Sekilas Info
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau

oleh Humas Polda Kalsel 18/04/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung Apel Gelar Kesiapsiagaan Sarana Prasarana (Sarpras) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Peralatan Pengamanan Pengendalian Massa (Dalmas) di Lapangan Dit lantas Polda Kalsel Km. 21 Banjarbaru, Selasa (14/4/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini menghadapi musim kemarau serta memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya, Kapolda menekankan bahwa wilayah Kalimantan Selatan memiliki kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan, terutama pada lahan gambut. Apel ini bertujuan untuk memastikan seluruh peralatan, mulai dari mesin pompa air, selang, hingga kendaraan taktis penjinak api, dalam kondisi prima dan siap digerakkan sewaktu-waktu.

Kapolda menegaskan bahwa, Kita tidak boleh lengah. Pengecekan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam melindungi ekosistem dan kesehatan masyarakat dari ancaman kabut asap.

“Kami telah menyiapkan sedikitnya 750 personel yang siap diterjunkan untuk mengantisipasi situasi di lapangan agar kebakaran tidak meluas,” pungkasnya.

Selain fokus pada bencana alam, Polda Kalsel juga melakukan inspeksi mendalam terhadap peralatan Dalmas dan PHH (Penanggulangan Huru-Hara). Hal ini dilakukan untuk menjamin kesiapan personel dalam menghadapi dinamika sosial dan menjaga ketertiban umum.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pengecekan meliputi:
Kendaraan Taktis Water Cannon, Security Barrier, dan kendaraan operasional lainnya.

Perlengkapan Perorangan seperti Helm, tameng, rompi pelindung, hingga alat komunikasi gas air mata. Serta sinergitas Koordinasi antar-satuan fungsi agar tercipta gerak cepat (quick response) saat terjadi situasi darurat.

Kapolda Kalsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk turut serta dalam menjaga lingkungan. Beliau mengimbau agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat sanksi hukum yang berat bagi pelaku pembakaran hutan.

Dengan dilaksanakannya apel gelar ini, diharapkan seluruh jajaran Polres di bawah naungan Polda Kalsel memiliki standar kesiapsiagaan yang sama dalam menjaga Bumi Lambung Mangkurat dari bencana Karhutla maupun gangguan kamtibmas.

Dalam apel tersebut turut hadir Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru, Kapolres Banjar, Kapolres Tanah Laut dan Wakapolres Barito Kuala.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

18/04/2026 0 komentar-komentar

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

oleh Humas Polda Kalsel 06/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel), Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyelenggarakan buka puasa bersama yang hangat dan penuh kebersamaan di Polresta Banjarmasin pada Kamis (5/3/2026). Acara ini dihadiri oleh puluhan anak yatim, komunitas ojek online (ojol), serta sejumlah awak media.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Ustadz Dr. H. Karyono Ibnu Ahmad, M.Si., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin beserta Pejabat Utama Polresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya di hadapan media, Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas di bulan Ramadhan, melainkan sebuah ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan antar elemen masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan buka puasa bersama dengan komunitas ojek online, rekan-rekan wartawan, dan anak yatim. Momen ini kita gunakan untuk bersilaturahmi dan mempererat persaudaraan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar Kapolda.

Kapolda merincikan bahwa sebanyak 15 orang anak yatim, 30 orang Driver Ojek Online, dan 51 orang wartawan diundang secara khusus dalam acara tersebut. Tak hanya sekadar berbuka puasa, pihak Polda Kalsel juga membawa kabar gembira terkait persiapan mudik lebaran.

Polda Kalsel telah menyiapkan program Mudik Gratis dengan armada 11 unit bus dan berkapasitas mampu menampung hingga 540 orang. Bus ini dijadwalkan berangkat pada tanggal 13 April 2026 mendatang, namun akan disesuaikan kembali dengan animo dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan juga, mengajak komunitas ojol dan wartawan untuk bersama-sama menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kalimantan Selatan agar tetap aman, damai dan harmonis. Beliau menekankan pentingnya penyampaian informasi yang menyejukkan bagi masyarakat.

Selain itu, Kapolda juga menyinggung mengenai prestasi Polda Kalsel yang meraih predikat terbaik dalam pengelolaan layanan Call Center 110.

“Layanan 110 adalah pusat pelayanan kepolisian saat ini. Kami terus mendorong sosialisasi agar masyarakat bisa mendapatkan respon cepat dari kepolisian. Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki layanan ini demi meningkatkan kepuasan masyarakat,” pungkasnya.

Acara juga diisi dengan pembacaan doa, pemberian santunan kepada anak yatim, pemberian bingkisan kepada wartawan dan driver ojek online, serta ramah tamah yang memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

06/03/2026 0 komentar-komentar

Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan

oleh Humas Polda Kalsel 05/03/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Komisi III DPR RI melakukan Kunjungan Kerja (Kunjungan Kerja) Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Provinsi Kalimantan Selatan. Pertemuan yang berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, pada Rabu (4/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran Polda Kalsel, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel, dan BNNP Kalsel.

Habib Aboe Bakar Al-Habsyi selaku Ketua Tim Komisi III DPR RI menyampaikan bahwa fokus utama kunjungan kali ini adalah memastikan kesiapan aparat penegak hukum di daerah dalam mengimplementasikan KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023) serta memantau dinamika penegakan hukum terkini di wilayah Kalimantan Selatan.

Komisi III mengapresiasi pemahaman jajaran Polda, Kejati, dan BNNP Kalsel terhadap KUHP baru yang dinilai lebih humanis. DPR mendorong percepatan penyesuaian SOP, penguatan SDM, dan koordinasi antar sub-sistem peradilan pidana agar transisi berjalan tertib tanpa menimbulkan ketidakpastian hukum.

Komisi III menekankan pentingnya menjaga marwah institusi penegak hukum pasca peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Amuntai. DPR meminta penguatan pengawasan internal agar kepercayaan publik tetap terjaga dan institusi tidak kalah oleh oknum.

Anggota dewan menyerap aspirasi terkait kendala anggaran dan fasilitas yang dihadapi mitra kerja di daerah untuk diperjuangkan dalam Rapat Kerja (Raker) di tingkat pusat bersama Kapolri, Jaksa Agung, maupun Kepala BNN.

“Kedatangan kami bukan sekadar mengevaluasi, tetapi untuk memastikan penegakan hukum di Kalsel berjalan profesional, berintegritas, dan berkeadilan sesuai napas KUHP baru yang lebih humanis,” ujar Habib Aboe Bakar Al-Habsyi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa di depan anggota DPR RI, Kapolda Kalsel Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan terkait dengan kesiapan anggaran dan penggunaan anggaran.

Selain itu juga memaparkan pengawasan internal oleh Itwasda dan Propam terkait pengaduan-pengaduan masyarakat dan adanya pelanggaran anggota.

Kemudian disampaikan juga mengenai kasus-kasus menonjol sebagai implementasi pelaksanaan KUHAP dan KUHP baru. Serta capaian kinerja terkait penanganan dan pengungkapan kasus narkoba.

Terkait Restorative Justice (RJ), Polda Kalsel berpedoman sesuai dengan KUHAP baru, dan para penyidik juga melaksanakan sesuai dengan KUHAP dan Perkap Kapolri.

Selain penegakan hukum, Polda Kalsel juga melaporkan dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penyaluran beras SPHP sebagaimana program Presiden RI dan Kapolri, serta kesiapan rencana Operasi Ketupat 2026.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

05/03/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres

oleh Humas Polda Kalsel 26/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Selatan menggelar pengecekan urine secara mendadak kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) serta para Kapolres jajaran, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.

Kapolda Kalsel Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. turut mengikuti tes urine bersama Wakapolda dan Irwasda. Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. atas perintah Kapolri melalui Kadiv Propam Polri agar seluruh anggota Polri wajib mengikuti pengecekan urine, dimulai dari pimpinan hingga ke tingkat bawah.

Kabid Humas Polda Kalsel Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya, Kapolda Kalsel mengaku sempat terkejut dengan pelaksanaan tes urine yang dilakukan secara mendadak. Namun demikian, beliau menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Kita harus bisa memberikan contoh kepada bawahan, jangan sampai ada yang positif. Akan saya tindak tegas apabila ada pimpinan yang urine-nya positif,” tegasnya.

Kapolda menambahkan bahwa dari sisi medis, kondisi personel saat akan menjalani pemeriksaan juga menjadi perhatian. Beliau menyebutkan, apabila terdapat personel yang menunjukkan tanda-tanda ketakutan berlebihan atau kecemasan seperti gemetar dan berkeringat saat hendak diperiksa, hal tersebut dapat menjadi indikator yang perlu dicermati lebih lanjut oleh tim pemeriksa.

Sementara itu Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo, S.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif dan bentuk komitmen nyata institusi dalam menjaga integritas serta profesionalisme anggota Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Dari hasil akhir pemeriksaan, dipastikan tidak ditemukan satu pun PJU maupun Kapolres jajaran Polda Kalsel yang dinyatakan positif narkoba. Seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif,” terang Kabid Propam.

Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan internal dan komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang bersih, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

26/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Diawal Ramadhan

oleh Humas Polda Kalsel 25/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers pada Selasa (24/2/2026) siang terkait pengungkapan kasus besar peredaran gelap narkotika. Dari tangan seorang kurir, polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 29.944,33 gram (29,9 Kg) dan 15.056 butir pil ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kasus ini merupakan pengungkapan besar diawal Ramadhan ini.

“Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), dan diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional yang dikendalikan oleh seorang bandar berinisial FP alias M,” pungkas Kapolda Kalsel.

Tersangka yang diamankan berinisial IW (32), seorang pria yang memiliki dua alamat tinggal, yaitu di KP. Pasir Rancajatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten; serta di Jalan Maduhara, Komplek Graha Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkurai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Dijelaskan oleh Kapolda Kalsel, Penangkapan bermula pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas Ditresnarkoba Polda Kalsel mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa IW kerap melakukan transaksi dan mengantar narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Berdasarkan informasi tersebut, tim segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan menganalisis data-data scientific untuk melacak keberadaan IW. Setelah berhasil memastikan posisi target, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di lokasi yang telah ditentukan.

Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dalam sebuah tas ransel berwarna orange yang dibawa oleh IW. Dari dalam tas tersebut, ditemukan 30 paket sabu dan 3 paket besar berisi ribuan butir ekstasi. IW beserta barang bukti kemudian digelandang ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, terungkap modus yang digunakan untuk mengelabui petugas. Sabu-sabu tersebut dikemas secara rapi dalam kemasan berwarna gold dengan logo harimau. Sementara itu, ribuan butir ekstasi dikemas dalam kemasan besar berwarna putih. Seluruh barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam ransel warna orange yang dibawa tersangka.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kamtibmas bulan suci Ramadhan agar tetap kondusif dengan cara menambah amal ibadah serta menghindari perbuatan yang tidak baik seperti mengkonsumsi narkoba, balap liar, dan tawuran.

“Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dengan memberikan kepolisian informasi peredaran-peredaran narkoba yang ada di Kalimantan Selatan sehingga kita dapat memberantas dan menangkap pelaku narkoba demi masa depan generasi pemuda kita dan meningkatkan kesejahteraan Banua kita tercinta,” imbau Kapolda Kalsel.

Sementara itu Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M. menambahkan bahwa keberhasilan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Dari jumlah barang bukti yang diamankan, diperkirakan sebanyak 164.777 jiwa berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

“Jika barang bukti ini sampai beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat luar biasa. Tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan ribuan anak bangsa,” ujar Dirresnarkoba.

Selain menyelamatkan jiwa, pengungkapan ini juga menghemat potensi biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat. Apabila para penyalahguna ini harus direhabilitasi, diperlukan biaya sebesar Rp.823.885.000.000,- (Delapan ratus dua puluh tiga miliar lebih rupiah).

Adapun nilai barang bukti yang disita jika diuangkan mencapai Rp.68.955.794.000,- (Enam puluh delapan miliar lebih rupiah).

Tersangka IW kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda Kalsel berkomitmen untuk terus memburu dan membongkar jaringan narkotika di wilayah hukumnya, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi guna memberantas peredaran gelap narkoba.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

25/02/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama OKP Cipayung Plus Kalsel, Ajak Mahasiswa Jaga Kondusivitas

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menggelar acara buka puasa bersama dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Acara yang diinisiasi oleh Direktorat Intelkam Polda Kalsel dipimpin Dir Intelkam Polda Kalsel Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, S.I.K., M.H. ini berlangsung di Kalimantan Ballroom, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, pada Senin (23/2/2026) yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog konstruktif antara pihak kepolisian dan generasi muda.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam sambutannya Kapolda Kalsel menekankan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan bangsa serta pentingnya sinergi dengan Polri.

Kapolda mengapresiasi peran vital mahasiswa dalam setiap momentum perubahan sejarah bangsa. Menurutnya, generasi muda, terutama mahasiswa, memiliki energi besar berupa idealisme, keberanian, dan daya kritis yang mampu mendorong perbaikan dalam kehidupan bernegara.

“Kritik yang membangun harus dilandasi oleh keilmuan, data akurat, analisis objektif, dan argumentasi kuat. Bukan sekadar reaksi, tetapi kontribusi yang bermakna bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Menyikapi hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban. Unjuk rasa atau demonstrasi yang dijamin Undang-Undang harus dilakukan dengan menaati aturan, prosedur, dan etika yang berlaku.

“Beraspirasi boleh, bahkan harus. Namun, lakukan dengan tegas dan tertib, keras namun santun. Tujuannya adalah perbaikan, bukan kekacauan,” pesan Kapolda Kalsel.

Kapolda menegaskan bahwa Polri memandang mahasiswa sebagai mitra strategis, bukan pihak yang berseberangan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Beliau menjelaskan bahwa personel Polri hadir untuk menjamin keamanan aksi dan siap memfasilitasi audiensi agar aspirasi mahasiswa sampai kepada pengambil kebijakan.

“Koordinasi yang baik sangat krusial untuk meminimalisir potensi gesekan. Komunikasi adalah kunci agar dinamika di lapangan tetap kondusif,” imbuhnya.

Di hadapan para mahasiswa, Kapolda menyampaikan komitmen Polri untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan yang lebih humanis. Ia mengajak mahasiswa untuk selalu mengedepankan dialog dan “kepala dingin” dalam membahas setiap persoalan atau perbedaan.

“Fokus utama kita bersama adalah menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan harmonis. Silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang berperan aktif membantu jamaah dalam perhelatan Haul Abah Guru Sekumpul. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Selain itu, secara simbolis diserahkan pula tali asih kepada perwakilan panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial Polri terhadap sesama.

Acara buka puasa bersama ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan diskusi interaktif antara Kapolda dan para mahasiswa. Diharapkan sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalsel yang aman, damai, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Kalsel dan Guru Besar UIN Banjarmasin Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari, AZ, MA., Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Para Ketua OKP Cipayung Plus Provinsi Kalsel, Ketua IMM Kalsel, Ketua Presidium PMKRI Banjarmasin, Ketua HIKMAHBUDHI, Ketua GMNI, Ketua KMHDI, Ketua GMKI, Ketua KAMMI, Mahasiswa Politeknik Unggulan Kalimantan Banjarmasin dan Mahasiswa Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Ramadhan 1447 H

oleh Humas Polda Kalsel 24/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Siskamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan di Lapangan Apel Polda Kalsel, Kota Banjarbaru, Senin (23/2/2026) pagi.

Apel yang digelar tersebut diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Kalsel. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh elemen dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama umat Muslim menjalankan ibadah puasa.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel bahwa apel ini merupakan langkah antisipatif dini. “Apel Kesiapsiagaan ini digelar untuk menjaga situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan, sehingga pelaksanaan ibadah di Kalimantan Selatan ini dapat berjalan khusyuk dan tertib,” ujarnya.

Dalam arahannya, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan bahwa Ramadhan tahun ini, pihaknya mencatat sejumlah kejadian yang menjadi perhatian serius. Beberapa di antaranya adalah keberhasilan pengungkapan 30 kilogram narkoba jenis sabu-sabu, penangkapan pelaku tawuran, serta laporan adanya tiga korban jiwa akibat balapan liar yang terjadi selama bulan puasa.

“Untuk itu, perlu dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan bersama guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Selatan,” tegas Kapolda di hadapan para peserta apel.

Orang nomor satu di Polda Kalsel ini juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Ia berharap selama bulan penuh berkah ini, tidak terjadi lagi gangguan keamanan yang menonjol.

“Mari kita bersama menjaga situasi kamtibmas yang ada di Banua tercinta. Jaga ketertiban agar ibadah kita semua tetap khusyuk,” pinta Kapolda.

Lebih lanjut, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyambut baik kehadiran para tokoh agama dalam apel tersebut. Ia menilai peran para ulama dan umara sangat strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kalimantan Selatan adalah wilayah yang religius. Dengan hadirnya para tokoh agama, kami berharap mereka dapat berperan serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas bersama TNI, Polri, dan ASN. Kepada para Umara, kami harap dapat terus memberikan himbauan kepada masyarakat,” harapnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi simbol komitmen aparat keamanan di Kalimantan Selatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

24/02/2026 0 komentar-komentar

Enam Tersangka Pemalsuan Dokumen Kendaraan Bermotor Diciduk Polda Kalsel, Empat Tersangka Dari Blora Jateng

oleh Humas Polda Kalsel 20/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. pers menyampaikan bahwa ada 6 orang tersangka yang ditangkap oleh Direktorat Reskrimum Polda Kalsel dalam pengungkapan kasus jaringan pemalsu STNK, SKPD, Faktur, NIK dan BPKB kendaraan bermotor.

Dari 6 orang tersangka, ada 4 tersangka berasal dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sedangkan 2 tersangka lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Para tersangka tersebut yakni FN yang berperan Menawarkan Jual beli Mobil yang dipasarkan melalui Postingan Facebook dan Whatsapp serta melakukan pemesanan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu.

Kemudian SF perannya sebagai Penjual Mobil yang membeli dari tersangka FN yang dijual kembali kepada para pembeli di Kotabaru Kalimantan Selatan. RY berperan sebagai Makelar / Penjalur STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan dari tersangka FN kepada tersangka BD.

Tersangka RB perannya sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. KT perannya Membantu tersangka RB membuat dan memasarkan STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN. Dan tersangka BD berperan sebagai Pembuat STNK, SKPD, FAKTUR, NIK, dan BPKB Palsu sesuai pesanan tersangka FN.

Selain menangkap 6 tersangka, sejumlah barang bukti juga turut disita yakni Ranmor R4 sebanyak 20 unit, Plat mobil terpasang 20 pasang, STNK dan SKPD kedaluarsa / mati 18.120 lembar, BPKB kadaluarsa / mati 92 buku, Laptop 5 unit, Printer 3 unit, Stiker Hologram STNK 135 buah.

Cap stempel 39 buah, Cairan pengangkat tulisan dikertas 3 kaleng, Plastik STNK 82 lembar, Kertas HVS untuk SKPD palsu 15 pack, Lampu UV (Ultraviolet)2 buah, Amplop coklat 100 lembar, Bayclin (pemutih) 2 botol, Flashdisk 3 buah, Buku Tabungan Bank BCA 2 buah, Buku Tabungan Bank BRI 3 buah, Kartu ATM BCA 5 buah, Kartu ATM BNI 1 buah, Kartu ATM BRI 1 buah, Kartu ATM Mandiri 1 buah, dan Barang lainnya 80 buah.

Kapolda menjelaskan, modus operandi yang dipakai oleh para tersangka yaitu membeli kendaraan yang macet kreditnya kemudian dijual melalui Facebook dan grup Whatsapp, kemudian diterbitkan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu.

Dari pembuatan BPKB, STNK dan Notice pajak palsu yang dilakukan oleh tersangka, diperoleh keuntungan hingga Rp.100.000.000,- perbulan, untuk pembuatan Notice pajak Rp.20.800.000,- perbulan, dan STNK Rp.12.000.000,- perbulan.

Para tersangka telah menjalankan aksinya mulai sejak tahun 2017 dengan wilayah operasi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Dir Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Frido Situmorang, S.H., S.I.K., menerangkan terungkapnya kasus ini berawal dari laporan bahwa adanya pemalsuan STNK, BPKB saat pelapor melakukan pembayaran pajak yang diketahui bahwa pajak sudah terblokir.

Berdasarkan hal tersebut, Dit Reskrimum Polda Kalsel kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengakuan tersangka yang telah diamankan, kemudian ditangkap tersangka lainnya diwilayah Blora, Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka mematok biaya Rp.800.000,- untuk pajak, sedangkan untuk BPKB dipatok dengan biaya Rp.4.000.000,-,” terang Dir Reskrimum Polda Kalsel.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

20/02/2026 0 komentar-komentar

Jelang Haul Ke-6 Guru Zuhdi, Kapolda Kalsel Serahkan Hewan Sapi untuk Dikonsumsi Jemaah

oleh Humas Polda Kalsel 08/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., secara simbolis menyerahkan hewan sapi dalam rangkaian acara Haul ke-6 almarhum KH. Ahmad Zuhdianoor (Guru Zuhdi) tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Penyerahan dilaksanakan di Lapangan Parkir Kubah Guru Zuhdi, Kompleks Mesjid Jami Banjarmasin, pada Sabtu (7/2/2026) pagi.

Dalam penyerahan tersebut turut hadir Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, Pejabat Utama Polresta Banjarmasin, dan Ketua Yayasan Matja Banjarmasin.

Hewan sapi ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi Polri, khususnya Polda Kalsel, dengan masyarakat dalam menyukseskan acara keagamaan yang dihadiri jutaan jemaah dari berbagai daerah tersebut. Daging sapi akan digunakan untuk memasak hidangan untuk dikonsumsi para jemaah.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa bantuan berupa hewan Sapi dari Polda Kalsel dan Polresta Banjarmasin diserahkan untuk digunakan dalam kegiatan Haul ke-6 Guru Zuhdi.

Kapolda menerangkan bahwa untuk mengantisipasi 1 juta lebih jemaah yang hadir dalam Haul Guru Zuhdi pada tanggal 14 Februari 2026 mendatang, Polda Kalsel mengerahkan sebanyak 450 sampai dengan 500 personel gabungan.

Polda Kalsel sendiri mengerahkan personel untuk pengamanan jalur maupun pengamanan kegiatan Haul Guru Zuhdi. Selain itu, kendaraan khusus (Ransus) berupa kendaraan dapur lapangan dan kendaraan water treatment untuk membantu jemaah yang membutuhkan makanan dan minuman saat pelaksanaan Haul.

Beliau menambahkan, selain personel pengamanan dan kendaraan khusus, Polda Kalsel juga menyiapkan kesehatan lapangan dari Bid Dokkes bagi jemaah yang memerlukan obat-obatan.

Kapolda Kalsel mengimbau agar melaksanakan kegiatan Haul dengan tertib, dan bagi para jemaah yang menghadiri Haul Guru Zuhdi untuk tertib, bilamana memerlukan bantuan, informasi bisa mendatangi petugas kepolisian atau relawan.

Sementara itu, H. Nidauddin yang merupakan Ketua Yayasan Matja Banjarmasin dan selaku penerima hewan Sapi menyampaikan ucapkan terimakasih kepada Kapolda Kalsel dan jajaran atas bantuan hewan Sapi.

“Bantuan sapi ini sangat membantu dalam penyediaan konsumsi untuk para jemaah Haul Guru Zuhdi, semoga ada berkahnya,” ucapnya.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

08/02/2026 0 komentar-komentar

Apel Bakti Kebersihan di Banjarmasin, Wujudkan Kalsel Bersih dan Asri

oleh Humas Polda Kalsel 08/02/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka mewujudkan komitmen menuju Indonesia yang Bersih dan Asri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Apel Bakti Kebersihan serentak, Sabtu (7/2/2026) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kamboja, Kota Banjarmasin ini diikuti oleh ratusan peserta dari unsur Pemerintah Daerah, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, serta masyarakat umum.

Apel dibuka secara resmi oleh Danrem 101/Antasari dan dihadiri Kapolda Kalsel, Kabinda Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Dansathanlan Lanud Syamsuddin Noor, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolresta Banjarmasin, dan Pejabat Utama Polresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel menerangkan bahwa Bakti Kebersihan ini akan dilaksanakan secara rutin dengan berkolaborasi bersama Forkopimda, Perguruan Tinggi, LSM dan masyarakat.

Sebagaimana diketahui bersama Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu bermasalah dengan tempat pembuangan akhir (TPA) dan dengan momentum ini bersama dengan stakeholder lainnya kita akan mencari solusinya.

“Apa yang menjadi perintah Presiden RI, telah ditindaklanjuti oleh Polda Kalsel dan Korem 101/Antasari. Permasalahan sampah akan dicarikan solusinya sampai tuntas dan menemukan jalan keluarnya,” pungkas Kapolda Kalsel.

Hal senada juga disampaikan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si. yang mengatakan bahwa Apel Bakti Kebersihan ini dilaksanakan menindaklanjuti dari arahan Presiden RI yang bertujuan secara masif seluruh elemen negara bersama-sama bergotong royong membersihkan tempat-tempat yang kurang bersih.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap minggu pada hari Jumat sebagaimana dulu saat adanya kegiatan Jumat Bersih yang kali ini akan kembali digalakkan. Tidak hanya di tingkat Provinsi, kegiatan serupa juga dilaksanakan ditingkatkan Kabupaten/Kota melalui Bupati/Walikota, Kodim dan Polres,” terang Danrem 101/Antasari.

Penulis : Achmad Wardana
Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.
Publish : Aipda Yudha Krisyanto, S.Kom.

08/02/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 50

Cari

Berita Terkini

  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip