
Mensikapi perkembangan situasi Kamtibmas serta perubahan situasi dan kondisi saat ini khususnya di wilayah hukum Polda Kalsel, Direktorat Intelkam Polda Kalsel bersama Humas Polda Kalsel melalui Bidang Penmas melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (19/4/2017) pukul 09.00 – 11.00 wita, di Kantor Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.
Tema FGD “Antisipasi Paham Radikal Dan Terorisme” yang dibahas pada kesmpatan tersebut. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan Promoter Kapolri khususnya Program membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas.
Selain itu FGD tersebut Babinkamtibmas Kampung Melayu, Babinsa Kampung Melayu, para Ketua Rt dan Rw Kampung Melayu, tokoh masyarakat, alim ulama, dari Karang Taruna Kampung Melayu serta ibu-ibu PKK.

Kegiatan FGD dibuka langsung oleh Lurah Melayu Mariani, S.Sos, M.AP, selaku orang nomor satu di Kelurahan Melayu, dilanjutkan arahan dan penyampaian materi dari para narasumber yang hadir diantaranya Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin H.M. Kasman dan Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Kalsel AKBP Soetrijono, SP, MM.
Narasumber Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Kalsel AKBP Soetrijono, SP, MM, menyampaikan materi terorisme, radikalisme dan Ideologi Anti Pancasila dan membahas tentang perkembangan terorisme di Indonesia serta kewaspadaan terhadap disintegrasi bangsa melalui upaya penyebaran Ideologi Anti Pancasila.
Sebab saat ini banyaknya ormas yang tidak mau menjadikan Pancasila sebagai dasar ideologi, disamping maraknya penyebaran berita-berita di medsos yang dapat menimbulkan perpecahan bahkan menyulut kebencian antar kelompok bahkan antar agama.
Salah satu menghadapi hal tersebut yaitu dengan membangun daya cegah dan tangkal masyarakat. Dengan munculnya proteksi dari diri warga masyarakat baik individu maupun kelompok akan lebih mudah untuk menolak masuknya terorisme, radikalisme dan separatisme maupun Anti Ideologi Pancasila.
Dilanjutkan penyampaian materi pengamanan obyek vital dan lingkungan kerja baik secara konvensional maupun modern dengan memanfaatkan perkembangan IT sebagaimana program Kapolri.

Sementara itu dalam sambutannya Lurah Melayu Mariani, S.Sos, M.AP, menyampaikan ucapan terima kasih dengan adanya Focus Group Discussion (FGD) yang dimotori oleh Polda Kalsel, dimana para warga Kota Banjarmasin khususnya Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah mendapatkan materi yang bermanfaat.
Dalam penyampaiannya Kepala Kesbangpol Kota Banjarmasin H.M. Kasman mengatakan pentingnya kegiatan FGD ini sebagai upaya antisipasi muncul terorisme, radikalisme, separatisme dan ideologi anti Pancasila yang semakin marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan yang disambut meriah warga Kelurahan Melayu tersebut terlihat dengan adanya pertanyaan-pertanyaan dari warga seperti Ketua RT.5 Kelurahan Melayu dan Ketua Rw.1 Kelurahan Melayu.
Sementara itu salah satu warga yang hadir menyarankan agar MUI / KEMENAG harus jelas dalam menyampaikan ilmu keagamaan kepada masyarakat karena itu dapat menimbulkan paham radikal.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Brigadir Yudha Krisyanto
Publish : Drs. Hamsan










Raut wajah nenek Nyai (91) warga Desa Belandean Muara Kecamatan Berangas Kabupaten Barito Kuala tak kuasa menahan haru kala dirinya disambangi petugas di kediamannya yang sangat sederhana.

