Sekilas Info
Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda dan Wakapolda Kalsel Gelar Jum’at Keliling
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalsel Gelar Green Policing di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
Rilis Ke-13 Korban KM Virgo, DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 4 Jenazah
Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades, Perkuat Langkah Penanganan Karhutla
Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalsel Sambut Kunjungan Astamaops Kapolri dan Pamerkan Inovasi Strategis
Densus 88 Polri dan Disdik DKI Perkuat Pencegahan IRET dan Cyberbullying di Sekolah
Kapolri: Commander Wish Jadi Pedoman Personel dalam Melayani Masyarakat
Update Evakuasi Korban Kapal Virgo: 77 Jenazah Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
Tingkatkan Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa, Puslitbang Polri Gelar Penelitian dan Supervisi Mutu di Polda Kalsel
Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda di Mabes Polri
TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip
Tag:

#polripresisi

DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8

oleh Humas Polda Kalsel 24/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali merilis perkembangan terbaru terkait identifikasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8. Hingga Kamis (24/9/2026), total jenazah korban meninggal dunia yang telah berhasil teridentifikasi mencapai 20 orang dari keseluruhan 42 jenazah yang ditemukan.

Dalam rilis pers keenam yang digelar di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, yang dipimpin Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. jajaran Kepolisian, Basarnas, Jasa Raharja, dan perwakilan kapal, Tim DVI Polda Kalsel mengumumkan tambahan 6 jenazah yang baru berhasil diidentifikasi.

“Sampai hari Kamis, 24 September 2026, kami telah berhasil mengidentifikasi 6 jenazah tambahan. Sehingga total jenazah yang teridentifikasi menjadi 20 orang. Sementara 22 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F., DFM.

Adapun enam jenazah yang baru teridentifikasi tersebut meliputi:
1. Deny Dwi Saputra (32), laki-laki, asal Boyolali, Jawa Tengah.
2. Abdul Fikri (27), laki-laki, asal Purbalingga, Jawa Tengah.
3. Tuti (29), perempuan, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
4. Mashudi (27), laki-laki, asal Jepara, Jawa Tengah.
5. Feris Sundaryanto (37), laki-laki, asal Lampung Tengah.
6. Aditya Firmansyah (19), laki-laki, asal Kediri, Jawa Timur.

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data medis, pemeriksaan gigi, sidik jari, hingga properti yang dikenakan korban. Untuk 22 jenazah sisanya, Tim DVI telah mengirimkan sampel DNA ke Mabes Polri di Jakarta untuk proses pencocokan lebih lanjut dengan data ante mortem keluarga korban.

Berdasarkan manifest penumpang, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 150 penumpang, dengan rincian 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Tim masih terus melakukan pencarian terhadap 93 penumpang yang diperkirakan masih hilang.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa area pencarian telah diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah. Selain pencarian di permukaan laut, tim penyelam juga dikerahkan untuk menyisir bagian dalam bangkai kapal dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan para penyelam.

Sementara itu, pihak PT Virgo Transport 8 menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya pengurusan jenazah, pemulangan ke daerah asal, hingga pemakaman korban. Di sisi lain, Jasa Raharja juga tengah melakukan verifikasi data ahli waris agar penyaluran santunan bagi korban selamat maupun meninggal dunia dapat diselesaikan setelah identitas korban terverifikasi.

24/09/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp.9,44 Miliar Hasil Pengungkapan Juli–September 2026

oleh Humas Polda Kalsel 24/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar acara pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika untuk periode bulan Juli hingga September 2026, di Gedung Direktorat Tahun Polda Kalsel, Banjarmasin, Rabu (23/9/2026).

Barang bukti yang dimusnahkan mencakup 4.371,35 gram (sekitar 4,3 kg) narkotika jenis sabu, 1.494 butir ekstasi, serta 21 buah cartridge pod berisi cairan berbahaya yang mengandung narkotika jenis Etomidate. Seluruh barang haram tersebut merupakan hasil penindakan dari 37 laporan polisi dengan total 48 orang tersangka, yang terdiri dari 47 laki-laki dan satu perempuan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa estimasi nilai ekonomis dari barang bukti yang disita mencapai angka Rp.9,44 miliar. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan operasi penegakan hukum ini tidak sekadar dinilai dari materi semata.

“Pemusnahan ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Kalsel dalam membasmi peredaran gelap narkoba. Yang jauh lebih penting adalah keberhasilan kita dalam menyelamatkan sekitar 23.371 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” tegas Kombes Pol Baktiar.

Ia menambahkan, potensi beban biaya rehabilitasi yang berhasil dihemat dari penyelamatan puluhan ribu jiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp.116,85 miliar. Langkah tegas ini diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Kegiatan yang diawali dengan pembukaan dan doa bersama ini turut dihadiri oleh Kasubbid PID Bid Humas Polda Kalsel, para Kasubdit Ditresnarkoba Polda Kalsel, perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalsel, BNNP Kalsel, LKBH Wibawa Sakti, serta instansi terkait lainnya. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pengujian sampel barang bukti menggunakan test kit narkoba oleh Bidlabfor Polda Kalsel.

24/09/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Malam Hari di Banjar, Terjunkan Drone Termal hingga Cairan Surfaktan Bidlabfor

oleh Humas Polda Kalsel 22/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Senin (21/9/2026) malam.

Dalam penanganan karhutla di lapangan, Kapolda Kalsel didampingi jajaran pejabat utama, di antaranya Wakapolda Kalsel, Karo Ops, Karo SDM, Dir Samapta, Dansat Brimob, Kabid Labfor Polda Kalsel, serta Kapolres Banjar.

Aparat gabungan berjibaku menembus kegelapan malam untuk mengendalikan kobaran api yang membakar lahan gambut. Pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan inovasi penanganan karhutla berupa penyemprotan cairan surfaktan racikan khusus Bidlabfor Polda Kalsel yang dicampurkan dengan air yang ada di kolam bioflok untuk mendekatkan sumber air ke titik api.

Cairan tersebut disalurkan dan ditancapkan langsung ke dalam lapisan dalam lahan gambut menggunakan pipa besi berlubang yang terhubung ke nozzle selang. Metode penancapan ini dirancang agar air dan formula surfaktan tepat meresap menuju titik api di bawah tanah.

Guna menjamin ketepatan sasaran, lokasi titik api bawah tanah sebelumnya telah dipetakan melalui pantauan drone termal. Penggunaan teknologi pemantau suhu udara dan permukaan tanah ini sengaja diintensifkan untuk mendeteksi sebaran titik api secara presisi di tengah pekatnya asap malam.

Optimalisasi pemanfaatan drone termal dan teknik penyemprotan surfaktan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja tim gabungan, baik dari segi efektivitas pemadaman maupun penghematan pasokan air selama operasi berlangsung.

Selain itu, Polda Kalsel juga terus mengembangkan inovasi berupa kolam bioflok untuk mendekatkan sumber air ke titik api, pipa sumbut untuk menyuntikkan air ke dalam lahan gambut, serta cairan surfaktan yang dinilai efektif membantu mempercepat pemadaman dan mengurangi beban personel.

22/09/2026 0 komentar-komentar

Tim DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 3 Jenazah Korban Kecelakaan KM Virgo Transport 8

oleh Humas Polda Kalsel 21/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Tim DVI Pusdokkes Polri dan Inafis kembali berhasil mengidentifikasi tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 Surabaya–Banjarmasin. Ketiga jenazah yang dievakuasi pada Jumat (18/9/2026) tersebut teridentifikasi sebagai warga asal Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang di pimpin Kabid Humas Polda Kalsel, Kabid Dokter Polda Kalsel, Karumkit Bhayangkara Banjarmasin, Wakapolresta Banjarmasin, Direktur KPLP, PT. Jasa Raharja Cabang Kalsel, dan PT. Jasa Raharja Putera di Aula Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) pukul 13.00 WITA.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Pihaknya bersama Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

“Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muchammad Sofwan, Sp.OT (K) Spine., MARS. selaku Ketua DVI mengungkapkan bahwa proses pencocokan data antemortem dan postmortem berhasil mengidentifikasi identitas seluruh jenazah:

– Muhammad Abdiannoor (30), warga Banjarmasin, teridentifikasi melalui ciri medis gigi dan properti.
– Yuli (29), warga Banjarmasin Selatan, teridentifikasi melalui pemeriksaan gigi dan properti.
– Surya (59), warga Margasari Hulu, teridentifikasi melalui sidik jari dan ciri medis.

Ketiga korban diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan, di mana dua di antaranya merupakan pasangan suami istri dan satu lainnya adalah paman korban. Penyerahan jenazah kepada pihak keluarga berlangsung hari ini setelah proses pemandian dan pengafanan selesai dilakukan di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin.

Hingga hari ketujuh operasi pencarian dan evakuasi, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 117 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 orang dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 126 korban lain yang dilaporkan masih hilang.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera memastikan pemenuhan hak santunan bagi para korban, termasuk menanggung biaya pengobatan bagi 21 korban luka yang saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Prosedur penanganan jenazah dan fasilitas pendukung, seperti penyediaan ambulans serta kontainer pendingin, juga telah disiagakan guna mengantisipasi proses evakuasi lanjutan.

21/09/2026 0 komentar-komentar

Tim Gabungan Polda Kalsel Atasi Karhutla di Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru

oleh Humas Polda Kalsel 18/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, terus diintensifkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Pemprov, Korem, Lanud, Lanal, hingga jajaran Kepolisian. Langkah sinergis ini memfokuskan pemadaman pada titik-titik krusial seperti area Guntung Damar dan kawasan hutan lindung.

Dalam pemadaman yang berlangsung pada pagi hari ini, Jumat (18/9/2026) di Jalan Bandara Baru, Kota Banjarbaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., mengerahkan sebanyak 98 personel gabungan dari Polres Banjarbaru, Direktorat Samapta, dan Satuan Brimob Polda Kalsel. Upaya pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan cairan surfaktan yang dicampur air dengan rasio perbandingan 1:100. Setelah sekitar 1,5 jam penanganan intensif sejak pukul 09.00, sebanyak 90 persen titik api di area target seluas lebih dari 2 hektar berhasil dipadamkan.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel menyampaikan bahwa hingga saat ini, sebanyak 10.200 liter cairan surfaktan telah diproduksi untuk menunjang operasional di lapangan. Meski bahan baku pembuatan surfaktan masih harus didatangkan dari Pulau Jawa, pasokan terus ditambah untuk didistribusikan ke seluruh posko dan armada pemadam kebakaran.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru serta mencegah aksi pembakaran lahan secara ilegal, tim gabungan meningkatkan intensitas pemantauan melalui patroli bersama yang digelar mulai malam hingga pagi hari. Selain patroli darat, penyediaan sumber air juga diperkuat dengan menempatkan 34 unit penampung air (bioflok) di beberapa titik strategis, termasuk Guntung Damar, hutan lindung, dan Pengayuan, serta memanfaatkan pasokan air dari embung dan area bandara.

Di samping upaya pemadaman dan pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla terus berjalan tegas. Hingga kini, tim Penegakan Hukum (Gakkum) Karhutla Ditreskrimsus Polda Kalsel bersama jajaran Polres terus bergerak melakukan penanganan hukum secara masif.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. menyatakan bahwa langkah awal penanganan dimulai dari penyidikan atas setiap laporan titik api yang ditemukan. Sejauh ini, pihak kepolisian telah menerbitkan sedikitnya 73 Laporan Informasi (LI), baik yang bersumber dari aduan masyarakat maupun temuan langsung petugas di lapangan.

“Dari hasil pendalaman tersebut, kami telah menerbitkan laporan polisi. Untuk kategori perorangan, saat ini sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Dirkrimsus Polda Kalsel saat memberikan keterangan di lokasi penanganan Karhutla.

Dari lima tersangka perorangan tersebut, berkas perkara dua di antaranya telah memasuki Tahap I dan dilimpahkan ke Kejaksaan Penuntut Umum untuk diteliti. Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam proses pemberkasan.

Tidak hanya menyasar pelaku perorangan, ketegasan hukum juga diarahkan kepada pihak korporasi. Polda Kalsel saat ini tengah melakukan penyidikan terhadap 10 korporasi yang diduga terlibat atau bertanggung jawab atas kebakaran lahan di lokasi operasional mereka.

Adapun sebaran korporasi yang tengah disidik tersebut tersebar di beberapa Kabupaten, di antaranya Kabupaten Banjar (Martapura), Tabalong, Tapin, Tanah Laut, hingga Barito Kuala (Batola). Khusus untuk Polda Kalsel, dua korporasi di antaranya telah resmi dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan.

Dalam pengusutannya, kepolisian mendalami dua asumsi penyebab terbakarnya lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik kkorporas yakni Rambatan api kebakaran HGU terjadi akibat perambatan api yang berasal dari lahan di luar kawasan HGU, kemudian titik api yang memang muncul dan membakar lahan dari dalam kawasan HGU itu sendiri.

Pihak Polda Kalsel menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses penyidikan 10 korporasi tersebut dalam waktu singkat demi memberikan efek jera dan menuntaskan permasalahan Karhutla di Kalimantan Selatan.

18/09/2026 0 komentar-komentar

Dampingi Wapres Gibran, Kapolda Kalsel Tunjukkan Inovasi Cairan Surfaktan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api Lahan Gambut

oleh Humas Polda Kalsel 11/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Polda Kalimantan Selatan terus mematangkan langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di hadapan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menunjukkan terobosan penggunaan formulasi cairan surfaktan ramah lingkungan yang dipadukan dengan pemantauan suhu berbasis drone thermal, Kamis (10/9/2026).

Selain Kapolda Kalsel, peninjauan langsung oleh Wapres Gibran di Provinsi Kalimantan Selatan ini juga turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Kepala BPBD Kalsel, dan Pejabat Utama Polda Kalsel,

Peninjauan oleh Wapres ini dilakukan untuk memastikan perkembangan penanganan di lapangan berjalan optimal, dengan prioritas utama pada keselamatan petugas, kesehatan masyarakat, serta kelestarian satwa dan habitatnya.

Kapolda Kalsel melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa inovasi cairan surfaktan ini dirancang khusus untuk memadamkan kebakaran pada lahan gambut. Formulasi tersebut bekerja membasahi lapisan gambut lebih cepat, meresap ke dalam tanah, dan membentuk lapisan busa di permukaan. Hasilnya, pemadaman bara api di bawah permukaan tanah menjadi jauh lebih cepat dan efisien dalam penggunaan air.

Keunggulan metode ini terbukti lewat pemantauan drone thermal. Suhu area gambut yang semula berada di kisaran 130°C melonjak turun hingga sekitar 30°C hanya dalam waktu kurang lebih satu menit setelah diaplikasikan.

Wapres Gibran mengapresiasi terobosan ini dan mendorong keberlanjutan inovasi yang memberikan dampak nyata di lapangan. Namun, ia memberi catatan agar setiap metode tetap dibekali indikator keberhasilan yang terukur, digunakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta selalu mengedepankan aspek keselamatan personel pemadam.

Selain penanganan teknis titik api, Wapres menegaskan pentingnya perlindungan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Seluruh kebutuhan dasar warga terdampak mulai dari layanan kesehatan, keberlangsungan pendidikan, pengadaan masker, vitamin, air bersih, hingga logistik harian harus dipastikan terpenuhi selama periode karhutla.

Memasuki fase kewaspadaan yang diproyeksikan berlangsung hingga awal 2027, Wapres menginstruksikan penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Peningkatan patroli pencegahan, pemetaan wilayah rawan, serta edukasi publik secara masif diharapkan dapat meminimalkan risiko karhutla demi keselamatan masyarakat luas.

11/09/2026 0 komentar-komentar

Kapolda Kalsel Pimpin Sertijab Dir Binmas, Ka SPN, dan Kapolres Banjar

oleh Humas Polda Kalsel 11/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut pejabat utama serta Kapolres jajaran Polda Kalsel. Agenda tersebut berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, Kamis (10/9/2026) pagi.


Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel, serta jajaran Kapolres/ta se-Kalimantan Selatan bersama Ketua Bhayangkari Cabang.

Sertijab ini mencakup pergantian tiga posisi krusial di lingkungan Polda Kalsel:

– Direktur Binmas Polda Kalsel: AKBP Dr. I Wayan Arta Ariawan, S.H., S.I.K., M.H. resmi mengemban amanah baru menggantikan Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H. yang berpindah tugas sebagai Kabidkum Polda Jabar.
– Kepala SPN Polda Kalsel: AKBP Arief Hidayat, S.H., S.I.K. mengisi posisi Ka SPN Polda Kalsel menggantikan Kombes Pol Muhammad Rifai, S.H., S.I.K., M.H. yang dipercaya menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianbang Lemdiklat Polri dalam rangka pendidikan pengembangan tinggi (Dikbangti) T.A. 2026.
– Kapolres Banjar: AKBP Boni Ariefianto, S.I.K., M.Si. resmi dilantik sebagai Kapolres Banjar menggantikan AKBP Dr. Fadli, S.H., S.I.K., M.Si. yang kini menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Sultra.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sertijab, serta dilanjutkan dengan sesi pisah sambut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pejabat lama dan penyambutan bagi pejabat baru.

11/09/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Dampingi Badan Pangan Nasional Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan

oleh Humas Polda Kalsel 09/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Guna memastikan ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan (SPHP) tetap terjaga, Personel Unit III Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan pengawalan dan pendampingan lapangan bersama Tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

Kegiatan pengecekan langsung ini bertempat di Pasar Beras Muara Kelayan, Kota Banjarmasin, pada Senin (7/9/2026) sore.

Langkah preventif ini dilakukan untuk memantau secara langsung pergerakan harga serta ketersediaan stok beras, baik komoditas beras lokal maupun beras medium dan premium di pasaran, guna mengantisipasi potensi gejolak harga maupun praktik spekulasi pasar.

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasubdit I Indagsi AKBP Yeremias Tony Putrawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat demi menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

“Dari hasil pemantauan bersama Tim Bapanas RI di lokasi, ketersediaan stok beras di tingkat distributor maupun pedagang eceran Pasar Muara Kelayan terpantau relatif aman dan mencukupi. Fluktuasi harga masih berada dalam batas wajar dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Kasubdit I Indagsi.

Selain melakukan inventarisasi stok dan pemantauan harga, jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel turut memberikan imbauan secara tegas kepada para pedagang dan distributor agar tidak melakukan tindakan penimbunan beras maupun menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Ditreskrimsus Polda Kalsel menegaskan akan terus berkoordinasi erat dengan instansi terkait dan melakukan pengawasan rutin secara berkelanjutan guna memastikan rantai distribusi bahan pokok di wilayah Kalsel tetap berjalan lancar dan kondusif.

09/09/2026 0 komentar-komentar

Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam ke Polda Kalteng dan Gandeng Mahasiswa Tangani Karhutla

oleh Humas Polda Kalsel 09/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengirim 1.000 liter (1 ton) cairan surfaktan hasil pengembangan Bidlabfor Polda Kalsel ke Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (7/9/2026). Cairan tersebut dikirim untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polda Kalteng, dengan penggunaannya disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan pemadaman di lapangan.

Pengiriman cairan tersebut menjadi bagian dari langkah Polda Kalsel dalam memperbanyak penggunaan cairan surfaktan untuk penanganan karhutla. Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, produksi cairan tersebut terus ditingkatkan agar dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla.

“Cairan surfaktan ini sudah mulai kita perbanyak. Hari ini juga kita mengirim cairan 1.000 liter atau 1 ton ke Kalimantan Tengah,” kata Kapolda Kalsel saat penanganan karhutla di Posko Pantau A. Yani, Banjarbaru, Senin (7/9/2026) sore.

Kapolda mengatakan, cairan surfaktan dikembangkan Bidlabfor Polda Kalsel untuk membantu penanganan karhutla, terutama pada lahan gambut. Penggunaannya dapat dipadukan dengan metode pipa undercooling untuk menjangkau bagian tanah yang masih menyimpan panas dan bara.

Dalam kegiatan penanganan karhutla, Polda Kalsel juga menggandeng Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan 76 mahasiswa dan mahasiswi ULM yang juga ikut turun langsung ke lapangan untuk melihat sekaligus membantu proses pemadaman.

Beliau menuturkan, keterlibatan mahasiswa menjadi kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung kondisi karhutla dan proses pemadaman di lapangan, khususnya pada lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

“Kita berterima kasih kepada Prof. Rahmida yang membawa mahasiswa. Ini bagus untuk pendidikan, supaya mereka bisa melihat langsung bagaimana sulitnya melakukan pemadaman, khususnya di lahan gambut,” ujar Kapolda Kalsel.

Selain mahasiswa, kegiatan tersebut juga diikuti para Kapolres/Ta dan Kabag Ops jajaran Polda Kalsel. Mereka mendapat pengarahan teknis dari Kapolda dan Wakapolda Kalsel sekaligus melihat langsung penggunaan cairan surfaktan serta metode pemadaman di lapangan.

Kehadiran para Kapolres/Ta dan Kabag Ops tersebut menjadi bagian dari penyamaan pemahaman mengenai penggunaan cairan pemadam, sehingga penerapannya dapat disesuaikan dengan kondisi karhutla di wilayah masing-masing.

Kapolda menyampaikan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pengerahan personel, tetapi juga dengan mengembangkan metode dan bahan pemadam yang sesuai dengan karakter lahan gambut.

Sementara itu, Prof. Rahmida selaku Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM mengatakan, keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung mengenai penanganan karhutla. Mahasiswa dapat melihat bagaimana proses pemadaman dilakukan sekaligus memahami tantangan yang dihadapi petugas di lapangan.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi mahasiswa untuk dibawa kembali ke lingkungan akademik, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan karhutla dan menjaga lingkungan.

09/09/2026 0 komentar-komentar

Gelar Rakor Penanganan Karhutla Bersama Wamenko Pangan RI, Polda Kalsel Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku Kebakaran Lahan

oleh Humas Polda Kalsel 05/09/2026
ditulis oleh Humas Polda Kalsel

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan dalam rangka Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Sabtu (5/9/2026) siang.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Wamenko Pangan RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., Sekda Provinsi Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasrem 101/Antasari, Kapolres Banjarbaru, Kepala BPBD Kalsel, Kadisbunnak Kalsel, Kadishut Kalsel, serta Kadinsos Kalsel. Hadir pula secara virtual para Kapolres/Ta jajaran melalui zoom meeting, serta jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Penyuluh Pertanian se-Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Dalam rakor ini diungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan BMKG, fenomena El Nino diproyeksikan berlangsung hingga akhir tahun. Kondisi suhu Samudera Hindia bagian timur yang dingin mengakibatkan minimnya pembentukan uap air, sehingga Operasi Modifikasi Cuaca (teknologi hujan buatan) hampir tidak memungkinkan untuk dilakukan dalam waktu dekat.

Ancaman semakin nyata lantaran kebakaran telah melanda Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) seluas kurang lebih 160.000 hektare dengan kedalaman 0,5 hingga 3 meter yang mengalami degradasi serius. Kondisi ini memicu kebakaran subsurface (bawah tanah) yang amat sulit dipadamkan dan menyerap biaya operasional tinggi, mencapai Rp.600 juta per hari untuk helikopter water bombing. Kebakaran yang 99 persen dipicu oleh faktor manusia ini berdampak pada krisis air bersih di Banjarbaru, Banjarmasin, dan Tanah Laut, serta mengancam ketahanan pangan daerah.

Menjawab tantangan tersebut, Polda Kalsel berhasil mengembangkan inovasi cairan pemadam berbasis Methyl Ester Sulfonate (MES) hasil modifikasi Bidlabfor Polda Kalsel. Dikombinasikan dengan pemantauan drone thermal, cairan ini terbukti efektif memutus rantai oksigen, menurunkan suhu tanah gambut secara drastis (undercooling), serta menghemat penggunaan air secara signifikan.

Wamenko Pangan RI bersama Sekda Provinsi Kalsel memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas temuan ini dan mendorong agar inovasi Polda Kalsel tersebut segera didaftarkan Hak Patennya sebagai karya monumental dalam penanganan lahan gambut. Pemprov Kalsel juga menyiapkan langkah pendamping berupa teknik irigasi rewetting dan perendaman lahan secara selektif.

Wamenko Pangan RI turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras TNI, Polri, BPBD, Pemda, dan relawan di garis depan. Sementara itu, Sekda Prov Kalsel menegaskan komitmen penganggaran daerah melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung penuh operasional serta sarana relawan di lapangan.

Mengingat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk hujan buatan, Wamenko dan Kapolda Kalsel menginstruksikan penguatan langkah persuasif serta sosialisasi masif hingga ke tingkat tapak (RT/RW, Lurah, Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas) guna mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi pembersihan lahan dengan cara dibakar.

Terkait penegakan hukum, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan penindakan tegas terus berjalan. Hingga saat ini Polri telah menangani 7 Laporan Polisi (LP) dengan tersangka perorangan yang telah naik ke tahap penyidikan, serta tengah merampungkan berkas untuk menaikkan status 1 kasus korporasi ke tahap penyidikan.

Melalui konsolidasi rakor ini, seluruh unsur Forkopimda Kalsel berkomitmen memperkuat langkah pencegahan dari tingkat desa hingga penindakan hukum tegas demi menghentikan bencana karhutla dan memulihkan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

05/09/2026 0 komentar-komentar
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • …
  • 448

Cari

Berita Terkini

  • Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat, Kapolda dan Wakapolda Kalsel Gelar Jum’at Keliling
  • Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalsel Gelar Green Policing di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
  • Rilis Ke-13 Korban KM Virgo, DVI Polda Kalsel Kembali Identifikasi 4 Jenazah
  • Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades, Perkuat Langkah Penanganan Karhutla
  • Perkuat Penanganan Karhutla, Kapolda Kalsel Sambut Kunjungan Astamaops Kapolri dan Pamerkan Inovasi Strategis

Kategori

Arsip

BID HUMAS POLDA KALSEL © 2017 - 2024

TribrataNews Polda Kalsel
  • Beranda
  • Lalu Lintas
  • Reskrim
  • Binkam
  • Binmas
  • Giat Ops
  • Mitra Polisi
  • Opini
  • Peristiwa
  • Satker
    • Biddokkes
    • Bidhumas
    • Bidkum
    • Bidkeu
    • Bidpropam
    • Bidti
    • Ditbinmas
    • Ditintel
    • Ditlantas
    • Ditpamobvit
    • Ditpolair
    • Ditreskrimsus
    • Ditresnarkoba
    • Ditshabara
    • Dittahti
    • Itwasda
    • Roops
    • Rorena
    • Rosarpras
    • Rosdm
    • Satbrimob
    • Setum
    • Spkt
    • Spnbanjarbaru
    • Spripim
    • Yanma
  • Arsip