Sekilas Info
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#divhumaspolri

Humas Polri Jalani Evaluasi Menuju WBK dan WBBM

oleh Humas Polda Kalsel 06/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memaparkan program-program yang dijalankan selama ini untuk menjadi  penilaian dalam rangka mewujudkan zona integritas WBK dan WBBM.

Irjen Pol Sandi menerangkan, pembangunan zona integritas Divisi Humas Polri menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) adalah komitmen untuk

melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada media, masyarakat, dan internal Polri. Dengan begitu, Humas Polri semakin siap menghadapi tantangan dunia global untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan zona integritas bertujuan untuk menggelorakan perubahan budaya organisasi dan membangun birokrasi yang bersih dan melayani,” jelas Kadiv Humas, Senin (5/8/2024).

Dijelaskan Kadiv Humas, berbagai kekurangan masih ada tentunya dan akan terus ditingkatkan lagi oleh jajaran Divisi Humas Polri. Dengan berbagai masukan, ujarnya, diyakini dapat semakin mematangkan WBK dan WBBM di lingkup Divisi Humas Polri.

“Besar harapan kami, predikat wilayah bebas korupsi serta wilayah birokrasi bersih dan melayani, dapat menambah semangat kerja bagi seluruh personel Divisi Humas dalam memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada negara, bangsa, serta seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Dalam Desk Penilaian dan Evaluasu Zona Integritas ini dihadiri tim TPI, yakni Brigjen Pol Indarto, Kombes Pol Basori, AKP Antonio Noriega, Iptu Ade Novi Dwiharyanto, dan Penda TK I Dwi Anggraeni. Sementara, Kadiv Humas turut didampingi jajaran Kepala Biro dan Kabag Sebagai Penanggung Jawab 6 Areal Perubahan di Lingkungan Divisi Humas Polri.

06/08/2024 0 komentar-komentar

Polri dan Menteri ATR/BPN Perkuat Sinergitas Pemberantasan Mafia Tanah

oleh Humas Polda Kalsel 06/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Polri memperkuat sinergitas dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait tindak pencegahan kasus pertanahan. PKS ini sebagai salah satu upaya pemberantasan mafia tanah.

Kerja sama ini dilakukan selaras dengan penerbitan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Permen ATR/BPN) Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pencegahan Kasus Pertanahan pada April 2024.

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, sengketa menjadi salah satu isu yang selalu menjadi sorotan publik, termasuk konflik pertanahan yang disebabkan atau dimotori oleh oknum mafia tanah. Tak dipungkiri, banyak masyarakat yang menjadi korban mafia tanah.

“Belasan tahun bahkan puluhan tahun kasus tidak selesai karena memang sudah sangat complicated dan ini perlu diurai secara rigit dan tidak boleh ada persepsi yang berbeda,” jelas Menteri ATR/BPN, Senin (5/8/2024).

Menteri ATR/BPN berharap, dengan adanya perjanjian kerja sama ini akan semakin menguatkan sinergi, kolaborasi, dan semangat untuk memberantas mafia tanah sampai ke akar-akarnya melalui Satgas Anti Mafia Tanah. Dengan begitu, apa yang menjadi atensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dapat terlaksana.

Ditambahkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, sengketa tanah menjadi masalah yang berlarut-larut bahkan hingga mengganggu investasi. Padahal, di Indonesia terdapat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 yang dengan jelas menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Tapi pada saat negara mau menggunakan tanah saja berhadapan dengan mafia tanah. Oleh karena itu tentunya kita sepakat bahwa harus ada kepastian terkait dengan kepemilikan tanah, sehingga ke depan masyarakat yang selama ini selalu dirugikan oleh kelompok-kelompok yang disebut dengan ‘mafia tanah’ ini kemudian bisa kita berikan kepastian dan hukum,” jelas Kapolri.

Tidak hanya itu, menurut Kapolri, masalah mafia tanah ini juga telah mengganggu masuknya investasi di Indonesia. Bahkan, tidak jarang investor yang masuk pada akhirnya terkendala dengan masalah pertanahan.

“Karena itulah, hal ini menjadi PR bersama agar Indonesia betul-betul bisa bersaing dalam hal investasi,” ujarnya.

Dibeberkan Kapolri, dalam kasus mafia tanah tentunya ada persekongkolan dan permainan hukum. Ia pun mendukung Kementerian ATR/BPN untuk melakukan pemberantasan.

“Jadi kalau istilah saya tambahannya dari gebuk mafia tanah sampai tuntas dan kita dukung,” ujar Jenderal Polisi Listyo Sigit.

06/08/2024 0 komentar-komentar

Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri Raih Prestasi di Ajang Internasional

oleh Humas Polda Kalsel 05/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri meraih juara dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Malaysia International Championship 2024. Ajang tersebut diselenggarakan pada 2-5 Agustus 2024 di Sports Center, University Tenaga Nasional, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyatakan, dalam ajang ini turut serta tim dari Australia, China, India, Nepal, Malaysia, Thailand,  Indonesia,  Jepang, Singapura, Korea, Pakistan, Cina Taipe dan Kamboja. Total 2.164 atlet berlomba memenangkan juara dalam ajang tersebut.

“Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri berhasil meraih Juara Umum 1 Pomsae dan Juara Umum 2 Kyorugi,” ujar Kadiv Humas, Senin (5/8/2024).

Dirinci Kadiv Humas, dalam kategori Kyorugi terdapat 18 anggota Polri yang turut serta. Kemudian, pada ategori Pomsae beregu terdapat dua tim dan kategori individu terdapat dua anggota.

“Jika ditotal, Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri meraih 14 medali emas, 5 perak, dan lima perunggu,” jelas Irjen Pol Sandi.

Irjen Pol Sandi mengapresiasi para atlet yang sudah berjuang meraih kemenangan. Perolehan itu tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetap juga bangsa Indonesia.

“Diharapkan anggota-anggota lainnya dapat termotivasi untuk mencetak berbagai prestasi mengharumkan nama institusi dan juga bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. sebelumnya menyatakan komitmennya untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul agar siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Salah satunya dengan membina dan memfasilitasi para anggota Polri yang berprestasi di bidang olahraga untuk terus mengasah bakatnya, lewat KOP.

Para polisi atlet akan diterjunkan pada kompetisi-kompetisi olahraga dalam negeri maupun tingkat dunia.

05/08/2024 0 komentar-komentar

Ibu Taruni Akpol Regina: Ditanya ‘Habis Berapa M’, Lah Wong Saya Tukang Warung

oleh Humas Polda Kalsel 05/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

SSDM POLRI – Nila, ibu dari Regina Anugerahanni Rosari, bersyukur sibungsu menjadi taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024. Di sisi lain dia menyayangkan orang-orang yang meragukan anaknya masuk Akpol tanpa biaya apapun.

“Saya kadang seperti mimpi (Regina masuk Akpol). Seperti saya di pasar, kan saya jualan. Itu saya ditanya, ‘Ini kok Regin nggak pernah bantuin? Di mana’. Saya jawab ‘Sudah berangkat (seleksi Akpol-red) ke Semarang’,”  cerita Nila, dikutip dari Podcast SDM Polri Today, Minggu (4/8/2024).

Nila menceritakan orang-orang yang akhirnya tahu Regina terpilih sebagai calon taruni Akpol bertanya soal besaran biaya. Nila menerangkan dirinya tak mengeluarkan biaya sama sekali karena dengan pekerjaannya sebagai penjual di pasar, uang receh pun berarti bagi dia.

“Ditanya habis berapa M (miliar rupiah-red). Lah wong saya saja tukang warung, wong Rp 500 perak, Rp 1000 perak saja saya pungut ibaratnya,” ucap Nila.

Dia bersyukur karena proses seleksi Akpol dinilainya berlangsung transparan. Dia menegaskan putrinya juga pantang menyerah dan tak berputus asa meski sempat dua kali gagal masuk Akpol.

“Puji Tuhan karena ini proses transparan, makanya Regin maju, maju terus. Puji Tuhan dua kali gagal, yang ketiga Regin bisa lolos,” ujar Nila.

Senada dengan cerita Nila, Handoko yang merupakan ayah Regina pun ditanyai tetangga, rekan kerja, hingga Pak RT soal biaya. Kepada RT setempat, Handoko meminta cerita perjuangan Regina masuk Akpol disampaikan kepada masyarakat setempat sehingga anak-anak muda berprestasi di lingkungan tempat tinggalnya memiliki optimistis.

“Tetangga kiri-kanan mendengar, teman kerja mendengar anak diterima masuk akpol, mereka tanya saya, ‘Habis berapa?’, (Handoko jawab-red) ‘Nggak ada habis berapa, Pak. Semuanya itu gratis dan tidak ada pungutan biaya’,” cerita Handoko.

“Bahkan ketika Pak RT datang ke rumah saya, menyampaikan surat pemilu, itu sempat bertanya, ‘Habis banyak Pak Handoko?’ pakai bahasa lokal. Ya saya bilang, ‘Pak sekalian saja saya mau titip ke Bapak selaku pamong di sini, sampaikan ke warga sekitar sini karena banyak anak-anak yang berpotensi. Karena soal Regina, tidak sedikit pun kami mengeluarkan biaya’,” imbuh Handoko.

Regina merupakan taruni asal pengiriman Polda Lampung. Tahun ini adalah kali ketiga Regina mengikuti seleksi taruna-taruni Akpol.

Dia menyebut tujuannya masuk Akpol ingin mendapatkan kesempatan pendidikan terbaik secara gratis. Sehingga tak lagi membebani kedua orang tuanya.

“Ini tahun ketiga daftar Akpol, tahun terakhir. Saya ingin mendapat pendidikan gratis sehingga tidak lagi membebani orang tua terkait dengan biaya pendidikan dan biaya sehari-hari selama pendidikan. Saya juga ingin punya pekerjaan yang tetap,” ujar Regin, sapaan akrabnya, kepada detikcom di Gedung Fasdik Lama, Flat Taruni, Resimen Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/7).

Regin mengatakan dirinya lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya sempat bekerja sebagai satpam, namun kini bekerja di pabrik pakan udang, sementara ibunya pedagang sembako di Pasar Beringin, Bandar Lampung.

“Ayah saya dulu satpam, tapi pensiun jadi satpam, sekarang kerja di pabrik pakan udang. Kalau ibu saya pedagang sembako di pasar, toko biasa, toko kecil,” kata anak bungsu dari dua bersaudara ini.

Regina menyebut modalnya untuk masuk Akpol hanya kegigihan. “Dapat dibuktikan dari saya mencoba tiga kali. Tahun pertama saya ranking 3, tahun kedua saya ranking 2, dan ini tahun ketiga saya ranking 1 panitia daerah, Puji Tuhan,” ucapnya.

Tiga kali mengikuti seleksi Akpol, perempuan yang pernah menyabet Juara I Kejuaraan Tinju Amatir tingkat Provinsi Lampung ini berpendapat rangkaian pemeriksaan dan tes dijalaninya dengan adil dan terbuka. Regin sadar ada beragam komentar soal seleksi Akpol yang muncul di masyarakat, namun pendapatnya berdasarkan pengalaman pribadinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggaraan seleksi taruna-taruni Akpol atas terselenggaranya sistem seleksi yang humanis, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemarin itu jasmani semuanya udah pake sensor semua, menurut saya ini bagus, itu ke itu berlaku untuk semua peserta,” ucap Regin.

“Dan sebelum tes pakai alat, selalu ada gladi bersihnya untuk kita. Lalu saat CAT, soalnya diacak dan nilainya langsung muncul setelah selesai. Jadi saya tutup telinga saja sih kalau ada yang nakut-nakutin ini-itu, karena saya pribadi tidak mengalami itu. Kalau saya mengalami, tidak akan saya mau berusaha sampai tiga kali seleksi Akpol,” pungkas dia.

05/08/2024 0 komentar-komentar

Humas Polri Dipandang Semakin Modern, LAN Pastikan Perkuat Sinergisitas

oleh Humas Polda Kalsel 03/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Divisi Humas Polri menggelar audiensi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) demi meningkatan sinergisitas di Gedung Divisi Humas Polri, Jumat (2/8/2024). Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho pun menerima langsung rombongan yang dipimpin Plt. Kepala LAN RI Dr. Muhammad Taufiq, DEA.

Plt Kepala LAN RI mengaku bahwa saat ini banyak program Divisi Humas Polri yang telah semakin modern. Hal itu patut diapresiasi karena perkembangan zaman dengan berbasis digital membutuhkan modernisasi.

“Begitu canggih dan modern kekuatan Humas Polri dalam mengelola bidang Kehumasan,” ungkap Plt. Kepala LAN.

Menurut Plt Kepala LAN, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang perlu belajar dari Polri atas upaya branding instansi. Branding sendiri perlu dilakukan demi transparansi segala kinerja instansi kepada masyarakat.

“Kehumasan tidak hanya membangun berita, namun kehumasan lebih dari itu dalam menghadirkan rasa percaya publik terhadap suatu institusi,” ujarnya.

Ia pun berharap LAN dan Divisi Humas Polri akan semakin menjalin kolaborasi. Walaupun, sudah ada MoU yang berjalan sejak beberapa waktu lalu.

Kadiv Humas Irjen Pol Sandi Nugroho pun menyambut baik rencana memperkuat kolaborasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi perlu diperkuat demi transformasi yang semakin baik.

“Tidak lupa saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lembaga Administrasi Negara RI yang telah bekerjasama dan mendukung penuh kepada kami melalui penyelenggaraan kegiatan analisis kebijakan, pelatihan, dan pendidikan tinggi terapan,” jelas Kadiv Humas.

03/08/2024 0 komentar-komentar

325 Taruna Akpol Ikut Upacara Pembukaan Pendidikan Integrasi dengan Akademi TNI

oleh Humas Polda Kalsel 02/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

SSDM POLRI – Sebanyak 325 taruna Akademi Kepolisian yang baru saja direkrut, mengikuti Upacara Pendidikan Dasar Integrasi dengan taruna Akademi TNI di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Sementara itu jumlah taruna Akademi TNI yang ikut dalam upacara dan akan menjalani pendidikan dasar sejumlah 781 orang.

Berdasarkan rilis SSDM Polri, Kamis (1/8/2024), upacara ini dipimpin Danjen Akademi TNI Letjen TNI Rudianto selaku inspektur upacara. Sementara Komandan Batalyon 3 Menchandra Letkol Pas Hary Wijayanto selaku Komandan Upacara.

Upacara digelar pukul 08.00 WIB. Tampak Aspers Panglima TNI, Dir Dik Akademi TNI, Dir Um Mabes TNI, Dir Jian Bang TNI, Paban II / Dik Spers TNI, Paban Ren Dik Akademi TNI, Paban Min Dik Akademi TNI, Pa ban Opsdik, Paban Renprogar, Paban pers, Danmen chandra, Dan Sepa PK TNI mengikuti upacara ini. Terlihat pula Aspers Kasad , Kasal Dan Kasau.

Sementara dari Mabes Polri yang mengikuti upacara ini Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi, Karo Bindiklat Lemdiklat Polri, Karo Jianstra SSDM Polri Brigjen Pol Agoes Sujadi dan Kabag Diapers Ro Dalpers SSDM Polri Kombes Pol Fadly Samad.

“Kami harap para taruna Akpol dan Akademi TNI bisa mengikuti pendidikan integrasi dengan baik hingga tuntas. Dan kami harap dari sini tumbuh semangat kebersamaan dan integritas antarabdi bangsa karena kelak mereka akan bertemu di tempat penugasan dan melayani masyarakat bersama,” ucap Kombes Pol Fadly kepada wartawan.

Jumlah peserta yang mengikuti pendidikan dasar integrasi ini sebanyak 1.106 gabungan Akpol, Akmil, AAL dam AAU. Usai upacara, kegiatan lanjutan adalah orientasi  di lingkungan Akmil dan mendaki Gunung Tidar.

“Sesuai harapan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) melalui Bapak Asisten SDM (Irjen Dedi Prasetyo) di tahun ini kegiatan pendidikan dan pembentukan zero accident,” tutur Kombes Pol Fadly.

Sebelumnya diberitakan 325 dari 490 calon taruna Akpol dinyatakan lulus terpilih seleksi tingkat pusat. Mereka terdiri dari 284 taruna dan 41 taruni.

02/08/2024 0 komentar-komentar

Polri Tangkap “Calon Pengantin” Bom Bunuh Diri di Batu Malang

oleh Humas Polda Kalsel 01/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap terduga tindak pidana terorisme berinisial HOK (19), di Jalan Langsep, Kelurahan Sisir, Kecamatan Baru Malang, Rabu (31/7/2024), malam. Pelaku berencana untuk melakukan aksi bom bunuh diri dengan sasaran tempat ibadah

Rencana aksi pelaku berhasil digagalkan oleh tim Densus 88. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, HOK ditangkap sekitar pukul 19.15 WIB. “Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui berencana melakukan aksi teror bom bunuh diri di tempat ibadah dengan menggunakan bahan peledak berdaya ledak tinggi,” kata Brigjen Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8/2024).

Brigjen Pol Trunoyudo membeberkan, bahwa HOK merupakan simpatisan dari kelompok teroris Daulah Islamiyah yang berafiliasi dengan ISIS.  Selain menangkap tersangka, Densus juga mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil penangkapan tersangka HOK, sambung mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, tim Densus dan Polda Jatim juga melakukan penggeledahan di salah satu rumah kontrakan di kompleks perumahan Bunga Tanjung, dusun Jeding, desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Kamis (1/8/2024) hari ini. Tim dari Laboratorium Forensik dan Jibom Polda Jatim melakukan penyisiran di rumah pelaku.

“Ini rumah masih sewa, info sementara sewa 2 tahun baru jalan 1,5 tahun,” ungkap Brigjen Pol Trunoyudo.

Dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti yakni 1 botol cairan bahan peledak  yang berdaya ledak tinggi. Selain itu juga ditemukan ketapel dan 1 toples berisi Gotri.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan, atas perbuatan tersangka, polisi akan menjeratnya dengan Pasal 15 Jo Pasal 7 dan atau Pasal 9 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

01/08/2024 0 komentar-komentar

Upaya Kombes Pol Switbertus Perkuat LSP Polri dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat

oleh Humas Polda Kalsel 01/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

JAKARTA – Kombes Pol Switbertus Budi Prasetiyo mendorong diperkuatnya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri. Langkah tersebut bisa membawa perubahan besar di tubuh Polri untuk menempatkan kepentingan dan kepercayaan masyarakat di bidang pelayanan publik.

Sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkata LX Tahun 2024, Switbertus membuat gagasan rancangan proyek perubahan yakni Transformasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri Guna Menjamin Profesionalisme Berkelanjutan atau disebut Sikompeten.

Kombes Pol Switbertus mengatakan, sejak LSP beroperasi pada 2010 lalu, dari perkembangannya terdapat skema-skema baru mulai dari pembina fungsi Bareskrim Polri untuk mensertfikasi penyidik pembantu, dari Korlantas Polri untuk penerbit SIM dan STNK serta petugas Patwal, kemudian dari Korps Brimob Polri yaitu penembak sniper dan Dalmas serta dari Baintelkam Polri dalam penerbitan SKCK dan lain-lain terkait dengan profesi Polri.

“Kita lakukan pemetaan ternyata sertifikasi profesi Polri ini merupakan hal yang penting karena terkait dengan pelayanan publik. Semakin berkembang tugas dalam memberikan pelayanan, pengayoman, perlindungan serta penegakan hukum untuk masyarakat tentu perlu ada penguatan,” kata Kombes Pol Switbertus dikutip, Rabu (31/7/2024).

Dari perkembangan tersebut, lanjut Alumni Akpol 1992, untuk jangka pendek akan dibuat naskah akademik tentang pengembangan struktur, sehingga LSP Polri bisa mandiri dan kuat serta assessor didukug dengan tempat uji kompetensi. Selain itu juga menyusun Peraturan Kapolri (Perkap) yang mengatur tentang SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kelola) LSP Polri dan penyelenggaraan sertfikasi profesi Polri.

Yang mendasari membuat proyek perubahan ini adalah kebutuhan organisasi untuk menjawab hasil temuan inspektorat.  Diungkapkannya pada pelaksanan tugas sertifikasi yang dilakukan oleh LSP Polri tidak berjalan dengan optimal. Menurutnya beban kerja 30 personel yang ada di LSP cukup berat.

“Para personel ini harus meng-assesi, mengawal assessor di seluruh Indonesia. Dari Polda Aceh hingga Polda Papua,” ujarnya.

Dikatakannya perlu langkah-langkah komprehensif untuk bisa melakukan sertifikasi profesi Polri. Kombes Pol Switbertus berujar awalnya, LSP Polri hanya untuk Pendidikan pengasuh, saat ini diperluas. “LSP Polri pada 2021 mendapat mandat atau lisensi dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk melakukan skema-skema baru. Saat ini sudah ada 94 skema, artinya dengan adanya itu, gagasan proyek perubahan ini ingin kami wujudkan dalam jangka pendek Perkap LSP dan naskah akademik penguatan struktur,” ucapnya.

Dengan demikian, para personel yang mengemban suatu jabatan sesuai dengan kompetensinya. Hal ini menjadi acuan demi terwujudnya pelayanan publik yang maksimal. Tentunya upaya tersebut akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Harapannya bisa terwujudnya profesionalisme jabatan sesuai kompetensi, pelayanan Polri kepada masyarakat optimal dan terwujudnya public trust,” pungkas Kombes Pol Switbertus.

Ditambahkannya, gagasan proyek perubahan Sikompeten ini sudah dibawa ke FGD (Focus Group Discussion) dengan peserta beberapa SPN (Sekolah Polisi Negara). Diungkapkannya salah satu rekomendasi dari FGD tersebut adalah perlunya kolaborasi dengan stakeholder internal dan eksternal.

“Sehingga kami melakukan tindak lanjut pada hari ini (zoom meeting), karena ini bagian dan program dan inovasi kami untuk menyampaikan gagasan sehingga bisa mendapatkan masukan-masukan komperhensif untuk menyempurnakan proyek perubahan ini,” ucapnya. Alice berharap kunjungan ini bisa semakin mempererat hubungan Polri dan Kepolisian Hongkong. Selama empat hari berada di Indonesia, Kepolisian Hongkong juga mengunjungi Divhubinter Polri dan Brimob Polri.

01/08/2024 0 komentar-komentar

Berkunjung ke SSDM Polri, Kepolisian Hongkong Puji Sistem Rekrutmen Polri

oleh Humas Polda Kalsel 01/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Sebanyak 15 orang delegasi Kepolisian Hongkong yang dipimpin Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice, Rabu (31/7/2024) berkunjung ke SSDM Polri. Kabaggassus Biro Binkar SSDM Polri, Kombes Pol Arif Fajarudin mengatakan tujuan kedatangan delegasi Kepolisian Hongkong adalah untuk membangun hubungan dengan Kepolisian Indonesia.

“Mereka ingin mendapatkan gambaran tentang Polri. Dari mulai siklus SDM terkait dengan rekrutmen, kemudian masalah karir, masalah pengakhiran dinas. Mereka juga menanyakan tentang pengembangan SDM melalui assessment centre,” ujar Kombes Pol Arif Fajarudin.

Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice menyatakan Kepolisian Hongkong mendapat banyak informasi bermanfaat dari diskusi yang berlangsung sekitar dua jam. Alice juga menyampaikan kekagumannya terhadap Polri.

“Wow, saya sangat terkesan. Polri memiliki assessment centre. Sangat teratur semua prosedur promosi yang telah berjalan. Sangat berbeda dengan sistem di Kepolisian Hongkong yang lebih sederhana. Dari diskusi ini saya mengambil banyak referensi yang nantinya akan kami coba aplikasikan di Kepolisian Hongkong,” puji Lau Lai-kwan Alice.

Usai diskusi, Kepolisian Hongkong diajak melihat Assesment Center. Di sini, delegasi Kepolisian Hongkong mendapat informasi lebih lanjut. Salah satunya tentang Satu SDM. SSDM Polri mengembangkan Satu SDM yang merekam data setiap personel Polri secara digital mulai dari mengikuti Pendidikan, aktif bertugas hingga pengakhiran dinas. Data ini bisa menjadi rujukan para pimpinan Polri untuk mengambil kebijakan terkait promosi kenaikan pangkat dan jabatan.

Delegasi Kepolisian Hongkong juga diajak melihat museum Polri dan mendapat penjelasan tentang sejarah Polri. Mereka sangat antusias melihat berbagai koleksi bersejarah dalam museum tiga lantai tersebut. Di akhir kunjungan di museum Polri, delegasi Hongkong juga disuguhkan film tentang Sejarah Polri di ruang theatre museum Polri.

01/08/2024 0 komentar-komentar

Musnahkan Sabu dan XTC, Polda Kalsel Selamatkan 148.000 Orang dari Bahaya Narkoba

oleh Humas Polda Kalsel 01/08/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melakukan pemusnahan barang bukti narkotika di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (31/7/2024) pukul 10.00 WITA. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu seberat 29,5 kg (29.538,6 gram), 114,5 butir ekstasi (XTC), dan serbuk ekstasi seberat 157,84 gram.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Kalsel dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Selatan. Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan semua barang bukti benar-benar dimusnahkan dan tidak dapat digunakan kembali.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan, dalam pernyataannya Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti narkoba kali ini merupakan pengungkapan Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel selama periode bulan Juni – Juli 2024.

Sebanyak 34 Laporan Polisi (LP) berhasil diungkap oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dengan mengamankan 52 orang tersangka meliputi 48 laki-laki dan 4 perempuan.

“Dalam kurun waktu bulan Juni hingga Juli ada sebanyak 50 Kg Sabu dan 11 ribu XTC yang telah diamankan oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel, namun dikarenakan masih dalam proses administasi penyidikan dan izin dari Pengadilan sehingga pemusnahan akan dilakukan pada bulan Agustus 2024 mendatang,” terang Wakapolda Kalsel.

Brigjen Pol Rosyanto Yudha mengatakan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan kali ini berbeda dari jaringan Fredy Pratama namun Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel masih melakukan pengembangan untuk mengetahui dan mengungkap jaringan yang terlibat. “Siapapun jaringan yang terlibat didalamnya akan kita proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, dan hukuman tertingginya adalah hukuman mati,” tegasnya.

Menurutnya, banyak faktor yang membuat tingginya peredaran narkoba diwilayah Kalimantan Selatan salah satunya ini merupakan bisnis illegal yang menggiurkan, dan banyak generasi-generasi muda yang mencoba memakai narkoba akibat pengaruh lingkungan.

“Kita bersama stakeholder lain dan tokoh masyarakat mengajak untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba yang ada diwilayah Kalimantan Selatan,” ucap Wakapolda Kalsel.

Wakapolda pun menuturkan dengan dimusnahkannya barang bukti narkoba ini, 148.000 orang terselamatkan dari bahaya narkoba dan menghemat biaya rehabilitasi sebanyak Rp. 740 miliar.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini dihadiri Wakapolda Kalsel, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Kalsel, Ka BNNP Kalsel, Kabinda Kalsel, Aspidum Kejati Kalsel, Kasi Intel Korem 101/Antasari, Dandenpomal Lanal Banjarmasin, Dansat POM Lanud Syamsuddin Noor, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya Pembina TK.I BPOM Banjarmasin, Kasi Narkotika dan Barang Larangan Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Selatan, dan Staf LKBH ULM.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

01/08/2024 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 33
  • 34
  • 35
  • 36
  • 37
  • …
  • 50

Cari

Berita Terkini

  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip