengecek harga yang ada di lapangan baik toko-toko maupun ke pasar tradisional.

“Saat ini kondisinya sedang naik, untuk itu diperlukan kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan khusus Pemerintah Daerah,” ucap AKBP Amien Rovi.

Terkait dengan adanya tindak pidana penipuan yang diterima, pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut. “Karena Locus delicti (tempat terjadinya tindak pidana) ada di wilayah Kalimantan Tengah, maka akan lebih dahulu dilakukan koordinasi dengan kepolisian setempat,” terang Kasubdit I Indagsi.

Dalam pengecekan tersebut, Kasubdit I Indagsi Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Amien Rovi nampak didampingi tim yang terdiri dari Panit Unit III Subdit I Dit Reskrimsus Polda Kalsel AKP Widodo Saputro, S.H., Brigadir Ridzalul Khairin, S.H., M.M., dan Brigadir Ary Fajar Nabrian, S.H., M.M.

Selain itu turut hadir juga dalam pengecekan tersebut Plh. Sekda Provinsi Kalsel, Karo TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Provinsi Kalsel, Sekretaris TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Provinsi Kalsel, Bank Indonesia, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, dan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin.

 

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

23/01/2025 0 komentar-komentar

Harapan Kapolda Kalsel dengan Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektare

oleh Humas Polda Kalsel 21/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar kegiatan penanaman jagung dilahan seluas 120 hektare yang berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi, Sei Tabuk, Kabupaten Banjar, Selasa (21/1/2025).

Penanaman jagung 1 juta hektare yang juga digelar serentak seluruh Polda se Indonesia ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melalui zoom meeting.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangan persnya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa potensi Kalimantan Selatan kebutuhan jagung dalam satu tahun hanya 300 ribu ton namun yang terpenuhi hanya 30 persen. “Untuk itu masih banyak lagi kebutuhan jagung yang belum terpenuhi dan bisa diserap,” terangnya.

Beliau menerangkan, Kalimantan Selatan saat ini masih mencari kesiapan lahan kemudian diverifikasi baru setelah itu pihaknya dapat menghitung target yang ingin dicapai.

Meski begitu, lanjut Kapolda Kalsel, pihaknya mendapatkan target sebanyak 99.000 hektare (Ha).

Selain Kabupaten Banjar, seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan melaksanakan penanaman jagung.

Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan bantuan berupa 9 unit Excavator, 2 unit Traktor, dan 10 unit Mesin etek-etek yang diserahkan secara simbolisi oleh Kapolda Kalsel, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Dan SDM, Ka BNNP Kalsel kepada perwakilan Kelompok Tani.

Dengan penanaman jagung ini, Kapolda berharap terlaksananya program Asta Cita Presiden RI, terpenuhinya kebutuhan pakan ternak di Kalimantan Selatan, dan ingin memotivasi para generasi muda untuk bisa menjadi petani milenial terlebih pertanian menjadi salah satu potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penanaman jagung serentak 1 juta hektare ini tidak hanya dihadiri Kapolda Kalsel namun juga dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Dan SDM, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddinoor, Ka BNNP Kalsel, Kabag Ops Binda Kalsel, Koordinator Kejati Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Rektor ULM Banjarmasin, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Wilayah Kalsel, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalsel, Guru Adam, Bapak Waluyo, dan AKBP (Purn) Suyitno Ardi.

 

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

21/01/2025 0 komentar-komentar

Perang Lawan Narkoba, Polda Kalsel Musnahkan 65,5 Kg Sabu dan 12.171 Butir Ekstasi

oleh Humas Polda Kalsel 15/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan barang bukti narkotika dengan total berat 65.524,15 gram atau setara 65,5 kilogram Sabu, 12.171 butir ekstasi (XTC), dan serbuk ekstasi seberat 576,99 gram. Pemusnahan dilakukan di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (15/1/2025) pukul 08.30 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam konferensi persnya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan pencapaian Asta Cita Presiden RI dan dengan dimusnahkan barang bukti narkoba hari ini, Polda Kalsel berhasil menyelamatkan sebanyak 341.231 orang dari bahaya narkoba.

Beliau menjelaskan, ada beberapa hal yang membuat masih maraknya peredaran narkoba di Indonesia khususnya diwilayah Kalimantan Selatan, yaitu narkotika jaringan Internasional yang saat ini kembali diungkap oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel merupakan jaringan bandar besar Freddy Pratama yang sampai saat ini masih menjadi DPO Kepolisian.

Kemudian, keuntungan dari penjualan narkotika yang sangat menggiurkan bagi para bandar maupun pengedar narkoba.

Selain itu, ada beberapa negara-negara tetangga yang menjadi akses pintu masuk narkoba ke Indonesia seperti Malaysia dan Filipina, sehingga kita harus mempetakan dan memperketat pintu masuk tersebut agar peredaran narkoba di Indonesia bisa kita tekan dan bahkan kita hilangkan.

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menuturkan, melihat barang bukti narkotika yang beberapa kali diungkap, Kalimantan Selatan masih menjadi pasar yang menarik bagi para bandar dan pengedar. “Untuk itu, Polda Kalsel dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait bersama-sama kita hilangkan narkoba di wilayah ini dan Indonesia pada umumnya,” ucap Kapolda Kalsel.

Kapolda pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih aktif lagi melaporkan dan memberikan informasi kepada anggota kepolisian, BNN maupun instansi lainnya terkait peredaran narkotika.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. menjelaskan modus yang digunakan oleh para pelaku narkoba, yang dimana modusnya sering berubah-ubah seperti Follow the money maupun barangnya, dan menggunakan orang-orang maupun tehnik sistem yang berbeda.

Hal itu pun membuat pihaknya terus pelajari modus yang digunakan oleh para pelaku, sehingga nantinya dapat mengungkapkan gudang dan jaringan narkotika yang ada di Kalimantan Selatan.

“Modus narkotika yang masuk kewilayah kita tetap sama namun caranya yang berbeda, seperti berganti-ganti orang, berganti-ganti kendaraan, merubah plat kendaraan, memodifikasi kendaraan bahkan cara transaksi keuangannya pun berbeda,” terang Kombes Pol Kelana Jaya.

Pemusnahan yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, Kasi Narkotika Kejati Kalsel, Kabinda Kalsel, Kepala BNNP Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasi Intel Korem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danden Pomal Lanal Banjarmasin, Kepala Tim Penindakan BPOM Kalsel, Kakanwil Bea Cukai Kalsel, dan LKBH ULM.

 

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

15/01/2025 0 komentar-komentar

Sambang Nusa Presisi, Polda Kalsel Bagikan Bantuan Sosial Dan Bibit Ikan

oleh Humas Polda Kalsel 09/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka program Sambang Nusa Presisi, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan kegiatan bakti sosial (Baksos) yang berlangsung di Jalan Pangeran Hidayatullah, Kelurahan Banua Anyar, Kota Banjarmasin, Kamis (9/1/2025).

Dalam kegiatan ini turut hadir Kapolda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Ketua Bhayangkari Cabang Banjarmasin, Walikota Banjarmasin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Kepala Dinas PPPAKB Provinsi Kalsel, Kepala BKKBN Provinsi Kalsel, serta Danramil Banjarmasin Utara.

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Polairud Polda Kalsel ini mencakup beberapa kegiatan penting, seperti penebaran bibit ikan jenis patin sebanyak 25.000 ekor yang diperuntukan bagi 5 kelompok petani tambak.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa penebaran bibit ikan patin ini merupakan salah satu implementasi dari program Asta Cita Presiden RI terkait ketahanan pangan.

Selain penebaran bibit ikan patin, dalam kesempatan yang sama juga dibagikan bantuan sosial sebanyak 150 paket sembako berupa beras, tepung terigu, kopi, minyak goreng, mie instan, susu, teh, gula dan sarden.

Sementara dalam kegiatan pengentasan stunting yang diinisiasi oleh Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H., bersama Dir Polairud Polda Kalsel Kombes Pol Dr. Andi Adnan Syafruddin, S.H., S.I.K., M.M. turut bekerjasama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan 100 bantuan kepada anak-anak yang mengalami stunting.

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini sebagai bentuk kepedulian seluruh personil Polda Kalsel kepada masyarakat kurang mampu yang ada diwilayah Banjarmasin,” tutur Kapolda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berharap, ditengah perubahan lingkungan strategis saat ini, masyarakat mempunyai ketahanan pangan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Hal ini tidak lepas dari tugas pokok Polri, apabila masyarakat sejahtera terpenuhi sandang, pangan, papannya, tentu angka kejahatan bisa kita tekan,” pungkasnya.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

09/01/2025 0 komentar-komentar

Teladan dari Kompol Jajang Bantu Kehidupan Ratusan Anak Yatim-Disabilitas

oleh Humas Polda Kalsel 07/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kehidupan anak-anak yatim dan disabilitas di Cilegon, Banten, yang kurang mampu telah membuat Kompol Jajang Mulyaman bergerak untuk meringankan beban hidup mereka. Kasubbagbingadik Gadik SPN Polda Banten tersebut kini seolah menjadi ayah bagi ratusan anak yatim dan anak disabilitas di wilayah Cilegon dan sekitarnya.

“Allah telah memberikan rezeki, kekuatan kepada kita, tentunya untuk membantu orang yang lemah,” ujar Kompol Jajang dalam video yang dilihat detikcom, Minggu (5/1/2025).

Kompol Jajang terlihat menunjukkan kondisi tempat tinggal salah satu keluarga yang dibantunya. Tempat itu berupa gubuk yang di dalamnya terdapat tempat tidur dan dapur dengan kondisi memprihatinkan.

Kompol Jajang, yang merupakan kandidat peraih Hoegeng Awards 2024, ini rutin keluar masuk kawasan kumuh untuk memberi bantuan hingga bercengkerama dengan anak-anak yatim dan disabilitas yang menjadi masyarakat binaannya di sana. Jajang mengatakan masyarakat binaannya hidup dalam kondisi memprihatinkan.

“Ini sangat memprihatinkan, kondisi di dalam rumah, dapur, tempat tidur. Sebagai anggota Polri, siapa lagi yang harus kita peduli terhadap orang tidak mampu,” ujarnya.

Kompol Jajang menggunakan waktu di luar dinasnya sebagai polisi untuk merawat anak-anak yatim dan disabilitas yang kurang mampu. Saat ini, ada sekitar 400 anak yang dirawat oleh Kompol Jajang.

Kompol Jajang mengatakan banyak orang bertanya dari mana uang yang digunakannya untuk membantu anak yatim dan anak penyandang disabilitas itu. Dia menegaskan dirinya tak pernah meminta sumbangan, namun selalu ada donatur yang mempercayakan bantuan untuk disalurkan lewat dirinya.

“Banyak orang tuh bertanya ke saya, duit dari mana itu Pak Jajang bisa bagi-bagi? Ya syukur alhamdulillah sampai saat ini belum pernah namanya minta-minta atau ngemis-ngemis ke orang untuk kegiatan ini. Justru masyarakat yang terbuka hatinya datang memberikan bantuan kepada saya sehingga hal ini menjadi motivasi saya untuk selalu berbagi,” ujarnya.

Kompol Jajang pun bersyukur banyak masyarakat ikut membantu anak-anak yatim dan disabilitas yang kurang mampu. Dia mengatakan anak-anak yatim itu mengajarkan kesabaran dan keikhlasan kepada dirinya.

“Dari anak-anak yatim ini saya belajar tentang kesabaran, keikhlasan, kegiatan saya ini termotivasi hanya karena Allah,” ujarnya.

Salah satu polisi yang pernah bekerja sama dengannya, Sumaji, mengaku awalnya ‘aneh’ melihat Kompol Jajang. Dia mengatakan Jajang pernah membelikan kasur baru untuk keluarga kurang mampu usai melihat keluarga tersebut tidur di atas kasur yang sudah busuk.

“Pak Jajang itu aneh, memang sifatnya seperti itu. Dulu kami berdua pernah jadi anggotanya, aneh, orang-orang yang nggak suka, beliau suka. Seperti orang yang kasurnya sudah bau, itu dibeliin, diganti. Ketemu anak yatim di jalan. Bagi kami aneh yang positif,” ucapnya.

Salah satu warga binaan Kompol Jajang mengatakan Jajang merupakan sosok yang sangat baik. Dia mengatakan Jajang kerap memberi bantuan dan semangat kepada agar sabar merawat anaknya yang merupakan penyandang disabilitas.

07/01/2025 0 komentar-komentar

Perjuangan Bripka Syamsuddin Bangun Sekolah Gratis sampai Gadaikan Rumah

oleh Humas Polda Kalsel 07/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Bripka Syamsuddin menyumbangkan gajinya hingga menggadaikan sertifikat rumah demi mendirikan sekolah gratis di Cuncalawar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Anggota Bagops Polres Manggarai itu tak ingin anak yatim dan yang tidak mampu putus sekolah.

Ada 2 sekolah gratis yang didirikan oleh Bripka Syamsuddin dan istrinya, Rini Mulyasari. Sekolah ini didirikan sejak 2019 di bawah yayasan Fii Sabilillah Mis Deen Assalam dan Darautaul Athfal Deen Assalam.

Hingga saat ini, sudah ratusan siswa belajar di sini. Para siswa tidak dipungut biaya. Bripka Syamsuddin mendirikan sekolah gratis ini karena pengalaman hidup yang pernah dijalaninya.

“Kenapa saya bantu anak-anak ini, karena pada saat saya SMA kelas satu, bapak saya meninggal, saya sempat berfikir untuk putus sekolah, maka saya tidak mau anak-anak yatim di sekitar saya ini putus sekolah juga, maka saya bangunlah sekolah ini,” kata Bripka Syamsuddin dalam keterangan yang diterima, Minggu (5/1/2025).

Proses pendirian sekolah ini rupanya tak sepenuhnya mulus. Berbagai tantangan dihadapi oleh Bripka Syamsuddin, salah satunya masalah biaya.

“Untuk biaya operasional sekolah saya sekolahkan gaji saya, itu pun kurang, setelah itu saya sekolahkan lagi remunirasi dengan jaminan ijazah SMA kurang lagi. Saya sekolahkan lagi sertifikat rumah di bank sampai saat ini,” ujar Bripka Syamsuddin.

Bripka Syamsuddin bahkan sempat ini menjual rumahnya untuk operasional sekolah. Sang istri pun turun membantu Bripka Syamsuddin dengan berjualan kue.

“Untuk nambah-nambah kebutuhan tadi ya saya bantu bapak jualan kue, kadang mau ngambil gaji ya males, karena udah tahu menerimanya hanya 200 ribu,” ujar Rini.

Rini mengatakan berbagai permainan anak-anak di TK milikinya itu dibuat dari barang bekas. Barang seperti ban mobil hingga besi didapat dari bengkel. Dia menyebutkan Bripka Syamsuddin sendiri yang mengangkut material untuk bangunan dan permainan di sekolah.

“Jadi beliau ini pikul sendiri dari tempat sumbangan itu bawa ke sini untuk bisa mendirikan sekolah. Kemudian bahan-bahan bekas ini (ban mobil, besi) kami ambil dari bengkel-bengkel kemudian kami sulap sehingga jadi mainan anak-anak karena waktu itu dana tidak ada sama sekali,” ucap Rini.

Bripka Syamsuddin mengatakan akan terus berjuang untuk pendidikan anak-anak. Rini pun bangga dengan perjuangan yang dilakukan suaminya.

“Sekuat tenaga saya akan berjuang untuk pendidikan anak-anak,” ujar Bripka Syamsuddin.

“Saya bangga memiliki suami seperti bapak,” tegas Rini

Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh mengapresiasi sekolah gratis yang dibangun oleh Bripka Syamsuddin. Dia berharap Syamsuddin diberi kesempatan untuk sekolah naik pangkat.

“Sebagai orang tua saya bangga terhadap apa yang telah dilakukan oleh Bripka Syamsuddin, semoga tahun ini diberi kesempatan untuk bisa sekolah,” ujar AKBP Edwin.

Selain itu, sekolah yang didirikan oleh Bripka Syamsuddin dan istri kini telah mendapatkan akreditasi B. Sekolah ini juga pernah menjuarai kejuaraan tingkat nasional.

07/01/2025 0 komentar-komentar

Perjuangan Panjang Aipda Irvan Rawat Lansia Terlantar di Singkawang

oleh Humas Polda Kalsel 07/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kisah perjuangan personel Polres Singkawang, Aipda Muhammad Irvan, dalam merawat orang lanjut usia (lansia) yang terlantar menjadi bukti berbuat satu kebaikan bakal membawa kebaikan lain. Irvan, yang awalnya merawat seorang lansia terlantar, kini dapat merawat puluhan lansia lewat ‘hotel’ lansia gratis yang dibangun dari donasi banyak pihak.

Aipda Irvan bercerita dirinya belajar sikap saling mengasihi dari kehidupan masyarakat Singkawang, Kalimantan Barat, yang dijuliki sebagai ‘Kota Toleran’. Sikap saling mengasihi itu yang membuat dirinya mulai bergerak untuk merawat lansia terlantar di Singkawang sejak 2018.

“Saya ajak ke rumah dan saya rawat. Allah memberikan saya kenikmatan untuk belajar bersabar merawat orang tua dan mendorong saya untuk terus mencari banyak lansia yang terlantar di sudut-sudut kota,” ujar Aipda Irvan dalam video yang dilihat detikcom, Minggu (5/1/2025).

Aipda Irvan mengatakan awalnya dia merawat tujuh orang lansia terlantar di rumahnya. Seiring berjalannya waktu, rumahnya jadi tak muat lagi untuk merawat para lansia terlantar itu.

“Dari satu menjadi tujuh sampai rumah saya tidak muat lagi untuk menampung mereka,” ujarnya.

Aipda Irvan mengatakan, pintu rezeki ternyata dibukakan Allah lewat para pengguna media sosial. Dia mengatakan para netizen yang mengetahui perjuangannya ikut membantu hingga dirinya dapat membangun dan menjalankan hotel lansia untuk merawat para lansia terlantar di Singkawang secara gratis.

“Alhamdulillah Allah memberikan rezeki yang dialirkan melalui para netizen yang menggerakkan hati saya untuk membangun sebuah hotel lansia bagi mereka,” ucapnya.

Aipda Irvan mengatakan hotel itu berupa bangunan dua lantai dengan fasilitas bagi para lansia seperti kasur, televisi hingga dapur. Dia mengatakan fasilitas itu dibuat agar para lansia merasa betah dan nyaman berada di hotel tersebut.

“Agar para lansia betah dan nyaman dalam menghabiskan masa renta mereka. Alhamdulillah saat ini hotel kami sudah dihuni penuh 20 lansia yang tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Aipda Irvan juga menyiapkan ambulans sejuta umat yang dapat digunakan gratis oleh warga. Dia mengatakan ambulans itu bak kendaraan dinas bagi dirinya untuk membantu siapapun yang membutuhkan.

Ivan pun berharap dapat membantu lebih banyak orang. Dia mengatakan kesempatan untuk membantu sesama tak datang dua kali.

“Uang bisa dicari, ilmu bisa digali, tapi kesempatan untuk membantu sesama tak terulang kembali,” ucap Aipda Irvan.

Apa yang dikerjakan Irvan itu pun mendapat apresiasi dari Kapolres Singkawang, AKBP Arwin AW. Dia merasa bangga dengan upaya Irvan merawat para lansia tersebut.

“Saya merasa bangga apa yang sudah dilakukan oleh Pak Ivan, personel Polres Singkawang, tentunya menjadikan motivasi dan teladan bagi kami untuk ke depannya lebih baik dalam rangkat membantu masyarakat,” ujarnya.

07/01/2025 0 komentar-komentar

Kisah Bripka Erick Berdayakan ODGJ di Subang: Mereka Butuh Cinta Kasih

oleh Humas Polda Kalsel 07/01/2025
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Bhabinkamtibmas Polsek Sagalaherang, Polres Subang, Bripka Erick Syafrudinsyam, merangkul dan merehabilitasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah binaannya. Bripka Erick mengatakan para ODGJ itu membutuhkan cinta dan kasih.

“Merasa iba dari hati nurani saya untuk membantu para ODGJ,” kata Bripka Erick, seperti dalam keterangan, Minggu (5/1/2025).

Bripka Erick mengajarkan para ODGJ untuk mengaji dan bercocok tanam. Mulanya, berbagai tantangan yang dialami Bripka Erick.

“Awalnya saya merasa canggung, takut, namun dengan pendekatan dan memberikan pemahaman, kini warga antusias membantu kami. Kembali saya menerapkan bahwa kita harus saling tolong-menolong, dan kebetulan saya diberikan kesempatan oleh Allah untuk membantu mereka,” tutur dia.

Bripka Erick mengungkap alasannya mengajarkan ODGJ mengaji dan bercocok tanam. Menurutnya, pada ODGJ itu juga bisa memberikan manfaat kepada warga sekitar.

“Saya mengajari mereka mengaji karena saya yakin kalaupun mereka siapa dirinya, mereka tidak akan lupa siapa tuhannya. Dengan bercocok tanam saya membuktikan mereka juga bermanfaat untuk masyarakat,” jelas dia.

“Dari kacamata saya sebagai seorang Bhayangkara yang mereka butuhkan tidak hanya obat-obatan, tapi yang utama adalah cinta dan kasih sayang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadus IV Karapyak, Desa Citanmekar, Ita, mendukung upaya yang dilakukan oleh Bripka Erick. Menurutnya, warga juga antusias dengan program yang digagas oleh Bripka Erick.

“Dulu tuh katanya untuk penempatan Tahfidz Quran, eh malah-malah yang datang ODGJ, malah sampai ada yang pakai dirantai segala, jadi warga sempat protes. Kini warga justru antusias membantu kami,” kata Ita.

Kapolsek Segalaherang, Iptu Irfan Taufik Firmansyah, mengaku memberikan keleluasaan kepada Bripka Erick untuk membantu ODJG. Dia juga memberikan apresiasi.

“Saya sebagai pimpinan memberikan waktu yang seluas-luasnya kepada Pak Erick untuk memberikan manfaat kepada ODJG,” ujar Iptu Irfan.

07/01/2025 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • …
  • 50

Cari

Berita Terkini

  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip