Uncategorized
Polres HST Gelar Operasi Simpatik Intan 2016
Pasukan Brimobda Kalsel Gunakan Senjata Baru AK101 dan AK102
Pasukan Brimobda Kalsel yang akan diberangkatkan mengemban misi tugas memberantas kelompok teroris di Poso, diperkuat dengan peralatan tempur senjata baru jenis AK 101 dan AK 102.
Bantuan peralatan tempursebanyak 100 pucuk senjata AK 101 dan 102 ini menggantikan senjata laras pajang yang dipakai sebelumnya jenis SS1.
Keunggulan senjata AK 101 dan AK 102 ini merupakan senjata yang sangat handal di medan tempur gerilya. Selain kemampuannya dapat membidik sasaran sejauh 400 meter, lebih ringan dan juga tahan banting, tahan terendam lumpur atau tahan terendam air bahkan air asin laut.
Sedangkan SS1 meskipun memiliki akurasi tajam bidikan namun kelemahan di medan tempur senjata ini sensitif error jika terendam air ataupun lumpur.
Dansat Brimobda Kalsel, Kombes Puji Santosa, menjelaskan pasukan Brimobda Kalsel yang dipersenjatai AK 101 dan AK 102 dikhususkan untuk mendukung misi tugas menangani kejahatan intensitas tinggi, kejahatan teroris, komplotan radikal bersenjata, mafia narkoba bersenjata, komplotan curas dan curat bersenjata.
“Dan untuk pertamakalinya, penggunaan senjata baru AK 101 dan 102 ini untuk mendukung sukses misi tugas penanganan kelompok teroris di Poso. 100 anggota Brimoda Kalsel yang mendapat misi tugas ke Poso dilengkapi persenjataan AK101 dan AK102. Selain untuk memberantas teroris, senjata baru ini juga digunakan untuk penanganan komplotan narkoba bersenjata, curas curat yang semua tujuannya untuk melindungi dan memberikan rasa aman masyarakat,” ucap Kombes Puji Santosa.
Orang nomor satu di jajaran Brimobda Kalsel ini juga memohon doa kepada seluruh masyarakat Kalsel agar misi tugas pasukan Brimobda Kalsel yang rencananya diberangkatkan dalam waktu dekat beberapa hari ke depan, membantu penanganan teroris Poso berhasil dengan sukses dan semua anggota dapat kembali ke Banua dengan selamat dengan jumlah utuh.
rel/bp/tribrata
Polres HST Berikan Penghargaan Polsek Terbanyak Ungkap Kasus
Polres HST Gelar Pasukan Operasi Simpatik Intan 2016
Polresta Banjarmasin Selidiki Kasus Wanita Tewas di Areal Sawah
Polsekta Banjarmasin Selatan bersama Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin sedang menyelidiki kasus tewasnya seorang wanita yang terkubur di area persawahan di kota setempat.
“Kasus ini sedang kami dalami dan selidiki untuk mengungkap siapa pelaku dari tewasnya wanita tersebut,” ucap Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Wahyono MH di Banjarmasin, Selasa.
Ia mengatakan, penemuan mayat seorang wanita yang terkubur di persawahan diketahui pada Selasa (1/3) pagi, sekitar pukul 11.00 Wita.
Mayat wanita tersebut ditemukan di persawahan Hadil Palung Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, tepatnya di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Wahyono mengatakan, saat ini pihaknya sedang memintai keterangan dari beberapa saksi yang menemukan pertama kali mayat korban.
“Saksi ada yang mendengar jeritan orang minta tolong yang berucap ‘ampun-ampun’,” tuturnya saat meninjau tempat kejadian perkara (TKP) didampingi Kapolsekta Banjarmasin Selatan Kompol Windi Safutra Sik.
Kapolresta juga mengatakan, dari keterangan saksi, tidak beberapa lama setelah kejadian itu, ada laki-laki keluar dari tempat kejadian menggunakan helm dan mengendarai sepeda motor Satria F dan tancap gas ke arah jalan raya.
“Yang jelas kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya,” kata dia.
Usai mayat korban ditemukan, dilakukan olah TKP, selanjutnya korban dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui bernama Sri Eka Wati (37), warga Jalan Sultan Adam Kompleks Malkon Temon Banjarmasin Utara.
rel/ant/tribrata
