Sekilas Info
Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#mabespolri

Polri Ungkap Kepolisian Thailand Operasi Besar Untuk Tangkap DPO RI, Fredy Pratama

oleh Humas Polda Kalsel 04/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Polri mengungkapkan bahwa Kepolisian Thailand sedang menjalankan operasi besar untuk menangkap gembong narkoba Indonesia yang kabur ke Thailand, yakni Fredy Pratama.

Operasi ini sebagai komitmen dari Kepolisian Thailand karena Polri telah memulangkan buron nomor 1 Thailand, Chaowalit Thongduang.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti menyatakan, Polri dan otoritas Thailand telah menjalin komunikasi intensif untuk memburu Fredy Pratama di Thailand. Kerja sama yang baik antara Polri dan Thailand diharapkan akan membuahkan hasil dengan ditangkapnya Fredy Pratama.

“Mereka akan melakukan operasi besar-besaran terhadap buronan kita yang sudah lama kita minta dipulangkan untuk dicari dan ditangkap, mudah-mudahan kerja sama kita dalam memulangkan buronan Thailand ini akan membuahkan hasil,” ujar Irjen Pol Krishna Murti kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (4/6/2024).

Menurutnya, Polri mengirimkan 10 anggota yang terdiri atas anggota Hubinter Polri dan Dittipidnarkoba Polri yang mengawal kepulangan Chaowalit ke negara asalnya hari ini.

Anggota Polri tersebut sekaligus akan melakukan komunikasi dengan Kepolisian Thailand (Royal Thai Police) terkait operasi penangkapan Fredy Pratama yang jadi DPO RI.

Irjen Pol Krishna Murti juga menyampaikan bahwa Polri saat ini memiliki hubungan yang baik dengan kepolisian di banyak negara terkait kejahatan transnasional crime. Termasuk dengan Kepolisian Filipina yang berhasil menangkap Gregor buronan BNN di Manila.

“Dan 10 anggota kami yang kami berangkatkan ke Thailand nanti juga akan komunikasikan upaya penangkapan buronan besar, kita mohon doa restu karena itu adalah jaringan yang sangat besar juga di Indonesia,” imbuhnya.

Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini menyampaikan Polri saat ini memiliki hubungan yang baik dengan kepolisian di banyak negara terkait kejahatan transnasional crime. Termasuk dengan Kepolisian Filipina yang telah menangkap Gregor buronan BNN di Manila.

“Kami melakukan hubungan yang ketat dengan banyak negara, banyak pelaku kejahatan transnasional crime yang berada bukan di negaranya termasuk beberapa pelaku buronan dari Indonesia, khususnya dari Tipidnarkoba yang ada di Thailand. Termasuk sekarang anggota kami masih di Manila dan beberapa negara lainnya,” ujarnya.

04/06/2024 0 komentar-komentar

Kapolri Tegaskan Sinergi TNI-Polri untuk Kawal Program Pemerintah dan Wujudkan Indonesia Emas 2045

oleh Humas Polda Kalsel 04/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan kepada seluruh jajaran Polri tentang pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam mengawal program pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikan dalam pembukaan rapat kerja teknis (Rakernis) gabungan 4 Satker Polri di Jakarta, Senin (3/6/2024) malam.

“Itu yang selalu menjadi pegangan, yang harus bisa dipedomani dan ditindaklanjuti di dalam pelaksanaan tugas pokok secara umum selaku institusi Polri dan juga rekan-rekan yang juga memiliki tugas pokok sesuai dengan bidang dan fungsi masing-masing,” kata Kapolri dikutip Selasa (4/6/2024).

Kapolri menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan Polri harus menjadi pegangan yang dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh semua anggota.

Kapolri juga mengingatkan akan arahan Presiden Joko Widodo untuk menjaga proses demokrasi serta kerukunan dan keamanan masyarakat, hal yang menjadi fokus utama Polri dalam menjalankan tugasnya.

Operasi Mantab Brata yang sedang berlangsung hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Oktober mendatang, serta persiapan untuk Operasi Mantab Praja dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2024, juga menjadi perhatian utama Kapolri.

Kapolri menekankan pentingnya keberhasilan dalam menjalankan agenda strategis berskala internasional dan menjaga kewaspadaan terhadap perkembangan lingkungan strategis. Kapolri juga menyoroti pentingnya adaptabilitas dalam menghadapi perubahan serta menyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan yang terjadi.

“Kenapa ini saya ingatkan, karena Polri masih melaksanakan rangkaian dari Operasi Mantab Brata, di satu sisi Polri sudah masuk ke Operasi Mantab Praja,” tegas Kapolri.

Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Mendikbudristekdikti Nadiem Makarim, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, yang mendiskusikan langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan.

04/06/2024 0 komentar-komentar

Dikawal 10 Anggota Polri, Buron Nomor 1 Thailand, Chaowalit Akan Dideportasi dari Indonesia Hari Ini

oleh Humas Polda Kalsel 04/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Buronan yang paling dicari di Thailand, Chaowalit Thongduang, akan segera dideportasi dari Indonesia pada siang ini. Proses deportasi ini akan dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dengan pengawalan ketat dari 10 anggota Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

“Siang ini, buronan nomor 1 Thailand akan dideportasi dari Soetta,” kata Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti kepada wartawan, Selasa (4/6/2024).

Menurutnya, proses deportasi Chaowalit akan sepenuhnya diawasi oleh Polri, dengan 10 anggota yang akan bertugas mengawalnya.

“Sepuluh anggota Polri akan mengawal buronan nomor 1 Thailand tersebut,” tambahnya.

Chaowalit sebelumnya ditangkap dan divonis 20 tahun enam bulan penjara oleh Pengadilan Phatthalung pada Januari 2022. Pada Oktober 2023, dia melarikan diri saat dibawa untuk perawatan gigi di RS Maharat Nakhon Si Thammarat. Setelah melarikan diri, dia menjadi target pencarian intensif oleh polisi dan tentara Thailand, dengan hadiah 100 ribu Baht bagi yang memberikan informasi tentang keberadaannya.

Irjen Pol Krishna Murti menjelaskan bahwa Chaowalit Thongduang terlibat dalam aksi kekerasan yang membuatnya ditetapkan sebagai buron nomor 1 di Thailand. Chaowalit diduga terlibat dalam penembakan terhadap anggota kepolisian dan kehakiman.

Atas perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan hasil koordinasi dengan Royal Thai Police, Polri melakukan pendalaman dan menangkap Chaowalit di sebuah apartemen di Kecamatan Badung, Bali. Penangkapan ini dilakukan melalui koordinasi bersama Polda Bali, Polda Sumatera Utara, dan Polda Aceh.

04/06/2024 0 komentar-komentar

Konferensi Pers, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel Ungkap Kasus Hasil Operasi Antik Intan 2024

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan Konferensi Pers untuk mengungkap hasil dari Operasi Antik Intan 2024. Acara ini berlangsung di Aula Presisi Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel, Banjarmasin, Senin (3/6/2024) pukul 11.00 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. didampingi KBO Dit Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Andi Aliamin Amrullah, S.H., M.H. memaparkan berbagai keberhasilan dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 17 s/d 30 Mei 2024. Operasi Antik Intan 2024 berhasil mengungkap berbagai kasus narkoba dengan jumlah tangkapan yang signifikan.

Dalam kesempatan tersebut, kata Kabid Humas, disampaikan bahwa Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel telah berhasil menangkap 332 orang tersangka yang terlibat dalam jaringan narkoba, serta mengamankan barang bukti berupa Sabu, Ekstasi, Serbuk Ekstasi, dan obat-obatan terlarang lainnya. Beliau juga mengungkapkan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Dit Resnarkoba Polda Kalsel untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Kalsel. Operasi Antik Intan 2024 ini merupakan salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut. Kami berharap dengan adanya operasi ini, dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan narkoba,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan Dit Resnarkoba Polda Kalsel dan Polres Jajaran terdiri dari Sabu seberat 21,9 kilogram, Ekstasi 2.569 butir, Serbuk Ekstasi 47,06 gram, Carnophen 9.386 butir, Psikotropika 2.135 butir dan Daftar G 2.000 butir.

Dengan pengungkapan ini, Polda Kalsel berhasil menyelamatkan 71.990 orang terhindar dari bahaya narkoba. “Kasus menonjol yang berhasil diungkap yakni dengan barang bukti seberat 5 dan 6 Kg dengan jaringan Malaysia – Kalbar – Kalsel,” ujar Dit Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya.

Dengan keberhasilan Operasi Antik Intan 2024, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya memerangi narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain itu, dalam konferensi pers tersebut juga dipresentasikan berbagai strategi dan metode yang digunakan oleh Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel dalam mengungkap kasus-kasus narkoba. Polda Kalsel bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan operasi ini berjalan efektif dan efisien.

Konferensi pers ini dihadiri oleh berbagai media lokal dan nasional yang antusias meliput keberhasilan Polda Kalsel dalam memberantas peredaran narkoba. Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara media dan pihak Polda Kalsel, memberikan kesempatan bagi wartawan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai operasi tersebut.

Dengan keberhasilan Operasi Antik Intan 2024, Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya memerangi narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H.

Publish : Bripka Yudha Krisyanto, S.Kom.

03/06/2024 0 komentar-komentar

Korlantas Polri Ungkap Kerencanaan, Pelaksanaan, dan Pengorganisasian KTT WWF ke-10 Berjalan Lancar

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso memimpin jalannya apel pagi yang cerah dilaksanakan oleh seluruh personel Korlantas Polri di Lapangan Gedung NTMC, Cawang, Jakarta, Senin (3/6/2024).

Dalam sambutannya, Dirgakkum menyampaikan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan KTT World Water Forum (WWF) ke-10 Tahun 2024 yang telah berlangsung di Bali. Dirgakkum mengambil peran sebagai Kasatgas Walrolakir dalam agenda tersebut.

“Alhamdulillah dalam pelaksanaan kegiatan secara umum sudah cukup bagus dari segi perencanaan kemudian pelaksanaan dan pengorganisasian serta wasdalnya sudah cukup bagus,” kata Dirgakkum.

Meski begitu, ia menyebut bahwa pelaksanaan acara yang baik tetap membutuhkan evaluasi guna pembelajaran bagi agenda-agenda internasional lainnya. Baginya, jumlah personel menjadi catatan bagi penyelenggaraan event manapun.

“Diharapkan dalam menyusun perencanaan untuk memasukkan kepada Sops Polri, subsatgasnya ini perlu ditambah ini untuk kegiatan KTT yang lain,” ungkapnya.

“Jadi bukan hanya Walrolakir tapi juga ada beberapa satgas yang kemarin kita tambah mulai dari satgas rekayasa lalu lintas, kemudian Tim TAA dan ada tim urai patroli urai,” tambahnya.

Dirinya pun menyadari bahwa penambahan jumlah personel di dalam tim cukup berpengaruh terhadap prosesi pengamanan dan pengawalan. Sehingga persiapan main event dan side event dalam agenda internasional lainnya berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

“Apabila ada peserta KTT atau delegasi yang terjadi kecelakaan, kita juga bisa langsung tangani. Kalau hanya (satgas) Walrolakir yang menangani tidak ada ya itu yang pertama,” tutur dia.

“Terkait dengan analisa dan evaluasi kegiatan kita secara umum sudah cukup baik, baik itu dari pemberangkatan kemudian pelaksanaan selama di sana dan Alhamdulillah tidak ada pelanggaran dari seluruh anggota baik itu dari Korlantas maupun dari BKO dari beberapa polda sudah cukup bagus,” sambungnya.

Terakhir, Brigjen Slamet meminta kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatannya agar selama event berjalan, personel dapat fokus menjalankan tugasnya dengan baik.

“Sudah cukup bagus, hanya beberapa yang perlu dijaga kesehatan selama di sana,” pungkasnya.

Turut hadir antara lain, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus, Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Bakharuddin Muhammad Syah serta Pejabat Utama Korlantas lainnya.

03/06/2024 0 komentar-komentar

Polri Minta Thailand Segera Tangkap Gembong Narkoba Fredi Pratama

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, penangkapan buronan nomor 1 Thailand Chaowalit Thungduang menjadi harapan agar bandar narkoba Fredi Pratama yang bersembunyi di Thailand bisa segera ditangkap dan diserahkan ke Polri.

“Kami sudah sampaikan (ke Thailand), nanti ada tim yang ke Thailand dipimpin Kombes Pol Audie, dari Hubinter dan Wadir Narkoba untuk membicarakan pemulangan Fredi Pratam,” kata Mukti di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Menurut Mukti, pembicaraan terkait imbal-balik dari penangkapan Chaowalit ini telah dibicarakan kepada perwakilan Thailand yang datang menjemput buronan nomor 1 itu ke Indonesia. Menurut informasinya, Fredi Pratama berada di perbatasan antara Thailand dengan Burma.

“Kami akan joint investigation, ada budi ada balaslah. Kami meminta demikian, karena Fredi ini kan gembong besar juga. Ya kami saling bertukar, barter. Itu yang kami inginkan,” kata Mukti.

Jenderal polisi bintang satu itu berharap keberhasilan penangkapan Chaowalit di Indonesia menjadi desakan bagi Royal Thai Police untuk segera menangkap dan memulangkan Fredi Pratama ke Indonesia.

Selain itu, juga sudah ada kesepakatan, dalam kasus Fredi Pratama ini, Royal Thai Police akan mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas nama istri Fredi Pratama, sedangkan tersangka Fredi Pratama akan diusut oleh Polri.

03/06/2024 0 komentar-komentar

Polri Akan Ekstradisi Buronan Nomor 1 Thailand Chaowalit Thongduang

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Polri akan menyerahkan buronan narkoba nomor satu Thailand Chaowalit Thongduang alias Pang Na-Node alias Sulaiman atau ekstradisi yang ditangkap pada 30 Mei 2024 di kawasan Badung, Bali.

Kepala Divisi (Kadiv) Hubinter Polri Irjen Krishna Murti mengatakan, penyerahan buronan itu akan dilakukan pada Selasa (4/6/2024) besok.

“Ekstradisi nanti besok Selasa,” katanya, saat dikonfirmasi secara singkat, Selasa (3/6/2024).

Sementara Dirnarkoba Bareskrim Brigjen Pol Mukhti Juharsa mengungkapkan bahwa Polri akan mengajukan barter Chaowalit dengan Fredy Pratama.

“Ada budi, ada balas. Kita minta Thailand juga menangkap Fredy,” kata Mukhti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2024).

Mukhti menyebut, Polri akan mengajukan Chaowalit sebagai barter dengan Fredy Pratama jika sudah tertangkap. Artinya, Chaowalit akan dikembalikan ke Thailand, sementara Fredy akan diproses hukum di Indonesia.

Chaowalit Thongduan alias Sia Paeng Nanod (38), merupakan tahanan kasus percobaan pembunuhan terhadap seorang polisi dalam rangkaian percobaan penculikan pada 2 September 2019 di provinsi Phatthalung, Thailand.

Dia divonis 20 tahun enam bulan oleh Pengadilan Phatthalung pada Januari 2022. Chaowalit lalu dipindahkan ke penjara Nakhon Si Thammarat pada 7 Agustus 2023.

Pada 20 Oktober 2023, Chaowalit dibawa sipir penjara ke RS Maharat Nakhon Si Thammarat untuk perawatan gigi. Setelah sampai di sana, dokter menunda pemeriksaan itu.

Saat hendak dibawa kembali ke Penjara, Chaowalit terjatuh ke lantai. Ia lalu dirawat di lantai 6 rumah sakit tersebut. Di tempat tidur kakinya diborgol, sementara ada 2 sipir yang ditugaskan untuk mengawasinya. Pada Minggu 22 Oktober pagi, Chaowalit dilaporkan hilang.

03/06/2024 0 komentar-komentar

Terbang ke Thailand, Polri Buru Gembong Narkoba Fredy Pratama

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Tim gabungan Polri akan terbang ke Thailand untuk melanjutkan pencarian gembong narkoba Fredy Pratama yang saat ini masih buron di Negeri Gajah Putih.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa menyebut langkah itu dilakukan menyusul kerja sama penangkapan buronan nomor satu, Thailand oleh Polri di Bali pada 30 Mei lalu.

Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan dalam waktu dekat tim gabungan yang terdiri dari pihaknya, Div Hub Inter Polri, dan tim pemburu Fredy akan ikut mengantar ekstradisi buronan atas Chaowalit Thongduang itu ke Thailand.

“Nanti Pak Audi [Kabag Jianter Divhub Inter] dan Pak Wadir [Wadir Tipidnarkoba] dan tim Fredy akan berangkat bareng dengan tersangka ke sana [Thailand], ” kata Brigjen Pol Mukti Juharsa di gedung Bareskrim Polri, Senin (3/6/2024).

Namun, dia mengaku belum dapat memastikan waktu yang dibutuhkan untuk proses penangkapan Fredy. Saat ini, kata dia, Fredy berada di sebuah wilayah perbatasan antara Thailand dengan Burma atau Myanmar.

Brigjen Pol Mukti Juharsa menyebut pihaknya juga telah menjalin kesepakatan dengan kepolisian Thailand untuk membantu penangkapan Fredy.

“Saya juga mau cepat tangkap Fredy Pratama. Kamu kira saya enggak mau. Biar tugas saya selesai. Ini kan Fredy Pratama identik dengan Dirnarkoba Bareskrim kan. Jadi dengan saya kan. Makanya kalau enggak ketangkep sakit kepala saya,” katanya.

Fredy merupakan bandar besar narkotika jaringan internasional yang saat ini masih buron. Setiap bulannya, sindikat Fredy disebut mampu menyelundupkan sabu dan ekstasi ke Indonesia dengan jumlah mulai dari 100 kilo sampai 500 kilo dengan modus op.

03/06/2024 0 komentar-komentar

Polri Periksa 8 WNI yang Diduga Bantu Buronan Thailand

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, menyebut polisi telah memeriksa 8 WNI yang diduga membantu buronan Thailand, Chaowalit Thongduang, selama pelariannya di Indonesia.

Total ada 8 WNI yang memiliki keterkaitan dengan pelarian dan pemalsuan identitas serta bagaimana buronan bertahan hidup,” kata dia, Senin (3/6/2024).

Menurut Wahyu, 8 saksi yang diduga mempunyai keterkaitan itu berprofesi sebagai driver ojol, sopir taksi, agen pengiriman uang, hingga pemilik jasa penyewaan kapal. Misalnya, seorang WNI berinisial FS yang diduga telah membantu Chaowalit membuat identitas palsu.

“Sampai di Indonesia ada WNI inisial FS yang sebelumnya sudah dikenalkan saksi di Thailand untuk membantu buronan membuat identitas palsu sebagai WNI atas nama Sulaiman,” ucap dia.

Di lokasi yang sama, Dirreskrimum Polda Sumatra Utara, Kombes Sumaryono, memastikan akan profesional dalam menangani kasus itu.

Kini, pihaknya sedang melakukan pendalaman lebih lanjut terkait dengan pemalsuan identitas dan pembuatan rekening atas nama Sulaiman.

03/06/2024 0 komentar-komentar

7 Wilayah Ini Mulai Berlakukan Pembuatan SIM Wajib Punya BPJS Kesehatan

oleh Humas Polda Kalsel 03/06/2024
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Jakarta – Masyarakat yang akan membuat SIM kini harus memiliki BPJS Kesehatan atau terdaftar sebagai peserta JKN yang aktif. Aturan ini akan diuji coba pada 1 Juli hingga 30 September 2024 di tujuh wilayah Indonesia.

Kasi Binyan Subdit SIM DIT-Regident Korlantas Polri AKBP Faisal Andri Pratomo mengatakan peraturan ini diuji coba di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Akan dilakukan uji coba implementasi mulai tanggal 1 Juli 2024 sampai 30 September 2024, di 7 wilayah kepolisian daerah. Yaitu Polda Aceh, Polda Sumatera Barat, Polda Sumatera Selatan, Polda Metro Jaya, Polda Kalimantan Timur, Polda Bali, dan Polda Nusa Tenggara Timur,” ujar AKBP Faisal di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2024).

Aturan ini diterapkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam BPJS Kesehatan.

Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa langkah ini tidak akan memberatkan masyarakat dan justru bertujuan untuk mempermudah proses layanan publik.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Nunung Nuryartono mengatakan implementasi aturan ini dipastikan tidak akan memberatkan dan membuat masyarakat menjadi repot.

“Satu catatan yang penting, tidak berarti bahwa dengan memberikan satu dorongan kepesertaan aktif pelayanan publik kemudian mengurangi dari proses pelayanan atau yang tadi kami sampaikan unnecessary delay,” ujar Nunung.

“Ini yang harus digaris bawahi. Justru semakin mempercepat, mempermudah (masyarakat). Sekaligus memastikan bahwa seluruh peserta, pemohon tadi benar-benar menjadi peserta aktif. Karena prinsip dari JKN ini kan gotong royong,” pungkasnya.

03/06/2024 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 72
  • 73
  • 74
  • 75
  • 76
  • …
  • 136

Cari

Berita Terkini

  • Jelang Peringatan Hari Buruh, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Banjarmasin
  • Pantau Fluktuasi Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Pasar Kalindo Banjarmasin
  • Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari
  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip