Dalam rangka pengecekan kesiapan Operasi Kepolisian Mantap Brata 2018, Tim Asistensi Mabes Polri menyambangi Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (3/12/2018) pukul 10.30 wita.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Monitoring Center Ro Ops Polda Kalsel, Tim Asistensi Mabes Polri yang diketuai Karo Wabprof Div Propam Polri Brigjen Pol Drs. Eko Sukriyanto memberi arahan kepada Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Isdiyono, SH beserta para Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasatgas dan Kasubsatgas yang tergabung dalam Operasi Mantap Brata 2018.
Dirinya mengatakan bahwa dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu. Kita harus menanamkan prinsip 3P, yakni Proaktif, PartnerShip, dan Problem Salving.
“Proaktif, berkenaan dengan kegiatan pemilu kita semestinya harus mengetahui tahapan pemilu seperti jumlah TPS, Perangkat di TPS dan memonitor setiap kegiatan perpolitikan seminggu kedepan. Partnership dalam membangun kerjasama dengan stakeholder instansi terkait, dan terkhir ialah Problem Salving yaitu membantu permasalahan yang terkait di lapisan masyarakat,” ucap Brigjen Pol Drs. Eko Sukriyanto.
Selanjutnya ia juga menuturkan untuk mempedomani Asta (8) Siap. Siap piranti lunak, siap posko, siap latihan pra-operasi, siap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, siap masyarakat, siap personil, siap sarana dan prasarana, siap anggaran.
Selain itu, Brigjen Pol Drs. Eko Sukriyanto juga menegaskan bahwa setiap anggota kepolisian diharuskan untuk netral dalam setiap tahapan Pemilu.
“Jaga betul Netralitas Polri, hindari foto dengan mengacungkan jari, baik angka 1 maupun 2. Jangan berfoto dengan salah satu Caleg yang sedang melaksanakan kampanye. Karena hal tersebut dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.
Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si diwakili Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Isdiyono, SH menuturkan target sasaran dari operasi ini mulai dari tahap masa penetapan, sampai masa kampanye terbatas saat ini bisa berjalan dengan lancar, kemudian orang orang yang terlibat baik kontestan partai, penyelenggara, juru kampanye bisa diamankan dengan baik.
Kemudian dalam penyelenggaraannya, lanjut Karo Ops Polda Kalsel, para Kasatgas di tingkat Polres pada umumnya lebih banyak melaksanakan tugas preventif yakni Deklarasi Kampanye Damai sebagaimana perintah Kapolri Jenderal Polisi Prof H.M. Tito Karnavian, Ph.D sekaligus dilaksanakan kegiatan Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).
Terkain sarana dan prasarana Polda Kalsel, Kombes Pol Isdiyono, SH menuturkan bahwa kekuatan personil dikatakan cukup, meliputi personil Sat Brimob dan Dit Sabhara dengan berbagai latihan yang telah dilakukan baik perorangan maupun kelompok seperti Jibom, Anti teror, termasuk One pride, serta kendaraan kendaraan anggota dilapangan.
Terakhir Karo Ops Polda Kalsel Kombes Pol Isdiyono, SH menegaskan bahwa tiga pilar kebangsaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) meliputi Polri, TNI dan Pemerintah Daerah, didukung Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat maupun stakeholder lainnya mendukung dan menggelorakan Pemilu Damai, sehingga diharapkan penyelenggaraan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik, aman dan sejuk.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto