Sekilas Info
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Polri Kerahkan Ribuan Personel Amankan PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut

oleh Humas Polda Kalsel 09/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang digelar di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Pelaksanaan beberapa pertandingan PON ada yang sudah dilakukan sejak akhir Agustus dan secara resmi dibuka pada Senin besok, 9 September 2024 yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, pengamanan PON XXI 2024 di wilayah Aceh dan Sumatera Utara merupakan Operasi Kepolisian Kewilayahan. Untuk Polda Aceh menggelar Operasi bernama ‘Po Meurah Seulawah 2024’ dan Polda Sumut menggelar Operasi bernama ‘Hatra Toba 2024’.

“Untuk pengamanan dari Polda Aceh jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 4.579, personel TNI sebanyak 4.190, dari Pemprov yaitu Satpol PP ada 1.154 personel dan 162 personel dari Basarnas. Jadi total sebanyak 10.085 personel gabungan mengamankan penyelenggaraan PON XXI di Aceh,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/9/2024).

Sementara untuk pengamanan di Sumatera Utara, Sandi menjelaskan ada 4.970 personel gabungan yang dikerahkan. Terdiri dari 1.940 personel Satgas Opsda, 1.819 personel Satgas Opsres, BKO Mabes Polri sebanyak 182 personel, TNI sebanyak 428 personel dan Pemda dan instansi terkait sebanyak 601 personel.

Sementara untuk pengamanan VVIP sebanyak 5.093 personel gabungan yang terdiri dari 3.702 dari TNI, 1.071 dari Polri dan Pemda serta instansi terkait sebanyak 320 personel.

“Operasi yang dilakukan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum guna menjamin terselenggaranya PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara berjalan aman, tertib dan lancar,” katanya.

Pengamanan dilakukan di beberapa titik mulai dari kedatangan kontingen, akomodasi, venue, rute hingga peralatan. Lalu ada juga pengamanan saat kegiatan pembukaan dan penutupan PON XXI 2024 serta pengamanan dan pengawalan VIP dan VVIP.

Dalam kesempatan ini, Sandi pun mengajak partisipasi masyarakat khususnya Aceh dan Sumatera Utara menyukseskan PON XXI 2024 yang diharapkan mencetak atlet-atlet berbakat guna menuju Indonesia Emas 2045.

“Penyelenggaraan PON XXI 2024 menjadi ajang mencetak atlet-atlet berprestasi yang diharapkan bisa berkancah di dunia internasional dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

09/09/2024 0 komentar-komentar

Kadiv Humas Polri Sampaikan Apresiasi Kapolri ke Anggota yang Jadi Penggali Kubur

oleh Humas Polda Kalsel 07/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho melakukan menyampaikan apresiasi secara langsung kepada Bripka Joko Hadi Aprianto, S.H. Bintara Polsek Samarinda Hulu. Apresiasi tersebut mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Bripka Joko adalah salah satu anggota Polri yang kerap melakukan penggalian kubur secara sukarela. Hal itu sudah dilakukannya selama 23 tahun.

Irjen Pol Sandi menyebut, apa yang dilakukan Bripka Joko diharapkan bisa menjadi role mode bagi anggota lainnya. Apa yang dilakukannya pun menunjukkan bahwa sebagai abdi negara selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam bentuk karya.

“Hal ini juga tentunya menjadikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, negara, dan mendapatkan berkah dunia serta akhirat,” jelas Kadiv Humas, Jumat (6/9/2024).

Lebih lanjut Kadiv Humas berpesan agar hal-hal baik seperti yang dilakukan Bripka Joko bisa terus dilakukan. Sebab, hal itu sejalan dengan pesan Kapolri agar seluruh jajaran memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat dengan membuka mata, buka telinga, dengarkan keluh kesah masyarakat, dan pahami apa yang diharapkan masyarakat dari kehadiran polisi.

“Ini diharapkan untuk terus melanjutkan pekerjaan yang mulia dan terus melaksanakan tugas melayani masyarakat sehingga mampu menjadi hormon positif bagi polisi-polisi lainnya untuk bekerja lebih baik dan bisa memberikan karyanya yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Bripka Joko Hadi Aprianto (37) yang menjalani tugas lain sebagai penggali kubur sejak dia duduk di bangku kelas 2 SMP. Untuk itu, Bripka Joko diganjar penghargaan orang nomor satu Polri di Polresta Samarinda.

Ia pun mengajak personel Polri lainnya untuk terus berbuat baik, mengabdi, dan jadi contoh dan panutan pelayan masyarakat. Menjadi penggali kubur di Samarinda, ujarnya, bukanlah semata sebagai kebaikan di dunia.

“Jangan pernah merasa pekerjaan itu adalah pekerjaan yang hina, karena itu pekerjaan yang mulia dan terus melaksanakan tugas melayani masyarakat di luar tugas pokoknya,” jelasnya.

07/09/2024 0 komentar-komentar

Sister Maria Apresiasi Polri dalam Pengamanan Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia

oleh Humas Polda Kalsel 07/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia yang berlangsung pada 3–6 September 2024 menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi masyarakat Indonesia, khususnya umat Katolik. Selama kunjungan tersebut, Polri menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui Operasi Tribrata Jaya 2024. Upaya ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya dari Sister Maria Korsita, Kepala Sekolah SMP Notredame, Tambun, Bekasi.

Sister Maria tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaannya atas kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Menurutnya, sosok Paus yang dikenal karena kesederhanaan dan kerendahan hatinya memberikan inspirasi mendalam bagi masyarakat.

“Saya terharu dan bahagia sekali. Ini adalah momen pertama kali bagi saya untuk bisa melihat langsung Paus Fransiskus dari dekat, meskipun tidak bisa bersalaman. Melihat beliau hadir di Indonesia memberikan perasaan bahagia dan penuh syukur,” ujar Sister Maria kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).

Tidak hanya terharu oleh kehadiran Paus, Sister Maria juga memberikan apresiasi besar kepada Polri yang telah bekerja keras memastikan keamanan acara berlangsung dengan tertib. Menurutnya, dedikasi para aparat kepolisian dalam mengamankan kunjungan Paus patut diacungi jempol.

“Luar biasa kerja keras Polri. Dengan jumlah umat yang hadir mencapai 89 ribu orang, mereka berhasil menjaga suasana tetap aman, tenteram, dan damai. Tidak ada insiden yang tidak terkendali. Terima kasih atas kerja keras polisi kita yang terkasih,” ungkap Maria.

Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia tentu menjadi sorotan dunia internasional. Sebagai pemimpin yang dikenal dengan sikap rendah hati, Paus Fransiskus memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berasal dari lintas agama. Kunjungan ini juga dipandang sebagai bentuk dukungan Paus terhadap keberagaman, toleransi, dan harmoni yang terus diupayakan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi segala potensi gangguan selama kunjungan Paus Fransiskus dan pelaksanaan ISF 2024, Polri menyiapkan Operasi Tribrata Jaya 2024. Dalam operasi ini, Polri melibatkan 4.730 personel gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Personel tersebut dikerahkan dalam delapan satuan tugas yang bertugas di berbagai wilayah strategis, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan kawasan Jakarta Pusat yang menjadi titik-titik utama pengamanan.

Selain itu, pihak TNI juga ikut berperan dalam pengamanan, dengan Markas Besar TNI dan Polri mengerahkan total 9.030 personel pasukan gabungan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam memastikan bahwa kunjungan Paus sebagai Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

07/09/2024 0 komentar-komentar

Kinerja Polri Amankan Misa Diapresiasi: “Luar Biasa, Terima Kasih Polri

oleh Humas Polda Kalsel 07/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia menjadi momen bersejarah bagi umat Katolik di Tanah Air. Salah satu puncak kegiatan adalah pelaksanaan Misa akbar yang dihadiri puluhan ribu umat di GBK Jakarta. Kinerja Polri dalam mengamankan jalannya Misa mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, salah satunya Fr. Stefanus Sandy Sudirdja dari Ordo Salib Suci Provinsi Sang Kristus Indonesia.

Fr. Stefanus mengungkapkan rasa bahagianya karena bisa melihat langsung Paus Fransiskus dalam Misa yang digelar di Jakarta. Baginya, ini adalah pengalaman yang sangat mengesankan, terutama karena biasanya Misa yang dia pimpin hanya dihadiri ratusan umat, sementara kali ini ribuan orang berkumpul untuk mengikuti Misa bersama Paus.

“Kesan saya tentu sangat bergembira dan akhirnya saya bisa melihat Bapak Paus sendiri. Itu sebuah peristiwa yang sangat mengesankan, terutama karena Misa ini sangat istimewa, bukan hanya dihadiri 100 atau 200 umat, tapi ribuan orang,” ungkap Fr. Stefanus kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).

Namun, yang membuatnya lebih kagum adalah kinerja Polri dalam memastikan keamanan selama Misa berlangsung. Ia menyampaikan bahwa pengamanan oleh Polri sangat terkoordinasi dengan baik meskipun dihadiri ribuan orang.

“Biasanya kalau ada kerumunan besar, pengamanan bisa menjadi kacau. Tapi kali ini, walaupun ribuan orang hadir, tidak ada kekacauan sama sekali. Ini menunjukkan bahwa pengamanan oleh Polri sangat baik dan bukan pekerjaan spontan,” tambahnya.

Pengamanan selama kunjungan Paus Fransiskus, termasuk pelaksanaan Misa akbar, merupakan bagian dari Operasi Tribrata Jaya 2024 yang digelar Polri. Operasi ini melibatkan total 4.730 personel gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya yang dibagi ke dalam delapan satuan tugas (satgas). Satgas ini bertugas di berbagai titik strategis di Jakarta, termasuk lokasi Misa, Bandara Soekarno-Hatta, serta kawasan Jakarta Pusat.

Dalam pelaksanaan Operasi Tribrata Jaya 2024, Polri bekerja sama dengan TNI yang juga mengerahkan pasukan tambahan. Markas Besar TNI dan Polri mencatat sebanyak 9.030 personel pasukan gabungan dikerahkan untuk memastikan semua rangkaian kegiatan Paus Fransiskus di Jakarta berjalan aman dan lancar.

07/09/2024 0 komentar-komentar

Pelaku UMKM Apresiasi Pengamanan Polri Selama Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia

oleh Humas Polda Kalsel 07/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Rangkaian perjalanan apostolik Pemimpin Katolik Dunia Paus Fransikus, telah usai. Kepala Negara Vatikan itu telah meninggalkan Indonesia untuk menuju ke Papua Nugini, Jumat (6/9/2024) pagi ini.

Banyak pihak menuai berkah dari kedatangan Paus Fransiskus. Salah satunya adalah UMKM yang terlibat saat Misa Akbar yang dipimpin Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (5/9/2024) lalu.

Inna Tania salah satu pelaku UMKM minuman, mengakui sangat beruntung bisa menjajakan dagangannya di Gelora Bung Karno yang jadi lokasi Misa Akbar Katolik.

“Kami sangat bersyukur bisa hadir di acara ini, kami bisa mendapatkan rezeki dari sini,” ujar Inna, Jumat.

Inna menilai, pengamanan dari pihak kepolisian sangat penting demi kelancaran kegiatan ibadah umat Katolik ini. Oleh sebab itu, ia memberikan apresiasi kepada Polri.

“Terima kasih banyak untuk pihak kepolisian, karena memang ketat (pengamanannya),” ujarnya.

Menurut Inna, ketatnya pengamanan kegiatan Paus sangat wajar. Mengingat, kunjungan Paus ke Indonesia jadi cerminan Indonesia di mata dunia.

“(Pengamanan) sangat penting, karena ini tamu negara, bukan hanya sekedar tokoh agama. Ini sangat penting ya terutama security awareness itu kan sangat penting ya, penanganannya ketat seperti ini, saya dukung,” ucapnya.

“Karena ini kan menyangkut negara, dan ini ditonton oleh seluruh dunia, bukan hanya Indonesia saja yang melihat tapi seluruh dunia, ibaratnya jadi wajah Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

07/09/2024 0 komentar-komentar

Kapolri Beri Tiket Sekolah Bhabinkamtibmas Aiptu Agus yang Amankan Pria Bersajam di Jaktim

oleh Humas Polda Kalsel 07/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Polri mengapresiasi aksi heroik personel Bhabinkamtibmas Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, Aiptu Agus Supriyatna yang mengamankan seorang pria bernama Danovan Sembiring Meliala (43).

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. memberikan penghargaan berupa tiket sekolah Pendidikan Alih Golongan (PAG) terhadap Aiptu Agus berkat aksi heroiknya.

“Pak Kapolri memberikan penghargaan Pendidikan Alih Golongan tahun ini. Hal itu berkat keberanian dan kinerja dalam melindungi keselamatan masyarakat dari ancaman,” kata As SDM Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dihubungi, Jakarta, Jumat (6/9/2024).

Apresiasi tersebut lantaran sikap dari Aiptu Agus yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga atas perilaku meresahkan dari Danovan. Pasalnya, pria itu mengacungkan senjata tajam jenis golok di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Dengan bergerak cepat, aksi heroik dari Aiptu Agus dapat mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat.

Menurut Irjen Pol Dedi, sikap dari Aiptu Agus merupakan wujud dari Polri yang terus berkomitmen melayani dan melindungi masyarakat. Ia berharap, aksi dari Aiptu Agus dapat dijadikan cerminan ataupun contoh oleh personel lainnya.

“Ini merupakan komitmen dari Polri yang terus melayani, melindungi dan mengayomi seluruh masyarakat,” ujar Irjen Pol Dedi.

Ia pun berharap, kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan peristiwa yang meresahkan.

Karena, kata Irjen Pol Dedi, seluruh personel Polri akan bergerak cepat untuk menindaklanjuti segala bentuk laporan dari masyarakat.

“Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga. Tujuannya agar menjadi Polri yang semakin dicintai oleh masyarakat,” ucap Irjen Pol Dedi.

Sebelumnya, aksi tersebut bermula ketika pelaku sedang mengendarai kendaraan Mitsubishi Colt Diesel di sekitar Jalan Kayu Putih, Pulogadung Jakarta Timur.

Kendaraan pelaku tersebut mogok, selanjutnya pelaku turun dari kendaraan dan melakukan pengancaman terhadap tukang parkir dan pengendara lain dengan menggunakan satu buah senjata tajam jenis golok.

Selanjutnya, Aiptu Agus datang dan meminta pelaku untuk menyimpan senjata tajam miliknya. Namun pelaku mengarahkan senjata tajam jenis badik.

Bahkan, pelaku melakukan pemukulan terhadap Aiptu Agus. Sehingga, Ia dijatuhkan oleh personel Bhabinkamtibmas tersebut.

07/09/2024 0 komentar-komentar

Himbauan Polri Terkait Acara Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK

oleh Humas Polda Kalsel 06/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polri menggelar Operasi Tribrata Jaya 2024 dalam rangka pengamanan penyelenggaraan International Sustainability Forum (ISF) 2024 dan Misa Akbar Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada hari ini, Kamis (5/9/2024).

Kasatgas Humas Operasi Tribrata Jaya 2024 Brigjen Pol Tjahyono Saputro mengatakan, Polri bersama TNI dan stakeholders yang lain telah menyiapkan pengamanan agar dua event besar tersebut berjalan aman, nyaman dan lancar.

Pemprov Jakarta, kata Brigjen Pol Tjahyono sudah mengeluarkan surat imbauan kepada para pekerja di dua lokasi tersebut untuk melakukan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

“Hari ini bertepatan dengan ISF 2024 sekaligus Misa yang sangat begitu besar di Jakarta. Ada imbauan khusus untuk masyarakat dari Pj Gubernur dimana diberlakukan WFH Jakarta,” kata Brigjen Pol Tjahyono di GBK, Jakarta.

Selain itu, ia juga menghimbau para jemaat Misa Akbar yang sudah mendapatkan tanda peserta agar mematuhi apa yang sudah diatur oleh panitia sehingga nanti pada pelaksanaan yang datang dan kembali ini akan berjalan dengan tertib.

“Kemudian juga bagi masyarakat umat katolik yang memang tidak termasuk dalam undangan bisa melakukan Misa di Gereja masing-masing. Ini himbauan dari kita,” katanya.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Tjahyono mengatakan, pihak panitia nantinya akan menyiapkan videotron untuk para jemaat yang ingin beribadah namun tidak dapat tanda peserta.

“Nanti ada panitia mengalihkan ataupun ada tempat khusus disediakan panitia untuk massa yang cair ini,” ujarnya.

Sampai saat ini, Brigjen Pol Tjahyono mengatakan pelaksanaan Operasi Tribrata Jaya berjalan aman dan lancar. Apa yang sudah direncanakan sudah sesuai.

“Pada prinsipnya Polri, TNI dan stakeholder lain sudah siap untuk melaksanakan pengamanan dalam dua kegiatan ini,” ucapnya.

06/09/2024 0 komentar-komentar

Tinjau Kesiapan Pengamanan, Kapolri Instruksikan Warga Terlayani dengan Baik saat Misa Agung Paus Fransiskus

oleh Humas Polda Kalsel 05/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Panglima TNI Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si. meninjau langsung posko operasi Tribrata Jaya, Gelora Bung Karno (GBK) dan Stadion Madya. Hal itu untuk memastikan kesiapan pengamanan Misa Agung oleh Paus Fransiskus, pada esok hari.

Selain kesiapan keamanan, Jenderal Polisi Listyo Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI-Polri untuk memastikan warga yang mengikuti Misa Agung bersama Paus Fransiskus, terlayani dengan baik.

“Kami dengan Pak Panglima ingin memastikan seluruh rangkaian kesiapan pengamanan khususnya terkait dengan kegiatan puncak yang akan dilaksanakan pada esok sore, ini betul-betul bisa terselenggara dengan baik. Karena berdasarkan informasi dari panitia sampai saat ini kurang lebih 87 ribu yang akan hadir. Di luar massa cair yang tentunya semuanya harus bisa terlayani dengan baik,” kata Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Oleh karena itu, Jenderal Polisi Listyo Sigit menjelaskan, kunjungannya bersama Panglima juga ingin memastikan pola pengamanan dan pelayanan terhadap seluruh Jemaat Misa Agung, bisa berjalan dengan baik.

“Karena itu kita ingin memastikan dari sisi pengamanan, dari sisi pelayanan terhadap kegiatan Jemaat. Bagaimana proses penjemputan dan juga pengaturan parkir, rekayasa lalu lintas yang harus dilaksanakan,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Jenderal Polisi Listyo Sigit juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terkait dengan kegiatan Misa Agung pada esok hari di GBK dan Stadion Madya, pihaknya akan melakukan pengaturan rekayasa lalu lintas di sejumlah tempat.

Dengan adanya rekayasa lalin tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit menyebut akan ada potensi kemacetan. Oleh sebab itu, Jenderal Polisi Listyo Sigit meminta kepada jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas), agar bisa menyosialisasikan terkait dengan kebijakan tersebut.

“Karena itu, kami sudah minta kepada jajaran lalu lintas, khususnya menginformasikan ke masyarakat tentang rute alternatif yang bisa digunakan selama proses kegiatan Misa. Dan tentunya kami berterima kasih atas dukungan dari seluruh masyarakat terhadap kegiatan ini. Dan kita harap ini menjadi simbol toleransi Indonesia dan kita harus jaga sama-sama,” ucap Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Lebih dalam, Jenderal Polisi Listyo Sigit juga menyinggung Jemaat Misa Agung yang tidak bisa masuk ke dalam GBK maupun Stadion Madya. Menurutnya, hal itu sudah diantisipasi oleh panitia dengan menyediakan Videotron di sejumlah titik.

“Ini tentunya bagi yang tidak masuk, tadi sudah disampaikan akan disiapkan Videotron khusus titiknya akan diinformasikan oleh panitia. Sehingga yang mungkin tidak terlayani masuk, bisa ikut kebaktian di tempat yang ditentukan oleh panitia,” papar Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Disisi lain, Jenderal Polisi Listyo Sigit menuturkan soal pengaturan pelaksanaan Misa Agung oleh Paus Fransiskus. Nantinya, petugas keamanan bakal melakukan pengecekan kepada seluruh Jemaat. Mereka yang diperbolehkan masuk setelah melakukan pendaftaran serta diberikan gelang khusus.

“Dan saat masuknya tetap kita akan melaksanakan pemeriksaan, kita pastikan semua dalam kondisi betul-betul sudah aman. Baik bagi pengunjung atau pengikut Misa yang lain, dan utamanya bagi Paus Fransiskus dan tim,” tutur Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, pengamanan bakal dibagi menjadi tiga ring. Jumlah personel TNI-Polri yang akan dikerahkan sebanyak 9 ribu.

“Ring 1 dari Paspampres, ring 2 dari TNI, ring 3 Polri. Jumlahnya 9 ribu. Terbagi di beberapa tempat yang akan didatangi oleh Paus Fransiskus,” kata Panglima TNI.

05/09/2024 0 komentar-komentar

Kapolri Tinjau Langsung Kesiapan Pengamanan Misa Agung dan ISF

oleh Humas Polda Kalsel 05/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau Posko Ops Tribrata Jaya 2024 di GBK, Jakarta. Peninjauan tersebut guna memastikan pengamanan Misa Agung bersama Paus Fransiskus berjalan aman.

Misa Agung sendiri akan dilaksanakan besok 5 September 2024 sore. Selain itu, pengamanan juga dilakukan dalam rangka penyelenggaraan Internasional Sustainibility Forum (ISF).

“Saya melaksanakan peninjauan Posko Ops Tribrata Jaya 2024 dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus dan kegiatan International Sustainability Forum (ISF) Tahun 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 3-6 September 2024 di Prov. DKi Jakarta,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit dalam akun Instagram resminya, Rabu (4/9/2024).

Guna menjamin keamanan dan kelancaran 2 kegiatan tersebut, ujar Kapolri, dirinya bersama Panglima TNI langsung turun ke area GBK.

Dalam pengamanan dua ajang itu sendiri, Polri telah menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Tribrata Jaya-2024 dengan melibatkan sebanyak 4.730 personel. Ribuan personel itu terbagi menjadi 8 Satgas.

“Saya menekankan kepada seluruh personel agar tetap waspada dengan potensi gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” jelas Kapolri.

05/09/2024 0 komentar-komentar

Kapolri: Pidato Paus Fransiskus Harus Dijadikan Semangat Menjaga Persatuan

oleh Humas Polda Kalsel 05/09/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. hadir dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Pemimpin Gereja Katolik Sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus. Pertemuan itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pagi tadi.

Jenderal Polisi Listyo Sigit menyatakan bahwa pidato Paus Fransiskus terkait pentingnya menjaga toleransi dan keberagaman sangat bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.

“Tentunya kita sangat senang bahwa apa yang disampaikan oleh beliau terkait dengan bagaimana menjaga toleransi keberagaman,” jelas Jenderal Polisi Listyo Sigit kepada wartawan di Istana Negara, Rabu (4/9/2024).

Kapolri juga menaruh perhatian atas pidato Paus Fransiskus mengenai pembukaan UUD. Menurutnya, apa yang disampaikan Paus Fransiskus harus dijadikan semangat bagi semua pihak untuk menjaga persatuan.

“Saya kira ini menjadi semangat kita untuk menjaga persatuan ke depan dan ini penting untuk perjalanan bangsa Indonesia. Hal yang baik, beliau (Paus Fransiskus) sangat perhatian terhadap hal-hal seperti itu,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Diketahui, dalam pidato Paus Fransiskus, ia menyatakan bahwa pembukaan UUD 1945 punya sejarah yang sangat indah.

“Izinkanlah saya untuk merujuk pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Anda, yang menawarkan wawasan berharga sebagai jalan yang dipilih oleh Indonesia yang demokratis dan merdeka. Punya sejarah yang sangat-sangat indah adalah pilihan dari semua,” ungkap Paus Fransiskus.

Menurut Paus Fransiskus, untuk menciptakan persatuan memerlukan kerja kolaborasi antar elemen masyarakat. Selain itu, kesadaran untuk persatuan dan upaya melepas perbedaan akan membawa keuntungan bagi semua pihak.

05/09/2024 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • …
  • 50

Cari

Berita Terkini

  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip