Sekilas Info
Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir
Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Terus Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok
Ditlantas Polda Kalsel dapat 18 ETLE Mobile Handheld dari Korlantas Polri
Pantau Harga Bapokting Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Kesatrian
Polda Kalsel Gelar Tes Urine untuk Seluruh PJU dan Kapolres
Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Bapokting di Pasar Kalindo Banjarmasin
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#poldakalsel

Kapolda Kalsel Jamu Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Dengan Makan Bersama Di Kediaman

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Universitas Muhammadiyah Banjarmasin menyambangi Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel). Kunjungan ini dalam rangka bersilaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si.

Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin menjelaskan, dirinya bersama rombongan bersilaturahmi dan menjalin persaudaraan dengan Kapolda Kalsel. Kunjungan diterima langsung oleh Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si di Rumah Dinas Kapolda Kalsel, Rabu (18/9/2019) pukul 13.00 wita.

Dalam kunjungan Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ini nampak hadir juga Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin, MH, Irwasda Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si, para Pejabat Utama Polda Kalsel serta Tim Pelaksana Supervisi Divisi Humas Polri yang terdiri dari Kombes Pol Goenawan Dwianto, SH, AKBP M. Iqbal Al Qudusy, SH., SIK, AKP Berisky Perdana Gama Putera, S.Sos., SIK, dan Penda Wahyu Hidayatini.

Suasana akrab nampak terlihat pada kesempatan ini, dimana Kapolda Kalsel juga menunjukkan kebolehan memasaknya didepan Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Tim Div Humas Polri serta Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.

Terlebih Polda Kalsel dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada kesempatan tersebut juga saling berbagi cerita dan pengalaman, saling bercengkrama penuh keakraban.

Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengatakan, sebagai Kapolda Kalsel dirinya membutuhkan banyak saran dan masukan dari berbagai komponen masyarakat termasuk institusi perguruan tinggi, sehingga penegakkan hukum dan fungsi pelayanan kepolisian di daerah ini dapat berjalan maksimal.

Mengakhiri silaturahmi itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si beserta yang lainnya melakukan foto bersama.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/09/2019 0 komentar-komentar

Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Selatan

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 menorehkan pengalaman berharga bagi Bangsa Indonesia. Kejadian ini menjadi pembelajaran untuk bagaimana menangani kebakaran hutan dan lahan yang masih terus terjadi.

Belajar dari kejadian kebakaran hutan dan lahan tahun 2015, Pemerintah bertindak cepat dalam menangani krisis bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan. Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo memberikan perintah-perintah yang sangat tegas dan strategis dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan serta bencana asap.

Kondisi ini menuntut peningkatan kesiapsiagaan Pemerintah, TNI-Polri baik di pusat maupun di daerah. Patroli pencegahan dilakukan lebih intensif pada wilayah-wilayah rawan dengan bersinergi bersama para pihak di tingkat tapak.

Menanggapi hal tersebut Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si pada hari Rabu (18/9/2019) pukul 11.30 Wita melaksanakan Pengecekan Titik Api dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Didampingi Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Karo Ops Polda Kalsel, Dir Samapta, Dansat Brimobda Kalsel dan Kapolres Banjarbaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si pada kesempatan ini juga melakukan pengecekan normalisasi sungai saluran pembuangan embung landasan ulin di Jalan Guntung Damar Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Kalsel.

Hal tersebut merupakan salah satu solusi dalam menangani permasalahan Karhutla di wilayah Kalsel dan sebagai bentuk keseriusan Polda Kalsel dengan seluruh pihak khususnya TNI dan Pemerintah Daerah.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, mengatakan, menjaga stabilitas keamanan di Kalsel menjadi atensi bersama, termasuk ancaman dari maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

“Untuk itu harus ada kerjasama yang baik dan berkesinambungan agar akar permaslahan yang dihadapi bersama ini bisa dituntaskan dengan baik,” kata Kapolda.

Menurutnya, kebakaran menjadi fenomena yang tidak ada habisnya namun yang harus disadari bahwa sesuatu tidak akan terbakar kecuali ada oknum yang memicunya.

“Suhu musim kemarau kali ini lebih panas dari kemarau sebelumnya berdasarkan prediksi dari BMKG dan mungkin kebakaran hutan dan lahan akan meningkat,” katanya.

Olehnya itu, Tim Satgas Karhutla Provinsi Kalsel diharapkan bisa meminimalisir ancaman yang ada dan melakukan pencegahan, bersama TNI dan Polri beserta BPBD serta masyarakat.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/09/2019 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Konsentrasi Tangani Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Pemadaman dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara optimal oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) beserta Tim Satgas Karhutla Provinsi Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si saat melakukan Pengecekan Titik Api dan Penanggulangan Kebakaran Hutan Lahan di Jalan Guntung Damar Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, menyampaikan, bahwa pihaknya yang juga terkait dalam Tim Satgas Karhutla, akan tetap berupaya secara optimal untuk dapat mengatasi Karhutla tersebut.

“Tolong diingat, dicatat, bahaya dampak Karhutla itu sangat besar. Mulai dari kesehatan, ekonomi, dan lain-lain. Ini jelas merugikan kita semua. Maka, marilah bersama-sama, mencegah Karhutla,” pesan Kapolda Kalsel, Selasa (17/9/2019) pukul 15.20 Wita.

Dijelaskan, kebakaran lahan gambut membuat api cepat menjalar karena susahnya akses ke lokasi dan minimnya sumber air.

“Beruntung si jago merah ini tidak menjalar. Karena, berkat kesigapan para personel bersinergisitas Polri-TNI dan Damkar, BPBD serta Dinas Kehutanan kobaran api tidak meluas,” ungkap Kapolda.

Kapolda Kalsel didampingi Karo Ops, Dansat Brimobda Kalsel dan Kapolres Banjarbaru yang turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan menuturkan bahwa lokasi ini berada di lingkaran daerah kabut asap Landasan Ulin Bandara Syamsuddin Noor.

Selama berada di lokasi Karhutla para anggota harus menanggung resiko haus dan mual serta perih karena pengaruh banyak menghirup asap. Termasuk resiko iritasi mata karena asap yang sangat banyak di sekitar lokasi kebakaran.

Terkait lokasi yang terbakar, maka saat ini daerah rawan kebakaran hutan dan lahan telah dipetakan. Personel juga sudah disiapkan mulai dari tingkat bawah, namun karena lahan yang terbakar didominasi dengan lahan yang bergambut kering sehingga beberapa titik api jauh dari sumber air, sehingga pemadamanya sedikit mengalami kesulitan.

Meskipun begitu, Polri khususnya Polda Kalsel beserta Tim Satgas Karhutla akan terus berupaya memaksimalkan pemadaman titik api dan memastikan bahwa anggotanya di seluruh wilayah teritorial terus melakukan pemantauan titik api setiap harinya serta  upaya pemadaman apabila ada ditemukan titik api diwilayahnya hingga benar benar padam,” jelas Kapolda.

Selain itu juga dilakukan upaya preventif, persuasif dan represif terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, ini juga dibuktikan dengan sudah diamankannya beberapa oknum pelaku atas dugaan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

Selain itu juga dihimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara pembakaran lahan dan hutan, ini karena ada konsekuensi hukum yang berlaku.

Oleh karena itu dalam hal ini berbagai upaya pencegahan Karhutla seperti sosialisasi juga telah dilakukan dengan harapan masyarakat dapat turut berperan aktif dalam rangka pencegahan Karhutla ini,” pungkas orang nomor satu di Polda Kalsel ini.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/09/2019 0 komentar-komentar

Dit Resnarkoba Polda Kalsel Sita 10 Paket Sabu Dari Warga Kertak Hanyar

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan penindakan / pengungkapan kasus tindak pidana peredaran gelap dan/atau penyalahgunaan Narkotika Golongan I Jenis Sabu, Senin (16/9/2019).

Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial SY alias U warga Jalan Pemurus Komplek Amanah 3 No.51 RT.08.A RW.03 Kelurahan Kertak Hanyar 1 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Tersangka ditangkap di rumahnya dengan barang bukti yang diamankan di TKP berupa 10 paket Sabu dengan berat 3,32 gram (berat bersih 1,12 gram), 1 buah kotak plastik yang diisolasi hitam, 1 buah dompet warna cream, 1 buah timbangan digital warna silver, 1 buah isolasi bening, 1 buah gunting, 1 pack plastik klip, 3 buah HP dengan merk OPPO, SAMSUNG dan NOKIA lengkap dengan simcard.

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Wisnu Widarto, SIK melalui Kabag Binopsnal Dit Resnarkoba Polda Kalsel AKBP Sigit Kumoro, SIK. menerangkan, penangkapan berawal saat petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 10 paket Sabu yang disimpan di dalam dompet warna cream di dalam lemari kamar rumah tersangka.

Kemudian tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Kalsel guna proses selanjutnya.

“Tersangka SY alias U dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tutur AKBP Sigit Kumoro, SIK.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

18/09/2019 0 komentar-komentar

Bahas Karhutla di Kalimantan, Kapolda Kalsel Ikuti Vicon Dengan Pangdam VI/Mulawarman

oleh Humas Polda Kalsel 17/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Dalam rangka Penanganan Karhutla di Kalimantan, Pangdam VI/Mulawarman Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Subiyanto menggelar video conference (Vicon), Selasa (17/9/2019) pukul 10.00 Wita.

Vicon yang berlangsung di Ruang media center Korem 101/Antasari, ini dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Danrem 101/Antasari, Karo Ops Polda Kalsel, Dir Samapta, Wadir Intelkam, Wadir Krimsus Polda Kalsel, Balak Aju Kodam VI/Mulawarman, Dinas Kesehatan Kalsel, Kepala BNPB Kalsel, Lo BNPB wilayah Kalsel, Dinas Kehutanan Kalsel dan Dinas Perhubungan Kalsel.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dibahas dalam vicon tersebut.

“Untuk Karhutla kita gelar vicon bersama dengan Pangdam VI/Mulwarman,” kata Kapolda Kalsel.

Lanjut Kapolda, masalah Karhutla ini tentu menjadi permasalahan kita bersama, saling bahu membahu, TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat harus bersama-sama dan berperan aktif. Karena apabila saling bersinergi dan berkolaborasi, maka kita bisa merumuskan penanganan Karhutla secara baik dan konfrehensif.

“Saya tidak ingin masyarakat kecil menjadi korban Karhutla. Mereka harus dilindungi, karena mereka berladang semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” tegasnya.

Orang nomor satu di Polda Kalsel tersebut, mengatakan terkait penanganan Karhutla ini harus kontinyu dan berkelanjutan. Agar kedepannya permasalahan Karhutla ini bisa ditangani dengan baik.

Kembali dipertegas oleh Kapolda Kalsel bahwa di awasi betul terkait lahan atau ladang masyarakat. Apakah benar lahan tersebut punya petani dan saya yakin para perusahaan sudah tahu apa yang menjadi kewajibannya. Dengan sinergisitas antara Pemerintah, TNI, Polri dan stakeholder semata-mata ingin mensejahterakan masyarakat.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

17/09/2019 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Terima Kunjungan Tim Supervisi Divisi Humas Polri

oleh Humas Polda Kalsel 17/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi Ka BNNP Kalsel Brigjen Pol Drs. M Aris Purnomo, Irwasda Kombes Pol Drs. Djoko Poerbohadijojo, M.Si, Kabid Humas Mochamad Rifa’i, SIK dan Irbid 1 Itwasda Polda Kalsel AKBP Heriyadi menerima kunjungan Tim Pelaksana Supervisi Divisi Humas Polri di Ruang kerja Kapolda Kalsel, Selasa (17/9/2019) pukul 08.20 Wita.

Kunjungan tim yang beranggotakan Kombes Pol Goenawan Dwianto, SH, AKBP M. Iqbal Al Qudusy, SH., SIK, AKP Berisky Perdana Gama Putera, S.Sos., SIK, dan Penda Wahyu Hidayatini dalam rangka Pelaksanaan Supervisi Kehumasan TA.2019 dan Pensatwil di wilayah Polda Kalsel.

Pada kesempatan tersebut, Kombes Pol Goenawan Dwianto, SH mengucapkan terima kasih atas penerimaannya. Selanjutnya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program peningkatan dan evaluasi kinerja Polri serta memberikan arahan terkait pelaksanaan tugas Polri khususnya di Bidang Kehumasan.

Sementara, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengucapkan selamat datang di Polda Kalsel. Selanjutnya menyampaikan bahwa tugas fungsi Kehumasan semakin dinamis terlebih lagi ditahun politik saat ini. “Fungsi Kehumasan Polri adalah benteng terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang kegiatan dan tugas tugas kepolisian,” ucapnya.

Usai bertemu Kapolda Kalsel, Tim Supervisi Divisi Humas Polri langsung melaksanakan pemeriksaan dan pendalaman di Bidang Humas Polres Jajaran Polda Kalsel. Pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan kisi-kisi yang sudah disampaikan sebelumnya mulai dari administrasi hingga sarana dan prasarana pendukung tugas Kehumasan.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

17/09/2019 0 komentar-komentar

Soal Karhutla, Kapolda Kalsel: Kita Bikin Saluran Air ke Lokasi Kebakaran

oleh Humas Polda Kalsel 17/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berlangsung. Akibat sumber air yang semakin terbatas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel pun terpaksa menjebol saluran irigasi Riam Kanan guna membasahi ratusan hektare lahan gambut yang terbakar.

Berbagai upaya penanganan Karhutla telah dilakukan Satgas Karhutla Kalsel yang melibatkan BPBD Kalsel, TNI-Polri dan masyarakat. Seperti pada saat Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si melaksanakan pengecekan pembuatan aliran air untuk penanggulangan Karhutla bertempat di Irigasi Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Senin (16/9/2019) pukul 15.20 Wita.

Didampingi Irwasda Polda Kalsel, Kepala Dinas Kehutanan Provisi Kalsel, Danrem 101/Antasari dan Wakapolres Banjar, Kapolda pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya-upaya untuk menetralkan kembali udara yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel). Misalnya dengan membuat saluran-saluran sekunder untuk mengalirkan air ke lokasi kebakaran.

Pasalnya tanah tempat terjadinya kebakaran meupakan tanah gambut yang berisi air. Oleh karenanya pemerintah hanya akan membangun saluran agar air yang ada di dalam tanah bisa mengalir ke lokasi kebakaran.

“Sebetulnya kalau kebakaran hutan, itu kalau di daerah gambut ini kan bikin saluran saluran sekunder. Saluran-saluran untuk mengalirkan ke dekat situ.

Sementara itu Kepala BPBD Kalsel Wahyudin Ujud, mengatakan luas Karhutla telah mencapai 3.545 hektare dan merata di 13 Kabupaten/Kota kecuali Kota Banjarmasin.

“Berbagai upaya maksimal sudah kita lakukan termasuk kegiatan doa dan sholat minta hujan agar bencana kekeringan dan Karhutla segera berakhir,” ujarnya.

Salah satu lokasi terparah dilanda kebakaran adalah kawasan lahan di sekitar Bandara Syamsuddin Noor Kota Banjarbaru yang merupakan lahan gambut. Kebakaran lahan gambut di Guntung Damar wilayah Kecamatan Landasan Ulin ini menimbulkan kabut asap yang mengakibatkan aktivitas penerbangan dan transportasi terganggu.

Sedangkan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengakui kegiatan pemadaman kebakaran di lahan gambut baik melalui pengeboman air oleh helikopter maupun satgas darat belum mampu memadamkan api karena titik api kebakaran berada jauh di bawah tanah.

Satgas Karhutla Kalsel telah bersepakat untuk melakukan penenggelaman areal gambut yang terbakar. Dikatakan pihaknya bersama instansi terkait akan melakukan penutupan aliran irigasi riam kanan dan mengalihkan aliran air langsung ke lokasi gambut yang terbakar. Dengan cara ini diharapkan kebakaran lahan gambut menjadi padam.

Luas lahan gambut yang akan ditenggelamkan ini mencapai 900 hektar. Cara ini dinilai lebih praktis dan lebih murah dibandingkan pemadaman melalui udara.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

17/09/2019 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Turun Langsung Cek Titik Api di Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 16/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si melaksanakan pengecekan titik api atau hotspot dan melakukan pendinginan lahan yang terbakar yang ada di Jalan Guntung Damar Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (16/9/2019) pukul 12.40 Wita.

Dalam kegiatan ini Kapolda Kalsel didampingi oleh Irwasda, Karo Ops, Dir Samapta, Dansat Brimobda Kalsel dan Kapolres Banjarbaru beserta 830 orang personil gabungan yang terdiri dari Anggota TNI, Polri, Damkar, BPBD dan Dinas Kehutanan.

Di lokasi lahan yang telah terbakar itu Kapolda Kalsel bersama tim gabungan berjibaku masuk ke lokasi kebakaran lahan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Kapolda tidak segan-segan terjun langsung dan melakukan penyemprotan lahan untuk pemadaman dan pendinginan lahan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, SIK ditempat terpisah mengatakan bahwa Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si langsung memimpin kegiatan pemadaman dan pendinginan ini dan semua merupakan upaya-upaya yang dilakukan oleh Tim Satgas Gabungan Karhutla Provinsi Kalsel dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Propinsi Kalsel.

Sementara itu sampai saat ini terus dilakukan pemadaman wilayah yang dapat dijangkau Satgas Darat, sedangkan untuk lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh Satgas Darat diminta bantuan Water Bombing dari Satgas Udara.

Penyemprotan lahan yang terbakar di seputaran lokasi tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap Karhutla serta pendinginan lokasi lahan yang terbakar agar tidak menyebar ke tempat lain.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/09/2019 0 komentar-komentar

Usai Vicon Dengan Kapolri, Kapolda Kalsel Gelar Vicon Dengan Polres Jajaran

oleh Humas Polda Kalsel 16/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Usai melaksanakan video conference (Vicon) dengan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si pada hari Senin (16/9/2019) pukul 09.00 Wita langsung menggelar vicon dengan Polres Jajaran.

Dalam vicon tersebut ada 8 (Delapan) arahan yang disampaikan Kapolda Kalsel yakni terkait Masalah Karhutla, khususnya Kalsel yang berdampak sangat serius, dari pantauan titik hotspot Kalsel tidak begitu besar dibandingkan dari wilayah lain.

Namun yang menjadi permasalahan adalah tipologi kebakaran terjadi di sekitar Bandara yang akibatnya terjadi penundaan penerbangan, untuk itu Kapolda menghimbau untuk melakukan hal proaktif yang serius guna penanggulangan Karhutla tersebut. “Kepada Kapolres se Kalsel, lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing, karena pada pemberitaan yang ada bahwa banyak warga Kalsel yang terserang ISPA,” ucap Kapolda.

Saat dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ternyata hal tersebut merupakan miss komunikasi, karena data tersebut merupakan data dari bulan Januari lalu.

Terkait kualitas asap yang ada di Kota Banjarmasin, tidak bisa dipungkiri bahwasanya kualitas asap mengalami peningkatan, untuk itu para Kapolres se Kalsel dihimbau agar mendorong kembali Binmas dan Intelejen untuk lebih giat lagi dalam menanggulangi Karhutla.

Dalam Press Release Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si meminta agar seluruh Kapolres dan personel Polri memberikan data yang benar, sehingga tidak terjadi miss data dan tidak terjadi persepsi yang salah.

“Segera lakukan stresing kepada para Kapolsek, Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar,” himbau Kapolda kepada peserta vicon.

Kapolda menghimbau kepada Tiga Polres yang berdekatan dengan Bandara agar melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran untuk melakukan giat pemadaman lahan yang terbakar. “Kepada Polres lain lakukan langkah proaktif guna menanggulangi Karhutla,” ucap Kapolda.

Kepada pelaku pembakaran lahan Kapolda Kalsel meminta untuk jangan under estimate melakukan penindakan, dan apabila para anggota Polri ada kejadian kebakaran hutan dan lahan di sekitarnya segera respon dan lalukan penanggulangan dengan memanfaatkan aplikasi Bekantan.

Di akhir arahannya Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengingatkan kepada seluruh anggota Polri Polda Kalsel dan keluarganya untuk tidak bermain main terhadap Narkoba baik sebagai pengguna maupun pengedar, dan budayakan saling mengingatkan akan bahaya Narkoba.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/09/2019 0 komentar-komentar

Polri Lakukan Evaluasi Penanganan Karhutla Setiap Bulan

oleh Humas Polda Kalsel 16/09/2019
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolri Jenderal Polisi Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D menyatakan kepolisian secara rutin melakukan evaluasi terhadap proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Setiap langkah yang dilakukan oleh jajaran dalam penanggulangan Karhutla secara preemptif, preventif, maupun penegakan hukum dievaluasi setiap bulan,” kata Kapolri saat Vicon agenda Perkembangan dan Penanganan Karhutla serta situasi Kamtibmas terkini, Senin (16/9/2019) pukul 09.00 Wita.

Vicon yang diikuti oleh seluruh Polda se Indonesia ini juga turut diikuri oleh Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si didampingi Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel mengikuti vicon tersebut di Rupatama Polda Kalsel.

“Bila ada kendala dari wilayah (Polda), misalnya kurang personel, sarana prasarana, maka Mabes Polri akan memberikan bantuan personel dan tambahan peralatan,” kata Kapolri.

Tim asistensi bencana kebakaran bentukan Polri pun hari ini mengevaluasi penanganan Karhutla. Ada enam polda yang tergabung dalam tim tersebut yakni Polda Riau, Polda Sumatera Selatan, Polda Jambi, Polda Kalimantan Barat, Polda Kalimantan Tengah dan Polda Kalimantan Selatan.

Kapolri menyatakan kepolisian mewaspadai potensi peningkatan Karhutla lantaran ada El Nino di musim kemarau tahun ini. Adapun puncak kemarau diprediksi terjadi pada September hingga Oktober 2019.

“Itu terus kami antisipasi di bulan yang punya tingkat kekeringan sangat tinggi,” ucap Kapolri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan akan mencopot Kapolda, Kapolres, Pangdam dan Danrem yang gagal mengatasi Karhutla.

“Dan aturan main kita tetap, masih sama. Saya ingatkan Pangdam, Danrem, Kapolda, Kapolres, aturan main yang saya sampaikan 2015 masih berlaku. Yang tidak bisa mengatasi dengan perintah yang sama, copot kalau tidak bisa mengatasi yang namanya kebakaran hutan dan lahan,” kata Kapolri mengingatkan pesan dari Presiden RI Ir. H. Joko Widodo.

Sementara berdasarkan data BNPB per 13 Agustus 2019, kualitas udara di Riau dan Kalimantan Tengah termasuk dalam kategori sedang karena masih terdeteksi titik panas. BNPB mencatat titik panas di Riau ada 56, sedangkan di Kalimantan Tengah sebanyak 144.

Sementara titik panas di Kalimantan Barat terpantau 104 namun kualitas udara masih dalam kategori baik. Di wilayah Sumatera, asap juga terdeteksi di kawasan Sumatera Selatan meski tidak terdeteksi titik panas ataupun titik api.

 

Penulis : Achmad Wardana

Editor   : Drs. Hamsan

Publish : Bripka Yudha Krisyanto

16/09/2019 0 komentar-komentar
  • 1
  • …
  • 733
  • 734
  • 735
  • 736
  • 737
  • …
  • 1,204

Cari

Berita Terkini

  • Polda Kalsel Siagakan 750 Personel dan Alutsista Hadapi Musim Kemarau
  • Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Kapolda Kalsel Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Ojol, dan Wartawan
  • Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Selama Ramadhan, Tim Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu
  • Komisi III DPR RI Pantau Kesiapan Implementasi KUHP Baru di Kalimantan Selatan
  • Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bapokting, Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan di Indogrosir

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip