Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan menyelenggarakan Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan di Mesjid Agung Miftahul Ihsan Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin Tengah, Kamis (31/5/2018) pukul 08.00 wita.
Sebanyak 100 orang anak antusias mengikuti kegiatan yang bertemakan “Khitan On Location Road Show Safari Khitan ke-15” tersebut, dengan mendaftarkan diri, registerasi dan pengabsenan di meja panitia serta pengisian informet concent persetujuan tindakan sunat yang ditandatangani para orangtua anak.
Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwin ZH, MARS, MH.Kes., didampingi Karumkit RS Bhayangkara HIS Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo, Sp.S., mengatakan Kegiatan tersebut memang untuk warga sekitar, khususnya warga Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan tapi tidak menutup kemungkinan untuk warga dari jauh mau mendaftar silakan. Ini gratis.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini sebagai cara untuk memberi kontribusi kepada masyarakat khususnya bagi yang kurang mampu. Di samping memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi syariat Islam, juga untuk menjaga kesehatan masyarakat di masa depan.
“Sunatan/Khitanan ini kan di samping memenuhi syariat agama Islam juga untuk kesehatan,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Polda Kalimantan Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes Polda Kalsel) menyambut HUT Bhayangkara ke-72 yang diperingati pada 1 Juli setiap tahunnya.
Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwin ZH, MARS, MH.Kes., didampingi Karumkit RS Bhayangkara HIS Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo, Sp.S., menuturkan bahwa dari awal kegiatan hingga saat ini peserta yang mengikuti kegiatan tersebut telah mencapai sebanyak 1039, melebihi target yang ada yakni 1000 orang.
Sunatan/Khitanan massal ini bekerja sama dengan RS Bhayangkara HIS Banjarmasin dan Bank Mandiri dan Bank BRI. Metode yang digunakan adalah dengan klamp sehingga perawatannya lebih praktis.
“Memang metode yang digunakan ini berbeda dengan sebelumnya. Kalau sebelumnya pakai laser, saat ini menggunakan metode klamp jadi tanpa dijahit tanpa diperban lagi. Setelah disunat anak bisa bebas beraktivitas, bisa mandi bahkan berenang. Artinya perawatannya lebih mudah,” kata Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwin ZH, MARS, MH.Kes., diwakili Karumkit RS Bhayangkara HIS Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo, Sp.S.
Kegiatan ini diawali dengan Edukasi dan penyampaian SOP perawatan pasca sunatan yang disampaikan kepada seluruh anak dan orangtua peserta sunat untuk menghindari infeksi dan perdarahan pasca sunat serta kontrol bila perlu termasuk cara minum obat obatan pasca sunat oleh Tim Medis Biddokkes dan RS HIS Banjarmasin, dilanjutkan dengan Do’a Bersama yang dipimpin Ustad Ahmad Jalderi yang diikuti seluruh hadirin di Aula Mesjid Hasanuddin Madjedie.
Dalam kegiatan tersebut Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwin ZH, MARS, MH.Kes., didampingi Karumkit RS Bhayangkara HIS Banjarmasin AKBP dr Bambang Pitoyo, Sp.S. dan Keluarga Besar Pengurus Mesjid Agung Miftahul memberikan tali asih dan souvenir bagi anak anak yang sudah melaksanakan sunat berupa Tas, Baju koko, Celana sunat, Sarung Paket Maksi, dan Obat obatan.
Penulis : Achmad Wardana
Editor : Drs. Hamsan
Publish : Brigadir Yudha Krisyanto